NEW
Font size
WorksheetsEvaluasi Cerpen 2
Total questions: 10
Worksheet time: 8mins
Bacalahkutipan cerpen berikut dengan cermat!
Di Kantor Pos
Oleh: Muhammad Ali
“Tadi agaknya telah terjadi suatu kekeliruan ketika Nona membayarkan uang pos wesel kepada saya, sebab ….”
“Mana bisa keliru?” si pegawai menyela dengan cepat.
“Seharusnya saya terima tiga ratus rupiah, bukan? Kalau tak salah, sekian itulah angka yang tertulis dalam pos wesel saya.”
“Coba saya liat dulu, Saya masih ingat nomor pos wesel Saudara.”
Si pegawai lalu memeriksa salah satu lajur dalam daftar yang terkembang di hadapannya, kemudian katanya,”Nah ini, wesel nomor satu empat tujuh dengan tanda C. Jumlah uang: tiga ratus rupiah. Apa yang keliru? Bukankah tadi Saudara terima dari saya tiga ratus rupiah?”
“Tidak,” jawab laki-laki itu. ”Nona tadi memberikan kepada saya bukan tiga lembar kertas ratusan, tapi empat lembar. Jadi, empat ratus rupiah yang saya terima tadi.” “Oh, kalau begitu saya keliru. Benar-benar keliru,” kata si pegawai akhirnya dengan kemalu-maluan. ”Maklum banyak kerja. Lagi pula lembaran-lembaran uang itu masih baru hingga mudah saja terlengket karenanya. Jadi, Saudara mau kembalikan uang yang seratus rupiah kepada saya, sekarang?”
“Betul, Saya akan mengembalikannya kepada Nyonya ….”
“Nona!” sela si pegawai cepat.
Kutipan cerpen tersebut bertema ...
Keberanian pegawai mengakui kekeliruan.
Kehati-hatian pegawai terhadap seseorang.
Kejujuran seseorang dalam hidup.
Kebaikan seseorang terhadap pegawai pos.
Tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.
Bacalah kutipan cerpen berikut dengan cermat!
Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda.
("Kenang-kenangan" oleh Abdul Gani A.K).
Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah ....
Orang pertama pelaku utama
Orang ketiga pelaku sampingan
Orang ketiga pelaku utama
Orang pertama dan ketiga
Orang ketiga serbatahu
Bacalah kutipan cerpen berikut dengan cermat!
Kuingin kau berbohong padaku. Seperti yang kau utarakan kemarin, dan yang kemarin dulu itu. Ketika mentari meredup berpendar di pucuk daun sebelah barat rumah dan ketika kerumunan itu tak lagi bersamamu, kau mulai dengan kisah kebohonganmu yang pertama kepadaku.
Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar waktu sore adalah ...
Mentari meredup.
Mentari di sebelah barat.
Ketika kerumunan tidak bersama.
Kebohongan yang disampaikantokohkamu.
Seperti yang kau utarakan kemarin.
Bacalah kutipan cerpen berikut ini!
Langit mulai gelap diatas kepalaku, lampu-lampu mulai dihidupkan ketika aku memutuskan keluar apartemen dan berdiri di pinggir jalan. Beberapa taksi sengaja berjalan lambat, dan aku membiarkannya berlalu. Aku bahkan tidak punya rencana apa-apa.
Aku sama sekali tidak punya gambaran hendak melakukan apa atau mau pergi kemana.
Aku hanya menginginkan keluar dari apartemen. Hanya begitu. Selanjutnya adalah sesuatu yang benar-benar buram.
Mungkinsajainilebihbaikdaripadaakududukterdiammenungguseseorang yang akan pulang dari sebuah pulau dan setelah bertemu kami bertengkar, berulang-ulang.
Watak tokoh dalam kutipan cerpen tersebut adalah ….
Penyabar
Optimis
Pesimis
Tak punya visi
Pendiam
Salah satu ciri alur cerpen yang baik adalah ….
Memuat banyak konflik
Berkembang sesuai dengan cerita
Alur mengalir secara dramatic memuat masalah yang dibahas dari awal hingga akhir cerita secara konsisten
Harus memuat masalah kemanusiaan
Memuat kehidupan masa lampau
Bacalah penggalan cerpen berikut dengan cermat!
Tak bisa kurang sedikit?”
“Tentu saja, Mister. Dalam perdagangan, seperti Tuan maklum, harga bisa damai. Apalagi Mister pecinta benda seni!” Tommy tak mendengarkan lebih lanjut, dengan tangkas dia bangkit kemudian kebelakang. Dia menulis sepucuk surat untuk Tuan Wahyono, ahli keramik sebelah rumah. Dia suruh pelayanannya cepat mengantarkan surat itu.”Aku minta bantuan Tuan Wahyono untuk menilai harga toko ini. Dia adalah ahli keramik. Rumahnya di sebelah itu,”ujar Tommy setelah duduk di dekat tamunya.
Amanat yang terdapat dalam cerpen di atas adalah ....
Dalam berdagang tidak boleh memberikan harga mati
Sebaiknya serahkanlah suatu urusan kepada orang yang ahli
Kita harus menjalin hubungan baik dengan tetangga yang mempunyai keahlian
Menjadi pesuruh harus taat dan cekatan dalam bekerja
Surat dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan tetangga.
Cermatilah kutipan cerpen berikut dengan cermat!
“Apa-apaan sih, elo? Posternya kan jadi sobek!!!”
“Sorry,
Rin! Gue bener-bener nggak sengaja!”
Rinta
sama sekali nggak ngegubris pembelaan Anya. Ia masih memandangi poster Blur
kesayangannya yang kinisudahterbagiduakarenarobek. “Rin, sorry, ya. Gue . . . .”
“Aah!
Udah, deh! Pulang, sana!” potong Rinta kesal, matanya sudah sembap, hampir
nangis. Anya nggak mau memperburuk keadaan. Ia pun langsung keluar dari
kamar Rinta dan bergegaspulang.
Kutipan teks cerpen tersebut memuat bagian ....
Orientasi
Komplikasi
Evaluasi
Resolusi
Koda
Bacalah kutipan cerpen berikut dengan cermat!
Senja memerah. Langit sajikan semburat jingga yang berkobar di batas horison. Sesaat lagi malam akan menebarkan keremangan yang membaur bersama nafas kesunyian. Perlahan, alam mulai melepaskan diri dari jeratan hari. Seakan jemu menimbun lelah, bumi mulai meredupkan kehidupan. Aroma sepi mulai menyebarke setiap celah udara.
Kutipan cerpen di atas merupakan bagian ....
abstrak
orientasi
komplikasi
evaluasi
resolusi
Perhatikan kalimat-kalimat di bawahini!
1) Menentukan perwatakan
2) Menentukan sudut pandang
3) Menyajikan peristiwa yang ditentukan dalam alur
4) Menentukan latar
5) Menentukan tema
Susunan yang tepat langkah menyusun teks cerpen adalah ....
1)-2)-3)-4)-5)
1)-3)-4)-5)-2)
5)-1)-2)-4)-3)
5)-2)-1)-4)-3)
5)-3)-1)-4)-2)
Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini!
1) Masing-masing mendapat bagian tiga buah kurma per kepala.
2) Maka, pada hari itu dapat ditebak, orang-orang membukakan puasanya dengan tiga butir kurma dari Pak Ayub.
3) Biasanya, kalau besok paginya di tepian sungai atau di lapau kopi, orang bercerita tentang nikmatnya membukakan puasa dengan tiga butir kurma, berarti orang-orang itu kemarin habis dikunjungi Pak Ayubsi Tuan Kurma.
4) Artinya lagi, Pak Ayub dengan bayang-bayang sepanjang badannya, telah berbuat pengasih dan penyayang serta adil kewarga kampung.
5) Biasanya, sekali atau dua kali dalam bulan Ramadan Pak Ayub mengantarkan kurma ke setiap rumah-rumah
6) Takheran, di hari pembagian kurma itu, boncengan sepedanya dibebani karung plastik berisi kurma.
Susunan cerita yang runtut berdasarkan teks di atas adalah ....
3)-1)-2)-4)-5)-6)
3)-4)-5)-1)-6)-2)
3)-5)-4)-1)-6)-2)
5)-3)-4)-1)-2)-3)
5)-4)-3)-2)-1)-6)
