NEW
Font size
WorksheetsTeks Anekdot
Total questions: 20
Worksheet time: 11mins
Berikut yang termasuk struktur teks anekdot adalah ...
Abstrak, orientasi, krisis, reaksi dan koda
Abstrak, orientasi, aksi, krisis dan koda
Abstrak, orientasi, reaksi, krisis dan kode
Abstrak, orientasi, aksi, krisis dan koda
Abstrak, organisasi, aksi, krisis, dan koda
Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya padam.
Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya.
Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.
Budi : "Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!" (sambil menantang)
Sopir : "Itu jelas salahmu!"
Budi : "Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!" (masih dengan nada menantang)
Sopir : "Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku!"
Tokoh utama pada kutipan anekdot tersebut adalah ...
Budi
Sopir
Seseorang
Mobil
Orang sial
Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya padam.
Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya.
Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.
Budi : "Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!" (sambil menantang)
Sopir : "Itu jelas salahmu!"
Budi : "Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!" (masih dengan nada menantang)
Sopir : "Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku!"
Nilai didik pada kutipan anekdot tersebut adalah ...
Emosi harus terkendali saat menghadapi persoalan
Jangan lekas marah kepada orang lain jika belum tahu persoalan yang sebenarnya
Semua orang tidak boleh marah
Seorang sopir yang marah
Budi seorang pemarah
Andi kehilangan sepeda motor, kemudian melapor ke kantor polisi setempat. Setelah tiga bulan berlalu, Andi belum juga mendapat kabar dari kepolisian. Akhirnya, Andi memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menanyakan nasib motornya. Setelah sampai di kantor polisi, Andi merasa senang karena mendapat keterangan bahwa motornya sudah ditemukan. Andi ingin segera membawa pulang motor kesayangannya tersebut.
"Bolehkah saya membawa pulang motor tersebut, Pak?"
tanya Andi kepada petugas.
"Boleh, Nak. Asal kamu tahu diri." Jawab petugas.
"Oh iya. Saya mengucapkan terima kasih, Pak." Sambil berjabat tangan dan menerima surat keterangan. Petugas tersebut menyerahkan berkas penerimaan dengan berat.
Penyebab kelucuan anekdot tersebut adalah ...
Andi kehilangan sepeda motor
Setelah tiga bulan tidak ada kabar dari kepolisian
Andi mendapat kabar nahwa motornya sudah ditemukan
Petugas polisi mendapatkan upah terima kasih dari Andi
Petugas menyerahkan berkas dengan berat hati
Andi kehilangan sepeda motor, kemudian melapor ke kantor polisi setempat. Setelah tiga bulan berlalu, Andi belum juga mendapat kabar dari kepolisian. Akhirnya, Andi memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menanyakan nasib motornya. Setelah sampai di kantor polisi, Andi merasa senang karena mendapat keterangan bahwa motornya sudah ditemukan. Andi ingin segera membawa pulang motor kesayangannya tersebut.
"Bolehkah saya membawa pulang motor tersebut, Pak?"
tanya Andi kepada petugas.
"Boleh, Nak. Asal kamu tahu diri." Jawab petugas.
"Oh iya. Saya mengucapkan terima kasih, Pak." Sambil berjabat tangan dan menerima surat keterangan. Petugas tersebut menyerahkan berkas penerimaan dengan berat.
Sindiran yang terdapat dalam anekdot tersebut adalah ...
Tempat parkir menjadi pusat pencurian sepeda motor
Hendaknya menjaga keamanan barangnya sendiri-sendiri
Petugas kepolisian seharusnya tidak melakukan pungutan liar dalam melayani masyarakat
Ucapan terimakasih sangat berarti bagi petugas
Kehilangan motor merupakan pengalaman yang berharga
Kisah Pemulung
Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.
Pak RT : “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”
Pemulung :“Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”
Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”
Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?”
Pak RT : “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”
Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”
Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.
Dari teks anekdot di atas, makna tersiratnya adalah...
Hari itu Pak Bahagio sedang mengendarai mobil mewahnya di suatu tempat. Tiba-tiba Pak Bahagio merasa heran ketika ada seorang ibu-ibu yang terlihat makan rumput. Pak Bahagio memutuskan untuk berhenti dan ia ingin bertanya kenapa ibu itu memakan rumput. Selama ini Pak Bahagiao tahunya manusia makan nasi, bukan malah makan rumput.
Penggalan teks anekdot tersebut termasul ke dalam struktur ...
Abstraksi
Orientasi
Krisis
Reaksi
Koda
Lili dan Lulu adalah teman dekat, mereka sedang mengobrol sambil menunggu tukang bakso lewat. Untuk menghilangkan rasa jenuh, mereka memutuskan untuk bermain tebak-tebakkan. Orang pertama yang mendapat giliran adalah Lili. Lili bertanya pada Lulu, “Lu, kursi apa yang bisa membuat orang lupa ingatan?”. Lulu tidak langsung menjawab ia berpikir sejenak.
Penggalan teks anekdot tersebut masuk ke dalam struktur ...
Abstraksi
Orientasi
Krisis
Reaksi
Koda
Terdapat krisis dalam struktur teks anekdot. Pemaknaan krisis dalam teks anekdot adalah ...
merupakan penutup atau simpulan sebagai pertanda berakhirnya cerita.
merupakan pendahuluan yang menyatakan latar belakang atau gambaran umum tentang isi suatu teks.
merupakan bagian dari inti peristiwa suatu anekdot. Pada bagian krisis itulah terdapat kekonyolan yang menggelitik dan mengundang tawa.
merupakan bagian cerita yang mengarah pada terjadinya suatu krisis, konflik, atau peristiwa utama. Bagian inilah yang menjadi penyebab timbulnya krisis.
merupakan tanggapan atau respons atas krisis yang dinyatakan sebelumnya. Reaksi yang dimaksud dapat berupa sikap mencela atau menertawakan.
Teks anekdot berikut untuk soal nomor 1 dan 2.
Advokat
Suatu sore dua mahasiswa Fakultas Hukum sedang terlibat diskusi kecil. Mereka adalah Fredi dan Ibrahim.
Fredi : Apa kepanjangan dari Advokat?
Ibrahim : Ada duit advokasi All out!
Fredi : Hah…!!
Disadur dari: http://tamao-feryzawa: blogspot.com/2013/09/contoh-anekdot-hukum-politik.html
Aspek kelucuan atau kekonyolan teks tersebut adalah ….
Dua mahasiswa sedang berdiskusi
Diskusi dilakukan pada suatu sore
Pengkreasian kepanjangan advokat
Mereka bernama Fredy dan Ibrahim
Fredi bertanya kepanjangan advokat.
Bacalah dengan cermat kutipan berikut.
Seekor anak harimau bertanya kepada ayahnya, “Ayah, apakah aku bisa mempunyai uang?”
Ayahnya menjawab, “Tentu saja bisa.”
“Kapan aku bias mempunyai uang?” Tanya anak harimau.
“Kamu akan mempunyai uang setelah kamu diolah menjadi jaket dan dompet,” jawab sang ayah harimau.
Disadur dari: http://www.ketawa.com/2014/06/10182-kapan-buaya-bisa-punya-uang,html
Aspek yang dikritik anekdot tersebut adalah …
Kawasan hutan tempat hidup harimau semakin sempit.
Harimau adalah binatang buas yang berbahaya bagi manusia.
Banyak perburuan harimau untuk diambil kulitnya.
Banyak harimau kelaparan masuk desa dan memangsa manusia.
Habitat harimau di hutan semakin berkurang karena seleksi alam.
Setelah selesai tertawa, Pak Memed menjelaskan, “Saya tidak ingin menyuap bapak, saya hanya memberikan uang seratus ribu rupiah pada tiap sapi saya”. Mendengar jawaban tersebut tentu saja petugas ketiga merasa heran, “Loh, kenapa malah di kasih uang?”. Pak Memed pun menjawab, “Iya Pak, biar mereka bisa beli makan sendiri”.
Bagian dari teks anekdot tersebut merupakan struktur ...
Abstraksi
Orientasi
Krisis
Reaksi
Koda
Bacalah penggalan teks anekdot berikut!
(1) “Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok”, tegas petugas itu. (2) Dengan sigap Azam menjawab, “Oh…, maaf terjatuh.” (3) Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi. (4)Petugas itu hanya terbelalak keheranan. (5)Kemudian, ia pergi meninggalkan Azam.
Koda yang terdapat pada paragraf di atas adalah...
1
2
3
4
5
Bacalah teks berikut!
Cuma Takut Tiga Roda
(1) Suatu hari, saat Abdurahman Wahid menjabat sebagai Presiden RI, ada pembicaraan serius yang dilakukan seusai menghadiri sebuah rapat di istana Negara. (2) Pembicaraan bertopik isu terhangat. (3) Diketahui, pembicaraan itu mengenai wabah demam berdarah yang kala itu sedang melanda kota Jakarta.
(4) Gusdur pun sibuk memperbincangkan penyakit mematikan tersebut.
(5) “Menurut Anda, mengapa demam berdarah saat ini semakin marak di Jakarta, Pak?” tanya seorang menterinya.
(6) “Ya karena Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso melarang bemo, becak, dan sebentar lagi bajaj dilarang beredar di Kota Jakarta ini. (7) Padahal kan, nyamuk sini cuma takut sama tiga roda.”
Krisis yang terdapat pada teks anekdot ditunjukan dengan nomor…
1 dan 2
2 dan 3
4
5 dan 6
7
Gambar tersebut termasuk dalam jenis teks anekdot...
tokoh terkenal
sufi
binatang
fiksi
non fiksi
Saat sesi tanya jawab tiba, Ali bertanya kepada pak dosen. “Apa kepanjangan KUHP, Pak?” Pak dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada Ahmad. “Saudara Ahmad, coba dijawab pertanyaan saudara Ali tadi,” pinta pak dosen. Dengan tegas Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak ...!” Kutipan diatas merupakan salah satu bagian dari struktur teks anekdot, yaitu....
Abstraksi
Krisis
Koda
Reaksi
Orientasi
Cermati dialog teks anekdot berikut!
Tono: "Bukan itu sebabnya, Din. Sebab dia juga seorang pejabat."
Udin: "Loh, apa hubungannya?"
Tono: "Ya, kalau dia berdiri, takut kursinya diduduki orang lain."
Udin: "???"
Kata "kursi" pada dialog di atas memiliki makna....
dudukan
keinginan
kantor
pegawai
jabatan
Perhatikan penggalan teks anekdot berikut!
Di kantin sebuah universitas, terdapat dua orang mahasiswa yang sedang berbincang-bincang.
Penggalan teks anekdot di atas termasuk pada bagian....
abstraksi
orientasi
krisis
reaksi
koda
Cermati dialog teks anekdot berikut!
1) Pelapor : “Iya, Pak. Saya beruntung karena CCTV merekam dengan jelas wajah malingnya.”
2) Polisi : “Sudah minta izin malingnya untuk merekam?”
3) Pelapor : “Belum.” (sambil menatap polisi dengan penuh keheranan)
4) Polisi : “Itu ilegal. Anda saya tangkap.”
5) Pelapor : (hanya bisa pasrah tak berdaya)
Bagian reaksi teks anekdot di atas terdapat pada kalimat dialog nomor....
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
4 dan 5
5 saja
Perhatikan penggalan teks anekdot berikut!
Contohnya saja orang utan yang ada di Kalimantan. Kini mereka kehilangan habitat mereka. Hal ini disebabkan hutan mereka dijadikan sebagai perkebunan kelapa sawit yang luasnya hingga berkentare-hektare.
Andai saja orang utan bisa ngomong, tentu saja dia akan menuntut HAM kepada Komnas HAM (Hak Asasi Monyet).
Kalimat yang menunjukkan unsur humor berdasarkan teks anekdot di atas adalah....
Kini mereka kehilangan tempat tinggal mereka.
Hal ini disebabkan hutan mereka dijadikan sebagai perkebunan kelapa sawit yang luasnya hingga berhektare-hektare
Tentu saja dia akan menuntut HAM kepada Komnas HAM (Hak Asasi Monyet)
Contohnya saja orang utan yang ada di Kalimantan
Andai saja orang utan bisa ngomong
