WorksheetsBudgeting - Level 2
Total questions: 20
Worksheet time: 40mins
Berikut adalah aktivitas yang mendukung penyusunan budget laporan keuangan profit & loss , kecuali
Penjualan produk jadi
Pembelian material
Penyertaan modal pemegang saham
Trial & QC
Komponen dalam Cash Flow Budgeting
Operational, Investment, Funding
Operational, Production, Funding
Operational, Marketing, Funding
Revenue, Expense, Gross Profit
Untuk mencari saldo akhir piutang dalam budgeting dapat menggunakan rumus
Saldo Akhir Piutang = Saldo Awal Piutang + Omzet – Pembayaran
Saldo Akhir Piutang = Saldo Awal Piutang - Omzet – Pembayaran
Saldo Akhir Piutang = Saldo Awal Piutang - Omzet + Pembayaran
Saldo Akhir Piutang = Saldo Awal Piutang + Omzet + Pembayaran
Nilai budget saldo aset di balance sheet budget rumusnya diperoleh dari
Saldo aset di neraca tahun sebelumnya – Biaya Depresiasi Tahun Budget + Akumulasi Biaya Depresiasi Aset Baru
Saldo aset di neraca tahun sebelumnya + Biaya Depresiasi Tahun Budget - Akumulasi Biaya Depresiasi Aset Baru
Saldo aset di neraca tahun sebelumnya - Biaya Depresiasi Tahun Budget - Akumulasi Biaya Depresiasi Aset Baru
Tidak ada jawaban yang benar
Rumus menghitung HPP adalah
HPP = Persediaan awal + biaya produksi + persediaan akhir
HPP = Persediaan awal - biaya produksi + persediaan akhir
HPP = Persediaan awal - biaya produksi - persediaan akhir
HPP = Persediaan awal + biaya produksi – persediaan akhir
Berikut adalah unsur yang tidak masuk dalam penyusunan budget neraca
Inventory
Utang kepada pemegang saham
Laba di tahan
Assets
Budget merupakan alat yang dipakai oleh management untuk menjalan kan fungsi nya , namun demikian budget memiliki kelemahan sebagai berikut kecuali ,
Budget disusun berdasarkan tafsiran tafsiran
Efektivitas & efisiensi budget tergantung dari manusia sebagai pelaksana nya
Budget di tetapkan dalam kurun waktu yang tidak jelas
Budget disusun dari berbagai data yang terkontrol & tidak terkontrol
Faktor – faktor yang menimbulkan terjadinya gap budget , kecuali:
Asumsi yang digunakan tepat
Tidak ada data pendukung
Fluktuasi kondisi mikro dan makro
Subjektif
Berikut adalah alasan yang kurang tepat , mengapa perusahaan perlu melakukan perencanaan :
Ketidakpastian di masa yang akan datang
Banyak alternatif di masa yang akan datang
Banyak perubahan di masa yang akan datang
Melibatkan banyak orang / unit yang perlu dikoordinasikan
Hubungan antara budget dan akuntansi adalah sebagai berikut , kecuali
Budget akan dibandingkan dengan pencatatan akuntansi untuk mengetahui efisien , inefisien , efektif , inefektif
Teknik & sistematik yang dipakai dalam pencatatan transaksi harus dibedakan dengan teknik & sistematik yang dipakai dalam penyusunan budget
Akuntansi menyajikan data historis yang akan dipakai untuk menyiapkan taksiran dalam penyusunan budget
Akuntansi akan melakukan pencatatan secara teratur dan sistematis terkait pelaksanaan budget
Agar penyusunan Rencana Anggaran Perusahaan berjalan efektif maka diperlukan langkah dan strategi sebagai berikut, kecuali :
Anggaran disusun berdasarkan divisi, dan setiap divisi dalam perusahaan mengajukan rencana kegiatan dan anggaran biaya.
Pengawasan yang ketat terhadap penggunaan budget perusahaan apakah sudah sesuai dengan perencanaan awal.
Memberikan penghargaan dan sanksi terhadap pencapaian efisiensi maupun unefisiensi dari nilai budget.
Harus disatukan antara penyusunan rencana anggaran terhadap proyek yang saat ini sedang dikerjakan dengan perencanaan proyek baru untuk masa yang akan datang.
Berikut ini faktor intern yang mempengaruhi anggaran penjualan, kecuali
Penjualan tahun-tahun lalu baik kualitas, kuantitas, harga, waktu maupun tempat penjualan.
Kapasitas produk yang dimiliki perusahaan, serta kemungkinan perluasannya di waktu yang akan datang.
Posisi perusahaan dalam persaingan pasar.
Modal kerja yang dimiliki perusahaan, serta kemungkinan penambahannya di waktu yang akan datang.
Yang termasuk ke dalam uncontrollabel factor yaitu...
Kapasitas produksi
Selera konsumen
Kebijakan perusahaan
Pemilihan saluran distribusi
Yang bukan termasuk motif capital budgeting
Pengurangan biaya operasional
Pengurangan biaya dengan mengganti aktiva yang tidak efisien
Modernisasi atas aktiva tetap
Pengembangan produk baru atau pembelian aktiva baru
Jenis-jenis keputusan penganggaran modal, kecuali...
Menyewa/membuat atau membeli
Penggantian (replacements)
Planning Produksi
Inovasi dan perluasan produk
Yang tidak termasuk ke dalam proses capital budgeting
Pembuatan proposal
Kajian & Analisa
Implementasi
Revisi Budget
Yang merupakan cash in perusahaan
Gaji
Hasil Investasi
Pajak
Tunjangan
Tujuan Penyusunan Anggaran , kecuali
Untuk menyatakan harapan , sasaran perusahaan secara jelas dan formal
Untuk mengkomunikasikan harapan management kepada pihak-pihak terkait sehingga anggaran dimengerti , di dukung dan dilaksanakan
Untuk memaksimalkan sumber daya & keuangan perusahaan di masa yang akan datang
Untuk mengkoordinasikan cara/metode yang akan ditempuh dalam rangka memaksimalkan sumber daya
Dalam menyusun budget pembelian harus mempertimbangkan faktor berikut, kecuali
Kenaikan Harga
Kapasitas gudang
Service Pembelian
Lead Time Pembelian
Apabila jumlah bahan baku yang dibeli terlalu kecil menimbulkan resiko
Terlalu lama bahan baku “menunggu” giliran diproses.
Timbulnya biaya tambahan untuk mencari bahan baku pengganti secepatnya
Bertumpuknya bahan baku di gudang, yang mengakibatkan penurunan kualitas.
Biaya penyimpanan terlalu besar.
