WorksheetsSERTIFIKASI PPC BNSP
Total questions: 60
Worksheet time: 30mins
1. Pengambilan contoh (sampling) merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan :
Memperoleh gambaran tentang kondisi proses pengolahan
Mengambil material untuk disimpan dilaboratorium.
Memperoleh contoh yang mewakili dan memindahkan dalam satu wadah kemudian dikirim ke lab. untuk dianalisis.
Memperoleh contoh yang tidak membahayakan sistem pernafasan.
Menurut teknik pengambilannya, maka sampling dapat dibedakan menjadi
Tank sampling & pipeline sampling
Manual sampling & automatic sampling
Sampling minyak & sampling air
Spot sampling & continous sampling
Yang dimaksud dengan contoh (sample) adalah :
Material yang harus dikirim ke laboratorium
Satu bagian yang diambil/ dipindahkan dari suatu volume total
Minyak yang mudah menguap dan digunakan untuk dianalisisl
Cairan yang harus diuji di laboratorium
Spot sample adalah
Satu contoh yang diambil pada lokasi tertentu dan waktu tertentu
Satu contoh yang diambil dari wadah contoh primer
Satu bagian yang diambil dari suatu volume total
Satu bagian kecil minyak yang digunakan untuk analisis
Top sample adalah
Spot sample yang diambil/ disendok dari permukaan cairan dalam tanki
Spot sample yang diambil dari pertengahan 1/3 bagian atas isi tangki
Spot sample yang diambil dari bagian atas isi tangki
Spot sample yang diperoleh 15 cm dibawah permukaan dari cairan dalam tangki.
Upper sample adalah
Spot sample yang diambil/ disendok dari permukaan cairan dalam tanki
Spot sample yang diambil dari pertengahan 1/3 bagian atas isi tangki
Spot sample yang diambil dari bagian atas isi tangki
Spot sample yang diperoleh 15 cm dibawah permukaan dari cairan dan tangki
Test spicemen adalah
Contoh yang mewakili, yang diambil dari wadah contoh primer atau intermediate, untuk dianalisis
Contoh yang diambil pada lokasi tertentu dari satu tangki
Contoh yang diambil pada lokasi tertentu dari satu pipa aliran
Contoh yang dikirim oleh petugas sampling.
Untuk kegiatan tank sampling dengan metode spot sampling, maka apabila level isi tangki kurang dari 3 m (10 ft) diperlukan :
Upper sample dan lower sample
Middle sample
Upper, middle dan lower sample
Lower sample
Untuk kegiatan tank sampling dengan metode spot sampling, maka apabila level isi tangki lebih dari 4,5 m (15 ft) diperlukan :
Upper sample dan lower sample
Middle sample
Upper, middle dan lower sample
Lower sample
Menurut petunjuk sampling ASTM D-4057, untuk keperluan pengujian Distilasi ASTM D-86, maka teknik sampling yang dianjurkan adalah :
Prosedur dipper sampling
Prosedur bottle/ beaker spot sampling
Prosedur top sampling
Prosedur composite sample
Wadah contoh (sample container) tidak diisi secara penuh, yaitu sekitar 70-85% kapasitas isi. Hal tersebut bertujuan :
Agar mudah dilakukan homogenisasi
Agar tidak mudah tumpah
Agar tidak bersentuhan dengan tutup wadah
Agar dapat bersinggungan dengan udara.
Spot sample yang dikumpulkan dari material pada bagian dasar tangki (15 cm dari dasar tangki) disebut sebagai
Drain sample
Clearance sample
Lower sample
Bottom sample
Bottom sampling dapat dilaksanakan dengan 3 cara yaitu
Core Thief Bottom Sampling, Closed Core Bottom Sampling, dan Extended Tube Sampling
Core Thief Bottom Sampling, Closed Core Bottom Sampling dan Taps Sampling
Core Thief Bottom Sampling, Closed Core Bottom Sampling dan Nozzle Sampling
Core Thief Bottom Sampling, Closed Core Bottom Sampling dan Line Sampling
Contoh yang diperoleh dengan menurunkan pengambil (thief) sampai titik “outlet connection” dengan penutup terbuka dan menaikkannya kembali pada kecepatan yang sama, sehingga saat keluar dari cairan kira-kira ¾ kapasitas terisi cairan, disebut sebagai :
Average sample
Running sample
All-level sample
Composite cample
Gabungan yang dibuat dari upper, middle dan lower sample, yang berasal dari satu tangki disebut sebagai
Composite sample
Average sample
Multiple tank composite sample
Tank composite sample
Pengambilan contoh yang sering dilakukan pada tangki BBM non penerbangan adalah
Upper sample, middle sample, lower sample
Upper sample, middle sample, lower sample, bottom sample
Outlet sample, clearance sample, bottom sample
Top sample, middle sample, bottom sample
Jika sebagian kecil contoh dari volume total bahan yang diambil dalam tangki diperoleh hasil yang sama jika diuji dilaboratorium disebut sebagai
Representative sample
All level sample
Composite sample
Mix sample
Yang dimaksud dengan surface sample adalah :
Spot sample yang diambil dari bagian bawah cairan dalam tangki
Spot sample yang diambil dari bagian atas cairan dalam tangki
Spot sample yang diambil dari bagian paling tengah cairan dalam tangki
Spot sample yang diambil dari permukaan cairan dalam tangki
Salah satu cara yang sulit untuk pengambilan contoh (sampling) BBM dalam tangki yang cukup tinggi dan diameter yang panjang adalah
All level sample
Representative sample
Running sample
Multiple tank composite sample
Contoh yang diperoleh dengan mencampur : upper, middle atau lower sample untuk mendapatkan silang bagian yang seragam untuk suatu tanki silindris tegak adalah
automatic sample
composite spot sample
multiple tank composite sample
single tank composite sample
Clearance sample adalah contoh yang diambil :
10 cm (4 inch) dibawah ketinggian lubang pipa outlet
5/6 bagian tinggi tangki
1/6 bagian tinggi tangki
permukaan cairan dalam tangki
Pengambilan contoh BBM dalam tangki (tank sampling) yang memiliki tingkat kesukaran paling kecil (paling mudah dikerjakan) adalah
top sample
surface sample
drain sample
outlet sample
Peralatan utama pengambilan contoh BBM dalam tangki (tank sampling) adalah
Alat pengambil contoh, wadah contoh, penutup wadah contoh, peralatan ukur.
Botol contoh, kaleng contoh, material pemberat, gelas silinder.
Wadah contoh, gelas silinder, material pemberat
Material pemberat, tali, wadah contoh
Campuran dari beberapa contoh individu yang telah diperoleh dari beberapa tangki atau kompartemen kapal yang berisi material dengan grade yang sama, disebut sebagai :
Composite sample
Multiple tank composite sample
Average sample
Mixing sample
Contoh yang diperoleh dengan memasukkan pengambil (thief) bertutup ke titik dekat “draw off level”, kemudian membuka tutup dan menaikkannya pada kecepatan sedemikian sehingga diperkirakan ¾ bagian terisi saat keluar dari cairan, disebut sebagai :
Average sample
Running sample
All-level sample
Composite sample
Pada Tank Sampling yang menggunakan alat pengambil contoh (Thief) diperlukan tali. Dipersyaratkan bahwa tali yang akan digunakan tidak terbuat dari bahan nylon maupun plastik, karena bahan tersebut :
Akan merusak material yang akan di-sampling
Akan menimbulkan bahaya listrik statis
Tidak dapat menghantarkan arus listrik
Mudah putus
Automatic Sampling of Petroleum and Petreoleum Product ASTM D 4177, dapat digunakan untuk pengambilan contoh minyak bumi dan hasil-hasilnya
mempunyai tekanan uap ³ 101 kPa ( 14,7 psi ) pada suhu sampling
mempunyai tekanan uap £ 101 kPa ( 14,7 psi ) pada suhu sampling
mempunyai tekanan uap tinggi pada suhu sampling
mempunyai tekanan uap rendah pada suhu sampling
Automatic Sampler terdiri atas
Probe, extractor, controller, flow meter, dan receiver
Extractor, Controller, dan wadah contoh
Sample loop, probe, dan receiver
Stationary receiver dan portable receiver
Suatu bagian yang terekstrak dari volume total yang mungkin atau tidak mungkin mengandung unsur pokok (constituen) dalam ukuran yang sebanding seperti adanya dalam volume total, disebut sebagai :
Sample
Representative Sample
Sample Extractor
Jawaban a, b dan c benar
Bila diperhatikan secara umum, maka berbagai metode standar (ASTM D 4057, ASTM D 5842, maupun ASTM D 4177) untuk sampling selalu diklasifikasi, dikelompokkan atau dibedakan atas
Flash point dari material yang akan disampling
Viskositas dari material yang akan disampling
Vapor pressure dari material yang akan disampling
Korosifitas dari material yang akan disampling
Salah satu strategi pengambilan contoh yang sesuai atau berkaitan dengan problem alamiahnya, adalah
Dibutuhkan personil yang tidak memiliki kompetensi
Dibutuhkan peralatan otomatik
Dibutuhkan gambaran perilaku analit dari bahan
Dibutuhkan pengetahuan tentang kontaminan
Prosedur pengambilan contoh sangat diharapkan harus
Sesuai metode standar ASTM
Sesuai metode standar SNI
Sesuai metode standar GPA / UOP
Sesuai metode standar yang valid dan disepakati oleh pihak terkait
Hal yang tidak termasuk penting untuk dipertimbangkan dalam merencanakan strategi pengambilan contoh dan pemilihan peralatan adalah:
Warna dari bahan yang akan diambil
Sensitifitas terhadap sinar matahari
Ketahanan terhadap panas dan reaktifitas kimiawi
Volatilitas bahan yang akan diambil
Berdasarkan kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi (SNI 19 – 17025 atau ISO 17025), maka hal yang berkaitan dengan pengambilan contoh dapat dilihat pada:
Bab ruang lingkup dan definisi
Bab persyaratan manajemen
Bab persyaratan teknis
Lampiran
Contoh harus disimpan pada ruangan yang memadai dan terkontrol, hal tersebut untuk menghindari:
Resiko terjadinya ledakan
Resiko kontaminasi dan kontaminasi silang
Resiko keracunan
Resiko pencurian
12. Menurut SNI 19-17025, bila pelanggan menghendaki penyimpangan, penambahan atau pengecualian dari prosedur sampling standar yang ada, bisa saja sampling tersebut dilaksanakan, asalkan:
Peralatannya terbuat dari gelas atau plastik
Hal tersebut harus direkam secara rinci dengan data yang sesuai
Petugas pengambil contoh telah dilatih
Hal tersebut dilaksanakan oleh minimal 2 orang petugas pengambil contoh
Sistem Mutu Pengambilan Contoh merupakan bagian dari :
Sistem Mutu dari Laboratorium Penguji atau Lembaga yang melakukan penilaian kesesuaian
Metode Pengambilan Contoh
Sistem Mutu Lembaga Sertifikasi
Sistem Manajemen Mutu ISO 9000
Sistem Mutu Pengambilan Contoh terdiri dari Struktur Organisasi, Prosedur, Proses dan Sumberdaya Manusia untuk melaksanakan :
Manajemen Mutu Pemasaran
Manajemen Mutu Proses Produksi
Manajemen Mutu Pengambilan Contoh
Manajemen Mutu Pengujian
Pengambilan Contoh adalah suatu prosedur tertentu yang diikuti bila suatu subtansi, bahan atau produk diambil untuk keperluan :
Kalibrasi contoh
Pemasaran hasil produksi
Proses produksi
Pengujian contoh
Contoh Laboratorium (laboratory sample) adalah:
Bahan primer yang dikirim ke laboratorium untuk dianalisis
Bahan primer yang dikirim ke laboratorium untuk disimpan
Setiap bahan yang dikirim ke laboratorium
Setiap bahan yang dianalisis di laboratorium
Label contoh merupakan aspek penting dari sisi dokumentasi, maka:
Label harus ditulis dengan tinta merah
Label harus tidak membingungkan dalam identifikasi contoh
Label harus tersimpan dengan baik dalam almari
Label harus ditanda tangani oleh pimpinan perusahaan
Salah satu sumber kesalahan dalam pengambilan contoh adalah sebagai berikut:
Heterogenitas
Ekstraksi
Kontaminasi
Pengeringan
Standar deviasi merupakan ukuran penyebaran dari rata-rata, maka:
Semakin besar nilai standard deviasi, penyebaran data semakin kecil
Semakin besar nilai standard deviasi, penyebaran data semakin besar
Semakin besar nilai standard deviasi, nilai rata-rata data semakin kecil
Semakin besar nilai standard deviasi, nilai rata-rata data semakin besar
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mendesain perencanaan sampling, kecuali:
Target populasi yang hendak disampling
Target populasi harus homogen
Tipe sample yang hendak diambil
Jumlah minimum sample yang diperlukan untuk analisis
Strategi yang digunakan dalam sampling :
Random, stratified, systematic sampling
Upper, middle, lower sampling
Continuous dan spot sampling
Bulk, Packed, dan lot sampling
Kedekatan antara dua hasil uji yang independent pada kondisi yang ditetapkan, disebut dengan:
Akurasi
Bias
Error
Presisi
Dalam validasi metode sampling, kondisi rutin atau on-site mungkin berbeda dari saat dilakukan validasi, baik berbeda secara sistematik ataupun sewaktu-waktu. Dalam kasus tersebut maka diperlukan
On going internal quality sampling
Validasi lengkap
Pengkondisian target sampel
Validasi ulang
Pemindahan sampel dari wadah yang satu ke wadah lain bila memungkinkan diminimalkan, karena:
Setiap tahap pemindahan sample harus didokumentasikan
Pemindahan sampel harus melalui prosedur yang ditentukan
Pemindahan sampel memerlukan biaya besar
Setiap tahap pemindahan sampel merupakan sumber error
On site validation adalah:
Validasi berulang dalam interval waktu tertentu
Validasi eksternal
Inisial validasi
Validasi di tempat sampling
Dua atau lebih increment/sub-sampel digabung dengan porsi yang sesuai, baik secara diskrit ataupun kontinyu, disebut dengan:
Spot sampel
Sampel diskrit
Sampel komposit
Sampel kontinyu
Clearance sample adalah contoh yang diambil :
10 cm (4 inch) dibawah ketinggian lubang pipa outlet
5/6 bagian tinggi tangki
1/6 bagian tinggi tangki
permukaan cairan dalam tangki
Bottom sampling dapat dilaksanakan dengan 3 cara yaitu :
Core Thief Bottom Sampling, Closed Core Bottom Sampling dan Line Sampling
Core Thief Bottom Sampling, Closed Core Bottom Sampling dan Nozzle Sampling
Core Thief Bottom Sampling, Closed Core Bottom Sampling dan Taps Sampling
Core Thief Bottom Sampling, Closed Core Bottom Sampling, dan Extended Tube Sampling
Test spicemen adalah :
Contoh yang mewakili, yang diambil dari wadah contoh primer atau intermediate, untuk dianalisis.
Contoh yang diambil pada lokasi tertentu dari satu tangki
Contoh yang diambil pada lokasi tertentu dari satu pipa aliran
Contoh yang dikirim oleh petugas sampling.
Untuk kegiatan tank sampling dengan metode spot sampling, maka apabila level isi tangki lebih dari 4,5 m (15 ft) diperlukan :
Lower sample
Middle sample
Upper, middle dan lower sample
Upper sample dan lower sample
Salah satu cara yang sulit untuk pengambilan contoh (sampling) BBM dalam tangki yang cukup tinggi dan diameter yang panjang adalah :
All level sample
Representative sample
Running sample
Multiple tank composite sample
Fraksi ringan yang terdapat di BBM umumnya memiliki flammable limits :
LFL 1,4 %, UFL : 7,6%
LEL dan UEL sedang
sedang
rendah
SCBA adalah kependekan dari
Special Corporate Breathing Apparatus
Self Continuous Briefing Attention
Self Contained Breathing Apparatus
sequential Content Breathing Appropriate
Nilai tertinggi dari kadar suatu zat dimana pekerja tidak menderita penyakit atau gangguan kesehatan karenanya disebut :
Treshold Limit Value (TLV – STEL)
Kadar Tertinggi Diperkenankan (KTD) / (TLV - C).
Nilai Ambang Batas (NAB)
Jawaban a, b, dan c benar
Konsentarsi bahan kimia di udara yang dinyatakan dalam ppm , yang mengakibatkan 50 % hewan uji mati disebut :
Lethal Dose
Lethal Concentration
TLV – STEL
TLV - Ceiling
Pertolongan pertama terhadap paparan bahan kimia korosif adalah dengan :
Dibawa ke tempat yang sejuk
Disiram dengan air sebanyak-mungkin
Minum obat penawar
Jawaban a, b dan c semua salah
