wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Gadar Dasar D4 Bidma latihan UAS

Total questions: 57

Worksheet time: 29mins

Name
Class
Date
1.

Terputusnya jaringan tulang, baik seluruhnya atau hanya sebagian saja disebut

a)

terkilir sendi

b)

terkilir otot

c)

cerai sendi

d)

patah tulang

2.

penyebab fraktur adalah

a)

gaya yang melampaui batas elastisitas jaringan tulang

b)

gaya yang sesuai batas elastisitas jaringan tulang

c)

gaya yang melampaui batas elastisitas jaringan totot

d)

gaya yang sesuai batas elastisitas jaringan otot

3.

Robeknya / putusnya jaringan ikat sekitar sendi teregan melebihi batas normal disebut

a)

strain (terkilir otot)

b)

sprain (terkilir sendi)

c)

dislokasi

d)

cedera

4.

Gejala dan tanda sprain (terkilir sendi), antara lain:

a)

Nyeri & bengkak, tidak terasa, Warna kulit merah kebiruan

b)

Nyeri & bengkak, Nyeri tekan, Warna kulit abu-abu

c)

Nyeri & bengkak, Nyeri tekan, Warna kulit merah kebiruan

d)

Nyeri & bengkak, tidak terasa, Warna kulit abu-abu

5.

Robeknya jaringan otot pada bagian tendon (ekor otot ) dengan penyebab : latihan peregangan tak cukup, Teregang melampaui kemampuan, dan Gerakan yang tak benar, merupakan

a)

strain (terkilir otot)

b)

sprain (terkilir sendi)

c)

dislokasi

d)

cedera

6.

tanda dan gejala strain (terkilir otot) adalah

a)

1. Nyeri yang tajam dan mendadak 2. Nyeri menyebar keluar dengan kejang 3. Bengkak

b)

1. Nyeri yang sebentar 2. Nyeri menyebar keluar dengan kejang 3. Bengkak

c)

1. Nyeri yang tajam dan mendadak 2. Nyeri menyebar keluar dengan kejang 3. keunguan

d)

1. Nyeri yang sebentar 2. Nyeri menyebar keluar dengan kejang 3. keunguan

7.

Penanganan terkilir yang benar adalah

a)

1. Letakan penderita dalam posisi yang nyaman, istirahatkan bagian yang cedera. 2. Tinggikan daerah yang cedera. 3. Beri kompres hangat, maksimum selama 30 menit, ulangi setiap jam bila perlu. 4. Balut tekan dan tetap tinggikan. 5. Bila ragu rawat sebagai patah tulang. 6. Rujuk kefasilitas kesehatan

b)

1. Letakan penderita dalam posisi yang nyaman, istirahatkan bagian yang cedera. 2. Samakan tinggi daerah yang cedera dengan kepala 3. Beri kompres dingin, maksimum selama 30 menit, ulangi setiap jam bila perlu. 4. Balut tekan dan tetap tinggikan. 5. Bila ragu rawat sebagai patah tulang. 6. Rujuk kefasilitas kesehatan

c)

1. Letakan penderita dalam posisi yang nyaman, istirahatkan bagian yang cedera. 2. Tinggikan daerah yang cedera. 3. Beri kompres dingin, maksimum selama 30 menit, ulangi setiap jam bila perlu. 4. Balut tekan dan tetap tinggikan. 5. Bila ragu rawat sebagai patah tulang. 6. Rujuk kefasilitas kesehatan

d)

1. Letakan penderita dalam posisi yang nyaman, istirahatkan bagian yang cedera. 2. samakan tinggi daerah yang cedera. 3. Beri kompres hangat, maksimum selama 30 menit, ulangi setiap jam bila perlu. 4. Balut tekan dan tetap tinggikan. 5. Bila ragu rawat sebagai patah tulang. 6. Rujuk kefasilitas kesehatan

8.

Gambar tersebut terjadi karena Karena sendi teregang melebihi batas normal, sehingga kepala sendi keluar dari mangkok sendi, yang disebut...

a)

strain

b)

sprain

c)

dislokasi

d)

cedera

9.

yang termasuk upaya menjaga circulation adalah

a)

memasang infus RL/NS hangat 2 jalur digrojok

b)

memberikan oksigen 12 lpm

c)

mengatur posisi pasien kaki lebih tinggi

d)

membersihkan lendir dari jalan nafas dengan OPA dan suction

10.

cara yang ideal untuk mengembalikan sebuah kepatenan jalan nafas yang menjadi terhambat oleh lidah pasien yang tidak sadar atau untuk membantu ventilasi adalah dengan menggunakan

a)

Non-rebreathing mask

b)

nasal kanul

c)

BVM

d)

Mayo/OPA

11.

Pemasangan OPA seperti pada gambar adalah cara...

a)

langsung

b)

tidak langsung

12.

Pamasangan OPA menggunakan spatel lidah bagi bayi untuk mencegah robek pada palatum adalah cara pemasangan OPA secara...

a)

lansung

b)

tidak langsung

13.

Kapan OPA dicabut?

a)

saat akan melakukan suction

b)

saat reflek cegukan pasien terangsang

c)

saat akan memasang BVM

d)

Saat korban gurgling

14.

cara mengukur OPA sehingga OPA akan tepat sejajar dengan pangkal glotis adalah dengan cara

a)

menempatkan OPA di samping wajah, dengan ujung OPA pada sudut hidung, ujung yang lain pada sudut lubang telinga

b)

menempatkan OPA di samping wajah, dengan ujung OPA pada sudut mulut, ujung yang lain pada sudut lubang telinga

c)

menempatkan OPA di samping wajah, dengan ujung OPA pada sudut hidung, ujung yang lain pada sudut rahang bawah

d)

menempatkan OPA di samping wajah, dengan ujung OPA pada sudut mulut, ujung yang lain pada sudut rahang bawah

15.

alat bantu pernafasan yang terdiri dari bag yang berfungsi untuk memompa oksigen udara bebas, valve/pipa berkatup dan masker yang menutupi mulut dan hidung. Biasanya digunakan untuk memberikan tekanan pada sistem pernafasan pasien yang henti nafas atau yang nafasnya tidak adekuat, adalah

a)

Non-rebreathing mask

b)

Breathing mask

c)

Ambubag

d)

nasal kanul

16.

pada saat memegang masker ibu jari dan jari telunjuk membentuk huruf ... sedangkan jari-jari lainnya memegang rahang bawah sekaligus membuka jalan napas dengan membentuk huruf ...

a)

V & E

b)

E & U

c)

C & E

d)

E & O

17.

POmpa udara ambubag sebanyak ... kali/menit sampai dada nampak terangkat

a)

24-30

b)

22-24

c)

18-22

d)

10-12

18.

penentuan luas permukaan tubuh yang terbakar pada umumnya menggunakan Rule Of Nine. Bagian kepala 9%, masing-masing lengan 9%, masing-masing kaki 18%, depan tubuh 18%, belakang tubuh 18%, dan perineum 1%. Jika Seorang pria dibawa ke IGD karena terkena kebakaran di kaki kanan, tangan kanan, dan kepala, berapa persen luas permukaan tubuhnya yang terbakar?

a)

18%

b)

27%

c)

36%

d)

45%

19.

Seorang pria dibawa ke IGD karena terkena kebakaran, kaki dan tangan kanan luka bakar, bulu hidung hangus terbakar, luka bakar pada wajah, leher, suara berubah, batuk serak dan pendek, krakles, stridor, pernapasan cepat dan sulit.

a)

Bronkitis

b)

Ashma Bronchiale

c)

Trauma dada

d)

Trauma inhalasi

20.

Fokus intervensi pasien dengan luka bakar adalah mengembalikan keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh dengan cara 1) kateter urin jika luka bakar > 30% derajat II dan III, 2) rehidrasi sesuai kebutuhan, 3) terapi O2, 4) nebulasi dgn bronchodilator

a)

1 dan 3 benar

b)

2 dan 4 benar

c)

4 saja yang benar

d)

Benar semua

21.

Muntah, pucat, kejang, koma, somnolen, luka bakar di mulut, demam, hiperelektabilitas, diare, penurunan kesadaran, pupil konstriksi/dilatasi, sianosis, dan keringat dingin adalah tanda gejala dari

a)

gigitan ular

b)

keracunan

c)

luka bakar

d)

trauma inhalasi

22.

prinsip penanganan keracunan adalah menghentikan penyerapan dengan mengeluarkan racun dari dalam tubuh dengan cara...

a)

Bersihkan jalan nafas dari muntahan

b)

gunakan penghalang saat akan memberi bantuan nafas

c)

pengobatan simptomatik dan antidotum

d)

semua benar

23.

Gejala dan tanda cedera spinal adalah

a)

gumpalan darah di bahu, tidak dapat mengendalikan BAB, sulit bernapas, mati rasa pada alat gerak

b)

gumpalan darah di bahu, tidak dapat BAB, sulit bernapas, mati rasa pada alat gerak

c)

gumpalan darah di bahu, tidak dapat BAB, sulit bernapas, mati rasa pada kepala

d)

gumpalan darah di bahu, tidak dapat mengendalikan BAB, sulit bernapas, mati rasa pada kepala

24.

Penanganan cedera spinal adalah dengan cara

a)

periksa tanda vital dahulu

b)

penilaian akhir

c)

infus NS

d)

stabilisasi leher dan kepala

25.

trauma abdomen adalah

a)

trauma yang terjadi di daerah abdomen yang meliputi thorax, pelvis dan organ peritoneal

b)

trauma yang terjadi di daerah abdomen yang meliputi retroperitoneal, pelvis dan cervikal

c)

trauma yang terjadi di daerah abdomen yang meliputi retroperitoneal, pelvis dan organ peritoneal

d)

trauma yang terjadi di daerah abdomen yang meliputi thorax, pelvis dan cervikal

26.

trauma yang disebabkan benda tajam sehingga perdarahan hebat dan cedera organ di rongga abdomen adalah

a)

trauma tembus

b)

trauma tumpul

27.

Hepar berisiko cedera 40% pada luka

a)

tembak

b)

tusuk

c)

tumpul

28.

Usus halus berisiko cedera 50% pada luka

a)

tusuk

b)

tembak

c)

tumpul

29.

trauma yang tidak menyebabkan luka kulit/jaringan tetapi perdarahan adalah trauma

a)

tembus

b)

tusuk

c)

tembak

d)

tumpul

30.

organ yang berisiko cedera 40-55% pada trauma tumpul adalah

a)

limpa

b)

hepar

c)

usus halus

d)

jantung

31.

tanda dan gejala trauma abdomen, antara lain:

a)

peritonitis, bising usus meningkat, nyeri lepas, pucat, kaku otot

b)

peritonitis, bising usus menurun, nyeri lepas, pucat, kaku otot

c)

peritonitis, bising usus menurun, nyeri lepas, pucat, otot mati rasa

d)

peritonitis, bising usus meningkat, nyeri lepas, pucat, otot mati rasa

32.

jika ada benda asing yang tertancap pada abdomen, maka

a)

segera cabut dan beri kassa tebal

b)

jangan dicabut, pasang bantalan kassa tebal

c)

jangan dicabut dan jangan diberi apa-apa

d)

segera dicabut dan jangan diberi apa-apa

33.

jika usus keluar maka

a)

dimasukkan lagi ke dalam perut dan dijahit

b)

dibersihkan dengan NaCl 0.9%

c)

tidak dimasukkan, tutup kassa steril basah NaCl 0.9%

d)

dimasukkan, tpasang alumunium foil

34.

auskultasi abdomen dengan cara

a)

dengarkan bising usus di semua kuadran selama 4 menit

b)

dengarkan bising di dua kuadran selama 4 menit

c)

dengarkan bising usus di dua kuadran selama 2 menit

d)

dengarkan bising usus di semua kuadran selama 2 menit

35.

sifat bisa yang mempengaruhi jantung & pembuluh darah disebut

a)

sitotoksik

b)

hemotoksik

c)

neurotoksik

36.

sifat bisa yang mempengaruhi sistem saraf & otak disebut

a)

neurotoksik

b)

hemotoksik

c)

sitotoksik

37.

sifat bisa yang hanya bekerja pada lokasi gigitan disebut

a)

neurotoksik

b)

hemotoksik

c)

sitotoksik

38.

pertolongan pertama pada korban gigitan ular adalah

a)

menggunakan turniket / verband yang ketat

b)

gunakan alkohol atau kompres dingin gigitan

c)

menghisap bisa dg mulut dan memotong sisi gigitan

d)

Posisi gigitan dibawah jantung.

39.

gigitan ular berbisa ada pada gambar

a)

A

b)

B

40.

yang termasuk spgdt pra RS adalah

a)

Puskesmas

b)

RS kelas C

c)

pasien-ambulans

d)

pasien-ambulans-puskesma

41.

Asthma berat kurang berespon thd terapi dan Harus diobati dg agresif adalah

a)

bronkialus

b)

Ashma bronkialus

c)

Asmatikus

d)

pneumonia

42.

Oedema & bengkak bronkus/bronkiolus, Sekret meningkat, dan Bronchospasme adalah faktor

a)

pneumonia

b)

bronchitis

c)

ashma bronchiale

d)

obstruksi jalan nafas

43.

tanda dan gejala asmatikus adalah

a)

Suara nafas menurun, Sulit berkata (1 – 2 kata), Sesak bila posisi tidur terlentang, Lelah

b)

Suara nafas meningkat, Sulit berkata (1 – 2 kata), Sesak bila posisi tidur telungkup, Lelah

c)

Suara nafas meningkat, Sulit berkata (1 – 2 kata), Sesak bila posisi tidur terlentang Lelah

d)

Suara nafas menurun, Sulit berkata (1 – 2 kata), Sesak bila posisi tidur telungkup, Lelah

44.

penatalaksanaan asmatikus adalah kecuali

a)

monitor CO2

b)

berikan O2

c)

berikan bronchodilator

d)

berikan kortikosteroid

45.

akibat trauma thorak adalah

a)

Obstruksi nafas

Pneumonia

Hemothoraks

snoring

b)

Obstruksi nafas

Pneumothoraks

Hemothoraks

snoring

c)

Obstruksi nafas

Pneumothoraks

Hemothoraks

Flail chest

d)

Obstruksi nafas

Pneumonia

Hemothoraks

Flail chest

46.

FLAIL CHEST adalah

a)

Patah tulang sternum minimal 2 sternum dan tiap sternum minimal ada 4 tempat patah.

b)

Patah tulang sternum minimal 1 sternum dan tiap sternum minimal ada 2 tempat patah.

c)

Patah tulang sternum minimal 2 sternum

d)

Patah tulang sternum minimal 2 sternum dan tiap sternum minimal ada 2 tempat patah.

47.

penanganan flail chest adalah

a)

NAFAS DALAM

POSISI SEMI FOWLER (SADAR)

STABILISASI PATAH TULANG

b)

NAFAS DALAM

POSISI SEMI FOWLER (TIDAK SADAR)

STABILISASI PATAH TULANG

c)

NAFAS DALAM

POSISI LITOTOMI (SADAR)

STABILISASI PATAH TULANG

d)

NAFAS DALAM

POSISI LITOTOMI (TIDAK SADAR)

STABILISASI PATAH TULANG

48.

ADANYA UDARA DLM RONGGA THORAK (PLEURA) DISEBUT

a)

flail chest

b)

pneumonia

c)

pneumothorax

d)

hematothorax

49.

tanda dan gejala pneumothorx adalah

1) KEMERAHAN

2) PERKUSI HIPERSONOR

3) AUSK : VESIKULER NAIK

4) NYERI

a)

1 dan 3 benar

b)

2 dan 4 benar

c)

4 saja yang benar

d)

semua jawaban benar

50.

penanganan pneumothorax adalah

a)

JALAN NAFAS TERTUTUP

b)

KOMPRESI

c)

WSD

d)

TUTUP LUKA DG TISSUE

51.

ADA DARAH DI THORAK (PLEURA) DENGAN TANDA & GJL :

PUCAT , PERKUSI PEKAK , AUSK : VESIKULER TURUN ADALAH

a)

flail chest

b)

pneumonia

c)

pneumothorax

d)

hematothoraks

52.

pada orang dewasa CPR dilakukan pada

a)

setengah bawah sternum

b)

sepertiga bawah sternum

c)

setengah atas sternum

d)

sepertiga atas sternum

53.

Ketika jantung berhenti, kekurangan darah beroksigen dapat menyebabkan kerusakan otak hanya dalam beberapa menit. Seseorang mungkin meninggal dalam waktu

a)

4 menit

b)

6 menit

c)

8 menit

d)

12 menit

54.

posisi 2 jari saat CPR bayi adalah

a)

1 jari di bawah garis bayangan 2 puting

b)

2 jari di bawah garis bayangan 2 puting

c)

1 jari di bawah garis bayangan diafragma

d)

2 jari di bawah garis bayangan diafragma

55.

berapa kompresi dada dan pemberian ventilasi pada CPR dalam 1 kali siklus?

a)

20 kompresi 2 ventilasi

b)

30 kompresi 2 ventilasi

c)

30 kompresi 1 ventilasi

d)

20 kompresi 1 ventilasi

56.

pertolongan pertama pada korban gigitan ular adalah

a)

menggunakan turniket / verband yang ketat

b)

gunakan alkohol atau kompres dingin gigitan

c)

menghisap bisa dg mulut dan memotong sisi gigitan

d)

Posisi gigitan dibawah jantung.

57.

jika ada benda asing yang tertancap pada abdomen, maka

a)

segera cabut dan beri kassa tebal

b)

jangan dicabut, pasang bantalan kassa tebal

c)

jangan dicabut dan jangan diberi apa-apa

d)

segera dicabut dan jangan diberi apa-apa