WorksheetsMetode Pekerjaan Sosial Makro
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Sasaran dari Praktik Pekerjaan Sosial Makro adalah
Individu dan keluarga
Kelompok dan Masyarakat
Masyarakat saja
Organisasi dan Masyarakat
Di bawah ini yang bukan merupakan tiga model klasik yang menjadi acuan praktik pengorganisasian masyarakat /praktek pekerjaan sosial makro adalah:
Locality development
Social planning
Social Involvement
Social action
Menurut Garna (1992), Masyarakat yang dicirikan dengan hubungan atau relasi-relasi hidup yang organik dan nyata, yang membentuk suatu kesatuan hidup, dimana unsur kesatuan dan kolektivitasnya lebih menonjol adalah ciri-ciri dari masyarakat :
Gesellschaf
Gemeinschaft
Gotong-royong
Modern
Tujuan Praktik Pekerjaan Sosial Makro yaitu :
Melakukan proses pertolongan terhadap individu
Menggunakan terapi kelompok sebagai teknik intervensi
Meningkatkan kemampuan pribadi, tanggung jawab sosial dan partisipasi sebagai warga masyarakat
Membuat rekomendasi
Dalam perannya sebagai perencana sosial, Pekerja Sosial memposisikan masyarakat sebagai
Objek Pelayanan
Subjek Pelayanan
Penyuplai Pelayanan
Perencana Pelayanan
Masyarakat diorganisir melalui proses penyadaran, pemberdayaan dan tindakan-tindakan aktual untuk mengubah struktur kekuasaan agar lebih memenuhi prinsip demokratis, kemerataan (equality) dan keadilan (equity) adalah bentuk dari model Praktik Pekerjaan Sosial Makro :
Aksi Sosial
Perencanaan Sosial
Pengembangan Masyarakat Lokal
Pengorganisasian Sosial
Teknik yang digunakan apabila sistem sasaran tidak menolak untuk berkomunikasi dengan sistem kegiatan, akan tetapi konsensus akan perlunya perubahan belum tercapai, atau sistem sasaran mendukung perubahan tetapi tidak ada alokasi sumber untuk perubahan tersebut disebut :
Kolaborasi
Kontes
Tawar-menawar
Kampanye Sosial
Berkomunikasi dengan semua pihak yang terpengaruh oleh tindakan sesuai dengan tanggungjawab etis, legal dan rasional praktik pekerjaan sosial merupakan salah prinsip pekerja sosial yang berperan sebagai :
Pejuang kemanusiaan
Pelindung
Fasilitator
Mediator
Di bawah ini yang bukan merupakan teknik aksi sosial yang biasa digunakan diantaranya adalah :
Aksi legal (legal action)
Aksi melawan hukum (illegal action)
Aksi mengkritisi hukum
Class action lawsuit
Upaya yg dilakukan pekerja sosial diarahkan untuk mencapai "solusi menang-menang" (win-win solution) adalah peran pekerja sosial sebagai :
Mediator
Fasilitator
Pelindung
Pembela
