WorksheetsUKNI KMB
Total questions: 50
Worksheet time: 50mins
Seorang laki-laki berumur 51 tahun di raway ruang ICU dalam kondisi tidak sadar selama tiga hari. Hasil pengkajian kekuatan otot 2, ketergantungan penuh.
Apa intervensi keperawatan pada kasus tersebut?
Observasi TTV tiap 2 jam
Memobilisasi tiap 2 jam
Memonitor kulit klien
Melakukan massage
Melatih Rom pasif
Seorang laki-laki berumur 38 tahun, di rawat dengan efusi pleura. Pasien mengeluh sesak napas, sakit kepala, mual, tidak nafsu makan dan kelelahan. TD : 170/110 mmHg, Nadi : 120x/ menit, Pernapasan : 28x/menit. Produksi urin 20 ml/ jam.
Apa diagnosis keperawatan utama pada pasien tersebut?
Anoreksia
Intoleransi Aktivitas
Pola napas tidak efektif
Gangguan eliminasi urin
Kelebihan volume cairan
seorang perempuan berumur 55 tahun,di rawat di ruangan internal dengan keluhan lutut dan siku bengkak dan kemerahan. Saat pengkajian lutut terasa nyeri bila di gerakkan, wajah meringis skala nyeri 3. Pasien di bantu keluarga berpakaian. Tekanan darah 140/90 mmHg frekuensi nadi 84 x/menit, frekuensi pernapasan 18x/menit. Hasil laboraturium asam urat 12 gr/dl.
Apa masalah keperawatan pada kasus tersebut?
Gangguan mobilitas fisik
Intoleransi aktivitas
Gangguan ADL
Resiko cedera
Nyeri akut
seorang laki-laki berumur 44 tahun, di rawat di ruang internal dengan TB aktif dengan keluhan sesak dan kelelahan. Hasil pengkajian fisik : pernapasan 24x/menit, ronchi pada kiri dan kanan paru, produksi sputum meningkat, nafsu makan menurun, IMT 16, pasien tampak pucat.
Apakah masalah keperawatan pada kasus di ataa?
Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan
Bersihan jalan napas tidak efektif
Gangguan pertukaran gas
Pola napas tidak efektif
intoleransi aktivitas
seorang laki-laki berumur 30 tahun di rawat di ruang bedah dengan combustion. Dari hasil pengkajian fisik di peroleh data luka bakar pada eksterimitas bawah, nyeri pada area luka bakar, tekanan darah 90/50 mmHg, frekuensi nadi 96x/menit,suhu 36oC.
Apakah intervensi yang paling tepat untuk pasien tersebut?
Monitor frekuensi pernapasan dengan nadi
Monitor intake dan output cairan
Monitor keadaan umum
Monitor tekanan darah
Merawat luka
seorang perempuan di rawat di ruang interna mengeluh batuk berlendir, nafsu makan berkuarang dan merasa lemas. Pada saat di lakukan pemeriksaan TD 120/70 mmHg, nadi 72x/menit, pernapasan 20x/menit dan suhu 36,5oC. Pada pemeriksaan fisik di dapatkan data wajah pucat,terdengar suara ronchi pada paru.
Apakan tindakan mandiri yang di lakukan oleh perawat?
Melakukan teknik vibrasi
Mengajarkan teknik napas dalam
Mengajarkan teknik batuk efektif
Menganjurkan pasien minum air hangat
Menganjurkan makan sedikit tapi sering
Seorang laki-laki berumur 50 tahun di rawat dengan diagnosis medic Glomerulonefritis. Pasien mengeluh sesak. Hasil pemeriksaan fisik TD 160/100 mmHg, nadi 98x/menit, pernapasan 28x/menit, pasien memiliki riwayat penyakit DM sejak 2 tahun yang lalu. Pasien tampak lemah dan tampak udema anasarka.
Apa tindakan kolaborasi utama yang di lakukan pada pasien tersebut?
Pemberiaan oksigen
Pemberiaan diuretik
Pemberian anthipertensi
Pemberiaan infusan albumin
Pemberiaan diet DM 1900 kalori
seorang perempuan berumur 48 tahun dirawat di perawatan interna, dengan keluhan luka pada pada kaki yang dialami sejak 2 bulan yang lalu. Klien juga mengeluhkan sering haus, sering lapar dan sering kencing. Pada pemeriksaan didapatkan kulit kering, dan turgor kulit baik. Klien tampak mual muntah 6x dalam sehari. Klien tampak lelah, bibir kering. Hasil pemeriksaan diagnostic untuk kadar GDS 298 mg/dl.
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas
Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan
Kerusakan integritas jaringan integritas kulit
Gangguan persepsi sensori: penglihatan
Kekurangan volume cairan
Intoleran aktivitas
seorang laki-laki berumur 47 tahun berkunjung ke poli klinik anak dengan keluhan kaku pada daerah bahu. Perawat kemudian melakukan pemeriksaan fungsi saraf kranial dengan menekan pundak pasien, kemudian diminta untuk mengangkat pundaknya. Selanjutnya pasien diminta menoleh ke kanan dan ke kiri, leher ditahan oleh pemeriksa, kemudian perawat meraba tonus dari muskulus trafezius.
Pemeriksaan nerfus apakah pada kasus tersebut?
Nervus vagus
Nervus optikus
Nervus aksesoris
Nervus koklearis
Nervus hipoglossus
seorang laki-laki berumur 58 tahun dirawat diruang saraf di diagnosa stroke non hemoragik. Hasil pengkajian ditemukan hemiplagia sinistra, terdapat parase nervus IX dan X, pasien dibantu mobilisasi kiri dan kanan. Pasien mengatakan sudah 3 hari belum BAB.
Apakah tindakan keperawatan prioritas yang akan dilakukan?
Fisioterapi
Abdominal massage
Berikan terapi nutrisi
Berikan mobilisasi lebih rutin
Pengkajian fungsi saraf otonom
seorang laki-laki berumur 39 tahun di ruang isolasi. Kesadaran pasien menurun disertai demam, batuk dan sesak nafas, serta diare. Dari status yang diketahui pasien HIV+ dan pernah dirawat dengan keluhan yang sama. Saat ini kondisi alat tenun kotor oleh feses diare keluarga yang mendampingi pada saat itu tidak berada disamping pasien.
Apa persiapan alat awal perawat sebelum melakukan tindakan?
Gunakan alat pelindung diri
Rawat asien di ruang isolasi
Perhatikan personal hygiene
Membina hubungan saling percaya pada pasien
Menelfon anggota keluarga untuk mendampingi pasien
seorang laki-laki berumur 35 tahun dirawat di RS dengan keluhan sesak nafas yang disertai batuk berdahak dan terdengar whezzing, frekuensi nafas 32x/menit, N 96x/menit, TD 120/70 mmhg, telah dirumuskan intervensi keperawatan mengatur posisi semi fowler untuk mengatasi masalah keperawatan bersihan jalan nafas tidak efektif.
Apakah rasional dari tindakan tersebut?
Melonggarkanjalan nafas
Mengembangkan ekspansi paru
Memudahkan pengeluaran paru
Memberi kenyamanan kepada pasien
Mengurangi kerja otot tambahan pernapasan
seorang perempuan umur 50 tahun dirawat di RS karena mengalami paralisis pada ekstremitas bawah. Pasien tidak dapat berjalan, hanya bisa berbaring ditempat tidur. Pasien beresiko mengalami masalah keperawatan kerusakan integritas kulit pada daerah punggung.
Apakah intervensi keperawatan untuk mencegah terjadinya masalah keperawatan tersebut?
Lakukan ROM
Lakukan postural drainase
Ubah posisi klien tiap 2 jam
Pasang penyokong telapak kaki
Berikan fiksasi pada ektremitas
seorang laki-laki umur 40 tahun, di rawat di RS dengan diagnosis meningitis, sudah dirawat selama 1 minggu, dengan GCS : 5, TTV stabil dalam batas normal. Pagi ini akan dilakukan perawatan personal hygiene memandikan klien. Sebelum melakukan tindakan perawat melakukan komunikasi terlebih dahulu.
Apakah faktor penting yang harus dilakukan perawat dalam etika pelaksanaan asuhan?
Memasang sampiran
Menjaga privasi klien
Melakukan tindakan sesuai SOP
Inform consent yang di setujui oleh keluarga klien
Salam pembuka dan menjelaskan yang akan di lakukan
seorang laki-laki umur 50 tahun, datang ke RS dengan keluhan sejak 1 minggu ini, kedua kaki bengkak, terasa nyeri bila digerakan, sering terjadi disendi lutut dan ibu jari. Berwarna kemerahan. Klien mempunyai kebiasan makan melinjo. Ekspresi wajah saat digerakan meringis. Skala nyeri 6 (0-10). Tekanan darah 140/80mmg, Nadi 84x/menit, frekuensi nafas 16x/menit.
Apakah data yang bisa melengkapi pengakajian nyeri pada kasus tersebut?
time
Region
Quality
Severity
Provokatif
seorang laki-laki umur 45 tahun, 6 bula yang lalu mendapatkan obat anti tuberculosis. Setelah hasil pemeriksaan positive TB paru, namun klien tidak minum obat teratur dan putus minum obat setelah 2 bulan terapi. Klien mengatakan bosan dengan obat
Apakah intervensi keperawatan prioritas pada kasus tersebut?
Kaji status kesehatan klien
Jelaskan pentingnya penyakit TB paru
Jelaskan pentingnya pendamping minum obat
Jelaskan pentingnya minum obat TB secara tuntas
Lakukan pemeriksaan dahak untuk mngecek resistensi obat
seorang perempuan 42 tahun di rawat di RS dengan keluhan utama demam. Hasil pemeriksaan: pasien tampak menggigil, badan teraba panas, nyeri kepala dengan skala nyeri 3 (1-10), anoreksia, dan merasa lelah saat beraktivitas. TD: 100/70 mmhg, frekuensi nafas: 32x/menit, nadi 110x/menit,suhu: 390c.
Apakah masalah utama kasus tersebut?
Keseimbangan nutrisi: kurang dari kebutuhan tubuh
Perubahan pola nafas
Intoleransi aktivitas
gangguan rasa nyaman
Hipertermi
seorang laki-laki umur 27 tahun masuk RS dengan keluhan utama nyeri perut kanan bawah menjalar ke pinggang kanan dengan skala nyeri 7, hasil anamnesa pasien, mual, muntah 1 kali berisi sisa makanan dari cairan, pada pemeriksaan tanda-tanda vital, turgor kulit baik. Frekuensi N: 92x/menit, TD: 140/80 mmhg, S: 37,60 c.
Apakah masalah keperawatan prioritas pada kasus diatas?
Gangguan pemenuhan pola nutrisi
Kekurangan volume cairan tubuh
Nutrisi kuran dari kebutuhan
Peningkatan suhu tubuh
Nyeri akut
seorang perempuan umur 32 tahun dirawat di RS klien mengeluh pada daerah vesika urinaria dengan skala nyeri 3, nyeri saat buang air kecil, BAK tidak lancar, merasa tidak puas setelah BAK, ekspresi tampak meringis kesakitan, hasil USG abdomen dinyatakan terdapat batu di vesika urinary.
Apakah diagnose keperawatan utama yang paling tpat kasus diatas?
Nyeri
Resiko infeksi
Intoleransi aktifitas
gangguan rasa nyaman
Gangguan pola eliminasi urin
seorang laki-laki umur 45 tahun water seal drenase (WSD) dengan sistem 2 botol. Saat klien bergerak, botol WSD tertarik hingga tergelincir dan 1 botol yang bersih darah pecah.
Apakah tindakan pertama yang harus dilakukan perawat?
Sambungkan kembali ke botol yang utuh
Membersihkan darah yang ada dilantai
Ganti selang yang dekat dada
Klem selang yang dekat dada
Lepaskan selang dari dada
seorang laki-laki usia 53 tahun di rawat di RS dengan keluhan keterbatasan gerak pada tangan kanan dialami sejak 2 minggu lalu akibat kecelakan lalu lintas, diberikan intervensi keperawatan penggunaan latihan isometric pada tungkai yang tidak sehat dengan masalah utama hambatan mobilitas fisik.
Apakah rasional intervensi keperawatan yang dilakukan pada kasus tersebut?
Menggerakkkan sendi dan mempertahankan massa otot
Pada cedera muskuloskletal diperlukan nutrisi
Persepsi tentang keterbatasan fisik
Membuat aktivitas fisik
Mobilisasi dini
seorang perempuan berumur 30 tahun dirawat di RS dengan keluhan batuk berdahak bercampur bercak darah sejak 1 bulan yang lalu. Klien sering berkeringat tanpa kegiatan, BB turun 2 kg. diriwayat kesehatan keluarga, klien ayah pernah menderita batuk lama dan telah meninggal.
Apakah pemeriksaan penunjang yang diperlukan pasien tersebut?
Peak flow meter
Sputum BTA
Trakea tug
Darah rutin
spirometri
seorang laki-laki umur 50 tahun dirawat di RS dengan keluhan nyeri saat buang air kecil, sudah berlangsung lama, buang air kecil keluar sedikit-sediki, nyeri pada kandung kemih, TD 150/90 mmhg, N 88x/m, RR 20X/menit, S 37,7oC.
Apakah rencana keperawatan prioritas pada kasus diatas.?
Diet teratur
Istirahat total
Pasang keteter
Balance cairan
Anjurkan minum banyak
seorang perempuan umur 45 tahun, masuk RS dengan keluhan muntah 5 kali dan buang air besar dengan konsistensi encer sudah 8 kali sejak 1 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan suhu 39oC, turgor kulit buruk, mukosa bibir kering, perawat sedang melakukan pemasangan infuse dan telah menyambungkan infuse set dengan cairan yang akan digunakan.
Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan pada pasien ?
Memilih vena yang akan dilakukan penusukan
Menyambungkan infuset dengan abocath
Memasang perlak beserta alasnya
Memasang bendungan strep turniket
Evalusi respon pasien
seorang perempuan berumur 25 tahun dirawat karena nyeri dada dan saat dikaji klien mengeluh lemah, sesak, batuk, kesulitan tidur, demam pada sore hari dan malam hari disertai keringat banyak. Terdapat riwayat penyakit PPOM (penyakit paru obstruksi kronik) dan pernah dirawat 6 bulan yang lalu.
Intervensi apakah paling tepat?
Kaji dan dokumentasikan kefektifan pemberian oksigen
Kaji dan dokumentasikan keefektifan pemberian pengobatan
Anjurkan klien untuk istirahat yang secukupnya dan seperlunya
Anjurkan aktivitas fisik untuk meningkatkan sekresi
Kaji bunyi paru, frekuensi napas, produksi sputum dan usaha bernapas
seorang perempuan umur 34 tahun dilakukan pemasangan NGT untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, klien tampak lemah, terjadi penurunan kesadaran dengan GCS 8. Setelah dilakukan pemasangan sampai ke batas pengukuran selang di masukan dengan mudah dan tanpa hambatan.
Apa langka selanjutnya yang harus di lakukan?
Klem ujung NGT mencegah pasien mengalami kembung
Memastikam ketepatan posisi NGT
Memasukan lagi selang 2,5-5 cm
Mefiksasi selang NGT
Melihat respon pasien
seorang perempuan umur 27 tahun di rawat di rumah sakit dengan keluhan lemah di sertai muai, muntah sebanyak 4 kali. Hasi pemeriksaan fisik : klien tampak lemas, lidah kotor,tugor kulit buruk, TD 90/60 mmHg, Suhu 370C , frekuensi nadi 88x/menit dan frekuensi napas 22x/menit.
Apakah tindakan yang tepat pada pasien tersebut?
Mengajarkan oral hygiene
Melakukan kompres hangat
Mengajarkan tehnik relaksasi
Memberikan cairan melalui intravena
Memberikan diet lunak dan rendah serat
seorang laki-laki umur 37 tahun diearawat di RS dengan cedera kepala berat akibat kecelakaan. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan luka lecet pada lengan kiri, fraktur femur tertutup, nilai GCS 4, TD 100/70 mmhg, N 92x/menit, S 37,7c dan frekuensi napas 24x/menit. Hasil CT SCAN terdapat perdarahan di epidural.
Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?
Nyeri
Resiko infeksi
Intoleran aktifitas
Kurang volume cairan
Gangguan perfusi jaringan serebral
seorang laki-laki umur 43 tahun dirawat di RS denan keluhan demam disertai sakit kepala, mual dan muntah sejak 4 hari yang lalu. Hasil pengkajian didapatkan TD 110/80 mmhg, N 94x/menit, S 38,40 c, kulit tampak kuning dan skelera ikterik, urine berwarna kuning gelap dan feses berwarna pucat, parafasi abdomen nyeri tekan di kuadran kanan atas.
Apakah pemeriksaan penunjang yang harus dilakukan pasien tersebut?
widal test
HbsAg test
Rempelit test
Bilirubin serum total
Pemeriksaan leukosit
seorang laki-laki umur 65 tahun, dirawat diruang penyakit dalam dengan keluhan dengan keluhan BAB 8x dengan konsistensi cair, muntah 6 kali. Pemeriksaan badan lemah, turgor kulit jelek, mata cekung, TD 90/60 mmhg, Nadi lemah S 38c, RR 24x/menit.
Apakah tindakan keperawatan yang harus dilakukan pada pasien tersebut?
Melakukan pemeriksaan laboratorium lengkap
Memberi makan dalam porsi kecil tapi sering
Kolaborasi pemberiam anti diare
Pemberian cairan intravena
Pemasangan NGT
seorang laki- laki berumur 38 tahun di rawat di RS dengan keluhan sesak napas sejak 2 hari yang lalu dan di diagnosis bronchitis. Saat ini perawat memberikan oksigen melalui kanula nasal. Perawat telah menjelaskan tujuan pemberiaan oksigen pada pasien.
Apakah prosedur tindakan selnjutnya?
Mengatur posisi
Mengisi humidifier
Mengecek isi tabung
Memeriksa kebocoran selang
Memasukkan selang ke lubang hidung pasien
Seorang perempuan umur 20 tahun dating ke poli klinik kulit sebuah RS, mengeluh sangat gatal pada kulit. Kondisi ini muncul stelah mengkomsumsi udang. Hasil pemeriksaan fisik di dapatkan kulit kemerahan, terdapat papula ( urtikaria) dan adanya patch.
Apakah intervensi keperawatan yang tepat untuk menghindari infeksi sekunder?
Bilas sampai bersih
Mandi dengan sabun
Hindari garuk tangan / kuku
Di keringkan dengan handuk
Hindari mengkomsumsi makanan penybab gatal.
seorang laki-laki berumur 56 tahun di rawat di bangsal pnyakit dalam dengan diagnose gagal jantung kongesif. Pada saat terbangun malam hari, pasien tiba-tiba mengeluh sesak, P 32X/menit, dan gelisah.
Apakah penanganan yang paling efektif diberikan pada kasus tersebut?
Kolaborasi pemberian obat
Memberikan posis semi fowler
Mengajarkan tehnik relaksasi nafas dalam
Memberikan oksigen dengan nasal kanul
Menjelaskan perlunya pembatasan minum agar tidak sesak
seorang laki-laki berumur 50 tahun post operasi apendiktomi hari ke tiga dengan diagnose keperawatan resiko infeksi. Hasil pengkajian ditemukan data: pasien mengalami nyeri skala 4, tanpa terpasan perban dan tampak kotor, luka operasi berwarna merah, bengkak, TD 140/90 mmhg, N 80x/menit, P 23x/menit, S 38c.
Apakah intervensi yang tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Melakukan perawatan luka dengan tehnik aseptic dan antiseptic
Memberikan penyuluhan tentang perawatan luka
Kolaborasi pemberian obat analgetik
Kolaborasi pemberian obat analgetik
Kompres air hangat.
seorang perempuan umur 31 tahundi rawat di RS dengan keluhan luka bakaar akibat ledakan tabung gas di rumahnya. Pasien mengalami luka bakar pada dada dan perut, dan paha kanan atas.
Berapa persen luas luka bakar pada kasus tersebut?
22, 5%
25,0%
36%
40,%
45,9%
seorang laki-laki berumur 25 tahun dirawat di ruang interna dengan keluhan perdarahan dan penurunan volume vaskuler. Direncanakanpemeriksaan dan terapi cairan 100 ml dalam 8 jam. Infuse yang digunakan adalah infuse makro.
Berapa tetes infuse yang harus diberikan?
36 tetes/menit
37 tetes/menit
42 tetes/menit
45 tetes/menit
47 tetes/menit
seorang perempuan berumur 64 tahun di rawat di RS sejak 3 hari yang lalu dengan DM tipe 1, tiba-tiba tidak sadar, saat di periksa GDS 80ml/dl, TD 90/60 mmHg, frekuensi nadi 80x/menit, dan nadi arteri carotis lemah.
Apakah tindakan keperawatan prioritas pada kasus tersebut ?
Berikan terapi oksigen
Observasi tanda-tanda vital
Berikan minuman yang manis
Berikan terapi obat injeksi glucagon
Berikan terapi intravena glukosa 40%.
seorang laki-laki berumur 54 tahun, masuk RS dengan keluhan demam, sakit kepala, sakit pada otot dan sendi, gelisah, pucat dan tanda-tanda vital : TD 90/70 mmHg, frekuensi nadi 70x/menit, frekuensi napas 18x/menit, suhu 38,90C. hasil pemeriksaan laboratorium trombosit 100.000/mm3. Perawat akan melakukan pemasangan infuse tetapi pasien menolak.
Bagaimana seharusnya sikap perawat terhadap pasien tersebut ?
Membujuk pasien dan memberikan penjelasan
Memasang infuse tanpa persetujuan
Meminta dukungan keluarga
Meninggalkan pasien
Melapor ke dokter
seorang laki=laki berumur 65 tahun dirawat di RS karena tidak sadar selama 5 hari akibat stroke maemoragik. Keluarga pasien berkonsultasi dengan perawat karena merasa tidak ada perubahan terhadap kondisi pasien.
Bagaimana sikap perawat terhadap keluarga pasien tersebut ?
Anjurkan keluarga konsultasi dengan dokter
Memberikan inform consent pulang paksa
Menyerahkan keputusan pada keluarga
Dengarkan seluruh keluhan keluarga
Langsung memotong pembicaraan
seorang perempuan berumur 60 tahun di rawat di RS dengan carcinoma mammae grade III dan mengeluarkan bau yang khas. Saat perawat sedang merawat luka, perawat merasa pusing dan tidak than dengan bau luka pasien.
Bagaimanakah sikap perawat yang benar pada kasus tersebut ?
Meminta praktikan untuk melanjutkan perawaan luka
Keluar kamar dan meminta perawat lain melanjutkan
Meminta ijin pada pasien untuk berhenti sebentar
Mengakhiri perawatan luka lebih cepat
Tetap meneruskan merawat luka
seorang perempuan umur 46 tahun dirawat di ruang interna dengan keluhan sesak nafas. Hasil foto rontgen menunjukkan akumulasi cairan pada paru lobus kanan. Dokter menyarankan untuk melakukan pemasangan selang WSD.
Apakah persiapan yang harus dilakukan sebelum pemasangan selang dada ?
Persetujuan pasien dan keluarga
Anjurkan pasien berpuasa
Mengatur posisi pasien
Menjelaskan prosedur
Monitor TTV
seorang wanita berumur 57 tahun dibawa keluarganya ke puskesmas dengan luka pada telapak kaki kiri sehingga pasien kesulitan untuk berjalan. Setelah dilakukan pengkajian diperoleh data ulkus pada telapak kaki kiri, p:1 cm, I:1,3 cm, kedalaman luka 3 cm. tampak adanya produksi pus berwarna kunimg kemeahan, tepi luka berwarna kuning. Suhu tubuh 370C dan GDS: 258 mg/dl.
Apakah jenis tindakan yang paling tepat dilakukan pada pasien ?
Mencuci luka
Mengkaji derajat luka
Mengontrol perdarahan
Melakukan debridement
Mengobservasi tada-tanda infeksi
seorang laki-laki umur 38 tahun, sudah dirawat di ICU selama 1 minggu dengan diagnose medis meningitis. Hasil pengkajian GCS: 5, TTV stabil dalam batas normal. Pagi ini akan dilakukan perawaan personal hygiene memandikan klien.
Apakah yang harus dilakukan perawat pertama kali dalam etika pelaksanaan asuhan ?
Salam pembuka dan menjelaskan tindakan yang akan dilakukan
Informed concent yang di setujui oleh keluarga klien
Mempersiapkan alat yang di gunakan
Melakukan tindakan sesuai dengan SOP
Menjaga privacy klien
seorang laki-laki, berumur 40 tahun sudah 4 hari dirawat di bagian penyakit dalam. Saat di kaji, pasien mengeluh panas sejak 1 minggu sebelum masuk rumah sakit dan pernah menerima transfuse darah 4 bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan fisik: 20x/menit, suhu: 37,90C. diagnose medis: hepatitis.
Apakah data focus yang perlu dikaji pada pasien tersebut ?
Ketidakmampuan berkonsentrasi
Keterbatasan gerak
Kelemahan otot
Mual-muntah
Nyeri
seorang laki-laki, umur 22 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam, saat di kaji pasien tidak bias makan selama 4 hari, mengeluh badan lelah, mual, muntah, dan perut kembung. Diagnose keperawatan yang di angkat yaitu ketidakseimbangan nutrisi; kurang dari kebutuhan tubuh.
Apakah tindakan keperawatan mandiri yang harus dilakukan ?
Beri maan degan teknik porsi sedikit tapi sering
Beri minum cairan yang mengandung elektrolit
Anjurkan pasien untuk tetap istirahat
Kaji makanan yang di sukai pasien
Monitor tanda kekurangan cairan
seorang perempuan berumur 20 tahun dirawat dirumah sakit dengan diagnosa demam typoid, keluhan nyeri abdomen. Suhu tubuh 38’C, mul dan muntah, tidak ada nafsu makan, mukosa bibir kering. Hasil pemeriksaan fisik klien tampak lemah, ditemukan bising usus menurun peristaltik < 5 x/menit, telah dilakukan implementasi menganjurkan klien untuk tirah baring selama fase akut/bedres total
Apakah rasional pada implementasi kasus tersebut?
Untuk menurunkan metabolisme tubuh dan mencegah iritasi usus
Meminimalkan energi sehingga mengurangi kerja usus
Sebagai dasar menentukan intervensi
Mencegah peningkatan suhu tubuh
Meningkatkan daya tahan tubuh
seorang perempuan berumur 46 tahun dirawat di ruang penyakit dalam setelah dilakukan pengkajian didapatkan data kuning seluruh tubuh, pasien taampak lemah selera makan menurun, kulit terlihat kering, terkelupas dan terdapat banyak bekas garukan.
Apakah masalah keperawatan pada kasus tersebut ?
Resiko kekurangan volume cairan
Resiko ketidaksembangan nutrisi
Gangguan integritas kuli
Hambatan mobilitas fisik
kurang pengetahuan
seorang perempuan dirawat diruang intensif care unit dengan kesadaran menurun, hasil kolaborasi harus di pasang NGT ketika selang NGT dimasukkan tib-tiba pasien sesak dan sianosis.
Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan ?
Memastikan apakah NGT masuk di saluran pencernaan
Melakukan pemeriksaan analisa gas darah
Memberikan posisi fowler
Segera lepas selang NGT
Memasang oksigen
seorang laki-laki berumur 37 tahun dirawat di RS dengan diagnosis post op tumor otak. Saat perawat sedang memandikan, tiba-tiba pasien tidak sadarkan diri, nadi teraba tidak ada henti jantung daan tidak ada henti nafas.
Apakah tindakan yang paling tepat dilakukan oleh perawat?
Meminta bantuan sejawat lain
Melakukan kompresi dada
Melakukan bantuan nafas
Memberikan oksigen
Merekam EKG
seorang laki-laki berumur 45 tahun dirawat di ICU dengan diagnosa hemoragic stroke, kesadaran menurun dengan GCS 7, hasil pemeriksaan fisik didapatkan TD : 90/70 mmHg, RR 22 x/menit, Nadi 60 x/menit, suhu 38 oC. Saat ini posisi pasien kepala lebih rendah dari kaki.
Apakah intervensi selanjutnya pada kasus tersebut ?
Pantau EKG
Kembalikan posisi klien
Observasi tanda-tanda vital tiap 2 jam
Berikan cairan intravena NaCL 0,9% (normal salin)
Pertahankan jalan nafas dengan memberikan oksigen (5-10 liter/menit
