wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Hikayat

Total questions: 25

Worksheet time: 49mins

Name
Class
Date
1.

Tersebutlah perkataan seorang raja yang bernama Indera Bungsu dari Negeri Kobat Syahrial. Setelah berapa lama di atas kerajaan, tiada juga beroleh putra. Maka pada suatu hari, ia pun menyuruh orang membaca doa qunut dan sedekah kepada fakir dan miskin.


Penggalan hikayat di atas mengandung ciri ... .

a)

Anonim

b)

Berkembang secara lisan

c)

Istanacentris

d)

Kesaktian

e)

Kemustahilan

2.

Tersebutlah perkataan seorang raja yang bernama Indera Bungsu dari Negeri Kobat Syahrial. Setelah berapa lama di atas kerajaan, tiada juga beroleh putra. Maka pada suatu hari, ia pun menyuruh orang membaca doa qunut dan sedekah kepada fakir dan miskin.


Berdasarkan penggalan hikayat di atas, sudut pandang yang digunakan adalah ... .

a)

Orang pertama pelaku utama

b)

Orang pertama pelaku sampingan

c)

Orang kedua

d)

Orang ketiga serbatahu

e)

Orang ketiga pelaku utama

3.

Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya. Setelah beberapa lamanya, mereka belajar pula ilmu senjata, ilmu hikmat, dan isyarat tipu peperangan.


Nilai yang terkandung dalam penggalan hikayat di atas adalah ... .

a)

Nilai sosial

b)

Nilai budaya

c)

Nilai pendidikan

d)

Nilai agama

e)

Nilai moral

4.

Setelah beberapa lamanya, mereka belajar pula ilmu senjata, ilmu hikmat, dan isyarat tipu peperangan. Maka baginda pun bimbanglah, tidak tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat; ia menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda yang berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.


Nilai budaya yang ditunjukkan dalam penggalan hikayat di atas adalah ... .

a)

Memperkenalkan ilmu saat anak sudah cukup umur

b)

Mewariskan gelar raja pada keturunan

c)

Mempelajari ilmu agama

d)

Menemukan buluh perindu

e)

Memilih penerus raja melalui sayembara

5.

1) Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. 2) Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. 3) Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu. 4) Baginda bertitah lagi.

“Barang siapa yang dapat susu harimau beranak muda, ialah yang akan menjadi suami tuan puteri.”


Ciri hikayat yang tersirat pada kalimat ke-3 adalah ... .

a)

Anonim

b)

Bahasa baku

c)

Kemustahilan

d)

Berkembang secara lisan

e)

Berupa prosa

6.

Bayan yang bijak bukan sahaja dapat menyelamatkan nyawanya tetapi juga dapat menyekat isteri tuannya daripada menjadi isteri yang curang.

Dia juga dapat menjaga nama baik tuannya serta menyelamatkan rumah

tangga tuannya.


Amanat yang tersirat dalam cerita di atas adalah ... .

a)

Jadilah burung bayan yang bijak

b)

Seekor burung yang dapat bicara

c)

Menasihati dan mencegah orang lain yang akan berbuat curang

d)

Mengumbar nama baik tuan

e)

Menjaga keutuhan rumah tangga

7.

Maka berkeinginanlah istri Khojan Maimun untuk mendengarkan cerita tersebut. Maka Bayanpun berceritalah kepada Bibi Zainab dengan maksud agar ia dapat memperlalaikan perempuan itu. Hatta setiap malam, Bibi Zainab yang selalu ingin mendapatkan anak raja itu, dan setiap berpamitan dengan bayan. Maka diberilah ia cerita-cerita hingga sampai 24 kisah dan 24 malam.


Aspek kebahasaan yang tersirat dalam hikayat di atas adalah ... .

a)

Diawali dengan cerita

b)

Peristiwa yang terjadi pada masa lampau

c)

Kemubaziran penggunaan konjungsi di awal kalimat

d)

Menggunakan bahasa baku

e)

Mengandung kata kata sulit

8.

Teks 1

Tersebutlah perkataan seorang raja yang bernama Indera Bungsu dari Negeri Kobat Syahrial. Setelah berapa lama di atas kerajaan, tiada juga beroleh putra. Maka pada suatu hari, ia pun menyuruh orang membaca doa qunut dan sedekah kepada fakir dan miskin.


Teks 2

Sebenarnya tidak ada keistimewaan khusus mengenai keahlian Darko dalam memijat. Standar tukang pijat pada layaknya. Namun, keramahannya yang mengalir menambah daya pikat tersendiri. Kami menemukan ketenangan di wajahnya yang membuat kami senantiasa merasa dekat. Mungkin oleh sebab itu kami terus membicarakannya.


Perbedaan kedua cerita di atas adalah ... .

a)

Teks 1 berkisah tentang kerajaan, sedangkan Teks 2 berkisah tentang seorang tukang pijat

b)

Teks 1 berkisah tentang kehidupan di hutan, sedangkan teks 2 berkisah tentang kehidupan di perkotaan

c)

Teks 1 menggunakan bahasa yang mudah dipahami, sedangkan teks 2 memggunakan bahasa yang sulit dipahami

d)

Teks 1 memgandung pesan sosial, sedangkan teks 2 memgandung pesan agama

e)

Teks 1 menggunakan tokoh umum, sedangkan teks 2 menggunakan tokoh istanacentris

9.

Berikut ini cerita hikayat yang memiliki keterkaitan dengan kehidupan masa kini adalah ... .

a)

Kemudian sembilan anak raja datang. Melihat Buraksa tak berdaya, mereka mengambil selimut Buraksa dan segera menghadap Raja.

b)

Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa.

c)

Tabib berkata itulah susu harimau yang sebenarnya. Diperaskannya susu harimau ke mata Tuan Puteri. Setelah genap tiga kali diperaskan oleh tabib, maka Tuan Puteri pun sembuhlah.

d)

Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya. Setelah beberapa lamanya, mereka belajar pula ilmu senjata, ilmu hikmat, dan isyarat tipu peperangan.

e)

Maka berkeinginanlah istri Khojan Maimun untuk mendengarkan cerita tersebut. Maka Bayanpun berceritalah kepada Bibi Zainab dengan maksud agar ia dapat memperlalaikan perempuan itu.

10.

Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. “Barang siapa yang dapat susu harimau beranak muda, ialah yang akan menjadi suami tuan puteri.”


Berikut ini tanggapan terhadap nilai yang terkandung dalam teks hikayat di atas adalah ... .

a)

Terdapat nilai budaya yaitu mencari menantu melalui sayembara. Nilai budaya ini sudah tidak sesuai dengan kehidupan saat ini.

b)

Terdapat nilai agama yaitu mencari menantu melalui sayembara. Nilai budaya ini sudah tidak sesuai dengan kehidupan saat ini.

c)

Terdapat nilai budaya yaitu mencarikan menantu melalui kerabat raja

d)

Terdapat nilai moral yaitu kewajiban orang tua untum mencarikan menantu kepada anaknya

e)

Terdapat nilai budaya yaitu Buraksa berkuasa di sebuah kerajaan

11.

Berikut ini yang bukan ciri ciri hikayat adalah ... .

a)

Berkisah tentang kerajaan

b)

Istanacentris

c)

Diceritakan secara tulis

d)

Anonim

e)

Menggunakan bahasa Melayu kuno

12.

Syahdan, zaman dahulu kala, ada seorang kaya hartawan, bernama Syekh Hasan, banyak harta banyak uang, terkenal ke setiap negeri, merupakan orang terkaya, bertempat tinggal di negeri Bagdad, yang terkenal kemana-mana, sebagai kota yang paling ramai saat itu. Syekh Hasan sangat bijaksana, mengasihi fakir miskin, menyayangi yang kekurangan, menasihati yang berpikiran sempit, mengingatkan orang yang bodoh, diajari ilmu yang baik, walaupun harus mengeluarkan biaya, berupa pakaian atau uang, karena itu banyak pengikutnya.


Perwatakan Syekh Hasan adalah ... .

a)

Bijaksana

b)

Hartawan

c)

Suka menasihati orang lain

d)

Suka mengingatkan orang lain

e)

Menjadi raja yang terkenal

13.

Syahdan, zaman dahulu kala, ada seorang kaya hartawan, bernama Syekh Hasan, banyak harta banyak uang, terkenal ke setiap negeri, merupakan orang terkaya, bertempat tinggal di negeri Bagdad, yang terkenal kemana-mana, sebagai kota yang paling ramai saat itu. Syekh Hasan sangat bijaksana, mengasihi fakir miskin, menyayangi yang kekurangan, menasihati yang berpikiran sempit, mengingatkan orang yang bodoh, diajari ilmu yang baik, walaupun harus mengeluarkan biaya, berupa pakaian atau uang, karena itu banyak pengikutnya.


Perwatakan Syekh Hasan diketahui melalui ... .

a)

Diceritakan tokoh lain

b)

Diceritakan langsung oleh pengarang

c)

Tindakan tokoh

d)

Dialog tokoh lain

e)

Pikiran tokoh

14.

Tersebutlah perkataan seorang raja yang bernama Indera Bungsu dari Negeri Kobat Syahrial. Setelah berapa lama di atas kerajaan, tiada juga beroleh putra. Maka pada suatu hari, ia pun menyuruh orang membaca doa qunut dan sedekah kepada fakir dan miskin.


Berdasarkan penggalan hikayat di atas, sudut pandang yang digunakan adalah ... .

a)

Orang pertama pelaku utama

b)

Orang pertama pelaku sampingan

c)

Orang kedua

d)

Orang ketiga serbatahu

e)

Orang ketiga pelaku utama

15.

Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.

Sumber teks: Buku Kesusastraan Melayu Klasik


Kata-kata arkais yang ditemukan pada teks di atas adalah ... .

a)

upeti dan hatta

b)

upeti, hatta, dan nujum

c)

raja, elok, dan nujum

d)

elok dan nujum

e)

upeti, putri, dan nujum

16.

Maka diberi oleh perempuan itu segala bekal-bekal itu. Setelah sudah maka dibawanyalah perempuan itu diseberangkan oleh Bedawi itu. Syahdan maka pura-pura diperdalamnya air itu, supaya dikata oleh si bungkuk air itu dalam.

Sumber teks: http://abdsyawal.blogspot.co.id/


Kata yang digarisbawahi pada penggalan hikayat di atas menggunakan majas ... .

a)

antonomasia

b)

alegori

c)

perumpamaan

d)

simile

e)

metafora

17.

Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut!


Maka baginda pun bimbanglah, tidak tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat, iya menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda dan berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.

Sumber teks: Buku Kesusastraan Melayu Klasik


Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu ... .

a)

nilai moral

b)

nilai budaya

c)

nilai sosial

d)

nilai agama

e)

nilai pendidikan

18.

Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut!


Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.


Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu ... .

a)

nilai moral

b)

nilai budaya

c)

nilai sosial

d)

nilai agama

e)

nilai pendidikan

19.

Bacalah kutipan hikayat berikut!


Kemudian, panglima peringgi berjalan di atas titian menuju dermaga bunga melur kembang cina. Ia berdiri diujung titi menunggu kedatangan gadis cik inam sedangkan raja petukal dan hulubalang yang bertujuh menunggu di geladak kapal dipangkal titi. Raja petukal menunggu gadis cik inam dengan perasaan gelisah.sebentar-sebentar ia memanjang lehernya memendang keujung jalan untuk mebelum.kadang-kadang ia merasa gerah. Ia meminta sebuah kipas dari pengawalnya, lalu berkipas sendiri. ”Jangan lupa tugas masing-masing,” hardik raja petukal mengingatkan hulubang yang bertujuh satu persatu. ”Kalau kalian berbuat bodoh,aku penggal leher kalian. Mengerti?” “mengerti,tuanku,” mereka menyahut dengan suara gemetar.


Amanat yang terdapat dalam kutipan hikayat tersebut......

a)

Berbicaralah dengan sopan kepada orang lain

b)

Berkatalah jujur kepada pimpin

c)

Jangan melakukan sesuatu seorang diri

d)

Berlakulah adil kepada bawahan

e)

Jangan menunggu sesuatu yang belum pasti

20.

Berikut nilai-nilai yang terdapat dalam hikayat adalah ... .


(Siswa dapat memilih jawaban lebih dari satu)

a)

Nilai religius

b)

Nilai cinta

c)

Nilai kejahatan

d)

Nilai pendidikan

e)

Nilai uang

21.

Hikayat banyak menggunakan kata arkais.


Berikut ini pernyataan yang tepat tentang kata arkais adalah ... .

(Siswa dapat memilih lebih dari satu jawaban benar)

a)

kata-kata baku

b)

kata-kata yang digunakan pada masa lalu

c)

kata-kata yang sudah jarang digunakan

d)

kata-kata khusus pada bidang tertentu

e)

kata-kata yang digunakan oleh masyarakat Melayu pada zaman dulu

22.

Salah satu karakteristik hikayat adalah menggunakan alur berbingkai.


Yang dimaksud alur berbingkai adalah ...

a)

alur maju

b)

alur mundur

c)

alur yang di dalamnya terdapat cerita yang lain

d)

alur campuran

e)

alur yang membahas tokoh lain

23.

Pengganti Hang Tuah di keraton adalah Hang Jebat. Sesungguhnya, ia menaruh dendam atas keputusan raja yang dijatuhkan kepada sahabatnya, Hang Tuah. Karena setia kepada sahabatnya, ia mengamuk di keraton. Putri-putri dan dayang-dayang diperlakukan kurang sopan sehingga banyak jugalah orang yang mati karena kerisnya, yang diberikan Hang Tuah kepadanya. Tiada seorang pun yang berani mendinginkan sehingga raja sendiri pun terlibat pula dalam kesulitan dan ketakutan.


Dari kutipan cerita di atas kita dapat mengetahui bahwa Hang Jebat berwatak ….

a)

pemberani

b)

baik budi

c)

sombong

d)

setia

e)

kasar

24.

”Janganlah adinda bertanya jua” jawab baginda dengan sedihnya.

”Pertanyaan itu hanya menambah luka Tuanku jua semata.”

”Ampun, Tuanku, orang yang arif tiada pernah putus asa sekali pun bagaimana juga cobaan yang datang ke atas dirinya. Tiada pula ia bersedih hati karena kesedihan tiada buahnya selain daripada menguruskan badan saja yang sudah ditakdirkan tiada juga akan tertolak olehnya.”

(Hikayat Kalilah dan Dimnah)


Amanat yang tersirat dari penggalan cerita hikayat di atas adalah ... .

a)

mendahulukan kepentingan umum

b)

menghormati orang lain

c)

menegur orang dengan bahasa yang sopan

d)

menolong orang yang sedang menderita

e)

membantu orang yang sedang bersedih hati

25.

Berikut ini merupakan ciri ciri hikayat adalah ... .


(Siswa dapat memilih lebih dari satu jawaban benar)

a)

Istanacentris

b)

Kemustahilan cerita

c)

Kesaktian tokoh

d)

Diketahui nama pengarangnya

e)

Menggunakan bahasa masa kini