Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UKNI KMB

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Seorang laki-laki berumur 51 tahun di raway ruang ICU dalam kondisi tidak sadar selama tiga hari. Hasil pengkajian kekuatan otot 2, ketergantungan penuh.

Apa intervensi keperawatan pada kasus tersebut?

a)

Observasi TTV tiap 2 jam

b)

Memobilisasi tiap 2 jam

c)

Memonitor kulit klien

d)

Melakukan massage

e)

Melatih Rom pasif

2.

Seorang laki-laki berumur 38 tahun, di rawat dengan efusi pleura. Pasien mengeluh sesak napas, sakit kepala, mual, tidak nafsu makan dan kelelahan. TD : 170/110 mmHg, Nadi : 120x/ menit, Pernapasan : 28x/menit. Produksi urin 20 ml/ jam.

Apa diagnosis keperawatan utama pada pasien tersebut?

a)

Anoreksia

b)

Intoleransi Aktivitas

c)

Pola napas tidak efektif

d)

Gangguan eliminasi urin

e)

Kelebihan volume cairan

3.

seorang perempuan berumur 55 tahun,di rawat di ruangan internal dengan keluhan lutut dan siku bengkak dan kemerahan. Saat pengkajian lutut terasa nyeri bila di gerakkan, wajah meringis skala nyeri 3. Pasien di bantu keluarga berpakaian. Tekanan darah 140/90 mmHg frekuensi nadi 84 x/menit, frekuensi pernapasan 18x/menit. Hasil laboraturium asam urat 12 gr/dl.

Apa masalah keperawatan pada kasus tersebut?

a)

Gangguan mobilitas fisik

b)

Intoleransi aktivitas

c)

Gangguan ADL

d)

Resiko cedera

e)

Nyeri akut

4.

seorang laki-laki berumur 44 tahun, di rawat di ruang internal dengan TB aktif dengan keluhan sesak dan kelelahan. Hasil pengkajian fisik : pernapasan 24x/menit, ronchi pada kiri dan kanan paru, produksi sputum meningkat, nafsu makan menurun, IMT 16, pasien tampak pucat.

Apakah masalah keperawatan pada kasus di ataa?

a)

Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan

b)

Bersihan jalan napas tidak efektif

c)

Gangguan pertukaran gas

d)

Pola napas tidak efektif

e)

intoleransi aktivitas

5.

seorang laki-laki berumur 30 tahun di rawat di ruang bedah dengan combustion. Dari hasil pengkajian fisik di peroleh data luka bakar pada eksterimitas bawah, nyeri pada area luka bakar, tekanan darah 90/50 mmHg, frekuensi nadi 96x/menit,suhu 36oC.

Apakah intervensi yang paling tepat untuk pasien tersebut?

a)

Monitor frekuensi pernapasan dengan nadi

b)

Monitor intake dan output cairan

c)

Monitor keadaan umum

d)

Monitor tekanan darah

e)

Merawat luka

6.

seorang perempuan di rawat di ruang interna mengeluh batuk berlendir, nafsu makan berkuarang dan merasa lemas. Pada saat di lakukan pemeriksaan TD 120/70 mmHg, nadi 72x/menit, pernapasan 20x/menit dan suhu 36,5oC. Pada pemeriksaan fisik di dapatkan data wajah pucat,terdengar suara ronchi pada paru.

Apakan tindakan mandiri yang di lakukan oleh perawat?

a)

Melakukan teknik vibrasi

b)

Mengajarkan teknik napas dalam

c)

Mengajarkan teknik batuk efektif

d)

Menganjurkan pasien minum air hangat

e)

Menganjurkan makan sedikit tapi sering

7.

Seorang laki-laki berumur 50 tahun di rawat dengan diagnosis medic Glomerulonefritis. Pasien mengeluh sesak. Hasil pemeriksaan fisik TD 160/100 mmHg, nadi 98x/menit, pernapasan 28x/menit, pasien memiliki riwayat penyakit DM sejak 2 tahun yang lalu. Pasien tampak lemah dan tampak udema anasarka.

Apa tindakan kolaborasi utama yang di lakukan pada pasien tersebut?

a)

Pemberiaan oksigen

b)

Pemberiaan diuretik

c)

Pemberian anthipertensi

d)

Pemberiaan infusan albumin

e)

Pemberiaan diet DM 1900 kalori

8.

seorang perempuan berumur 48 tahun dirawat di perawatan interna, dengan keluhan luka pada pada kaki yang dialami sejak 2 bulan yang lalu. Klien juga mengeluhkan sering haus, sering lapar dan sering kencing. Pada pemeriksaan didapatkan kulit kering, dan turgor kulit baik. Klien tampak mual muntah 6x dalam sehari. Klien tampak lelah, bibir kering. Hasil pemeriksaan diagnostic untuk kadar GDS 298 mg/dl.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas

a)

Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan

b)

Kerusakan integritas jaringan integritas kulit

c)

Gangguan persepsi sensori: penglihatan

d)

Kekurangan volume cairan

e)

Intoleran aktivitas

9.

seorang laki-laki berumur 47 tahun berkunjung ke poli klinik anak dengan keluhan kaku pada daerah bahu. Perawat kemudian melakukan pemeriksaan fungsi saraf kranial dengan menekan pundak pasien, kemudian diminta untuk mengangkat pundaknya. Selanjutnya pasien diminta menoleh ke kanan dan ke kiri, leher ditahan oleh pemeriksa, kemudian perawat meraba tonus dari muskulus trafezius.

Pemeriksaan nerfus apakah pada kasus tersebut?

a)

Nervus vagus

b)

Nervus optikus

c)

Nervus aksesoris

d)

Nervus koklearis

e)

Nervus hipoglossus

10.

seorang laki-laki berumur 58 tahun dirawat diruang saraf di diagnosa stroke non hemoragik. Hasil pengkajian ditemukan hemiplagia sinistra, terdapat parase nervus IX dan X, pasien dibantu mobilisasi kiri dan kanan. Pasien mengatakan sudah 3 hari belum BAB.

Apakah tindakan keperawatan prioritas yang akan dilakukan?

a)

Fisioterapi

b)

Abdominal massage

c)

Berikan terapi nutrisi

d)

Berikan mobilisasi lebih rutin

e)

Pengkajian fungsi saraf otonom

11.

seorang laki-laki berumur 39 tahun di ruang isolasi. Kesadaran pasien menurun disertai demam, batuk dan sesak nafas, serta diare. Dari status yang diketahui pasien HIV+ dan pernah dirawat dengan keluhan yang sama. Saat ini kondisi alat tenun kotor oleh feses diare keluarga yang mendampingi pada saat itu tidak berada disamping pasien.

Apa persiapan alat awal perawat sebelum melakukan tindakan?

a)

Gunakan alat pelindung diri

b)

Rawat asien di ruang isolasi

c)

Perhatikan personal hygiene

d)

Membina hubungan saling percaya pada pasien

e)

Menelfon anggota keluarga untuk mendampingi pasien

12.

seorang laki-laki berumur 35 tahun dirawat di RS dengan keluhan sesak nafas yang disertai batuk berdahak dan terdengar whezzing, frekuensi nafas 32x/menit, N 96x/menit, TD 120/70 mmhg, telah dirumuskan intervensi keperawatan mengatur posisi semi fowler untuk mengatasi masalah keperawatan bersihan jalan nafas tidak efektif.

Apakah rasional dari tindakan tersebut?

a)

Melonggarkanjalan nafas

b)

Mengembangkan ekspansi paru

c)

Memudahkan pengeluaran paru

d)

Memberi kenyamanan kepada pasien

e)

Mengurangi kerja otot tambahan pernapasan

13.

seorang perempuan umur 50 tahun dirawat di RS karena mengalami paralisis pada ekstremitas bawah. Pasien tidak dapat berjalan, hanya bisa berbaring ditempat tidur. Pasien beresiko mengalami masalah keperawatan kerusakan integritas kulit pada daerah punggung.

Apakah intervensi keperawatan untuk mencegah terjadinya masalah keperawatan tersebut?

a)

Lakukan ROM

b)

Lakukan postural drainase

c)

Ubah posisi klien tiap 2 jam

d)

Pasang penyokong telapak kaki

e)

Berikan fiksasi pada ektremitas

14.

seorang laki-laki umur 40 tahun, di rawat di RS dengan diagnosis meningitis, sudah dirawat selama 1 minggu, dengan GCS : 5, TTV stabil dalam batas normal. Pagi ini akan dilakukan perawatan personal hygiene memandikan klien. Sebelum melakukan tindakan perawat melakukan komunikasi terlebih dahulu.

Apakah faktor penting yang harus dilakukan perawat dalam etika pelaksanaan asuhan?

a)

Memasang sampiran

b)

Menjaga privasi klien

c)

Melakukan tindakan sesuai SOP

d)

Inform consent yang di setujui oleh keluarga klien

e)

Salam pembuka dan menjelaskan yang akan di lakukan

15.

seorang laki-laki umur 50 tahun, datang ke RS dengan keluhan sejak 1 minggu ini, kedua kaki bengkak, terasa nyeri bila digerakan, sering terjadi disendi lutut dan ibu jari. Berwarna kemerahan. Klien mempunyai kebiasan makan melinjo. Ekspresi wajah saat digerakan meringis. Skala nyeri 6 (0-10). Tekanan darah 140/80mmg, Nadi 84x/menit, frekuensi nafas 16x/menit.

Apakah data yang bisa melengkapi pengakajian nyeri pada kasus tersebut?

a)

time

b)

Region

c)

Quality

d)

Severity

e)

Provokatif

16.

seorang laki-laki umur 45 tahun, 6 bula yang lalu mendapatkan obat anti tuberculosis. Setelah hasil pemeriksaan positive TB paru, namun klien tidak minum obat teratur dan putus minum obat setelah 2 bulan terapi. Klien mengatakan bosan dengan obat

Apakah intervensi keperawatan prioritas pada kasus tersebut?

a)

Kaji status kesehatan klien

b)

Jelaskan pentingnya penyakit TB paru

c)

Jelaskan pentingnya pendamping minum obat

d)

Jelaskan pentingnya minum obat TB secara tuntas

e)

Lakukan pemeriksaan dahak untuk mngecek resistensi obat

17.

seorang perempuan 42 tahun di rawat di RS dengan keluhan utama demam. Hasil pemeriksaan: pasien tampak menggigil, badan teraba panas, nyeri kepala dengan skala nyeri 3 (1-10), anoreksia, dan merasa lelah saat beraktivitas. TD: 100/70 mmhg, frekuensi nafas: 32x/menit, nadi 110x/menit,suhu: 390c.

Apakah masalah utama kasus tersebut?

a)

Keseimbangan nutrisi: kurang dari kebutuhan tubuh

b)

Perubahan pola nafas

c)

Intoleransi aktivitas

d)

gangguan rasa nyaman

e)

Hipertermi

18.

seorang laki-laki umur 27 tahun masuk RS dengan keluhan utama nyeri perut kanan bawah menjalar ke pinggang kanan dengan skala nyeri 7, hasil anamnesa pasien, mual, muntah 1 kali berisi sisa makanan dari cairan, pada pemeriksaan tanda-tanda vital, turgor kulit baik. Frekuensi N: 92x/menit, TD: 140/80 mmhg, S: 37,60 c.

Apakah masalah keperawatan prioritas pada kasus diatas?

a)

Gangguan pemenuhan pola nutrisi

b)

Kekurangan volume cairan tubuh

c)

Nutrisi kuran dari kebutuhan

d)

Peningkatan suhu tubuh

e)

Nyeri akut

19.

seorang perempuan umur 32 tahun dirawat di RS klien mengeluh pada daerah vesika urinaria dengan skala nyeri 3, nyeri saat buang air kecil, BAK tidak lancar, merasa tidak puas setelah BAK, ekspresi tampak meringis kesakitan, hasil USG abdomen dinyatakan terdapat batu di vesika urinary.

Apakah diagnose keperawatan utama yang paling tpat kasus diatas?

a)

Nyeri

b)

Resiko infeksi

c)

Intoleransi aktifitas

d)

gangguan rasa nyaman

e)

Gangguan pola eliminasi urin

20.

seorang laki-laki umur 45 tahun water seal drenase (WSD) dengan sistem 2 botol. Saat klien bergerak, botol WSD tertarik hingga tergelincir dan 1 botol yang bersih darah pecah.

Apakah tindakan pertama yang harus dilakukan perawat?

a)

Sambungkan kembali ke botol yang utuh

b)

Membersihkan darah yang ada dilantai

c)

Ganti selang yang dekat dada

d)

Klem selang yang dekat dada

e)

Lepaskan selang dari dada

21.

seorang laki-laki usia 53 tahun di rawat di RS dengan keluhan keterbatasan gerak pada tangan kanan dialami sejak 2 minggu lalu akibat kecelakan lalu lintas, diberikan intervensi keperawatan penggunaan latihan isometric pada tungkai yang tidak sehat dengan masalah utama hambatan mobilitas fisik.

Apakah rasional intervensi keperawatan yang dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Menggerakkkan sendi dan mempertahankan massa otot

b)

Pada cedera muskuloskletal diperlukan nutrisi

c)

Persepsi tentang keterbatasan fisik

d)

Membuat aktivitas fisik

e)

Mobilisasi dini

22.

seorang perempuan berumur 30 tahun dirawat di RS dengan keluhan batuk berdahak bercampur bercak darah sejak 1 bulan yang lalu. Klien sering berkeringat tanpa kegiatan, BB turun 2 kg. diriwayat kesehatan keluarga, klien ayah pernah menderita batuk lama dan telah meninggal.

Apakah pemeriksaan penunjang yang diperlukan pasien tersebut?

a)

Peak flow meter

b)

Sputum BTA

c)

Trakea tug

d)

Darah rutin

e)

spirometri

23.

seorang laki-laki umur 50 tahun dirawat di RS dengan keluhan nyeri saat buang air kecil, sudah berlangsung lama, buang air kecil keluar sedikit-sediki, nyeri pada kandung kemih, TD 150/90 mmhg, N 88x/m, RR 20X/menit, S 37,7oC.

Apakah rencana keperawatan prioritas pada kasus diatas.?

a)

Diet teratur

b)

Istirahat total

c)

Pasang keteter

d)

Balance cairan

e)

Anjurkan minum banyak

24.

seorang perempuan umur 45 tahun, masuk RS dengan keluhan muntah 5 kali dan buang air besar dengan konsistensi encer sudah 8 kali sejak 1 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan suhu 39oC, turgor kulit buruk, mukosa bibir kering, perawat sedang melakukan pemasangan infuse dan telah menyambungkan infuse set dengan cairan yang akan digunakan.

Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan pada pasien ?

a)

Memilih vena yang akan dilakukan penusukan

b)

Menyambungkan infuset dengan abocath

c)

Memasang perlak beserta alasnya

d)

Memasang bendungan strep turniket

e)

Evalusi respon pasien

25.

seorang perempuan berumur 25 tahun dirawat karena nyeri dada dan saat dikaji klien mengeluh lemah, sesak, batuk, kesulitan tidur, demam pada sore hari dan malam hari disertai keringat banyak. Terdapat riwayat penyakit PPOM (penyakit paru obstruksi kronik) dan pernah dirawat 6 bulan yang lalu.

Intervensi apakah paling tepat?

a)

Kaji dan dokumentasikan kefektifan pemberian oksigen

b)

Kaji dan dokumentasikan keefektifan pemberian pengobatan

c)

Anjurkan klien untuk istirahat yang secukupnya dan seperlunya

d)

Anjurkan aktivitas fisik untuk meningkatkan sekresi

e)

Kaji bunyi paru, frekuensi napas, produksi sputum dan usaha bernapas

26.

seorang perempuan umur 34 tahun dilakukan pemasangan NGT untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, klien tampak lemah, terjadi penurunan kesadaran dengan GCS 8. Setelah dilakukan pemasangan sampai ke batas pengukuran selang di masukan dengan mudah dan tanpa hambatan.

Apa langka selanjutnya yang harus di lakukan?

a)

Klem ujung NGT mencegah pasien mengalami kembung

b)

Memastikam ketepatan posisi NGT

c)

Memasukan lagi selang 2,5-5 cm

d)

Mefiksasi selang NGT

e)

Melihat respon pasien

27.

seorang perempuan umur 27 tahun di rawat di rumah sakit dengan keluhan lemah di sertai muai, muntah sebanyak 4 kali. Hasi pemeriksaan fisik : klien tampak lemas, lidah kotor,tugor kulit buruk, TD 90/60 mmHg, Suhu 370C , frekuensi nadi 88x/menit dan frekuensi napas 22x/menit.

Apakah tindakan yang tepat pada pasien tersebut?

a)

Mengajarkan oral hygiene

b)

Melakukan kompres hangat

c)

Mengajarkan tehnik relaksasi

d)

Memberikan cairan melalui intravena

e)

Memberikan diet lunak dan rendah serat

28.

seorang laki-laki umur 37 tahun diearawat di RS dengan cedera kepala berat akibat kecelakaan. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan luka lecet pada lengan kiri, fraktur femur tertutup, nilai GCS 4, TD 100/70 mmhg, N 92x/menit, S 37,7c dan frekuensi napas 24x/menit. Hasil CT SCAN terdapat perdarahan di epidural.

Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?

a)

Nyeri

b)

Resiko infeksi

c)

Intoleran aktifitas

d)

Kurang volume cairan

e)

Gangguan perfusi jaringan serebral

29.

seorang laki-laki umur 43 tahun dirawat di RS denan keluhan demam disertai sakit kepala, mual dan muntah sejak 4 hari yang lalu. Hasil pengkajian didapatkan TD 110/80 mmhg, N 94x/menit, S 38,40 c, kulit tampak kuning dan skelera ikterik, urine berwarna kuning gelap dan feses berwarna pucat, parafasi abdomen nyeri tekan di kuadran kanan atas.

Apakah pemeriksaan penunjang yang harus dilakukan pasien tersebut?

a)

widal test

b)

HbsAg test

c)

Rempelit test

d)

Bilirubin serum total

e)

Pemeriksaan leukosit

30.

seorang laki-laki umur 65 tahun, dirawat diruang penyakit dalam dengan keluhan dengan keluhan BAB 8x dengan konsistensi cair, muntah 6 kali. Pemeriksaan badan lemah, turgor kulit jelek, mata cekung, TD 90/60 mmhg, Nadi lemah S 38c, RR 24x/menit.

Apakah tindakan keperawatan yang harus dilakukan pada pasien tersebut?

a)

Melakukan pemeriksaan laboratorium lengkap

b)

Memberi makan dalam porsi kecil tapi sering

c)

Kolaborasi pemberiam anti diare

d)

Pemberian cairan intravena

e)

Pemasangan NGT

31.

seorang laki- laki berumur 38 tahun di rawat di RS dengan keluhan sesak napas sejak 2 hari yang lalu dan di diagnosis bronchitis. Saat ini perawat memberikan oksigen melalui kanula nasal. Perawat telah menjelaskan tujuan pemberiaan oksigen pada pasien.

Apakah prosedur tindakan selnjutnya?

a)

Mengatur posisi

b)

Mengisi humidifier

c)

Mengecek isi tabung

d)

Memeriksa kebocoran selang

e)

Memasukkan selang ke lubang hidung pasien

32.

Seorang perempuan umur 20 tahun dating ke poli klinik kulit sebuah RS, mengeluh sangat gatal pada kulit. Kondisi ini muncul stelah mengkomsumsi udang. Hasil pemeriksaan fisik di dapatkan kulit kemerahan, terdapat papula ( urtikaria) dan adanya patch.

Apakah intervensi keperawatan yang tepat untuk menghindari infeksi sekunder?

a)

Bilas sampai bersih

b)

Mandi dengan sabun

c)

Hindari garuk tangan / kuku

d)

Di keringkan dengan handuk

e)

Hindari mengkomsumsi makanan penybab gatal.

33.

seorang laki-laki berumur 56 tahun di rawat di bangsal pnyakit dalam dengan diagnose gagal jantung kongesif. Pada saat terbangun malam hari, pasien tiba-tiba mengeluh sesak, P 32X/menit, dan gelisah.

Apakah penanganan yang paling efektif diberikan pada kasus tersebut?

a)

Kolaborasi pemberian obat

b)

Memberikan posis semi fowler

c)

Mengajarkan tehnik relaksasi nafas dalam

d)

Memberikan oksigen dengan nasal kanul

e)

Menjelaskan perlunya pembatasan minum agar tidak sesak

34.

seorang laki-laki berumur 50 tahun post operasi apendiktomi hari ke tiga dengan diagnose keperawatan resiko infeksi. Hasil pengkajian ditemukan data: pasien mengalami nyeri skala 4, tanpa terpasan perban dan tampak kotor, luka operasi berwarna merah, bengkak, TD 140/90 mmhg, N 80x/menit, P 23x/menit, S 38c.

Apakah intervensi yang tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Melakukan perawatan luka dengan tehnik aseptic dan antiseptic

b)

Memberikan penyuluhan tentang perawatan luka

c)

Kolaborasi pemberian obat analgetik

d)

Kolaborasi pemberian obat analgetik

e)

Kompres air hangat.

35.

seorang perempuan umur 31 tahundi rawat di RS dengan keluhan luka bakaar akibat ledakan tabung gas di rumahnya. Pasien mengalami luka bakar pada dada dan perut, dan paha kanan atas.

Berapa persen luas luka bakar pada kasus tersebut?

a)

22, 5%

b)

25,0%

c)

36%

d)

40,%

e)

45,9%

36.

seorang laki-laki berumur 25 tahun dirawat di ruang interna dengan keluhan perdarahan dan penurunan volume vaskuler. Direncanakanpemeriksaan dan terapi cairan 100 ml dalam 8 jam. Infuse yang digunakan adalah infuse makro.

Berapa tetes infuse yang harus diberikan?

a)

36 tetes/menit

b)

37 tetes/menit

c)

42 tetes/menit

d)

45 tetes/menit

e)

47 tetes/menit

37.

seorang perempuan berumur 64 tahun di rawat di RS sejak 3 hari yang lalu dengan DM tipe 1, tiba-tiba tidak sadar, saat di periksa GDS 80ml/dl, TD 90/60 mmHg, frekuensi nadi 80x/menit, dan nadi arteri carotis lemah.

Apakah tindakan keperawatan prioritas pada kasus tersebut ?

a)

Berikan terapi oksigen

b)

Observasi tanda-tanda vital

c)

Berikan minuman yang manis

d)

Berikan terapi obat injeksi glucagon

e)

Berikan terapi intravena glukosa 40%.

38.

seorang laki-laki berumur 54 tahun, masuk RS dengan keluhan demam, sakit kepala, sakit pada otot dan sendi, gelisah, pucat dan tanda-tanda vital : TD 90/70 mmHg, frekuensi nadi 70x/menit, frekuensi napas 18x/menit, suhu 38,90C. hasil pemeriksaan laboratorium trombosit 100.000/mm3. Perawat akan melakukan pemasangan infuse tetapi pasien menolak.

Bagaimana seharusnya sikap perawat terhadap pasien tersebut ?

a)

Membujuk pasien dan memberikan penjelasan

b)

Memasang infuse tanpa persetujuan

c)

Meminta dukungan keluarga

d)

Meninggalkan pasien

e)

Melapor ke dokter

39.

seorang laki=laki berumur 65 tahun dirawat di RS karena tidak sadar selama 5 hari akibat stroke maemoragik. Keluarga pasien berkonsultasi dengan perawat karena merasa tidak ada perubahan terhadap kondisi pasien.

Bagaimana sikap perawat terhadap keluarga pasien tersebut ?

a)

Anjurkan keluarga konsultasi dengan dokter

b)

Memberikan inform consent pulang paksa

c)

Menyerahkan keputusan pada keluarga

d)

Dengarkan seluruh keluhan keluarga

e)

Langsung memotong pembicaraan

40.

seorang perempuan berumur 60 tahun di rawat di RS dengan carcinoma mammae grade III dan mengeluarkan bau yang khas. Saat perawat sedang merawat luka, perawat merasa pusing dan tidak than dengan bau luka pasien.

Bagaimanakah sikap perawat yang benar pada kasus tersebut ?

a)

Meminta praktikan untuk melanjutkan perawaan luka

b)

Keluar kamar dan meminta perawat lain melanjutkan

c)

Meminta ijin pada pasien untuk berhenti sebentar

d)

Mengakhiri perawatan luka lebih cepat

e)

Tetap meneruskan merawat luka

41.

seorang perempuan umur 46 tahun dirawat di ruang interna dengan keluhan sesak nafas. Hasil foto rontgen menunjukkan akumulasi cairan pada paru lobus kanan. Dokter menyarankan untuk melakukan pemasangan selang WSD.

Apakah persiapan yang harus dilakukan sebelum pemasangan selang dada ?

a)

Persetujuan pasien dan keluarga

b)

Anjurkan pasien berpuasa

c)

Mengatur posisi pasien

d)

Menjelaskan prosedur

e)

Monitor TTV

42.

seorang wanita berumur 57 tahun dibawa keluarganya ke puskesmas dengan luka pada telapak kaki kiri sehingga pasien kesulitan untuk berjalan. Setelah dilakukan pengkajian diperoleh data ulkus pada telapak kaki kiri, p:1 cm, I:1,3 cm, kedalaman luka 3 cm. tampak adanya produksi pus berwarna kunimg kemeahan, tepi luka berwarna kuning. Suhu tubuh 370C dan GDS: 258 mg/dl.

Apakah jenis tindakan yang paling tepat dilakukan pada pasien ?

a)

Mencuci luka

b)

Mengkaji derajat luka

c)

Mengontrol perdarahan

d)

Melakukan debridement

e)

Mengobservasi tada-tanda infeksi

43.

seorang laki-laki umur 38 tahun, sudah dirawat di ICU selama 1 minggu dengan diagnose medis meningitis. Hasil pengkajian GCS: 5, TTV stabil dalam batas normal. Pagi ini akan dilakukan perawaan personal hygiene memandikan klien.

Apakah yang harus dilakukan perawat pertama kali dalam etika pelaksanaan asuhan ?

a)

Salam pembuka dan menjelaskan tindakan yang akan dilakukan

b)

Informed concent yang di setujui oleh keluarga klien

c)

Mempersiapkan alat yang di gunakan

d)

Melakukan tindakan sesuai dengan SOP

e)

Menjaga privacy klien

44.

seorang laki-laki, berumur 40 tahun sudah 4 hari dirawat di bagian penyakit dalam. Saat di kaji, pasien mengeluh panas sejak 1 minggu sebelum masuk rumah sakit dan pernah menerima transfuse darah 4 bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan fisik: 20x/menit, suhu: 37,90C. diagnose medis: hepatitis.

Apakah data focus yang perlu dikaji pada pasien tersebut ?

a)

Ketidakmampuan berkonsentrasi

b)

Keterbatasan gerak

c)

Kelemahan otot

d)

Mual-muntah

e)

Nyeri

45.

seorang laki-laki, umur 22 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam, saat di kaji pasien tidak bias makan selama 4 hari, mengeluh badan lelah, mual, muntah, dan perut kembung. Diagnose keperawatan yang di angkat yaitu ketidakseimbangan nutrisi; kurang dari kebutuhan tubuh.

Apakah tindakan keperawatan mandiri yang harus dilakukan ?

a)

Beri maan degan teknik porsi sedikit tapi sering

b)

Beri minum cairan yang mengandung elektrolit

c)

Anjurkan pasien untuk tetap istirahat

d)

Kaji makanan yang di sukai pasien

e)

Monitor tanda kekurangan cairan

46.

seorang perempuan berumur 20 tahun dirawat dirumah sakit dengan diagnosa demam typoid, keluhan nyeri abdomen. Suhu tubuh 38’C, mul dan muntah, tidak ada nafsu makan, mukosa bibir kering. Hasil pemeriksaan fisik klien tampak lemah, ditemukan bising usus menurun peristaltik < 5 x/menit, telah dilakukan implementasi menganjurkan klien untuk tirah baring selama fase akut/bedres total

Apakah rasional pada implementasi kasus tersebut?

a)

Untuk menurunkan metabolisme tubuh dan mencegah iritasi usus

b)

Meminimalkan energi sehingga mengurangi kerja usus

c)

Sebagai dasar menentukan intervensi

d)

Mencegah peningkatan suhu tubuh

e)

Meningkatkan daya tahan tubuh

47.

seorang perempuan berumur 46 tahun dirawat di ruang penyakit dalam setelah dilakukan pengkajian didapatkan data kuning seluruh tubuh, pasien taampak lemah selera makan menurun, kulit terlihat kering, terkelupas dan terdapat banyak bekas garukan.

Apakah masalah keperawatan pada kasus tersebut ?

a)

Resiko kekurangan volume cairan

b)

Resiko ketidaksembangan nutrisi

c)

Gangguan integritas kuli

d)

Hambatan mobilitas fisik

e)

kurang pengetahuan

48.

seorang perempuan dirawat diruang intensif care unit dengan kesadaran menurun, hasil kolaborasi harus di pasang NGT ketika selang NGT dimasukkan tib-tiba pasien sesak dan sianosis.

Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan ?

a)

Memastikan apakah NGT masuk di saluran pencernaan

b)

Melakukan pemeriksaan analisa gas darah

c)

Memberikan posisi fowler

d)

Segera lepas selang NGT

e)

Memasang oksigen

49.

seorang laki-laki berumur 37 tahun dirawat di RS dengan diagnosis post op tumor otak. Saat perawat sedang memandikan, tiba-tiba pasien tidak sadarkan diri, nadi teraba tidak ada henti jantung daan tidak ada henti nafas.

Apakah tindakan yang paling tepat dilakukan oleh perawat?

a)

Meminta bantuan sejawat lain

b)

Melakukan kompresi dada

c)

Melakukan bantuan nafas

d)

Memberikan oksigen

e)

Merekam EKG

50.

seorang laki-laki berumur 45 tahun dirawat di ICU dengan diagnosa hemoragic stroke, kesadaran menurun dengan GCS 7, hasil pemeriksaan fisik didapatkan TD : 90/70 mmHg, RR 22 x/menit, Nadi 60 x/menit, suhu 38 oC. Saat ini posisi pasien kepala lebih rendah dari kaki.

Apakah intervensi selanjutnya pada kasus tersebut ?

a)

Pantau EKG

b)

Kembalikan posisi klien

c)

Observasi tanda-tanda vital tiap 2 jam

d)

Berikan cairan intravena NaCL 0,9% (normal salin)

e)

Pertahankan jalan nafas dengan memberikan oksigen (5-10 liter/menit