wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

VOLUMETRI review

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Untuk mengukur air yang diperlukan untuk membuat larutan NaOH 0,1 N digunakan….

a)

Gelas kimia

b)

Gelas ukur

c)

Labu ukur

d)

Pipet ukur

e)

Buret

2.

Untuk membuat larutan standar primer asam oksalat digunakan

a)

Gelas ukur

b)

Labu ukur

c)

Pipet ukur

d)

Buret

e)

Gelas kimia

3.

Untuk mengukur sejumlah tertentu larutan yang akan ditetapkan secara titrimetri digunakan………

a)

Gelas kimia

b)

Gelas ukur

c)

Labu ukur

d)

Pipet ukur

e)

Buret

4.

Dalam pengenceran larutan standar dari 0,1 M menjadi 0,01 M diperlukan larutan sebanyak 25 ml . Alat ukur gelas yang digunakan untuk memindah larutan adalah …..

a)

Pipet ukur

b)

Pipet volume

c)

Pipet tetes

d)

Labu ukur

e)

Gelas ukur

5.

Dalam membuat larutan standar dengan konsentrasi 0,1 M diperlukan massa senyawa sebanyak 1,261 gr . Alat ukur gelas yang digunakan untuk membuat larutan ini adalah …..

a)

Pipet ukur

b)

Pipet volume

c)

Pipet tetes

d)

Labu ukur

e)

Gelas ukur

6.

Dilakukan titrasi terhadap HCl menggunakan larutan NaOH standar. Agar diperoleh titik akhir titrasi yang paling mendekati titik ekuivalen maka indikator yang dipilih untuk analisa diatas adalah….

a)

metal jingga ( range pH: 3,1-4,4 )

b)

metal merah ( range pH: 4,5 -6,2 )

c)

fenol pthalein ( range pH: 8,3-10,0 )

d)

brom timol biru ( range pH: 6,0-7,6 )

e)

biru timol ( range pH: 9,3-10,3 )

7.

Dalam membuat larutan HCl dengan konsentrasi 0,1 M diperlukan HCl pekat sebanyak 1,8 ml . Alat ukur gelas yang digunakan untuk mengukir volume HCl pekat adalah …..


a)

Pipet ukur

b)

Pipet volume

c)

Pipet tetes

d)

Labu ukur

e)

Gelas ukur

8.

Jenis reaksi yang bisa digunakan sebagai dasar analisis titrimetri adalah ..., KECUALI :

a)

Reaksi hidrogenasi

b)

Reaksi redoks

c)

Reaksi kompleksometri

d)

Reaksi presipitasi

e)

Reaksi penetralan

9.

Jenis reaksi yang bisa digunakan sebagai dasar analisis titrimetri adalah ..., KECUALI :

a)

Reaksi penetralan

b)

Reaksi redoks

c)

Reaksi Kompleksometri

d)

Reaksi presipitasi

e)

Reaksi Adisi

10.

Dalam analisis titrimetri zat yang ditambahkan dan berfungsi untuk menunjukkan titik akhir titrasi disebut ....

a)

Analat

b)

Titrant

c)

Larutan Standar

d)

Larutan baku

e)

Indikator

11.

Dalam analisi titrimetri zat yang akan ditentukan kadarnya disebut dengan ....

a)

analat

b)

Titrant

c)

Larutan Standar

d)

Larutan baku

e)

Indikator

12.

Zat baku primer yang tepat untuk standarisasi larutan HCl adalah…

a)

Natrium Karbonat

b)

Natrium Hidroksida

c)

Kalium Hidroksida

d)

Asam oksalat

e)

Kalium Dikromat

13.

Zat baku primer yang paling tepat untuk menetapkan larutan NaOH adalah…

a)

Natrium Oksalat

b)

Asam Borat

c)

Asam Oksalat

d)

Natrium Tetra Borat

e)

Asam Khlorida

14.

Pasangan bahan baku sekunder dan bahan baku primer yang tidak sesuai dalam titrasi netralisasi adalah:

a)

HCl-Boraks

b)

B. HCl-Natrium karbonat

c)

C. NaOH-Asam oksalat

d)

D. NaOH-Asam benzoat

e)

E. HCl-Asam benzoat

15.

Larutan baku primer yang digunakan untuk pembakuan larutan Kalium Permanganat adalah……..

a)

natrium tetra borat dekahidrat

b)

asam karbonat

c)

natrium oksalat

d)

natrium bikarbonat

e)

kalium deka borat

16.

Larutan baku primer yang digunakan untuk pembakuan larutan Kalium Bikromat adalah……..

a)

A. natrium tetra borat dekahidrat

b)

B. asam karbonat

c)

C. natrium klorida

d)

D. natrium bikarbonat

e)

E. Diarsen Oksida

17.

Pernyataan di bawah ini yang tidak termasuk syarat larutan baku primer adalah:

a)

A. zat harus mudah diperoleh, mudah dimurnikan dan mudah dipertahankan dalam keadaan murni

b)

B. zat harus tidak berubah dalam udara selama penimbangan

c)

C. zat mempunyai berat ekivalen yang tinggi

d)

D. jumlah zat pengotor harus tidak melebihi 0,01 sampai 0,02 %

e)

E. zat tidak harus bereaksi secara stoikiometris dan cepat

18.

Larutan berikut ini yang merupakan larutan baku primer adalah:

a)

A. Natrium Klorida

b)

B. Asam Klorida

c)

C. Natrium Hidroksida

d)

D. Natrium Tiosulfat

e)

E. Kalium Permanganat

19.

Larutan berikut ini yang merupakan larutan baku sekunder adalah:

a)

A. Asam oksalat

b)

B. Kalium Iodat

c)

C. Natrium Boraks

d)

D. Natrium Hidroksida

e)

E. Natrium Klorida

20.

Pernyataan berikut ini yang tidak termasuk syarat larutan baku primer adalah:

a)

A. tidak bersifat higroskopis

b)

B. tidak berkurang beratnya sewaktu terkena udara

c)

C. umumnya terdiri dari garam-garam hidrat

d)

D. mempunyai berat ekivalen yang tinggi

e)

mempunyai kemurnian yang tinggi

21.

Seorang siswa ingin membuat larutan asam oksalat dengan konsentrasi 0,2 M sebanyak 100 mL, alat ukur gelas yang tepat untuk melaksanakan prosedur tersebut adalah ...

a)

A. pipet ukur

b)

B. gelas ukur

c)

C. labu ukur

d)

D. buret

e)

E. botol timbang

22.

Seorang siswa ingin mengambil dengan tepat sebanyak 10 mL larutan NaOH 0,1 N dari suatu wadah. Alat ukur gelas yang tepat digunakan untuk prosedur tersebut adalah ...

a)

A. pipet ukur

b)

B. pipet seukuran

c)

C. labu ukur

d)

D. gelas kimia

e)

E. botol timbang

23.

Seorang siswa ingin mengambil sebanyak 250 mL minyak dari suatu bejana. Alat ukur gelas yang tepat digunakan untuk prosedur tersebut adalah ...

a)

A. gelas ukur

b)

B. labu ukur

c)

C. pipet ukur

d)

D. botol timbang

e)

E. buret

24.

Alat ukur gelas yang tepat digunakan untuk membuat250 ml larutan baku NaOH 0,1 N adalah ...

a)

A. gelas ukur

b)

B. gelas piala

c)

C. labu erlenmeyer

d)

D. labu ukur

e)

labu dasar bulat

25.

Indikator yang tepat digunakan pada penentuan kadar bromida dalam NaBr secara argentometri adalah...

a)

A. penol ptalein

b)

B. feri amonium sulfat

c)

C. kalium kromat

d)

D. metil oranye

e)

E. amilum

26.

Indikator yang tepat digunakan pada penentuan kadar CH3COOH dalam cuka makanan secara acidi-alkalimetri adalah...

a)

A. penol ptalein

b)

B. metil merah

c)

C. kalium kromat

d)

D. metil oranye

e)

E. amilum

27.

Pada Titrasi 25 ml asam lemah (ka=10-5) dengan larutan NaOH 0,1N, indicator yang digunakan adalah …

a)

A. Metil merah

b)

B. Metil jingga

c)

C. Metil biru

d)

D. Penolftalein

e)

E. Lakmus merah

28.

Pada titrasi 25 ml basa lemah (kb=10-5) dengan larutan HCl 0,1N dapat dipilih indicator …

a)

A. Metil merah

b)

B. Metil jingga

c)

C. Metil biru

d)

D. Penolftalein

e)

E. Lakmus merah

29.

Pada titrasi larutan HCl 0,1 N dengan larutan NaOH 0,1N dapat digunakan indicator….

a)

A. Lakmus merah atau lakmus biru

b)

B. Metil jingga atau metil merah

c)

C. Metil jingga atau penolftalein

d)

D. Metil jingga atau lakmus biru

e)

E. metil merah atau penolftalein

30.

Titrasi dengan KMnO4 harus dilakukan dalam lingkungan asam. Berikut ini adalah asam-asam yang tidak boleh digunakan, kecuali:

a)

A. HCl

b)

B. HBr

c)

C. HI

d)

D. HNO3

e)

E. H2SO4

31.

Manakah dari jenis titrasi berikut yang tidak termasuk ke dalam titrasi reduksi-oksidasi?

a)

A. Permanganometri

b)

B. Dikromatometri

c)

C. Argentometri

d)

D. Ceriometri

e)

E. Iodometri

32.

Manakah dari contoh penetapan berikut yang tidak termasuk ke dalam jenis titrasi reduksi-oksidasi?

a)

A. Penetapan kadar MnO2 dalam batu kawi

b)

B. Penetapan kadar air dengan metode Karl Fischer

c)

C. Penetapan kadar glukosa dalam limun

d)

D. Penetapan COD dalam air sungai

e)

E. Penetapan kadar NaCl dalam garam dapur

33.

Indikator yang biasa digunakan dalam titrasi dengan metode permanganometri adalah:

a)

A. Bromo cresol green

b)

B. Fenolftaelin

c)

C. Brom thimol blue

d)

D. Merah metil

e)

E. Tidak digunakan indikator

34.

Jika penetapan kadar glukosa dalam sirup ditetapkan secara iodometri, maka indikator yang paling tepat adalah:

a)

A. Larutan iodium

b)

B. Amilum

c)

C. KMnO4

d)

D. K2Cr2O4

e)

E. Fenolftalein

35.

Prinsip titrasi Iodometri dimana konsentrasi ion Cu2+ ditentukan dengan iodida dengan menggunakan indikator amilum. Titrasi diakhiri dengan perubahan warna dari biru menjadi….

a)

A. Merah bata

b)

B. biru

c)

C. merah angur

d)

D. Tak berwarna

e)

E. orange

36.

Dibawah ini jenis analisa titrimetri yang menggunakan indikator amilum untuk menentukan titik akhir titrasinya, yaitu titrasi ….

a)

A. Acidimetri

b)

B. Alkalimetri

c)

C. Permanganometri

d)

D. Yodometri

e)

E. Argentometri

37.

Prinsip dasar analisa secara yodometri metode tak langsung adalah ....

a)

A. Zat yang dianalisa direaksikan dengan I2 dari buret

b)

B. Zat yang dianalisa direaksikan dengan Na2S2O3 dari buret

c)

C. Zat yang dianalisa direaksikan dengan KI berlebih, I2 yang dibebaskan direaksikan dengan Na2S2O3 dari buret

d)

D. Zat yang dianalisa direaksikan dengan I2 berlebih, KI yang dibebaskan direaksikan dengan Na2S2O3 dari buret

e)

E. Zat yang dianalisa direaksikan dengan Na2S2O3 berlebih, KI yang dibebaskan direaksikan dengan I2 dari buret

38.

Dibawah ini jenis analisa titrimetri yang selalu menggunakan indikator tambahan dari luar untuk menentukan titik akhir titrasinya, kecuali ....


a)

Acidimetri

b)

Alkalimetri

c)

Permanganometri

d)

Yodometri

e)

Argentometri

39.

Indikator yang tepat digunakan pada penentuan asam askorbat dalam tablet vitamin C secara yodometri adalah...

a)

A. penol ptalein

b)

B. metil merah

c)

C. kalium kromat

d)

D. metil oranye

e)

E. amilum

40.

Indikator yang digunakan untuk titrasi penetapan kadar NaCl dalam garam dapur dengan metode Fajans adalah:

a)

A. Fluoresen

b)

B. K2Cr2O4

c)

C. Larutan Fe3+

d)

D. Eriochrome Black T

e)

E. Xylenol orange

41.

Prinsip titrasi dimana ion Cl- diendapkan dengan ion Ag+ dengan menggunakan indilator Kalium kromat. Titrasi dilakukan sampai mg setara ion Cl- setara dengan ion Ag+ dimana titrasi diakhiri dengan perubahan warna dari kuning menjadi….

a)

A. Merah bata

b)

B. biru

c)

C. merah anggur

d)

D. hijau

e)

E. orange

42.

Larutan baku primer yang digunakan untuk pembakuan larutan Perak Nitrat adalah……..

a)

A. natrium tetra borat dekahidrat

b)

B. asam karbonat

c)

C. natrium klorida

d)

D. natrium bikarbonat

e)

E. kalium deka borat

43.

Berikut adalah perlakuan yang terjadi pada analisis agentometri metode Volhard, kecuali ….

a)

A. Terbentuknya endapan berwarna

b)

B. Terbentuknya larutan berwarna (ion kompleks)

c)

C. Menggunakan indikator ion Fe3+

d)

D. Reaksi berlangsung dalam suasana asam

e)

E. Terbentuknya reaksi Redoks

44.

Analisis agentometri metode Mohr didasarkan pada ....

a)

Terbentuknya endapan berwarna

b)

Terbentuknya larutan berwarna (ion kompleks)

c)

Terbentuknya adsorbsi indikator

d)

Terbentuknya larutan keruh

e)

Terbentuknya reaksi Redoks

45.

Pada analisa argentometri metode Morh, indikator yang digunakan dalam penetapan kadar suatu zat adalah ...

a)

A. Penolftatalein

b)

B. Kalium Kromat

c)

C. Metil Red

d)

D. Amilum

e)

E. Fe (III)

46.

Pada analisa argentometri metode Volhard, indikator yang digunakan dalam penetapan kadar suatu zat adalah ...

a)

Penolftatalein

b)

Bromtimol Blue

c)

Metil Red

d)

Amilum

e)

Garam Fe (III)

47.

Indikator yang tepat digunakan pada penentuan kadar klor dalam air sumur secara argentometri adalah,

a)

penol ptalein

b)

metil merah

c)

kalium kromat

d)

metil oranye

e)

amilum

48.

Penetapan kadar kalsiumsecara kompleksometri dilakukan dengan menggunakan indicator EBT, perubahan warna saat TA adalah…

a)

Merah anggur - birujelas

b)

Merah - ungu biru

c)

Merah anggur - biru jelas

d)

Merah - biru

e)

Merah - kuning

49.

Penetapan kadar Kalsium secara kompleksometri yang bercampur dengan Magnesium, dengan menggunakan indicator EBT, maka perubahan warna saat TA adalah…

a)

Merah - ungu biru

b)

Merah anggur - hijau

c)

Merah anggur – biru jelas

d)

Merah - ungu biru

e)

Merah - kuning

50.

Prinsip titrasi Kompleksometri dimana konsentrasi ion logam ditentukan dengan EDTA dengan menggunakan indikator EBT. Titrasi dilakukan sampai mg logam setara ion EDTA dimana titrasi diakhiri dengan perubahan warna dari merah anggur menjadi….

a)

Merah bata

b)

biru

c)

merah angur

d)

hijau

e)

orange