WorksheetsTEKS FABEL
Total questions: 10
Worksheet time: 20mins
Buaya setuju. Ia lalu memasukkan moncongnya ke dalam air dan membuat gelembung-gelembung. Burung penyanyi bernyanyi. Suara nyanyiannya sangat pas dengan suara gelembung-gelembung air yang dibuat buaya. Buaya senang sekali dan sejak itu mereka berdua selalu melakukan hal itu setiap hari.
Cuplikan teks fabel tersebut termasuk ke dalam....
koda
resolusi
komplikasi
abstrak
(1) Agar burung penyanyi masuk lagi ke dalam mulutnya, (2) buaya selalu memberitahu dulu sebelum membuka mulutnya. (3) “Wow, rukun ya mereka...!”
Bagian cerita yang menggunakan kosakata percakapan ditandai dengan nomor....
(1)
(2)
(3)
(1) dan (3)
Ia melayang terjun dari sarang, lalu lenyap. Si pohon melihat ke segala arah mencarinya. Ia tidak menemukan. “Ia telah hilang sejak pukul sembilan tadi”tukas Gagak. Ia sangat cemas. “Sekarang pun masih pukul sembilan,”tukas si Pohon.
Kaidah kebahasaan yang tampak pada cuplikan tersebut adalah....
menggunakan kalimat langsung
menggunakan kosakata percakapan
menggunakan konjungsi pertentangan
menggunakan hubungan kualitas
Ia melayang terjun dari sarang, lalu lenyap. Si pohon melihat ke segala arah mencarinya. Ia tidak menemukan. “Ia telah hilang sejak pukul sembilan tadi”tukas Gagak. Ia sangat cemas. “Sekarang pun masih pukul sembilan,”tukas si Pohon.
Waktu terjadinya cerita itu adalah....
pagi
siang
sore
malam
Ia melayang terjun dari sarang, lalu lenyap. Si pohon melihat ke segala arah mencarinya. Ia tidak menemukan. “Ia telah hilang sejak pukul sembilan tadi”tukas Gagak. Ia sangat cemas. “Sekarang pun masih pukul sembilan,”tukas si Pohon.
Jenis konflik yang tersaji di dalam cuplikan tersebut berupa....
kecemasan
kasih sayang
perselisihan
penderitaan
“Mengapa pagi ini waktu sangat kacau?” ucap induk gagak. Ia lalu segera mencari anaknya. Namun, ia tidak menemukannya. Ia pun kembali ke sarang. Cemas dan rasa sedih menjadi satu.
Cerita tersebut bertema....
kasih sayang
persahabatan
petualangan
konflik keluarga
Di tengah (1) padang rumput yang sangat luas, terdapat sebuah kolam yang dihuni oleh berpuluh-puluh katak. Diantara (2) katak-katak tersebut ada satu anak katak yang bernama kenthus, dia adalah (3) anak katak yang paling besar dan kuat. Karena kelebihannya itu, kenthus menjadi sangat sombong. dia merasa (4) kalau tidak ada anak katak lainnya yang dapat mengalahkannya.
Penulisan kata yang salah ditandai dengan nomor....
(1)
(2)
(3)
(4)
Di hutan, hiduplah seekor singa yang dijuluki si Raja Hutan. Dijuluki demikian karena ia besar dan sangat kuat. Ia menjadi pemimpin seluruh binatang yang ada di hutan tersebut. Jika mengaum, suaranya sangat keras. Menakutkan, dan menggetarkan seluruh isi hutan....
Kalimat yang tepat untuk melengkapi cuplikan fabel tersebut adalah....
Di sana hidup seekor singa buas.
Semua binatang ingin melawannya.
Ia sangat berwibawa.
Kancil pernah disakitinya.
Tetapi buaya tidak peduli. Dia tidak takut kepada biri-biri itu. Dia naik ke titian itu, membuka mulutnya lebar-lebar dan siap melahap si Sulung. Si Sulung melompat, menerjang buaya dengan kukunya. Kena mata buaya. Dia kesakitan. Lalu, ditanduknya perut buaya itu hingga berdarah. Buaya menjerit kesakitan dan menjatuhkan dirinya ke air.
Cuplikan cerita tersebut merupakan bagian dari fabel karena....
ceritanya tidak masuk akal
tokohnya kambing dan buaya
terjadi pada masa lalu
latarnya di air
Tetapi buaya tidak peduli. Dia tidak takut kepada biri-biri itu. Dia naik ke titian itu, membuka mulutnya lebar-lebar dan siap melahap si Sulung. Si Sulung melompat, menerjang buaya dengan kukunya. Kena mata buaya. Dia kesakitan. Lalu, ditanduknya perut buaya itu hingga berdarah. Buaya menjerit kesakitan dan menjatuhkan dirinya ke air.
Yang dimaksud kata sandang dalam cuplikan tersebut adalah....
pada
si
oleh
agak
