WorksheetsULANGAN Antara Kolonialisme dan Imperiliasme
Total questions: 15
Worksheet time: 21mins
Berikut yang bukan faktor pendorong penjelajahan samudera oleh bangsa Eropa adalah
berkembangnya paham merkantilisme di Eropa
jatuhnya Konstantinopel ke tangan Kesultanan Turki Ottoman pada 1453
hasrat mendapatkan kekayaan, menyebarkan agama kristen, dan meraih kejayaan
berkembangnya teknologi pelayaran yang dipelopori bangsa Portugis dibawah Raja Henry
menurunnya permintaan akan rempah-rempah di Eropa
Perhatikan data dibawah ini
(1) Bersekutu dengan penguasa lokal yang berpihak pada kepentingan Portugis
(2) Menyingkirkan serta menaklukkan kerajaan-kerajaan yang tidak bersedia bekerja sama dengan Portugis
Dua tindakan diatas dilakukan Portugis dalam rangka
Mendapatkan sebagian wilayah kekuasaan
Memuluskan kebijakan monopoli perdagangan
Diterima oleh raja-raja Pribumi
Mencegah masuknya bangsa bangsa lain ke Nusantara
Memuluskan upaya kristenisasi di Nusantara
Perhatikan informasi-informasi berikut ini.
1) menambah jumlah tanaman sehingga harga dapat meningkat
2) menentukan luas areal penanaman dan jumlah tanaman rempah-rempah
3) memberlakukan dua jenis pajak kepada rakyat yaitu contingenten dan verplichte levantie
4) menyingkirkan pedagang dari negara-negara lain dari aktivitas perdagangan rempah-rempah di Nusantara
5) Membebaskan kerajaan-kerajaan yang terikat perjanjian dengan VOC dari kewajiban membayar pajak untuk menghindari pemberontakan
Kebijakan yang pernah diterapkan oleh VOC selama berkuasa di Nusantara ditunjukkan nomor
1), 2), dan 3)
1), 3), dan 4)
2), 3), dan 4)
2), 3), dan 5)
3), 4), dan 5)
Sempat memberikan keuntungan bagi Belanda, kongsi dagang VOC bangkrut dan dibubarkan oleh pemerintah Belanda pada 1799. Salah satu penyebab kebangkrutan VOC adalah
VOC tidak memiliki struktur yang jelas
Tindak korupsi terjadi di semua tingkatan birokrasi
Banyak pegawai VOC yang menerapkan kebijakan sendiri
Permintaan rempah-rempah di Eropa menurun akibat perang
Biaya yang dikeluarkan untuk membangun benteng-benteng pertahanan terlalu besar
Tugas utama dari Herman Willem Daendels sebagai Gubernur Jenderal Hindia Belanda adalah
Membangun pabrik senjata untuk berbagai jenis senjata
Mempertahankan Jawa dari serbuan dan penguasaan Inggris
Membuka rumah sakit dan mendirikan benteng dibagian uatara pulau Jawa
Membangun jalan raya pos yang membentang dari Anyer sampai Panarukan
Mendirikan pusat pelatihan militer dengan merekrut banyak pemuda pribumi
Inggris menunjukan Thomas Stamford Raffles sebagai letnan gubernur di Hindia Timur. Berikut ini tidak termasuk kebijakan yang dikeluarkan oleh Raffles adalah
Pemungutan pajak dilakukan perkepala
Menghapus pajak hasil bumi dan sistem penyerahan wajib
Membagi Pulau Jawa menjadi sembilan prefektur atau daerah
Menghapus rodi atau kerja paksa dan menghentikan perdagangan budak
Menetapkan tanah sebagai milik pemerintah kolonial dan petani hanya berperan sebagai penggarap
Tujuan utama penerapan kebijakan tanam paksa dibawah Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch adalah....
Membiayai perang melawan Prancis
Membiayai berbagai perang yang terjadi di Indonesia
Menyelamatkan negara Belanda dari kebangkrutan ekonomi
Mebiasakan petani untuk menananam tanaman ekspor
Memenuhi permintaan pasar Eropa akan tanaman-tanaman ekspor selain cengkeh
Perhatikan informasi berikut
1) Tanah yang digunakan untuk tanaman wajib tetap dikenakan pajak
2) Rakyat mengerjakan tanaman pada tanah pertanian tidak boleh melebihi 3 bulan
3) Kelebihan hasil produksi pertanian dari ketentuan akan dikembalikan kepada rakyat
4) Mewajibkan setiap desa menyisihkan sebagian tanahnya untuk ditanami komoditas ekspor
5) Para petani diharuskan untuk mempersiapkan ladang, menanam, dan menjaga perkebunan
Kebijakan-kebijakan dasar culturstelsel ditunjukkan oleh nomor ...
1), 2),dan 3)
1), 2),dan 4)
2), 3), dan 4)
2), 3), dan 5)
3), 4), dan 5)
Berikut ini yang tidak termasuk tujuan dari dikeluarkannya Undang-Undang Agraria adalah
Melindungi hak milik petani atas tanah dan pemodal asing
Memberi peluang bagi pengusaha swasta untuk menyewa tanah pemerintah
Membuka kesempatan kerja kepada penduduk untuk menjadi buruh perkebunan
memberi peluang kepada pemodal asing untuk menyewa tanah dari penduduk Hindia Belanda
Memberikan kesemptan yang lebih luas kepada pengusaha untuk mengambil alih pabrik gula pemerintah
Pelaksanaan kebijakan pintu terbuka di Indonesia tidak terlepas dari perubahan peta politik di Belanda pada pertengahan abad XIX, yaitu ....
Kemenangan Partai Liberal dalam pemilu Parlemen
Lepasnya Belanda dari penjajahan Prancis
Masuknya gagasan-gagasan Liberal dari Inggris
Adanya desakan dari kaum humanis Belanda
Ratu Belanda menganut paham liberal
Praktik eksploitasi dalam penerapan kebijakan pintu terbuka membuat kaum humanis yang dulu menentang sistem liberal bersuara lebih lantang. Hal tersebut yang menyebabkan lahirnya politik etis. Dari pilihan-pilihan dibawah ini, pernyataan yang tidak tepat terkait dengan politik etis adalah
Dipelopori oleh kaum humanis Belanda
Bertujuan menyejahterakan rakyat di tanah jajahan
Dalam praktiknya menjadi sarana ekploitasi baru oleh Prancis
Pelaksanaannya tidak diawasi oleh pemerintah Belanda
Pelaksaannya mencerminkan tujuan awalnya
Kesalahan terbesar Daendels ketika menjalankan pemerintahan di Indonesia adalah menjual tanah kepada pihak swasta dan hasil penjualan tersebut digunakan Daendels untuk memperkaya diri sendiri. Kondisi tersebut menyebabkan ....
pihak swasta mendukung daendels menjadi gubernur jenderal seumur hidup
pemerintah Belanda mengizinkan swasta ikut memperkuat ekonomi tanah jajahan
penguasa lokal di Hindia Belanda mulai tidak percaya terhadap kepemimpinan Daendels
pemerintah Belanda mengirimkan pakar ekonomi untuk menganalisis kebijakan Daendels
pemerintah Belanda memberhentikan Daendels dari jabatan Gubernur Jenderal Hindia Belanda
Gubernur Jenderal Janssen gagal mempertahankan pulau Jawa dari serangan Inggris. Kegagalan tersebut terjadi karena
Daendels tidak mewariskan angkatan militer yang kuat kepada Janssen
Inggris menggunakan strategi perang yang tidak dapat diprediksi
Inggris terlebih dahulu membangun pangkalan perang di Pulau Sumatera
Janssen tidak memiliki kecakapan seperti yang diharapkan pemerintah Belanda
Pemerintah Janssen tidak mendapat dukungan dari raja-raja lokal di Pulau Jawa
Pada tahun 1641 VOC berhasil menggantikan posisi Portugis di Malaka. keberhasilan ini sangat berguna bagi VOC karena
mendatangkan keuntungan melimpah bagi perekonomian Belanda
menggantikan posisi Portugis sebagai penguasa perdagangan
memperkuat posisi VOC di Indonesia bagian barat
merupakan kebanggaan bagi pemerintah Belanda
menjadi modal penting untuk mengalahkan EIC
Pada masa pemerintahan komisaris jenderal Hindia Belanda, sistem sewa tanah mengalami kegagalan. Kegagalan tersebut mendorong Johannes van den Bosch mencetuskan ide untuk menyelamatkan Belanda dari kebangkrutan. Van den Bosch berpendapat daerah koloni merupakan tempat yang tepat untuk mengambil keuntungan bagi negeri induknya
cultuurstelsel
politik liberal
cultuurprocenten
sistem feodlisme
Politik pintu terbuka
