Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sistem Imun

Total questions: 10

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Jika antigen masuk ke dalam tubuh maka sel limphosit T akan bereaksi mendeteksi karakteristik antigen yang dilakukan dengan cara ....

a)

mengikat antigen pada permukaan reseptornya

b)

membentuk antibodi untuk masing-masing antigen

c)

melenyapkan antigen melalui fagositosis

d)

menginfeksi antigen menjadi lisis

e)

mengikat molekul antigen yang terlarut dalam cairan tubuh

2.

Kelenjar timus adalah salah satu organ limfoid yang berperan dalam pertahanan tubuh. Mekanismenya dilakukan dengan cara ....

a)

mengobsorbsi lemak dan asam laktat di usus halus

b)

menyaring mikroba yang ada dalam limfa

c)

memakan dan menghancurkan mikroorganisme

d)

melawan infeksi pada saluran pernapasan

e)

melawan patogen yang tertelan dalam makanan

3.

Pengikatan antibodi ke antigen dapat menginaktivasi antigen. Salah satu caranya adalah dengan presipitasi, yaitu ....

a)

antibodi melekat pada molekul yang digunakan virus untuk menginfeksi inangnya

b)

proses pengikatan antibodi terhadap bakteri atau virus sehingga mudah dinetralkan

c)

pengikatan silang molekul-molekul antigen yang terlarut dalam cairan tubuh

d)

proses pelenyapan bakteri yang diikat antibodi melalui fagositosis

e)

pengaktifan rentetan molekul protein komplemen

4.

Respon imunitas seluler yang timbul setelah aktivasi protein komplemen dapat menjaga tubuh dari serangan bakteri patogenik melalui mekanisme ....

a)

pembentukan selubung di luar sel bakteri

b)

penghambatan mobilitas sel bakteri

c)

penghancuran sel bakteri oleh enzim

d)

pengerutan sel bakteri oleh asam

e)

pembentukan pori pada sel bakteri

5.

Salah satu perbedaan dasar antara mekanisme pertahanan tubuh melalui imunitas seluler dan imunitas humoral adalah pada kinerja sel T sitotoksik yang berperan untuk ....

a)

menghancurkan sel tubuh yang terinfeksi

b)

memperbaiki sel tubuh yang terinfeksi

c)

menekan kerusakan sel tubuh yang terinfeksi

d)

menghancurkan patogen di luar sel tubuh

e)

memperkuat membran sel tubuh yang sehat

6.

Efektivitas proses pengaktifan antigen melalui mekanisme penggumpalan dapat terjadi karena antibodi ....

a)

memiliki sisi aktif untuk semua tipe antigen

b)

mengaktifkan makrofag untuk menangkap antigen

c)

memiliki lebih dari satu tempat pengikatan

d)

menghasilkan protein untuk mengikat antigen

e)

menghasilkan lisosom untuk menghancurkan antigen

7.

Salah satu proses perlawanan tubuh terhadap infeksi patogen adalah dengan cara netralisasi antigen oleh antibodi yang terjadi melalui mekanisme ....

a)

memblokir bagian aktif pada antigen

b)

mengubah struktur kimiawi antigen

c)

mengubah konfigurasi fisik antigen

d)

memecah antigen menjadi beberapa bagian

e)

mengikat lebih dari dua antigen dalam satu reaksi

8.

Respon tubuh yang lebih cepat terhadap infeksi kedua oleh antigen yang sama merupakan mekanisme pertahanan yang terbentuk karena tubuh ....

a)

telah mengembangkan kekebalan pasif

b)

membentuk antibodi dengan konsentrasi lebih tinggi

c)

mengenali antigen melalui sel T supresor

d)

melemahkan antigen melalui sel T sitotoksik

e)

mencegah aktivitas antigen dalam histamin

9.

Makrofag menjalankan fungsi pertahanan tubuh dengan cara menangkap bakteri dan kemudian menghancurkannya melalui mekanisme ....

a)

melisiskan bakteri dengan lisosom

b)

melubangi membran sel

c)

menyelubungi bakteri dengan sekret

d)

memecah bakteri secara mekanis

e)

menyerap sitoplasma bakteri

10.

Penyakit autoimun terjadi jika sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat dalam tubuh. Meski memiliki jenis yang banyak, penyebab dari penyakit autoimun masih belum dapat dipastikan. Berikut penyakit dan keterangannya, yang bukan termasuk autoimun adalah ....

a)

diabetes tipe-1, serangan sistem kekebalan tubuh pada sel-sel di pankreas yang memiliki tugas memproduksi insulin.

b)

rheumatoid arthritis, sistem kekebalan tubuh memproduksi antibodi yang menyerang pelapis sendi.

c)

multiple sclerosis (MS), sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang sel-sel saraf sendiri.

d)

lupus, antibodi dihasilkan justru menyerang hampir ke seluruh jaringan tubuh.

e)

diabetes tipe-2, sel-sel tubuh tidak merespon keberadaan insulin dalam darah.