Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KAIDAH BELAJAR DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING

Total questions: 20

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Ivan Pavlov mengembangkan teori belajar ...

a)

Koneksionisme

b)

Pengkondisian klasik

c)

Pengkondisian operan

d)

Teori kognitif

2.

Dalam teori ini dikenal dua tipe stimuli dan dua tipe respon. Teori tersebut adalah teori ...

a)

Koneksionisme

b)

Pengkondisian klasik

c)

Pengkondisian operan

d)

Teori belajar social

3.

Peserta didik/konseli akan belajar lebih bersemangat apabila mengetahui hasil belajarnya. Pernyataan ini merupakan prinsip belajar ...

a)

Perhatian dan motivasi

b)

Keaktifan

c)

Keterlibatan langsung

d)

Balikan dan penguatan

4.

Prinsip pengulangan sesuai dengan teori belajar ...

a)

Koneksionisme

b)

Pengkondisian klasik

c)

Pengkondisian operan

d)

Teori belajar sosial

5.

Pengalaman yang dilakukan berulang-ulang memperbesar peluang timbulnya respon yang benar. Pernyatan ini sesuai dengan hukum ...

a)

Low of effect

b)

Low of readines

c)

Low of exercise

d)

Low of duty

6.

Teori pendidikan yang lebih menekankan pada tingkah laku manusia, dan memandang individu sebagai makhluk reaktif yang memberi respon terhadap lingkungan adalah ....

a)

teori belajar humanisme

b)

teori belajar behaviorisme

c)

teori belajar kognitivisme

d)

teori belajar konstruktivisme

7.

Bagaimanakah aplkasi teori belajar konstruktivisme dalam bimbingan dan konseling ?

a)

Guru BK/konselor dalam menyelenggarakan bimbingan dan konseling harus menyesuaikan dengan tahapan perkembangan anak.

b)

Guru BK membantu peserta didik memperjelas tujuan belajarnya, dan memberikan kebebasan untuk belajar dengan caranya masing- masing.

c)

guru BK/konselor harus memberikan contoh bagaimana peserta didik/konseli menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru BK/konselor. Selanjutnya peserta didik mengamati dan meniru cara guru BK/konselor menyelesaikan tugas tersebut.

d)

Guru BK/konselor membantu peserta didik dalam proses belajar, agar peserta didik dapat membangun sendiri pengetahuan mereka dengan keterlibatan aktif dalam kegiatan belajar mengajar.

8.

Bagaimanakah aplkasi teori belajar humanisme dalam bimbingan dan konseling ?

a)

Guru BK/konselor dalam menyelenggarakan bimbingan dan konseling harus menyesuaikan dengan tahapan perkembangan anak.

b)

Guru BK membantu peserta didik memperjelas tujuan belajarnya, dan memberikan kebebasan untuk belajar dengan caranya masing- masing.

c)

guru BK/konselor harus memberikan contoh bagaimana peserta didik/konseli menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru BK/konselor. Selanjutnya peserta didik mengamati dan meniru cara guru BK/konselor menyelesaikan tugas tersebut.

d)

Guru BK/konselor membantu peserta didik dalam proses belajar, agar peserta didik dapat membangun sendiri pengetahuan mereka dengan keterlibatan aktif dalam kegiatan belajar mengajar.

9.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan kebudayaan No. 111 Tahun 2014, proporsi kegiatan antara kegiatan layanan dan kegiatan administratif adalah ...

a)

85% dan 15%

b)

75% dan 25%

c)

65% dan 35%

d)

55% dan 45%

10.

Hasil asesmen kebutuhan siswa di suatu SMP adalah sebagai berikut. Hampir semua siswa kelas IX berkeinginan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi tetapi kebanyakan di antara mereka masih bingung mau melanjutkan ke mana. Kebingungan tersebut terkait dengan potensi-potensi yang mereka miliki dan masa depan yang diharapkan setelah selesai studi. Peningkatan standar Kelulusan ujian nasional juga sangat mencemaskan siswa kelas IX. Di sisi lain, sekolah juga mentargetkan kenaikan rata-rata nilai UAN sebesar 0,5. Berdasarkan hasil asesmen tersebut, Guru Bimbingan dan Konseling atau konselor perlu memfasilitasi siswa melalui ….

a)

layanan dasar untuk mengurangi kecemasan siswa.

b)

perencanaan individual untuk menyelaraskan cita-cita dengan potensi

c)

dukungan sistem untuk mendukung semua keinginan siswa.

d)

layanan responsif untuk mendorong siswa melanjutkan ke smk.

11.

Rumusan rasional dalam penyusunan program berisi .…

a)

Keberadaan pelayanan BK sebagai penunjang dan bagian integral dari implementasi kurikulum

b)

Merumuskan visi dan misi program BK

c)

Merumuskan tujuan dari program BK

d)

Mendeskripsikan kebutuhan konseli

12.

Dalam menyusun rencana operasional program, harus memuat komponen-komponen sebagai berikut...

a)

Strategi dan bidang layanan, sasaran kegiatan, pelaksana kegiatan, waktu pelaksanaan kegiatan, durasi waktu dan tempat

b)

Visi dan Misi layanan, sasaran kegiatan, pelaksana kegiatan, waktu pelaksanaan kegiatan, durasi waktu dan tempat

c)

Kebutuhan konseli, sasaran kegiatan, pelaksana kegiatan, waktu pelaksanaan kegiatan, durasi waktu dan tempat

d)

Strategi dan bidang layanan, sasaran kegiatan, pelaksana kegiatan, waktu pelaksanaan kegiatan, durasi waktu dan evaluasi program

13.

Mengidentifikasi program-program yang terlaksana dan yang tidak terlaksana merupakan hasil dari ....

a)

Analisis kebutuhan

b)

Analisis program

c)

Evaluasi kebutuhan

d)

Evaluasi program

14.

Sistematika penyusunan program BK adalah sebagai berikut …

a)

Rasional, visi dan misi, deskripsi kebutuhan, tujuan, evaluasi, pelaporan dan tindak lanjut, anggaran biaya, action plan

b)

Rasional, visi dan misi, deskripsi kebutuhan, tujuan, action plan, anggaran biaya,evaluasi, pelaporan dan tindak lanjut

c)

Rasional, visi dan misi, deskripsi kebutuhan, tujuan, action plan, evaluasi, pelaporan dan tindak lanjut.

d)

Rasional, visi dan misi, deskripsi kebutuhan, action plan, tujuan, evaluasi, pelaporan dan tindak lanjut, anggaran biaya

15.

Data masalah peserta didik sebagai berikut: Afifah menghadapi 60% masalah di bidang pribadi, Alam Rohman 52% masalah karier, Angga menghadapi 71% masalah pribadi, Burhan 13% masalah belajar, Kardono menghadapi 54% masalah pribadi, Sulis 22% masalaah karier. Menghadapi data tersebut, guru bimbingan dan konseling atau konselor merencanakan program bimbinga dan konseling sebagai berikut...

a)

Terhadap Angga dilakukan konseling individual

b)

Dilakukan konseling kelompok terhadap 3 siswa

c)

Direncanakan bimbingan klasikal dengan topik rasa percaya diri

d)

Semua siswa harus mendapatkan layanan bimbingan dan konseling

16.

Perumusan tujuan dalam Rencana Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling (RPL) lebih terfokus pada …

a)

Tujuan segera dan tujuan umum

b)

Tujuan umum dan tujuan khusus

c)

Tujuan Jangka panjang dan tujuan umum

d)

Tujuan Jangka pendek dan tujuan khusus

17.

Pada RPL BK, tujuan bersifat menyeluruh berkenaan dengan sebuah tema atau pokok bahasan merupakan …

a)

Tujuan Umum

b)

Tujuan Khusus

c)

Tujuan Jangka panjang

d)

Tujuan Jangka pendek

18.

Strategi yang digunakan untuk membantu konseli mempelajari atau menguasai materi layanan dalam rangka mencapai tujuan layanan disebut …

a)

Kegiatan layanan

b)

Media layanan

c)

Materi layanan

d)

Metode layanan

19.

Penataan tempat duduk pada saat diskusi termasuk dalam …

a)

Kegiatan layanan

b)

Media layanan

c)

Materi layanan

d)

Metode layanan

20.

Rincian tugas perkembangan dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) berkaitan dengan ....

a)

Rumusan kompetensi

b)

Aspek perkembangan

c)

Tahap internalisasi

d)

Perumusan topik materi layanan