NEW
Font size
WorksheetsTes Periode UTS Akuntansi Biaya
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
Pemakai utama untuk akuntansi biaya/manajemen adalah
Investor
Supplier
Manajer
Pemerintah
Berikut ini klasifikasi biaya berdasarkan perilaku biaya, kecuali
Biaya Variabel
Biaya Tetap
Biaya Langsung
Biaya Semi Variabel
Biaya per unit tetap sedangkan biaya totalnya berubah-ubah secara proposional merupakan biaya ....
Biaya Tetap
Biaya Variabel
Biaya Semi Variabel
Biaya Langsung
Berikut ini contoh dari biaya non produksi, kecuali
Biaya Iklan
Biaya Gaji Manajer Pemasaran
Biaya Antar produk
Biaya Supervisor Bagian Pabrik
Produk, Departemen, Aktivitas, Pelanggan merupakan contoh dari
Biaya
Objek Biaya
Produk
Klasifikasi Biaya
Biaya yang digunakan untuk merngubah bahan baku langsung menjadi bahan jadi atau setengah jadi merupakan definisi dari biaya
Biaya Langsung
Biaya Utama
Biaya Tidak Langsung
Biaya Konversi
Biaya yang terdiri dari Biaya Bahan Baku Langsung, Biaya Tenaga Kerja Langsung, dan BOP Variabel disebut
Biaya Produk
Biaya Periode
Biaya Produksi
Biaya Non Produksi
Biaya yg sulit dilacak ke objek biaya disebut dengan
Biaya Langsung
Biaya Tidak Langsung
Biaya Produksi
Biaya Non Produksi
Berikut yang tidak termasuk biaya langsung pada perusahaan yang memproduksi sepatu adalah
Biaya Bahan Sol Sepatu
Upah Tukang Jahit Sepatu
Bahan Bakar Mesin
BIaya Tali Sepatu
Mampu bersikap jujur dan terbuka dalam melaksanakan tugas merupakan etika akuntan manajemen/biaya yaitu
Competence
Integrity
Objectivity
Confidentiality
Dalam pendekatan variable costing, BOP tetap diakui sebagai
Biaya Produk
Biaya Periode
Biaya Tetap
Biaya Variabel
Biaya tetap yang akan hilang jika salah satu segmen yang dimiliki oleh perusahaan diberhentikan disebut
Biaya tetap langsung
Biaya tetap umum
Biaya tetap tidak langsung
Biaya tetap tidak umum
Anggaran pendapatan dan biaya yang didasarkan pada output anggaran disebut
Anggaran Statis
Anggaran Fleksibel
Hasil Aktual
Anggaran Variabel
Selisih antara anggaran statis dengan anggaran fleksibel disebut
Varians Anggaran Statis
Varians Volume Penjualan
Varians Anggaran Fleksibel
Varians Hasil Penjualan
Analisis varians level 1 adalah selisih pendapatan dan biaya dari
Anggaran Statis vs Hasil Aktual
Anggaran Statis vs Anggaran Fleksibel
Anggaran Fleksibel vs Hasil Aktual
Anggaran Fleksibel vs Volume Penjualan
Jika unit penjualan lebih besar dibandingkan dengan unit produksi maka
Laba Absorpsi lebih besar dari Laba Variabel
Laba Absorpsi lebih kecil dari Laba Variabel
Laba Absorpsi sama dengan Laba Variabel
Laba Absorpsi tidak sama dengan Laba Variabel
Kontribusi laba dari setiap segmen setelah penutupan biaya tetap umum disebut
Marjin Kontribusi
Marjin Segmen
Laba Kotor
Laba Bersih
Jika Marjin Kontribusi dianggarakan sebesar 10 juta sedangkan realisasinya sebesar 8 juta maka besarnya varians adalah
2 juta (M)
2 juta (TM)
18 juta (M)
18 juta (TM)
Analisis varians yang merupakan pengamatan super makro dari hasil operasi dan merupakan level tertinggi dari analisis varians adalah
Analisis varians level 0
Analisis varians level 1
Analisis varians level 2
Analisis varians level 3
Siklus anggaran yang ke-3 adalah
Merencanakan Kinerja
Menyediakan Referen
Melakukan Analisis Varians
Feedback
PT. Frutamin berencana memproduksi minuman sari buah sebanyak 10.000 unit yang akan dijual dengan harga Rp 20.000/botol. Ternyata selama tahun 2019 hanya mampu menjual sebanyak 9.000 unit. Maka besarnya penjualan adalah
Rp 200.000.000
Rp 210.000.000
Rp 180.000.000
Rp 189.000.000
Informasi standar biaya produk per unit tahun 2020
BBL : Rp. 6.000
TKL : Rp. 5.000
BOP Variabel : Rp. 4.800
jika BOP tetap sebesar Rp 40.000.000 untuk kapasitas 10.000 unit dan unit terjual sebesar 10.000 unit maka total biaya produk menggunakan pendekatan variabel costing adalah
Rp 158.000.000
Rp 198.000.000
Rp 185.000.000
Rp 189.000.000
Biaya bahan baku untuk membuat 1 buah baju adalah Rp 240.000 dan total biaya 1 buah baju sebesar Rp 400.000. Diketahui biaya overhead untuk membuat 1 buah baju sebesar 40% dari total biaya konversi, maka besarnya biaya TKL adalah
Rp 64.000
Rp 96.000
Rp 160.000
Rp 240.000
Informasi standar biaya produk per unit tahun 2020
BBL : Rp. 6.000
TKL : Rp. 5.000
BOP Variabel : Rp. 4.800
jika BOP tetap sebesar Rp 40.000.000 untuk kapasitas 10.000 unit dan unit terjual sebesar 10.000 unit maka total biaya produk menggunakan pendekatan absorption costing adalah
Rp 158.000.000
Rp 198.000.000
Rp 185.000.000
Rp 189.000.000
Diketahui total marjin kontribusi di perusahaan X sebesar Rp 175.000.000, jika total biaya tetap langsung sebesar Rp 65.000.000 dan total biaya tetap umum sebesar Rp 10.000.000 maka total marjin segmen sebesar
Rp 110.000.000
Rp 100.000.000
Rp 155.000.000
Rp 120.000.000
