NEW
Font size
WorksheetsKOMPETENSI GURU C : Pengembangan Kurikulum
Total questions: 15
Worksheet time: 11mins
Dalam pemilihan materi pembelajaran hal-hal yang harus diperhatikan adalah . . .
Isi
Aspek
Kritria
Materi
Materi pembelajaran keterampilan dapat berupa.....
menggunakan bahan
menggunakan daftar isi
menggunakan kata
menggunakan peralatan
Untuk mencapai pembelajaran unsure yang didak boleh ditinggalkan adalah sikap, yang terkandung adalah . . . .
belajar mandiri
gotong royong
menyelesaiakn tugas
membersihkan rumah
Budi adalah seorang mekanik otomotif, untuk menditeksi sebuah traubel harus menggunakan pendekatan
procedural, hal tersebut katagori materi.
ketrampilan
sikap
pengetahuan
konsep
Dalam memilih kriteria materi pembelajaran yang termsuk materi sikap adalah. . .
Percaya diri
Keputusan yang tepat
Peluang bagi orang lain
Kejujuran
Kurikulum dijadikan sebagai pedoman dalam melaksanakan pembelajaran, baik dalam perumusan tujuan, penentuan bahan pelajaran, metode dan media, serta cara penilaian. Pernyataan tersebut merupakan kegunaan kurikulum bagi :
Guru
Kepala sekolah
Pengawas
Pengguna lulusan
Kurikulum sebagai suatu sistem. Artinya, kurikulum itu terdiri dari banyak komponen yang saling terkait dan bekerjasama untuk mencapai tujuan kurikulum. Menurut H.H. Giles bahwa komponen kurikulum terdiri dari:
Komponen Tujuan, materi, bahan, dan komponen evaluasi
Komponen Tujuan, materi, bahan, dan komponen strategi
pembelajaran
Komponen tujuan, materi/lsi/bahan, strategi dan komponen evaluasi
Komponen Tujuan, strategi dan komponen evaluasi
Kurikulum harus relevan dengan tuntutan masyarakat, kebutuhan peserta didik, tuntutan dunia kerja, dan tentunya dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Pernyataan tersebut merupakan
Prinsip relevansi dalam pengembangan kurikulum
Prinsip fleksibilitas dalam pengembangan kurikulum
Prinsip kontinuitas dalam pengembangan kurikulum
Prinsip berorientasi pada tujuan dalam pengembangan kurikulum
Kurikulum sebagai suatu rencana pendidikan memiliki peran yang sangat strategis dalam keseluruhan kegiatan pendidikan, sehingga penyusunan/pengembangannya harus dilakukan secara cermat dan sempurna yang didasari pada azas-azas tertentu sebagai penopangnya. Berkaitan dengan hal tersebut sedikitnya ada empat azas yang perlu diperhatikan dalam pengembangan kurikulum, yaitu
Azas psikologis, sosiologis, organisatoris dan fleksibilitas
Azas filosofis, psikologis, sosiologis, dan fleksibilitas
Azas filosofis, psikologis, sosiologis, dan organisatoris
Azas psikologis, sosiologis organisatoris, dan kontinuitas
Model pengembangan kurikulum yang dikembangkan dari atas ke bawah, dimana gagasan pengembangan kurikulum datang dari para administrator pendidikan dan dengan menggunakan prosedur administrasi yang bersifat sentralistik disebut dengan
Model Grass-Roots
Model Adminstratif
Model From the Bottom Up
Model Desentralistik
Menurut Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 dinyatakan bahwa kurikulum adalah.
Seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan dan cara
yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan
pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu
Seperangkat rencana dan pengaturan mengenai bahan pelajaran
serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan
kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu
Seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan dan isi serta bahan pelajaran yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu
Seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan
bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman
penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan
pendidikan tertentu
Kurikulum SMK dikembangkan berdasarkan faktor-faktor sebagai berikut:
Tantangan internal, tantangan eksternal, penyempurnaan pola pikir,
penguatan tata kelola kurikulum, dan penguatan materi.
Tantangan internal, tantangan eksternal, penyempurnaan pola pikir,
penguatan tata kelola kurikulum, dan penguatan metodologi.
Tantangan internal, penyempurnaan pola pikir, penguatan tata kelola kurikulum, penguatan materi dan penguatan metodolog
Tantangan internal, tantangan eksternal, penyempurnaan pola pikir,
penguatan materi, dan penguatan metodologi.
Tantangan yang berkaitan dengan kondisi
pendidikan dikaitkan dengan tuntutan pendidikan yang mengacu kepada 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan yang meliputi standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Pernyataan tersebut merupakan rasional pengembangan kurikulum berdasarkan pada faktor :
Penguatan Tata Kelola Kurikulum
Penyempurnaan Pola Pikir
Tantangan Internal
Tantangan Eksternal
Tantangan yang berkaitan dengan penguatan pola pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Peserta didik harus memiliki pilihan-pilihan terhadap materi yang dipelajari dan gaya belajarnya (learning style) untuk memiliki kompetensi yang sama. Hal tersebut merupakan rasional pengembangan kurikulum berdasarkan pada faktor
Penguatan Tata Kelola Kurikulum
Penyempurnaan Pola Pikir
Tantangan Internal
Tantangan Eksternal
Landasan Pengembangan Kurikulum SMK 2013 Adalah ....
Landasan Filosofis, Sosiologis, Psikopedagogis, dan Landasan
Yuridis
Landasan Filosofis, Psikopedagogis, Teoritis dan Landasan
Yuridis
Landasan Filosofis, Psikopedagogis, Teoritis dan Landasan
Yuridis
Landasan Filosofis, Sosiologis, Psikopedagogis, Teoritis dan
Landasan Yuridis
