NEW
Font size
Worksheetssejarah pergerakan nasional indonesia
Total questions: 20
Worksheet time: 6mins
Pada awal abad ke-20, Pemerintah Hindia Belanda mengubah arah kebijakannya terhadap kaum bumiputera dari kebijakan konservatif menuju kebijakan yang lebih humanis, demi meningkatnya kesejahteraan kaum bumiputera. Kebijakan ini dinamakan…
direct rule
politik etis
Trias Politica
Devide et Impera
Cultuurstetsel
Politik Etis digagas oleh…
van Starkenborgh
van Houvel
van Den Bosch
van Deventer
van Der Cappelen
Untuk memenuhi tenaga kerja di pemerintahan, Pemerintah Hindia Belanda memerlukan tenaga-tenaga terdidik, terutama dari kalangan bumiputra. Kebijakan ini merupakan penerapan dari salah satu poin dalam Trias van Deventer yaitu…
Edukasi
Imigrasi
Transmigrasi
Inovasi
Renovasi
Berikut ini merupakan faktor luar (eksternal) pergerakan nasional di Indonesia
kemenangan Jepang atas Rusia pada tahun 1905
penerapan politik etis
lahirnya kaum cerdik pandai
kenangan masa lalu
persamaan senasib sepenanggungan
Budi Utomo adalah organisasi pergerakan nasional pertama yang didirikan oleh pelajar…
MULO
THS
HIS
STOVIA
ELS
Dalam dinamika organisasi, tujuan perjuangan Budi Utomo dalam menghadapi Belanda mengalami pertentangan dari golongan muda dan golongan tua. Hal ini terjadi karena…
Golongan tua menginginkan perjuangan secara kooperatif sedangkan golongan muda menginginkan radikal
Golongan tua bersikukuh dengan cara sosio-kultural sedangkan golongan muda ingin berpolitik
Golongan tua tidak mau kerjasama Belanda sedangkan golongan muda bekerjasama dengan Belanda
Golongan tua menghendaki perang fisik sedangkan golongan muda menghendaki ideologi
Golongan tua menghendaki politik sedangkan golongan muda menghendaki revolusi sosial
Pada tahun 1913, Sarekat Dagang Islam berpindah ke Surabaya dan namanya berubah menjadi Sarekat Islam (SI). Kini, Sarekat Islam dipimpin oleh H. O. S. Tjokroaminoto. Pada masa kepemimpinannya, SI berubah menjadi organisasi pergerakan nasional dengan jumlah massa terbanyak pada masa pergerakan nasional. Hal ini terjadi karena…
H. O. S. Tjokroaminoto memiliki jiwa kharismatik sehingga dapat memengaruhi massa
Padatnya jumlah penduduk Surabaya saat itu
Mayoritas penduduk Kota Surabaya beragama Islam
SI memiliki budaya organisasi yang sehat
SI berubah menjadi partai politik
Pada tahun 1914, paham sosialisme masuk ke Hindia Belanda. Adalah jasa H. J. K. Sneevliet yang mendirikan perserikatan sosialis Hindia (ISDV) pada tahun tersebut. Di tahun-tahun berikutnya, paham ini berkembang pesat, sehingga banyak organisasi yang berhasil disusupi ideologi ini. Salah satu organisasi yang disusupi ideologi ini adalah Sarekat Islam. Ideologi ini berhasil memecah SI menjadi dua kelompok, yaitu…
SI Biru dan SI Putih
SI Hijau dan SI Merah
SI Putih dan SI Merah
SI Hijau dan SI Kuning
SI Biru dan SI Kuning
Pada tahun 1913, Kerajaan Belanda merayakan satu abad kemerdekaannya dari Perancis. Perayaan kemerdekaan itu dirayakan hingga Hindia Belanda. Menyikapi hal itu, Indische Parij membuat sebuah tulisan yang dimuat dalam harian De Express yang berjudul…
Indonesia Menggugat
Indonesia Merdeka
Perjuanganku
Manifesto Politik
Andaikan aku seorang Belanda
Tokoh di gambar ini pada masa kemerdekaan Indonesia kelak menjadi Perdana Menteri. Pada masa pergerakan nasional, tokoh ini berasal dari organisasi…
Jong Java
Jong Batak
Jong Sumatranen Bond
Jong Celebes
Jong Minahasa
Pada tahun 1912, berdiri sebuah organisasi pergerakan nasional yang berbasisi keagamaan yaitu Muhammadiyah. Tujuan berdirinya organisasi ini adalah…
menghimpun perjuangan para ulama
menghimpun solidaritas kaum muslim di Indonesia
mengembalikan kemurnian ajaran Islam berdasarkan Al Quran dan Hadits
mempersatukan umat Islam di seluruh Indonesia
memajukan perekonomian umat Islam di Indonesia
Perhatikan nama-nama tokoh berikut
1. Ir. Soekarno
2. Moh. Hatta
3. Sutan Syahrir
4. Ali Sastroamidjojo
5. Iwa Koesoemasoemantri
Yang merupakan tokoh Perhimpunan Indonesia adalah nomor…
1,2, dan 3
1,2, dan 4
2,3, dan 4
2,4, dan 5
3,4, dan 5
“Dibelakang memberikan dorongan” adalah salah satu asas Taman Siswa yang saat ini digunakan sebagai semboyan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan. Dalam bahasa Jawa, asas ini dikenal dengan istilah…
Ing Madyo Mangun Karso
Tut Wuri handayani
Ing ngarso sung tulodo
gemah ripah repeh rapih
repeh rapih kertaraharja
Kongres Pemuda I belum menghasilkan keputusan yang menggembirakan. Hal ini terjadi karena…
masih melekatnya semangat egosentrisme pada para peserta kongres
Kongres yang berlangsung kacau
Masih ada poin-poin Kongres Pemuda I yang rancu
Kongres ini mendapat pengamanan dari Belanda
Kongres ini dihadiri oleh sedikit peserta
Selain melahirkan Sumpah Pemuda, Kongres Pemuda II melahirkan sebuah organisasi yang bernama…
Partai nasional Indonesia
Partai Indonesia Raya
Partai Komunis Indonesia
Perhimpunan Indonesia
Indonesia Muda
Pada tahun 1930, Soekarno diadili di Gedung Landraat Bandung. dalam pengadilan tersebut, Soekarno membacakan pledoi yang mengguncangkan pemerintah Belanda saat itu. Pidato pledoi itu berjudul…
Indonesia merdeka
indonesia menggugat
Indonesia melawan
Indonesia Berparlemen
Indonesia Berjuang
Mohammad Hatta kembali ke Indonesia pada tahun 1931. Ia medirikan sebuah organisasi pergerakan nasional yaitu PNI Pendidikan. Organisasi ini merupakan kelanjutan dari PNI yang dipimpin oleh Soekarno. Baik PNI Soekarno dan PNI Pendidikan memiliki pola perjuangan yang berbeda yaitu…
PNI mengandalkan kharisma tokoh sedangkan PNI Pendidikan fokus pada pembelajaran
PNI mengandalkan radikalisme sedangkan PNI Pendidikan kooperatif dengan Belanda
PNI melakukan pemogokan sedangkan PNI Pendidikan menghendaki diplomasi
PNI mengandalkan kharisma tokoh sedangkan PNI Pendidikan melakukan kaderisasi
PNI lebih banyak berorasi sedangkan PNI Pendidikan banyak melakukan kajian
Pada tahun 1935, Budi Utomo dan PBI melebur menjadi Partai Indonesia Raya. Tujuan Parindra adalah…
Budi Utomo kehilangan wibawa sebagai organisasi pergerakan nasional
Mencapai Indonesia Raya yang hakekatnya mencapai Indonesia Merdeka
Memperkuat kedudukan bumiputera di Volkstraad
Menghimpun tokoh-tokoh Budi Utomo
Menghapus pola perjuangan yang Jawasentris
Pada tanggal 15 Juli 1936, lahir Petisi Soetardjo yang menuntut pemerintahan sendiri bagi bangsa Indonesia. Akan tetapi, petisi ini mendapatkan penolakan dari Pemerintah Belanda. Alasan Belanda menolak petisi ini adalah…
Belanda khawatir petisi ini dapat membahayakan kedudukannya di Indonesia
Belanda menilai bangsa Indonesia belum siap untuk memerintah bangsanya sendiri
Belanda ingin bercokol lebih lama di Indonesia
Belanda diserang NAZI
Belanda akan menangkap tokoh Volkstraad yang mendukung petisi itu
Ditolaknya Petisi Soetardjo menghasilkan reaksi bagi tokoh-tokoh Indonesia di Volkstraad dengan membentuk organiasi…
GAPI
PNI
PSII
Partindo
Parindra
