wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

soal jiwa, anak, kmb dan gadar

Total questions: 23

Worksheet time: 23mins

Name
Class
Date
1.

Seoran perempuan berusia 30 tahun dirawat di RSJ karena marah-marah bicara sendiri, menolak mandi. Hasil pengkajian kontak mata tidak ada, menyendiri dan menolak interaksi. Pasien sudah di ajarkan cara mengontrol marah, mengontrol halusinasi, cara berkenalan dan cara merawat diri.

Apakah kemampuan yang harus ditunjukkan pasien pada kasus tersebut?

a)

Mempunyai teman, kontak mata (+).

b)

Baju bersih dan rapi

c)

Berorientasi pada realita.

d)

Tanda-tanda marah berkurang

e)

Harga diri meningkat.

2.

Seorang perempuan berusia 20 tahun dirawat di RSJ dua minggu yang lalu karena marah-marah, bicara dan tertawa sendiri, serta tidak mau merawat diri. Hasil pengkajian pasien mengatakan “saya tidak lulus pramugari karena pendek dan kulit hitam, saya malu”, ekspresi murung, dan tidak mampu memulai percakapan.

Apakah evalauasi tindakan keperawatan pada kasus tersebut?

a)

Halusinasi terkontrol

b)

Melakukan kemampuan positif

c)

Bercakap-cakap dengan pasien

d)

Marah terkontrol

e)

Mandi, keramas, dan gosok gigi secara mandiri

3.

Seorang laki-laki berusia 34 tahun, dirawat di RSJ karena mengurung diri di kamar sejak satu bulan lalu dan kadang marah tanpa sebab. Hasil pengkajian pasien sering menyendiri, tertawa dan berbicara sendiri, afek labil, dan penampilan tidak rapi.keluarga mengatakan pasien di PHK setahun yang lalu.

Apakah tujuan tindakan keperawatan pada kasus tersebut?

a)

Pasien mampu melakukan kebersihan diri.

b)

Pasien mampu berinteraksi dengan lingkungannya.

c)

Pasien mampu mengontrol perilaku marahnya

d)

Pasien menunjukkan perilaku meningkatnya harga diri.

e)

Pasien mampu mengontrol halusinasinya

4.

pearawat melakukan kunjungan rumah pada anak perempuan usia 25 tahun yang melakukan percobaan bunuh diri. Hasil pengkajian pasien tidak mau keluar rumah, mengatakan malu telah gagal menjaga kehormatannya dan meminta perawat tidak menceritakan masalahnya kepada orang tua. Keluarga bertanya tentang kondisi anaknya kepada perawat.

Apakah komunikasi perawat pada kasus tersebut?

a)

“Sepertinya anak bapak belum mampu menceritakan masalahnya pada keluarga”

b)

“Untuk saat ini, mohon keluarga mempercayakan kondisi anak bapak pada saya”

c)

“saya harus berbuat adil pada anak Bapak, yang tidak ingin kondisinya diketahui keluarga”

d)

“saat ini keluarga belum perlu tahu kondisi anak bapak”

e)

“ Saya tidak boleh menyampaikan kondisi anak bapak”

5.

Seorang laki-laki berusia 34 tahun, di kunjungi oleh perawat puskesmas karena mengurung diri di kamar sejak 1 bulan, menolak mandi dan suka bicara sendiri. Hasil pengkajian kontak mata kurang, hanya mengangguk dan menggelengkan kepala saat ditanya. Keluarga mengatakan pasien diberhentikan dari pekerjaanya.

Apakah tujuan tindakan keperawatan pada kasus tersebut?

a)

Pasien mampu mengontrol halusinasinya

b)

Pasien tetap mampu berorientasi pada realita

c)

Pasien menujukkan perilaku meningkatnya harga diri

d)

Pasien mampu melakukan interaksi

e)

Pasien mampu menjaga kebersihan diri

6.

Seorang laki-laki berusia 35 tahun dirawat di RSJ ketiga kalinya, karena sering marah-marah di rumah. Keluarga mengatakan pasien malas minum obat karena merasa mengantuk setelah minum obat karena menurut pasien tidak membawa perbaikan pada dirinya.

Apakah tindakan keperawatan pada kasus tersebut?

a)

Memotivasi pasien agar mau minum obat

b)

Melakukan kolaborasi untuk pemberian terapi injeksi.

c)

Mendiskusikan dengan keluarga fungsi minum obat

d)

Menjelaskan fungsi minum obat

e)

Menunda pemberian obat sampai pasien mau meminum.

7.

Perawat puskesmas melakukan kunjungan rumah pada seorang perempuan berusia 28 tahun yang post dirawat di RSJ 2 minggu lalu. Hasil pengkajian klien sudah mampu berinteraksi dengan keluarga dan menyatakan keinginan bekerja kembali, tetapi takut melakukan kesalahan. Pasien mengatakan suka membuat kerajinan tangan.

Apakah tindakan keperawatan selanjutnya pada kasus tersebut?

a)

Melibatkan pasien pada kegiatan rehabilitasi di masyarakat

b)

Melibatkan pasien dalam kegiatan kelompok di masyarakat.

c)

Melatih kemampuan positif yang dimiliki pasien

d)

Mendiskusikan kemampuan dan aspek positif pasien

e)

Mendiskusikan tentang kegiatan harian pasien.

8.

Seorang laki-laki berusia 34 tahun, dirawat di RSJ karena mengurung diri di kamar sejak 1 bulan yang lalu dan kadang marah tanpa seba. Hasil pengkajian pasien sering menyendiri, tertawa dan bicara sendiri, afek labil, dan penampilan tidak rapi. Keluarga mengatkan di PHK setahun yang lalu.

Apakah tujuan tindakan keperawatan pada kasus tersebut?

a)

Pasien mampu mengontrol halusinasinya

b)

Pasien mampu melakukan kebersihan diri

c)

Pasien menunjukkan perilaku menigkatnya harga diri

d)

Pasien mampu melakukan interaksi dengan lingkungannya

e)

Pasien mampu mengontrol perilaku marahnya

9.

Seorang laki – laki berusia 27 tahun di rawat di ruang bedah, dengan post op tibia 8 jam yang lalu. Hasil pengkajian kedaan saat ini pasien sudah sadar penuh, tangan dan kaki sudah dapat digerakkan. Hasil TD 107/60 mmHg, frekuensi nadi 82 x/menit, frekuensi nafas 24x/menit, suhu 36,90C. apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Mengajarkan pasien untuk berjalan

b)

Mengajarkan latihan gerak otot

c)

Mengajarkan pasien untuk mika – miki

d)

Melatih kegel exercise

e)

Melatih ROM Pasif

10.

Seorang bayi laki - laki berusia 3 bulan dibawa ibunya ke ruang unit gawat darurat, pasien mengalami sumbatan jalan napas total akibat tersumbat kelereng. Hasil pengkajian didapatkan warna kulit mulai terlihat kebiru-biruan, dan kesadaran pasien mulai menurun.

Manakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan?

a)

Abdominal trust

b)

Back blow

c)

Heimlich manuveur

d)

Cek kesadaran pasien

e)

Berikan terapi oksigen

11.

Seorang laki - laki berusia 50 tahun datang ke RS dengan keluhan sesak dan demam Sejak semalam. Saat dikaji tanda – tanda vitalnya : Frekwensi Nadi 85x/menit, frekwensi pernafasan 28x/menit, TD 100/80mmHg, Suhu 37,6 derajat celcius, , badan pasien berkeringat. Apakah tindakan yang paling tepat dilakukan pada pasien?

a)

Memposisikan semi fowler

b)

Melakukan kompres

c)

Postural drainage

d)

Kolaborasi O2

e)

Kolaborasi infus

12.

Seorang perempuan berusia 27 tahun mengalami henti napas dan henti jantung di ruang unit gawat darurat. Perawat langsung melakukan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) selama 2 menit, setelah itu perawat mengevaluasi keadaan pasien, ternyata denyut nadi dan napas korban ada.

Manakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan?

a)

Melakukan kembali tindakan resusitasi jantung paru selama 5 siklus

b)

Memberikan bantuan nafas sebanyak 20 kali selama dua menit

c)

Memberikan bantuan nafas sebanyak 10 kali selama dua menit

d)

Memposisikan klien ke dalam posisi miring mantap

e)

Merujuk pasien ke sarana pelayanan kesehatan terdekat

13.

Seorang pasien laki-laki berusia 18 tahun, korban perkelahian di sekolah, diantar ke unit gawat darurat dengan luka tusuk di abdomen. Pasien mengerang kesakitan, saat dikaji terdapat perdarahan masiv di sekitar pisau yang menancap. Pasien direncanakan akan segera dilakukan pembedahan.

Apakah tindakan yang harus dilakukan?

a)

Mencabut pisau yang menancap di abdomen pasien

b)

Menghubungi pihak polisi untuk segera dilakukan visum

c)

Memasang infus 2 jalur untuk persiapan pembedahan

d)

Memberikan penjelasan dan meminta persetujuan keluarga untuk dilakukan pembedahan

e)

Melakukan fiksasi pada pisau agar tidak berubah tempat/bergeser

14.

Dari hasil pengkajian perawat terhadap beberapa keluarga ditemukan data sebanyak 58% dari 12 keluarga yang anggota keluarganya mengalami hipertensi. Selanjutnya perawat melakukan koordinasi dengan kader untuk melakukan penyuluhan. Apakah peran yang dilakukan perawat dalam kegiatan tersebut ?

a)

Advokator

b)

Pendidik

c)

Pemberi perawatan

d)

Kolaborator

e)

Role model

15.

Seorang laki – laki usia 35 tahun dibawa ke IGD karena post kecelakaan lalu lintas. Hasil pengkajian terdengar suara nafas snoring, terdapat jejeas pada area bahu, raccoon eyes, terdapat luka terbuka di kepala dan fraktur humerus dextra. TD 130/70 mmHg, frekuensi nafas 23x/menit, frekuensi nadi 90x/menit, GCS 1-2-2.

Manakah triage yang sesuai pada kasus tersebut?

a)

Kuning

b)

Hitam

c)

Hijau

d)

Biru

e)

Merah

16.

Seorang laki – laki usia 60 tahun masuk IGD karena sesak nafas dan batuk berdahak. Hasil pengkajian terdapat suara rhonci pada paru sebelah kanan, terdapat sianosis.TD 140/70 mmHg, frekuensi nafas 25x/menit, suhu 360C. sesak semakin memberat saat malam dan cuaca dingin.

Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Pola nafas tidak efektif

b)

Gangguan pertukaran gas

c)

Resiko aspirasi

d)

Bersihan jalan nafas tidak efektif

e)

Gangguan ventilasi spontan

17.

Seorang laki – laki usia 20 tahun masuk IGD karena tidak sadarkan diri setelah minum baygon dan telah mendapat perawatan insentif. Saat dikaji keluarga mengatakan bahwa sebelumnya anaknya pernah mengatakan “lebih baik mati saja…dari pada hmembuat malu orang tua…” dan keluarga pernah mendapatkan pisau di bawah bantal anaknya.

Apakah perilaku yang ditunjukkan oleh pasien pada pada kasus tersebut?

a)

Tanda – tanda bunuh diri

b)

Percobaan bunuh diri

c)

Isyarat bunuh diri

d)

Ancaman bunuh diri

e)

Ide bunuh diri

18.

Seorang parempuan usian 30 tahun sudah 2 munggu di rawat di RS jiwa. Dari hasil pengkajian, pasien mengakatakan masih melihat dan mendengar bisikan yang mengatakan dia botoh dan tak berguna. Pasien tampak gelisah dan mondar - mandir. Perawat sudah mengajarkan pasien cara mengontrol halusinasi dimulai dari menghardik, bercakap – cakap dengan orang lain dan minum obat teratur.

Apa tindakan keperawatan selanjutnya yang perlu dilakukan pada pasien tersebut?

a)

Mengarkan pasien untuk berdiam diri

b)

Mengajarkan pasien teknik relaksasi nafas dalam

c)

Mengajarkan pasien untuk melakukan aktifitas sehari – hari

d)

Mengajarkan pasien cara mengontrol marah dengan mukul bantal

e)

Mengarjarkan pasien cara berkenalan dengan orang lain

19.

Seorang perempuan usia 28 tahun diantar keluarganya ke RS jiwa karena menolak makan, mandi dan mengurung diri di kamar. Hasil pengkajian pasien mengatakan bahwa dirinya tidak berguna, malu dan lebih baik tidak dilahirkan saja. Menurut keluarga kejadian ini terjadi setelah anak dan suaminya meninggal dunia karena ledakan kompor gas 2 minggu lalu. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

a)

Harga diri rendah

b)

Keputusasaan

c)

Isolasi social

d)

Ketidak berdayaan

e)

Defisit perawat diri

20.

Seoarang perempuan usia 25 tahun dirawat di ruang bedah syaraf akibat cedera pada spinal. Saat ini kesadaran compos mentis, paien mengalami plegia pada kedua ekstremitas bawah dan inkontinesia alvi dan urine. Apa tindakan prioritas untuk mencegah timbulnya komplikasi pada pasien tersebut?

a)

Masase punggung tiap dua jam

b)

Program miring kanan/kiri

c)

Melakukan ROM pasif

d)

Memasang diapres

e)

Memasang safety bed

21.

Seorang perawat melakukan kunjungan rumah pada sebuah Keluarga yang memiliki anak berusia 6 tahun. Ibu mengatakan anak mengalami batuk berdahak dengan dahak berwarna kuning dan kental sejak 2 minggu yang lalu. Sejak sakit anak menjadi susah makan .Anak tampak sesak nafas( RR : 35x/menit ).

Apakah masalah keperawatan pada keluarga diatas?

a)

Perubahan pemeliharaan kesehatan

b)

Bersihan jalan nafas tidak efektif

c)

Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

d)

Gangguan pertukaran gas

e)

Kurang pengetahuan

22.

Di sebuah SD siswanya sangat memanfaatkan keberadaan UKS, sehingga kesehatan mereka juga tetap terjaga. Namun lingkungan disekitar sekolah SD sangat kotor dan banyak air menggenang diselokan dengan jentik nyamuk, adanya sampah yang tampak penuh dan dihinggapi lalat di sudut sekolah. Apakah intervensi keperawatan komunitas yang tepat untuk kasus diatas ?

a)

Membersihkan lingkungan

b)

Pembinaan lingkungan sekolah sehat

c)

Pendidikan kesehatan

d)

Pelayanan kesehatan

e)

Pelatihan kader UKS

23.

Seorang perempuan 24 tahun, usia kehamilan 39 minggu mengalami pendarahan pervaginam akibat trauma, kejadian tersebut terjadi pada jam 22.30 wib, hingga beberapa jam berlangsung perempuan tersebut belum dilakukan pertolongan/tindakan dan masih tergeletak dijalan. Tiba-tiba seorang Ns berjenis kelamin perempuan menghampiri dan mengecek respon pasien serta mengedukasikan masyarakat yang mengerumuni korban untuk tidak membawah pasien ke RS karena 30 menit yang lalu pihak RS sudah mengistirahatkan bidan dan perawat perempuan.

apakah edukasi selanjutnya yang paling tepat untuk masyarakat?

a)

Membawa pasien ke gedung DPR

b)

Tlpn Anggota DPR

c)

Minta pertolonganm anggota DPR

d)

Penjarakan penolong karena masih berkeliaran > jam 22.00 wib

e)

Denda penolong karena sudah melanggar aturan