wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KELAS X TEKS ANEKDOT

Total questions: 25

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Seorang anak dinasihati oleh ibunya karena kedapatan tidak berpuasa. Namun, anak itu berkilah dengan mengatakan bahwa ia sedang berpuasa. Sang ibu tidak percaya karena melihat anaknya meminum obat sakit kepala. Lalu si anak berkata, "itulah okenya obat ini Bu, bisa diminum kapan saja."

Unsur lucu dalam teks anekdot tersebut adalah....

a)

anak menjelaskan jika obat tersebut bisa diminum kapan saja

b)

ibu menasihati anaknya

c)

ibu bertanya kepada anaknya alasan tidak berpuasa

d)

anak berkata bahwa ia berpuasa

2.

Seekor anak harimau bertanya kepada ayahnya, "Ayah, apakah aku bisa mempunya uang?"

Ayahnya menjawab, "Tentu saja bisa."

"Kapan aku bisa mempunyai uang?" tanya anak harimau.

"Kamu akan mempunyai uang setelah diolah menjadi jaket dan dompet," jawab sang ayah harimau.


Aspek yang dikritik anekdot tersebut adalah ....

a)

kawasan hutan tempat hidup harimau semakin sempit

b)

harimau binatang berbahaya bagi manusia

c)

banyaknya perburuan harimau untuk diambil kulitnya

d)

habitat harimau berkurang karena seleksi alam

3.

Susunlah anekdot berikut ini sesuai dengan strukturnya!

1. Bu guru pun tersenyum

2. Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas.

3. Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek

4. Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang

5. Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.

6. Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil bu, kalau kasus besar kan gak pernah muat.

a)

1-2-3-4-5-6

b)

2-4-5-3-6-1

c)

2-4-3-5-1-6

d)

1-2-4-5-3-6

e)

3-2-1-4-5-6

4.

Saat sesi tanya jawab tiba, Ali bertanya kepada pak dosen. “Apa kepanjangan KUHP, Pak?” Pak dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada Ahmad. “Saudara Ahmad, coba dijawab pertanyaan saudara Ali tadi,” pinta pak dosen. Dengan tegas

Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak ...!”


Kutipan di atas merupakan salah satu bagian dari struktur teks anekdot, yaitu....

a)

Abstraksi

b)

Orientasi

c)

Krisis

d)

Reaksi

e)

Koda

5.

kalimat retoris adalah

a)

kalimat yang tidak memerlukan jawaban

b)

kalimat yang tidak mengandung unsur perintah

c)

kalimat yang hanya menggunakan konjungsi

d)

kalimat yang perlu menggunakan jawaban

e)

kalimat yang mengandung unsur tanya

6.

Andi kehilangan sepeda motor, kemudian melapor ke kantor polisi setempat. Setelah tiga bulan berlalu, Andi belum juga mendapat kabar dari kepolisian. Akhirnya, Andi memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menanyakan nasib motornya. Setelah sampai di kantor polisi, Andi merasa senang karena mendapat keterangan bahwa motornya sudah ditemukan. Andi ingin segera membawa pulang motor kesayangannya tersebut.

"Bolehkah saya membawa pulang motor tersebut, Pak?"

tanya Andi kepada petugas.

"Boleh, Nak. Asal kamu tahu diri." Jawab petugas.

"Oh iya. Saya mengucapkan terima kasih, Pak." Sambil berjabat tangan dan menerima surat keterangan. Petugas tersebut menyerahkan berkas penerimaan dengan berat.


Penyebab kelucuan anekdot tersebut adalah ...

a)

Andi kehilangan sepeda motor

b)

Setelah tiga bulan tidak ada kabar dari kepolisian

c)

Andi mendapat kabar nahwa motornya sudah ditemukan

d)

Petugas polisi mendapatkan upah terima kasih dari Andi

e)

Petugas menyerahkan berkas dengan berat hati

7.

Andi kehilangan sepeda motor, kemudian melapor ke kantor polisi setempat. Setelah tiga bulan berlalu, Andi belum juga mendapat kabar dari kepolisian. Akhirnya, Andi memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menanyakan nasib motornya. Setelah sampai di kantor polisi, Andi merasa senang karena mendapat keterangan bahwa motornya sudah ditemukan. Andi ingin segera membawa pulang motor kesayangannya tersebut.

"Bolehkah saya membawa pulang motor tersebut, Pak?"

tanya Andi kepada petugas.

"Boleh, Nak. Asal kamu tahu diri." Jawab petugas.

"Oh iya. Saya mengucapkan terima kasih, Pak." Sambil berjabat tangan dan menerima surat keterangan. Petugas tersebut menyerahkan berkas penerimaan dengan berat.


Sindiran yang terdapat dalam anekdot tersebut adalah ...

a)

Tempat parkir menjadi pusat pencurian sepeda motor

b)

Hendaknya menjaga keamanan barangnya sendiri-sendiri

c)

Petugas kepolisian seharusnya tidak melakukan pungutan liar dalam melayani masyarakat

d)

Ucapan terimakasih sangat berarti bagi petugas

e)

Kehilangan motor merupakan pengalaman yang berharga

8.

Hari itu Pak Bahagio sedang mengendarai mobil mewahnya di suatu tempat. Tiba-tiba Pak Bahagio merasa heran ketika ada seorang ibu-ibu yang terlihat makan rumput. Pak Bahagio memutuskan untuk berhenti dan ia ingin bertanya kenapa ibu itu memakan rumput. Selama ini Pak Bahagiao tahunya manusia makan nasi, bukan malah makan rumput.


Penggalan teks anekdot tersebut termasul ke dalam struktur ...

a)

Abstraksi

b)

Orientasi

c)

Krisis

d)

Reaksi

e)

Koda

9.

Bacalah dengan cermat kutipan berikut.

Seekor anak harimau bertanya kepada ayahnya, “Ayah, apakah aku bisa mempunyai uang?”

Ayahnya menjawab, “Tentu saja bisa.”

“Kapan aku bias mempunyai uang?” Tanya anak harimau.

“Kamu akan mempunyai uang setelah kamu diolah menjadi jaket dan dompet,” jawab sang ayah harimau.

Disadur dari: http://www.ketawa.com/2014/06/10182-kapan-buaya-bisa-punya-uang,html

Aspek yang dikritik anekdot tersebut adalah …

a)

Kawasan hutan tempat hidup harimau semakin sempit.

b)

Harimau adalah binatang buas yang berbahaya bagi manusia.

c)

Banyak perburuan harimau untuk diambil kulitnya.

d)

Banyak harimau kelaparan masuk desa dan memangsa manusia.

e)

Habitat harimau di hutan semakin berkurang karena seleksi alam.

10.
Perhatikan teks berikut !
Manager : “Perusahaan kita butuh satpam yang kredibel. Syaratnya harus punya wajah galak, tegas, tak kenal kompromi dan ditakuti orang. Apakah diantara pelamar kerja, ada kandidat yang memenuhi kriteria tersebut ?
Staff HRD : “Kalau diantara pelamar, tidak ada Pak. Tapi saya punya calon yang sangat cocok dengan kriteria bapak tersebut.”
Manager : “Bagus. Siapa dia?”
Staff HRD : “Istri saya, pak”
Teks tersebut merupaka teks...
a)
Anekdot    
b)
 Eksposisi                    
c)
 Humor
d)
Narasi
e)
Dialog
11.

Bacalah teks di bawah ini dengan cermat!


Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai. “Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”. Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam. Kapalnya selamat setelah dia membuang semua muatannya dengan bersusah payah .kejadiaan tersebut mengingatkan padanya kalau dia seorang ‘pelaut ulung’. Badailah yang membuatnya ulung. Pikirannya kembali kepada keluarganya.“Bagaimana kalau istri dan anakku yang kubuang? Apakah saya akan memperoleh ketenangan dan merasakan kebahagiaan?” ujar si pelaut. Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.


Kalimat yang menunjukkan abstraksi adalah…

a)

“Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”

b)

Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam.

c)

Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.

d)

Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai.

12.

Bacalah paragraf berikut ini.


(1) Hari ini Sekolah Bahagia mengadakan rekreasi ke Bali. Para siswa terlihat gembira dan mengenakan pakaian yang terbagus. (2) Di antara mereka ada yang membawa tongsis. (3) Tiba-tiba Nasrudin berkata, “Iya, tongsis itu memang cocok untuk kita, supaya kita semua pandai berkaca diri”. (4) Anak yang membawa tongsis hanya tersenyum kemudian mengajak Nasrudin selfie.


Konjungsi temporal terdapat pada kalimat ke ….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

13.

Amati teks berikut ini!

Teks 1

Seekor kutu tinggal padatanduk banteng. Setelah ada di sana sekian lama dan merasa ingin pindah, dia kemudian bertanya pada banteng apakah sang banteng memang ingin pindah.

“Aku tak tahu kapan kau datang, jawab si banteng, “kurasa aku pun tak perlu memberi peringatan saat kau pergi.”

Teks 2

Sejak bertemu dengan dia, hidupku menjadi lebih berarti. Setiap hari aku mendapatkan wejangan-wajangan darinya. Salah satunya adalah wejangan bagaimana cara menikmati hidup agar tidak tamak dan selalu bersyukur. “Seandainya bisa, manusia pasti akan menggenggam dunia,” katanya suatu saat.

Teks 3

Saudara-saudara yang saya hormati,

beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang merayakan pesta demokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara langsung. Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.

Yang termasuk teks anekdot adalah….

a)

teks 1

b)

teks 2

c)

teks 3

d)

teks 1 dan 2

e)

teks 2 dan 3

14.

Berikut ini , yang termasuk teks anekdot adalah….

a)

Harimau (Panthera tigris) digolongkan ke dalam mamalia, yaitu binatang yang menyusui. “Kucing besar”itu adalah hewan pemangsa dan pemakan daging. Harimau dapat mencapai tinggi 1,5 meter, panjang 3,3 meter, dan berat 300 kilogram. Bulunya berwarna putih dan cokelat keemasan-emasan dengan belang atau loreng berwarna hitam

b)

Saudara-saudara yang saya hormati, Beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang merayakan pesta demokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara langsung.Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.

c)

Pernahkah Anda membuat SIM, misalnya SIM C? Mengurus SIM tentu memerlukan waktu dan biaya. Tulisan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dalam mengurus SIM C dengan jalan yang benar.

d)

Perdagangan bebas yang diusung oleh sebuah negara dipastikan dapat menguntungkan atau merugikan negara yang bersangkutan. Dampak negatif kebijakan politik negara di sektor ekonomi ini mudah kita temukan di Indonesia.

e)

Ibu-ibu sedang kerja bakti membersihkan jalan desa pada pagi hari. Suasana terkesan ramai, obrolan seputar harga, gosip, dan anak. “Wah, bulan ini banyak pangeluaran. Anak saya masuk kuliah dan adiknya masuk SMA,” kata Bu Tini “Semua ternak saya, saya sekolahkan Bu biar pintar” sambung Bu Tini “He..he..he” tawa Bu Romlah renyah Mereka pun melanjutkan membersihkan rumput di kanan dan kiri

15.

Bacalah cuplikan teks anedot berikut!


Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.


Dari cuplikan teks anekdot di atas, konjungsi yang menyatakan hubungan waktu adalah ...

a)

Kemudian

b)

Dan

c)

Yang

d)

Lalu

e)

Dengan

16.

Bacalah cuplikan teks anekdot berikut!

"Menurut horologi, saya menyimpulkan bahwa waktu mendekati tiga seperempat pagi, menurut meteorology, saya kira besok harinya bagus. Menurut teologi, saya lihat bahwa Tuhan Mahakuasa dan kita begitu kecil tak berarti. Menurutmu sendiri apa, Holmes?”

“Watson, tenda kita dicuri orang!”


Dari teks anekdot diatas yang menunjukkan seru adalah ...

a)

Dan apa kesimpulannya, Watson?

b)

Saya lihat bahwa tuhan maha kuasa.

c)

Lihat ke langit dan katakan apa yang kamu lihat

d)

Watson, tenda kita dicuri orang!

e)

Watson berpikir sejenak. “Baik,” katanya

17.

Setelah selesai tertawa, Pak Memed menjelaskan, “Saya tidak ingin menyuap bapak, saya hanya memberikan uang seratus ribu rupiah pada tiap sapi saya”. Mendengar jawaban tersebut tentu saja petugas ketiga merasa heran, “Loh, kenapa malah di kasih uang?”. Pak Memed pun menjawab, “Iya Pak, biar mereka bisa beli makan sendiri”.


Bagian dari teks anekdot tersebut merupakan struktur ...

a)

Abstraksi

b)

Orientasi

c)

Krisis

d)

Reaksi

e)

Koda

18.

Lili dan Lulu adalah teman dekat, mereka sedang mengobrol sambil menunggu tukang bakso lewat. Untuk menghilangkan rasa jenuh, mereka memutuskan untuk bermain tebak-tebakkan. Orang pertama yang mendapat giliran adalah Lili. Lili bertanya pada Lulu, “Lu, kursi apa yang bisa membuat orang lupa ingatan?”. Lulu tidak langsung menjawab ia berpikir sejenak.


Penggalan teks anekdot tersebut masuk ke dalam struktur ...

a)

Abstraksi

b)

Orientasi

c)

Krisis

d)

Reaksi

e)

Koda

19.

Cermati dialog teks anekdot berikut!

Tono: "Bukan itu sebabnya, Din. Sebab dia juga seorang pejabat."

Udin: "Loh, apa hubungannya?"

Tono: "Ya, kalau dia berdiri, takut kursinya diduduki orang lain."

Udin: "???"


Kata "kursi" pada dialog di atas memiliki makna....

a)

dudukan

b)

keinginan

c)

kantor

d)

pegawai

e)

jabatan

20.

Cermati kutipan teks anekdot berikut!

Darman kaget melihat orang yang ada di situ. Semuanya dia kenal, para ahli kenegaraan sedang blusukan. Lebih kaget lagi ketika dia melihat tulisan di dinding:

"Hanyutkanlah mereka yang tak ikhlas."

Darman pingsan!


Kata kerja aksi pada kutipan di atas adalah....

a)

kaget

b)

kenal

c)

ahli

d)

melihat

e)

pingsan

21.

Perhatikan penggalan teks anekdot berikut!

Contohnya saja orang utan yang ada di Kalimantan. Kini mereka kehilangan habitat mereka. Hal ini disebabkan hutan mereka dijadikan sebagai perkebunan kelapa sawit yang luasnya hingga berkentare-hektare.

Andai saja orang utan bisa ngomong, tentu saja dia akan menuntut HAM kepada Komnas HAM (Hak Asasi Monyet).


Kalimat yang menunjukkan unsur humor berdasarkan teks anekdot di atas adalah....

a)

Kini mereka kehilangan tempat tinggal mereka.

b)

Hal ini disebabkan hutan mereka dijadikan sebagai perkebunan kelapa sawit yang luasnya hingga berhektare-hektare

c)

Tentu saja dia akan menuntut HAM kepada Komnas HAM (Hak Asasi Monyet)

d)

Contohnya saja orang utan yang ada di Kalimantan

e)

Andai saja orang utan bisa ngomong

22.
Perhatikan teks berikut !
Manager : “Perusahaan kita butuh satpam yang kredibel. Syaratnya harus punya wajah galak, tegas, tak kenal kompromi dan ditakuti orang. Apakah diantara pelamar kerja, ada kandidat yang memenuhi kriteria tersebut ?
Staff HRD : “Kalau diantara pelamar, tidak ada Pak. Tapi saya punya calon yang sangat cocok dengan kriteria bapak tersebut.”
Manager : “Bagus. Siapa dia?”
Staff HRD : “Istri saya, pak”
Teks tersebut merupaka teks...
a)
Anekdot    
b)
 Eksposisi                    
c)
 Humor
d)
Narasi
e)
Dialog
23.

Bacalah cuplikan teks anekdot di bawah ini!


Seorang warga melapor kemalingan kepada kepolisian.

"Pak saya kemalingan,"lapornya.

"Kemalingan apa?"Tanya polisi.

"Mobil, pak. Tapi saya beruntung Pak."

Jawab pelapor dengan tersenyum. Polisi bingung mendengar cerita pelapor.

......

Kalimat menyatakan peristiwa masa lalu yang ada dalam teks anekdot di atas adalah ...

a)

Seorang warga melapor kemalingan kepada kepolisian.

b)

"Kemalingan apa?"Tanya polisi.

c)

Polisi bingung mendengar cerita pelapor.

d)

"Mobil, pak. Tapi saya beruntung Pak."

e)

Seorang warga melapor.

24.

“Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok”, tegas petugas itu. Dengan sigap Azam menjawab, “Oh…, maaf terjatuh.” Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi. Petugas itu hanya terbelalak keheranan. Kemudian, ia pergi meninggalkan Azam.”


Berikut ini yang termasuk penggunaan kalimat seru dalam kutipan teks anekdot di atas adalah …

a)

“Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok”

b)

“Oh…, maaf terjatuh.”

c)

“Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi.”

d)

“Petugas itu hanya terbelalak keheranan.”

e)

“Kemudian, ia pergi meninggalkan Azam.”

25.

Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”

Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?”

Pak RT : “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”

Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”

Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga.


Berikut ini termasuk penggunaan kalimat retoris dalam kutipan teks anekdot di atas adalah …

a)

“Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”

b)

“Maaf ya Pak?"

c)

“Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk."

d)

“Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga.”

e)

“Kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”