wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kelas X

Total questions: 15

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Penyalahgunaan narkoba kini telah merambah ke dunia anak-anak, remaja, dan dewasa di Indonesia. Hal tersebut terjadi karena kurangnya rasa kasih sayang dan kepedulian di kalangan keluarga. Keadaan ini semakin diperkeruh oleh oknum yang mencari keuntungan materi semata tanpa mempedulikan nasib generasi muda. Sudah sepantasnya oknum tersebut diberi hukuman seberat-beratnya

Ide pokok paragraf di atas berupa simpulan

a)

Penyalahgunaan narkoba kini telah merambah dunia anak-anak, remaja, dan dewasa di Indonesia

b)

Oknum pengedar narkoba diberi hukuman seberat-beratnya

c)

Kurang rasa kasih sayang dan peduli dikalangan keluarga memicu pemakaian narkoba

d)

Penyalahgunaan narkoba di Indonesia

e)

Penyalahgunaan narkoba dan sangsi pengedar narkoba di Indonesia

2.

Ratusan belalang menyerang lahan padi di Desa Kahuripan. Padi yang sudah mulai menguning seketika menjadi coklat karena dihinggapi ribuan belalang. Padi yang semestinya akan dipanen awal bulan ini hancur berantakan. Petani hanya mendapatkan sisa-sisa padi yang tidak dimakan belalang. Petani padi desa Kahuripan terancam gagal panen tahun ini.

Ide pokok paragraf di atas berupa simpulan

a)

Ratusan belalang menyerang lahan padi di Desa Kahuripan

b)

Petani gagal panen padi karena terserang belalang

c)

Padi yang sudah mulai menguning seketika menjadi coklat dihinggapi ribuan belalang

d)

Petani padi Desa Kahuripan terancam gagal panen tahun ini

e)

Padi yang semestinya akan dipanen awal bulan ini hancur berantakan

3.

(1) Badan Pertanahan Nasional menyatakan ada 73 juta hektare lahan terlantar. (2) Lahan jutaan hektare tersebut selayaknya tidak dibiarkan terlantar. (3) Undang-undang Agraria menyebutkan semua hak atas tanah mempunyai fungsi sosial. (4) Pemerintah dituntut memiliki kebijakan dan strategi pertanahan nasional, membagi dengan jelas peruntukan lahan pertanian, industri, pemukiman, dan hutan. (5) Hal itu akan menjamin kepastian hukum sehingga setiap orang dapat bekerja dan berproduksi dengan tenang

a)

1dan 3

b)

1 dan 4

c)

2 dan 3

d)

3 dan 4

e)

4 dan 5

4.

Bacalah teks anekdot di bawah ini!

(1) Di padang rumput, segerombolan kambing sedang merumput. Seekor harimau bersembunyi di balik rumpun ilalang. Ia sedang konsentrasi mengawasi gerak-gerik kambing dan siap menerkamnya.

(2) Di sudut yang lain, tampak seekor singa berjalan mencari mangsa juga. Hari ini dia belum makan. Ia sangat kelaparan.

(3) Singa itu melihat harimau. “Eh, ini kan wilayah kekuasaanku? Kenapa kau disini?” tanya Singa. “Lho, di manapun kita bisa mencari makan, tak ada batasan wilayah.” Harimau menjawabnya dengan nada sedikit marah.

“Tidak bisa, di sini wilayahku, kau tidak boleh cari mangsa di sini?” bentak Singa.

(4) Dasar harimau dan singa sama-sama kuat, bentakan singa pun dijawabnya, “Sebenarnya kita kan saudara, satu kerabat, sebelas duabelas, kenapa kau tidak menganggapku saudara?” jelas harimau.

“Saudara ya saudara, tapi kalau urusan cari mangsa tidak ada kata saudara,” tandas singa.

“O, seperti itu to kelakuanmu sekarang?” kata harimau

(5) Harimau kecewa. Ia pergi meninggalkan singa.

Abstraksi teks di atas terdapat pada….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

5.

Bacalah teks di bawah ini!

1. Pelajaran moral berlangsung.

2. Siswa mendengarkan ceramah guru dengan tenang.

3. Guru: setiap manusia pasti menjadi pemimpin. Paling tidak dia memimpin dirinya sendiri.

Agung menimpali pernyataan gurunya.

4. Agung: tidak hanya itu saja, pak. Setiap manusia pasti jadi CAMAT

Guru: apa itu?

Agung: Calon Mati.

5. Para siswa tertawa, geli dan guru pun tersenyum

Bagian orientasi adalah….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

6.

Bacalah teks berikut ini!

1. Pak guru sedang memberikan pembinaan apel pagi. Para siswa terlihat tertib.

2. Pak guru: Anak-anakku, yang saya banggakan. Usia kalian adalah usia remaja. Dimana rentan terhadap pergaulan bebas. Jangan sampai setelah lulus dari sekolah ini kalian mendapat gelar MBA.

3. Siswa: Apa itu, pak?

4. Pak guru: Married By Accident

5. Siswa: Artinya, pak?

6. Pak Guru: Hamil sebelum nikah.

7. Semua siswa tertawa. Pak guru menutup apel dengan berdoa bersama.

Bagian krisis adalah.…

Jawaban yang benar

a)

1

b)

1-3

c)

2-6

d)

4-6

e)

7

7.

Cara membersihkan kaca jendela agar mengkilap tidaklah sulit. Bahan seperti tembakau bisa dimanfaatkan untuk membuat kaca lebih mengkilap. Tembakau memang terbukti untuk membuat kaca menjadi mengkilap. Caranya dengan menggosok kaca dengan rendaman air tembakau, kemudian mengeringkannya dengan lap kering yang bersih. Kalimat yang rancu dan harus diperbaiki letaknya dalam teks di atas ada pada kalimat…

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

8.

Bahasa Indonesia sebenarnya mampu menjadi bahasa kedua ASEAN setelah bahasa Inggris. Ada banyak negara ASEAN yang menggunakan bahasa Indonesia di negaranya. Sebut saja Malaysia, Singapura, dan Brunei Darusalam yang sudah menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-hari. Selain itu di Vietnam, bahasa Indonesia memiliki kedudukan yang sama dengan bahasa Inggris. Bahkan, di Australia, bahasa Indonesia dijadikan sebagai mata pelajaran di sekolah-sekolah setingkat SMP dan SMA. Jadi, sudah sewajarnya bahasa Indonesia dijadikan sebagai bahasa internasional di kawasan ASEAN.

Kata hubung yang digunakan sebagai penanda penegasan ulang tesis dalam teks eksposisi di atas adalah….

a)

yang

b)

selain itu

c)

bahkan

d)

dan

e)

jadi

9.

Berikut merupakan ciri- ciri tulisan berbentuk eksposisi.

(1) Bersifat nonfiksi/ilmiah

(2) Bersifat informatif/menjelaskan /memaparkan

(3) Berdasarkan fakta

(4) Menggunakan bahasa baku

(5) Memengaruhi

Pernyataan yang tidak sesuai dengan ciri-ciri teks eksposisi adalah..

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

10.

Bacalah penggalan teks berikut dengan saksama!

ASEAN merupakan organisasi yang berbasis kerakyatan di kawasan tersebut. Oleh sebab itu, tidak dapat main “ pukul rata” memaksa rakyat ASEAN hanya berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Kebijakan itu bisa menjadikan semangat ASEAN anti plurilingualisme (aneka bahasa). Akibatnya, bangsa Indonesia kurang mujur. Kebijakan itu akan mengakibatkan bahasa Indonesia akan tergeser di negerinya sendiri. Akhirnya, bangsa kita bukan sebagai pemenang melainkan jadi pecundang.

Alasan teks tersebut tergolong ke dalam jenis eksposisi adalah..

a)

Menceritakan sejarah bahasa Indonesia dan bahasa Inggris di ASEAN.

b)

Menyatakan pendapat setuju jika bahasa Inggris dijadikan bahasa ASEAN.

c)

Mengajak rakyat indonesia untuk selalu menggunakan bahasa Indonesia dalam bidang kehidupan.

d)

Menggambarkan keadaan bahasa Inggris yang harus digunakan dalam komunikasi semua rakyat ASEAN.

e)

Menjelaskan tidak boleh bermain ”pukul rata” memaksa semua rakyat ASEAN saling berkomunikasi dalam bahasa Inggris.

11.

1) Masyarakat tengah menikmati kebebasan membaca buku. (2) Apalagi didukung oleh keberadaan buku yang terbit seperti jamur di musim hujan. (3) Secara logika, saat ini seharusnya tumbuh semangat dan budaya membaca yang semakin kuat. (4) Namun, tampaknya hal tersebut belum memberi banyak perubahan karena berbagai faktor, seperti

daya beli masyarakat yang rendah. (5) Di tengah kebutuhan hidup yang semakin tinggi, masyarakat belum sempat berpikir untuk menjadikan buku sebagai bagian dari menu

belanjanya.

Kalimat berpola SPO terdapat pada nomor

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

12.

Frasa di bawah ini yang merupakan atributif/bertingkat adalah...

a)

Tanah air

b)

Demi nusa bangsa

c)

Drama televisi

d)

Pendidikan dan pelatihan

e)

ke Sekolah

13.

Pengendlian harga kedelai dan dan kacang hijau dilakukan oleh pemerintah

Inti frasa yang menduduki subjek adalah...

a)

Pengendalian

b)

Harga

c)

Harga kedelai

d)

Kacang

e)

Harga kedelai dan kacang hijau

14.

Setelah pagi-pagi hari, maka berkatalah si Miskin kepada isterinya, “Ya, tuanku, matilah rasaku ini, sangatlah sakit rasanya tubuhku ini. Maka tiadalah berdaya lagi; hancurlah rasa anggotaku ini.” Maka ia pun tersedu-sedulah menangis, maka terlalu belas rasa hati istrinya, melihat laku suaminya demikian itu; maka ia pun menangis pula seraya mengambil daun kayu, lalu dimamahnya, maka disapukannyalah seluruh tubuh suaminya, sambil ia berkata, “Diamlah tuan, jangan menangis! Sudahlah dengan untung kita, maka jadi selaku ini!” Adapun si Miskin itu, asalnya daripada raja keindraan. Maka, kena sumpah Betara Indera, maka jadilah ia demikian itu. Maka, adalah suaminya itu pun segarlah sedikit tubuhnya. Setelah itu, maka suaminya masuk ke dalam hutan mencari umbut yang muda, yang patut dimakannya; maka dibawakannyalah kepada isterinya. Maka demikianlah laki bini itu.

(Hikayat Si Miskin)

Karakteristik yang menggambarkan bahwa naskah tersebut karya sastra Melayu Klasik adalah….

a)

Struktur kalimat ada kesaktian tokoh.

b)

Istana sentris dan perilaku tokoh.

c)

Struktur kalimat dan kesengsaraan tokoh

d)

Penggunaan kata “maka” dan istana sentris.

e)

Kesaksian tokoh dan kemustahilan.

15.

Setelah pagi-pagi hari, maka berkatalah si Miskin kepada isterinya, “Ya, tuanku, matilah rasaku ini, sangatlah sakit rasanya tubuhku ini. Maka tiadalah berdaya lagi; hancurlah rasa anggotaku ini.” Maka ia pun tersedu-sedulah menangis, maka terlalu belas rasa hati istrinya, melihat laku suaminya demikian itu; maka ia pun menangis pula seraya mengambil daun kayu, lalu dimamahnya, maka disapukannyalah seluruh tubuh suaminya, sambil ia berkata, “Diamlah tuan, jangan menangis! Sudahlah dengan untung kita, maka jadi selaku ini!” Adapun si Miskin itu, asalnya daripada raja keindraan. Maka, kena sumpah Betara Indera, maka jadilah ia demikian itu. Maka, adalah suaminya itu pun segarlah sedikit tubuhnya. Setelah itu, maka suaminya masuk ke dalam hutan mencari umbut yang muda, yang patut dimakannya; maka dibawakannyalah kepada isterinya. Maka demikianlah laki bini itu.

(Hikayat Si Miskin)

Isi cerita yang diungkapkan dalam kutipan tersebut adalah…

a)

Si Miskin dan istrinya lari masuk hutan mencari umbut muda.

b)

Kehancuran hidup Si Miskin dan istrinya di dalam hutan.

c)

Kehidupan Si Miskin dan istrinya selama jadi pengemis.

d)

Kesetiaan istri Si Miskin dan kerelaan menerima nasib.

e)

Si Miskin yang hidup terlunta-lunta karena Sumpah Betara Indra.