NEW
Font size
WorksheetsAnti Korupsi
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Pernyataan berikut yang paling tepat dan perlu jadi pola pikir PNS yang anti korupsi, yaitu...
Memastikan terlebih dahulu adanya kesadaran anti korupsi hingga muncul niat anti korupsi, kemudian mempelajari secara detil tentang delik dan modus korupsi.
Mempelajari delik dan modus korupsi secara detail pasti akan menjauhkan diri dari perilaku dan tindak pidana korupsi
Mendapatkan contoh contoh nyata delik dan modus tindak pidana korupsi akan lebih memudahkan menjauhkan diri dari korupsi
Mempelajari dampak tindak pidana korupsi akan meningkatkan pengetahuan tentang menjauhkan diri dari tindak pidana korupsi
Semua jawaban benar
Hakikat atau makna ideal pemberantasan korupsi yang dilakukan di Indonesia berdasar sudut pandang Sistem Integritas Nasional yaitu :
Membuat sengsara para koruptor beserta keluarga dan keturunannya.
Menghukum para koruptor dengan hukuman yang paling lama dan kalau bisa sampai dihukum mati.
Memastikan tujuan nasional dapat tercapai
Dikenal di dunia Internasional sebagai negara contoh pemberantasan korupsi
Menghukum dan mengisolasi koruptor dari dunia luar
Pernyataan berikut yang bertentangan dengan konsep Spiritual Accountability, yaitu:
Spiritual accountability yang baik akan hasilkan niat baik, kemudian niat baik akan mendorong menghasilkan visi misi yang baik & diterjemahkan jadi usaha & hasil terbaik.
Spritual accountability yang baik tidak menjamin hasilkan public accountability yang baik, terbukti dengan banyak negara penduduknya berbasis/mayoritas beragama namun layanan publiknya masih jelek dan tingkat korupsinya masih tinggi.
Spritual accountability akan membuat manusia akan selalu ingat pada tujuan hidup dan kesadaran bahwa hidup harus dipertanggungjawabkan.
Kualitas spiritual accountability yang baik secara otomatis membuat manusia berhati hati atas akibat perbuatannya kepada manusia dan alam pada umumnya.
Spiritual accountability mengarahkan manusia pada tujuan kehidupan bahwa setiap perbuatan pasti ada balasannya.
Model perubahan sikap dan perilaku di bawah ini yang memiliki tingkat permanensi perubahan lebih tinggi yaitu:
Kesediaan seseorang untuk menerima pengaruh dari orang lain untuk berintegritas.
Berintegritas dikarenakan integritas sesuai dengan apa yang ia percayai dan sesuai dengan sistem nilai yang dianutnya.
Meniru integritas seseorang atau sekelompok orang sebagai bentuk hubungan yang menyenangkan.
Bersedia berintegritas sebagai cara untuk memperoleh reaksi positif seperti pujian, dukungan dan simpati.
Berintegritas merupakan kebutuhan dasar manusia atau sekelompok orang.
Apabila seorang pegawai akan berintegritas sebagaimana layaknya integritas pegawai lainnya yang ada di organisasi tersebut maka model perubahan tersebut termasuk model:
Identifikasi
Internalisasi
Kesediaan
Pencitraan
Kepatuhan
Pernyataan yang paling tidak disarankan dalam pembangunan sistem integritas yang efektif yaitu:
Pembangunan sistem integritas dapat dilakukan oleh siapa saja sehingga tidak diperlukan adanya orang-orang khusus yang dipilih dan dipastikan memiliki integritas.
Jika sumber daya terbatas maka lebih disarankan untuk membangun 3 sistem integritas yang paling dibutuhkan dibandingkan langsung membangun keseluruhan system integritas.
Menanamkan integritas dan membangun system integritas merupakan suatu kerja yang simultan sampai terbentuk budaya integritas di organisasi
Agar sistem integritas mampu memastikan organisasi mencapai tujuannya dan menjaga integritas individu.
Sistem integritas perlu dibangun sedini mungkin.
Pernyataan yang bukan merupakan bagian dalam pemetaan sistem integritas yaitu:
Identifikasi sistem integritas yang telah ada
Usulan sistem integritas yang diperlukan
Identifikasi stakeholder
Usulan kontribusi pegawai baru
interagency
9 nilai dasar anti korupsi yang disosialisasikan oleh KPK, yaitu:
Jujur, peduli, mandiri, disiplin, sederhana, berani, adil, tanggungjawab, kerja keras
Jujur, peduli, taat, disiplin, sederhana, berani, adil, tanggungjawab, kerja keras
Jujur, peduli, taat, disiplin, sederhana, berani, adil, makmur, kerja keras
Jujur, peduli, taat, disiplin, sederhana, berani, adil, makmur, merata
Jujur, peduli, rajin, disiplin, sederhana, berani, adil, makmur, merata
Dari kumpulan elemen berikut, mana yang seluruhnya merupakan elemen organisasi pada pembangunan sistem integritas terkait penyelarasan :
Nilai, Visi-Misi, Strategi-Kebijakan, Program, Kegiatan
Visi-Misi, Stakeholder, Program, Kegiatan, Keuangan
SDM, Informasi, Visi-Misi, Strategi, Program
Keuangan, SDM, Strategi, Nilai, Kegiatan
Visi-Misi, Keuangan, Strategi, Nilai, Kegiatan
Singkatan dari 5 nilai BKKBN:
CETAK BIRU
CETAK TEGAS
PANCA KENCANA
PANCA INTEGRITAS
PANCA TEGAS
