WorksheetsHasil Budaya Praaksara
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Zaman paleolitikum terjadi pada kala pleistosen yang berlangsung kurang lebih 600.000 tahun. Artefak yang digunakan pendukung kebudayaan pada masa ini memiliki ciri antara lain….
batu yang sudah diasah halus
batu yang ukurannya pendek
batu yang berbentuk persegi
batu yang bentuknya masih kasar
batu yang masih setengah halus
Berdasarkan daerah tempat penemuannya, hasil kebudayaan zaman paleolitikum dibagi menjadi dua, yaitu kebudayaan Pacitan dan kebudayaan Ngandong. Peralatan yang berasal dari dua daerah tersebut berupa….
kapak genggam dan alat serpih
alat serpih dan kapak corong
kapak genggam dan kapak pendek
kapak pendek dan kapak corong
kapak persegi dan kapak lonjong
Zaman mesolitikum disebut juga zaman peralihan dari zaman paleolitikum ke zaman neolitikum. Pada zaman ini berlangsung pada zaman holosen yaitu sekitar 25.000 tahun yang lalu. Hasil kebudayaan pada zaman ini antara lain berupa ….
peralatan dari logam perunggu
peralatan batu yang dihaluskan
kapak Sumatra / pebble
gerabah dan tembikar
peralatan dari batu besar
Zaman dan hasil budaya di bawah ini yang benar adalah …
Paleolitikum - Kapak Corong
Mesolitikum - Kjokken Moddinger
Neolitikum - Kapak Perimbas
Megalitikum - Abris Sous Roche
Paleometalik - Toala Sampung Culture
Perkembangan kebudayaan pada zaman neolitikum sudah sangat maju dibandingkan zaman-zaman sebelumnya. Peninggalan kebudayaan zaman neolitikum hampir tersebar di seluruh kepulauan Nusantara. Menurut Raden Soekmono, kebudayaan neolitikum inilah yang menjadi dasar kebudayaan Indonesia sekarang. Adapun ciri hasil budaya masyarakat pada zaman tersebut adalah…
hidupnya di tepi pantai mencari kerang dan cumi-cumi
menempati gua-gua perbukitan dan berburu binatang
peralatan terbuat dari batu diasah secara halus
berburu dan meramu makanan tingkat lanjut
tempat tinggalnya masih nomaden
Menurut para sejarawan mata pencaharian masyarakat pada zaman neolitikum telah bercocok tanam dengan cara bersawah. Pendapat tersebut didasarkan atas…
penemuan kapak persegi yang diperkirakan sebagai cangkul
penemuan kapak lonjong yang diperkirakan sebagai cangkul
tradisi lisan yang berkembang pada masyarakat pedalaman
penelitian cara bercocok tanam pada masyarakat pedalaman
penemuan kapak sepatu yang difungsikan sebagai cangkul
Kebudayaan Megalitikum merupakan suatu kebudayaan batu besar yang terdapat pada zaman Neolitikum dan zaman Perunggu. Bangunan-bangunan Megalitikum ditemukan bersama dengan alat-alat dari zaman Neolitikum dan paling banyak ditemukan bersama dengan alat-alat dari zaman Perunggu. Bangunan-bangunan batu besar tersebut dipergunakan sebagai sarana …
rekreatif pada masyarakat Proto Melayu
mengekspresikan jiwa tentang keindahan
simbol kesaktian bagi masyarakatnya
simbol kegotongroyongan kelompoknya
pemujaan terhadap roh nenek moyang
Zaman perundagian disebut juga jaman perunggu. Zaman ini banyak meninggalkan benda-benda sejarah dapat ditemukan di berbagai daerah. Hasil budaya zaman ini antara lain …
kapak pendek dan moko
kapak persegi dan lonjong
keranda dan candrasa
moko dan kapak sepatu
kapak pendek dan candrasa
Perbedaan teknik a cire perdue dengan bivalve dalam pembuatan alat dari logam yaitu....
A Cire Perdue: Menggunakan cetakan dari batu - Bivalve: Menggunakan model dari lilin
A Cire Perdue: menggunakan model dari lilin - Bivalve: menggunakan cetakan 2 belah batu
A Cire Perdue: menggunakan cetakan 2 belah batu - Bivalve: menggunakan cetakan tanah liat
A Cire Perdue: kualitas sangat baik - Bivalve: hasil masih kasar
A Cire Perdue: dibuat bersama-sama - Bivalve: dibuat sendiri
Dolmen adalah salah satu hasil budaya jaman Megalitik Tua yang penyebarannya dilakukan bangsa Proto Melayu. Artefak ini memiliki bentuk dan fungsi …
batu bertingkat untuk pemujaan
arca mengambarkan binatang suci
lesung batu berfungsi menumbuk padi
meja batu sebagai tempat meletakkan sesaji
tugu batu sebagai penghormatan roh nenek moyang
