NEW
Font size
WorksheetsKUIS terapi Komplementer
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
TERAPI KOMPLEMENTER ADALAH
TERAPI TRADISIONAL
TERAPI KONVENSIONAL
TERAPI NON KONVENSIONAL
TERAPI HERBAL
Tn. K (45 thn) mengalami sakit pada daerah punggung, ia melakukan terapi dengan metode pijat berdasarkan pembagian zona dalam tubuh yang dipergunakan untuk merawat atau mengobati anggota tubuh yang sakit. Merupakan defenisi dari
Terapi akupuntur
Terapi zona
Terapi hypnotis
Terapi reiki
Terapi yoga
Seorang perempuan datang ke tempat praktek pijat refleksi tubuh dengan keluhan utama tidak nafsu makan, setelah dilakukan pengkajian dan pemeriksaan ditemui masalah terdapat pada serabut syaraf lambung dan organ lambung. Pada titik refleksi manakah sesuai kasus diatas untuk meningkatkan nafsu makan klien tersebut
Telapak kaki nomor 1 dan 2
Telapak kaki nomor 1,2 dan 3
Kedua telapak tangan nomor 4 dan 5
Kedua telapak tangan nomor 2 dan 3
Dua jari disamping pusar kanan dan kiri nomor 7
Yang bukan merupakan tujuan dari prosedur pijat refleksi pada tangan adalah
Membantu mengatasi stress
Melancarkan peredaran darah
Mencegah berbagai macam penyakit
Menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh
Memaksimalkan ketergantungan obat
Pengobatan dan atau perawatan dengan cara, obat dan pengobatnya yang mengacu kepada pengalaman, ketrampilan turun temurun, dan atau pendidikan/pelatihan, dan diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku dalam masyarakat. Merupakan defenisi dari
Terapi tradisional
Terapi konvensional
Terapi modalitas
Terapi komplementer
Terapi alopati
Dibawah ini yang termaksud dalam peraturan pemerintah tentang pengobatan komplementer dan pengobatan tradisional adalah
Keputusan Menteri Kesehatan RI, No. 1076/Menkes/SK/2003
Peraturan Menteri Kesehatan RI, No.1109/Menkes/Per/IX/2007
Keputusan Direktur Jenderal Bina Pelayanan Medik, No. HK.03.05/I/199/2010
Undang-Undang RI No. 36 tahun 2009
Semua benar / Salah
Penyelenggaraan pengobatan komplementer-alternatif difasilitas pelayanan kesehatan diatur dalam peraturan pemerintah RI Nomor
003/MENKES/PER/I/2010
88 tahun 2013
381/Menkes/Sk/III/2007
1109/Menkes/Per/IX/2007
1076/MENKES/SK/VII/2003
Perawat A membuka praktek mandiri pelayanan keperawatan, dalam melaksanakan prakteknya perawat A selalu memberikan yang terbaik dalam hal keamanan dan kenyamanan pasien secara ekonomi maupun yang lainnya. Hal ini merupakan bagian dari peran perawatan dalam terapi komplementer sebagai
Pendidik
Advokat
Konselor
Peneliti
Pemberi pelayanan langsung
Salah satu mahasiswa prodi keperawatan masohi melaksanakan tugas akhirnya dengan melakukan penelitian tentang terapi relaksasi nafas dalam untuk menrunkan nyeri pada pasien hipertensi yang ia kembangkan dari hasil-hasil evidence-based practice. Hal ini merupakan bagian dari peran perawatan dalam terapi komplementer sebagai
Pendidik
Advokat
Konselor
Peneliti
Pemberi pelayanan langsung
Seorang terapis melakukan pengamatan hypnotist untuk mengetahui gelombang otak yang aktif pada klien saat proses hypnosis sehingga hypnotist bisa melakukan langkah-langkah yang seharusnya diambil. Merupakan defenisi dari
Hypnotist
Hypnosis
Hypnotherapy
Hypnocare
Trance level test
Perawat P melakukan terapi hypnosis kepada seorang pasien. Ia berada dalam tingkatan dimana pernafasan dan detak jantung lambat dan teratur. Tubuhnya rileks, meski gerakan kecil bisa terjadi, dibawah komando. Apakah tingkatan trance yang dialami pasien tersebut
Trance ringan
Trance menengah
Trance dalam
Diantara trance ringan dan menengah
Diantara trance menengah dan dalam
1. Seorang perawat melakukan terapi hypnosis kepada pasien. Kondisi pasien berada dalam tingkatan dimana pernafasan mantap, dan bahkan ototnya agak rileks dan perhatian tetap. Apakah tingkatan trance yang dialami pasien tersebut……
Trance ringan
Trance menengah
Trance dalam
Diantara trance ringan dan menengah
Diantara trance menengah dan dalam
1. Terapi hypnosis dilakukan oleh seorang perawat kepada pasien yang mengalami stess berlebihan, ia berada pada kondisi relaksasi pada rahang (terbuka), menggunakan pernapasan perut, terlihat seperti orang tertidur pulas tetapi mampu merespon kalimat dari hypnotist dengan lebih baik. Kondisi pasien tersebut mengalami ciri gelombang……….
Gelombang Beta
Gelombang Alpha
Gelombang Delta
Gelombang Tetha
Semua benar
1. Terapi hypnosis dilakukan oleh seorang hypnotist kepada pasien dengan masalah kesehatan kronis. Ia mengeluhkan mengalami masalah sulit tidur, tidak nafsu makan dan sering merasakan nyeri akibat penyakit kronis yang dialaminya. Saat ini telah dilakukan tindakan hypnosis kepada pasien dan kondisi pasien berada pada gelombang otak Tetha. Berapakah frekuensi gelombang yang dialami pasien pada kondisi tersebut….
14-28 Hz
8-14 Hz
4-8 Hz
2-4 Hz
Semua salah
1. Terapi hypnosis dilakukan oleh seorang perawat kepada pasien yang mengalami phobia, ia berada pada kondisi dimana mengalami tidur sesungguhnya dan terdapat gejala REM (rapid eye movement). Kondisi pasien tersebut mengalami ciri gelombang……….
Gelombang Beta
Gelombang Alpha
Gelombang Delta
Gelombang Tetha
