wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Etika Publik

Total questions: 30

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Etika dipandang sebagai karakter atau etos individu/kelompok berdasarkan nilai-nilai dan norma-norma luhur, merupakan pendapat dari:

a)

Azyumardi Azra

b)

Catalano

c)

K. Barten

d)

Sonny Keraf

2.

Etika dapat dipahami sebagai sistem penilaian perilaku serta keyakinan untuk menentukan perbuatan yang pantas guna menjamin adanya perlindungan hak-hak individu, mencakup cara-cara dalam pengambilan keputusan untuk membantu membedakan hal-hal yang baik dan yang buruk serta mengarahkan apa yang seharusnya dilakukan sesuai nilainilai yang dianut, adalah pengertian etika menurut:

a)

Gene Blocker

b)

Catalano

c)

Azyumardi Azra

d)

Haryatmoko

3.

Cara duduk, cara bersalaman, cara berbicara, dan cara bertamu dengan sikap serta perilaku yang penuh sopan santun dalam pergaulan formal atau resmi dinamakan:

a)

Etika

b)

Etiket

c)

Moral

d)

Norma

4.

Semangat atau dorongan batin dalam diri seseorang untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu yang dilandasi nilai-nilai tertentu disebut:

a)

Etika

b)

Etiket

c)

Moral

d)

Norma

5.

Kaidah, pedoman, acuan, dan ketentuan berperilaku dan berinteraksi antar manusia di dalam suatu kelompok masyarakat dalam menjalani kehidupan bersama-sama dinamakan:

a)

Etika

b)

Etiket

c)

Moral

d)

Norma

6.

Etika Publik menurut Lembaga Administrasi Negara adalah:

a)

Standar/norma yang menentukan baik/buruk, benar/salah perilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan kebijakan publik

b)

Refleksi tentang standar/norma yang menentukan baik/buruk, benar/salah perilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan kebijakan publik

c)

Standar/norma yang menentukan baik/buruk, benar/salah perilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab pelayanan publik

d)

Refleksi tentang standar/norma yang menentukan baik/buruk, benar/salah perilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab pelayanan publik

7.

Etika publik akan membantu para pejabat publik dalam:

a)

Mengambil keputusan suatu kebijakan yang tepat guna dan tepat sasaran

b)

Membuat Kebijakan yang adil

c)

Mempertimbangkan pilihan sarana kebijakan publik dan sekaligus alat evaluasi yang memperhitungkan konsekuensi etisnya

d)

Memutuskan dan menetapkan kebijakan yang berguna dalam rangka menjalankan kebijakan public

8.

Etika Publik berfungsi sebagai bantuan dalam menimbang pilihan sarana, kebijakan publik dan alat evaluasi, merupakan lingkup etika publik dari sisi?

a)

Pelayanan Publik

b)

Dimensi Reflektif

c)

Modalitas Etika

d)

Tindakan Faktual

9.

Unsur-unsur modalitas dalam etika publik adalah:

a)

Akuntabilitas, transparansi dan netralitas

b)

Akuntabilitas, transparansi dan integritas

c)

Akuntabilitas, integritas dan netralitas

d)

Transparansi, netralitas dan integritas

10.

Apakah yang dimaksud dengan Integritas Publik pada pejabat public?

a)

Kualitas dari pejabat publik yang tidak melakukan kecurangan

b)

Kualitas dari pejabat publik yang jujur

c)

Kualitas dari pejabat publik tidak menyalahgunakan kekuasaan yang dimiliki

d)

Kualitas dari pejabat publik yang sesuai nilai, standar, aturan moral yang diterima masyarakat

11.

Pelayanan Publik yang profesional membutuhkan kompetensi:

a)

Leadership dan teknis

b)

Leadership, Hardskill, dan Softskill

c)

Leadership dan etika

d)

Teknis, Leadership dan etika

12.

PP No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS bertujuan untuk mewujudkan PNS yang handal, profesional, dan bermoral sebagai penyelenggara pemerintahan yang menerapkan prinsip kepemerintahan yang baik (good governance), terdiri dari:

a)

15 Kewajiban dan 10 Larangan

b)

15 Kewajiban dan 15 Larangan

c)

17 Kewajiban dan 15 Larangan

d)

17 Kewajiban dan 17 Larangan

13.

Prinsip-prinsip good governance akan sulit diwujudkan oleh sebuah pemerintah yang mengabaikan aspek-aspek:

a)

Moralitas dan Loyalitas

b)

Moralitas dan Spiritualitas

c)

Moralitas dan Prefeksionitas

d)

Moralitas dan Kausalitas

14.

Rumusan eksplisit tentang kaidah-kaidah atau norma yang harus ditaati secara sukarela oleh para pegawai di dalam sebuah organisasi publik adalah:

a)

Kode Perilaku

b)

Etika Profesi

c)

Kode Etik

d)

Etika Publik

15.

Sikap dan perilaku Aparatur Sipil Negara diatur dalam kode etik dan kode perilaku dengan tujuan:

a)

Menjaga nama baik organisasi pemerintah

b)

Menjaga kerahasiaan yang menyangkut kebijakan negara

c)

Menjaga agar tidak terjadi konflik kepentingan dalam melaksanakan tugasnya

d)

Menjaga martabat dan kehormatan Aparatur Sipil Negara

16.

Nilai-nilai dasar bagi Aparatur Sipil Negara diatur dalam:

a)

Pasal 2 UU Nomor 5 tahun 2014

b)

Pasal 3 UU Nomor 5 tahun 2014

c)

Pasal 4 UU Nomor 5 tahun 2014

d)

Pasal 5 UU Nomor 5 tahun 2014

17.

Peraturan Pemerintah yang mengatur tentang Kode Etik PNS yang masih berlaku saat ini adalah:

a)

Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004

b)

Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2004

c)

Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2014

d)

Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014

18.

Sumber-sumber untuk membuat dan menetapkan Kode Etik adalah:

a)

Nilai-nilai dari masyarakat, Ilmu pengetahuan dan hukum

b)

Etika, Moral dan Norma

c)

Moral, Kesepakatan dan Hukum

d)

Etika, Peraturan dan Norma

19.

Pengaruh buruk dari adanya konflik kepentingan bagi pejabat publik atau aparatur sipil negara diantaranya adalah sebagai berikut, kecuali..

a)

Self dealing

b)

Bribery

c)

Influence peddling

d)

Money Laundring

20.

Tercampurnya kepentingan pribadi dengan kepentingan organisasi yang mengakibatkan kurang optimalnya pencapaian tujuan organisasi, adalah definisi dari

a)

Konflik Kepentingan

b)

Egoisme Pribadi

c)

Ketidaktepatan Kinerja

d)

Kinerja Buruk

21.

Cara berpikir dan bertindak dalam situasi dan kondisi yang sudah jelas batasan benar dan salahnya (ada norma, kaidah, dan aturan yang berlaku), maupun dalam situasi dan kondisi belum ada batasan yang jelas mana yang benar dan mana yang salah adalah pengertian dari:

a)

Penalaran Etis

b)

Dilema Etis

c)

Konflik Kepentingan

d)

Benturan Kepentinga

22.

Suatu situasi yang dihadapi oleh seseorang dimana ia harus membuat keputusan tentang perilaku seperti apa yang tepat untuk dilakukannya, adalah pengertian dari

a)

Penalaran Etis

b)

Dilema Etis

c)

Pengambilan Keputusan

d)

Konflik Kepentingan

23.

Tiga Aspek Penting Perubahan Mindset Pejabat Publik atau aparatur sipil negara adalah sebagai berikut kecuali...

a)

Berubah dari penguasa menjadi pelayan

b)

merubah dari ’wewenang’ menjadi ’peranan’

c)

menyadari bahwa jabatan publik adalah amanah

d)

menyadari bahwa kita adalah pemilik kekuasaan

24.

Legitimasi kekuasaan kebanyakan bersumber dari religi atau keyakinan agama. Masyarakat tunduk pada kekuasaan raja-raja karena mereka percaya bahwa raja adalah satu-satunya manusia yang memegang amanat tuhan serta memiliki kekuatan kodrat yang besar

a)

Legitimasi Religius

b)

Legitimasi Sosiologis

c)

Legitimasi Etis

d)

Legitimasi Kerajaan

25.

Organisasi pemerintah bisa mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukan dengan memberikan informasi yang relevan atau laporan terbuka terhadap pihak luar atau organisasi mandiri (legislator, auditor, publik) dan dipublikasikan adalah pengertian dari

a)

Transparansi

b)

Akuntabilitas

c)

Netralitas

d)

Profesionalitas

26.

Sumber kode etik yang paling awal yang dirumuskan sejak pemerintah Indonesia memiliki sistem politik dan sistem administrasi sendiri sebagai sebuah negara yang berdaulat adalah:

a)

Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 1959 tentang Sumpah Jabatan Pegawai Negeri Sipil dan Anggota Angkatan Perang

b)

Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1975 tentang Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil

c)

Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil

d)

Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS

27.

Peraturan ini dirumuskan pada masa pemerintahan di bawah rezim Orde Baru, dan dijadikan dasar bagi sumpah atau janji Pegawai Negeri Sipil yang selanjutnya dijadikan sebagai rumusan kode etik secara luas di Indonesia

a)

Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1975 tentang Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil

b)

Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 1959 tentang Sumpah Jabatan Pegawai Negeri Sipil dan Anggota Angkatan Perang

c)

Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil

d)

Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang

Disiplin PNS

28.

Tujuan dari dibuatnya peraturan pemerintah ini adalah untuk: mewujudkan PNS yang handal, profesional, dan bermoral sebagai penyelenggara pemerintahan yang menerapkan prinsip kepemerintahan yang baik (good governance), merupakan penyempurna dari peraturan pemerintah sebelumnya, peraturan inilah yang pertama kalinya menerapkan bahwa seorang PNS bisa dikenai hukuman karena alasan kinerjanya kurang memadai

a)

Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS

b)

Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil

c)

Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 1959 tentang Sumpah Jabatan Pegawai Negeri Sipil dan Anggota Angkatan Perang

d)

Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1975 tentang Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil

29.

Etika terhadap diri sendiri menurut PP NO 42 TAHUN 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil, kecuali:

a)

memelihara kesehatan jasmani dan rohani

b)

menjaga keutuhan dan keharmonisan keluarga

c)

berpenampilan sederhana, rapih, dan sopan

d)

menggunakan atau memanfaatkan semua sumber daya Negara secara efisien dan efektif

30.

Etika dalam bermasyarakat menurut PP NO 42 TAHUN 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil, kecuali:

a)

Mewujudkan pola hidup sederhana

b)

Tanggap terhadap keadaan lingkungan masyarakat

c)

Berorientasi kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam melaksanakan tugas

d)

Melaksanakan tugas dan wewenang sesai ketentuan yang berlaku