wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Fabel 2

Total questions: 35

Worksheet time: 1hrs 17mins

Name
Class
Date
1.

Dihutan belantara hiduplah seekor Landak. Namanya landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.

Setiap hari landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari disaat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.


Perbaikan atas kesalahan penggunaan kata depan di pada kutipan fabel tersebut adalah ....

a)

dihutan, di saat, di ajak

b)

di hutan, di tubuhnya, disaat

c)

di hutan, di tubuhnya, di saat

d)

dihutan, disaat, di ajak

2.

Dihutan belantara hiduplah seekor Landak. Namanya landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.

Setiap hari landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari disaat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.


Perbaikan kesalahan penggunaan huruf kapital pada tokoh dalam kutipan fabel tersebut adalah ....

a)

Landak, Landa

b)

landak, landa

c)

Landak, landa

d)

landak, Landa

3.

Kelelawar yang Pengecut

Disebuah padang rumput diAfrika seekor singa sedang menyantap makanan.Tiba-tiba seekor burung elang terbang rendah dan menyambar makanan milik singa. Sang raja hutan itu sangat marah sehingga memerintahkan seluruh binatang untuk berkumpul dan menyatakan perang terhadap bangsa burung.

“Mulai sekarang segala jenis burung adalah musuh kita. Usir mereka semua,jangan disisakan!” kata sang raja hutan. Binatang setuju lain sebab mereka merasa telah diperlakukan sama oleh bangsa burung.

Kesalahan penggunaan awalan di- terdapat pada kata- kata . . . .

a)

disebuah dan diAfrika

b)

diperlakukan dan diAfrika

c)

disisakan dan diperlakukan

d)

disebuah dan diperlakukan

4.

1) Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalan-jalan di taman.

2) Pada suatu pagi sang semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, di mana-mana terdapat genangan lumpur.

3) Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.

4) Kepompong hanya bisa menggantung di ranting itu.

Kalimat yang mengandung kata keterangan waktu dan tempat adalah . . . .

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

1 dan 3

d)

2 dan 4

5.

Kelinci Sang Penakluk

Di sebuah hutan hiduplah seekor singa yang ganas. Suatu hari sang singa ganas itu membuat peraturan bahwa dia tidak akan berburu binatang hutan. Sebagai gantinya harus ada binatang di sekelilingnya yang suka rela menjadi mangsanya.

Pada hari pertama setelah peraturan itu diberlakukan datanglah seekor kelinci. Sambil terengah-engah kelinci itu minta maaf kepada sang singa yang ganas itu.

“Maaf sang raja, saya datang terlambat. Ada singa lain yang tadi memburu saya,” kata si kelinci.

Kemudian, singa yang ganas itu mengangguk-anggukkan kepala dan langsung menyahut, “Mana singa yang mengejarmu? Akan kuhabisi dia sekarang juga.”

“Ya sang raja, dia ada di dalam sumur itu.”

Akhirnya, binatang-binatang itu menjadi lega. Berkat kecerdikan kelinci sang singa yang ganas itu masuk ke dalam sumur dan tidak ada lagi pemangsa di hutan itu.


Dari teks fabel di atas ringkasan teks fabel yang tepat adalah…

a)

Singa sang raja hutan yang membuat peraturan tidak mau lagi berburu dan mengharuskan binatang lain yang harus suka rela menjadi mangsa, dan kelinci yang cerdik dapat mengalahkan singa

b)

Kelinci rela berkoban demi bintang lain tapi berkat kecerdikannya dapat mengalahkan singa

c)

Singa yang tertipu oleh kecerdikan kelinci sehingga jatuh dalam jurang

d)

Kelinci mengalahkan singa yang malas mencari mangsa, karena singa bisa ditipu kecerdikan kelinci.

6.

Kelinci Sang Penakluk

Di sebuah hutan hiduplah seekor singa yang ganas. Suatu hari sang singa ganas itu membuat peraturan bahwa dia tidak akan berburu binatang hutan. Sebagai gantinya harus ada binatang di sekelilingnya yang suka rela menjadi mangsanya.

Pada hari pertama setelah peraturan itu diberlakukan datanglah seekor kelinci. Sambil terengah-engah kelinci itu minta maaf kepada sang singa yang ganas itu.

“Maaf sang raja, saya datang terlambat. Ada singa lain yang tadi memburu saya,” kata si kelinci.

Kemudian, singa yang ganas itu mengangguk-anggukkan kepala dan langsung menyahut, “Mana singa yang mengejarmu? Akan kuhabisi dia sekarang juga.”

“Ya sang raja, dia ada di dalam sumur itu.”

Akhirnya, binatang-binatang itu menjadi lega. Berkat kecerdikan kelinci sang singa yang ganas itu masuk ke dalam sumur dan tidak ada lagi pemangsa di hutan itu.


Manakah tema yang tidak tepat untuk teks fabel di atas?

a)

Singa yang malang

b)

Kecerdikan

c)

Keberanian

d)

Kebodohan

7.

Burung Gagak yang Haus

Pada suatu hari yang panas, seekor burung gagak kehausan, terbang di atas ladang untuk mencari air. Lama sekali ia terbang untuk mencari air, tetapi tidak menemukannya. Tiba-tiba ia melihat sebuah tempayan air di bawah sana. Ia pun terbang ke bawah untuk melihat kalau-kalau ada air di dalamnya.ia senang karena dapat melihat air di dalam tempayan itu. Kemudian, gagak itu berusaha memasukkan kepalanya ke dalam tempayan. Sayang, leher tempayan itu terlalu sempit untuk kepalanya. Gagak berusaha untuk menggulingkan tempayan itu agar airnya mengalir. Namun, tempayan itu terlalu berat baginya.

Gagak itu lalu berpikir keras sebentar. Ketika menengok ke kanan dan ke kiri, ia melihat beberapa kerikil. Tiba-tiba terlintas dalam pikirannya gagasan yang bagus. Ia pun mulai memunguti kerikil itu satu demi satu, lalu memasukan setiap kerikil itu ke dalam tempayan. Semakin banyak kerikil yang dimasukkan, air pun naik. Oleh karena itu, burung gagak itu bisa meminum air dari tempayan tersebut.

Dikutip:http://www.rumahdongeng.com./cerita-anak.php?id=203


Mengapa gagak tidak bisa memasukkan kepalanya ke dalam tempayan?

a)

Karena airnya ada di dalam tempayan

b)

Karena leher tempayan terlalu sempit

c)

Karena kepala gagak terlalu besar

d)

Karena airnya terlalu sedikit

8.

Burung Gagak yang Haus

Pada suatu hari yang panas, seekor burung gagak kehausan, terbang di atas ladang untuk mencari air. Lama sekali ia terbang untuk mencari air, tetapi tidak menemukannya. Tiba-tiba ia melihat sebuah tempayan air di bawah sana. Ia pun terbang ke bawah untuk melihat kalau-kalau ada air di dalamnya.ia senang karena dapat melihat air di dalam tempayan itu. Kemudian, gagak itu berusaha memasukkan kepalanya ke dalam tempayan. Sayang, leher tempayan itu terlalu sempit untuk kepalanya. Gagak berusaha untuk menggulingkan tempayan itu agar airnya mengalir. Namun, tempayan itu terlalu berat baginya.

Gagak itu lalu berpikir keras sebentar. Ketika menengok ke kanan dan ke kiri, ia melihat beberapa kerikil. Tiba-tiba terlintas dalam pikirannya gagasan yang bagus. Ia pun mulai memunguti kerikil itu satu demi satu, lalu memasukan setiap kerikil itu ke dalam tempayan. Semakin banyak kerikil yang dimasukkan, air pun naik. Oleh karena itu, burung gagak itu bisa meminum air dari tempayan tersebut.

Dikutip:http://www.rumahdongeng.com./cerita-anak.php?id=203


Untuk apa gagak memunguti kerikil?

a)

Untuk melempari tempayan agar pecah

b)

Untuk melempari mangsanya

c)

Untuk dimasukkan ke dalam tempayan

d)

Untuk dimasukkan ke dalam mulutnya

9.

Kupu-Kupu Berhati Mulia

(1) Pada suatu pagi sang Semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, genangan lumpur terdapat di mana-mana. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir dan jatuh ke dalam Lumpur. Sang Semut hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.

“Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong..., tolong...!”


(2) Untunglah saat itu ada seekor Kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut. “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.” Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.


Kutipan teks cerita bernomor (1) tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Resolusi

d)

koda

10.

Kupu-Kupu Berhati Mulia

(1) Pada suatu pagi sang Semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, genangan lumpur terdapat di mana-mana. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir dan jatuh ke dalam Lumpur. Sang Semut hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.

“Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong..., tolong...!”


(2) Untunglah saat itu ada seekor Kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut. “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.” Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.


Kutipan teks cerita bernomor (2) tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Resolusi

d)

koda

11.

Paman Belalang

“Hore!” Teriak para serangga ketika melihat kodok-kodok itu pergi. Sambil menari-nari mereka mengangkat tubuh Paman Belalang dan melempar-lemparnya ke udara. Kakek Cacing mengucapkan terima kasih kepada Paman Belalang yang sudah menyelamatkan desa. Semenjak itu, Paman Belalang tidak menjadi pemurung lagi. Ia menyadari dirinya masih berguna walaupun telah kehilangan kakinya. Setiap malam ia pun bergabung dengan para serangga lainya untuk berpesta. Paman Belalang selalu bermain gitar dan bernyanyi riang. Para serangga pun sangat menyukainya. Begitu juga dengan Lodi dan Roro yang sekarang menjadi sahabat paman. Mereka selalu ikut berpetualangdengan Paman Belalang dan perahunya.


Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian…...

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Resolusi

d)

koda

12.

Rubah terus mengejar Kelinci. Sang Rubah tidak menyerah begitu saja. Rubah itu memiliki kemampuan berlari tanpa henti sehingga dia mampu mengejar Sang Kelinci tanpa kelelahan. Meskipun demikian sang Kelinci melompat dengan sangat cepat menghindari kejaran Rubah. Sang Rubah kehilangan jejak Kelinci. Rubah mulai mengendus-ngendus bau sang Kelinci. Tidak lama kemudian dia menemukan Kelinci itu. Kini dia mengejarnya lebih cepat dari sebelumnya, tetapi sang Kelinci itu tidak dapat dia kejar. Akhirnya, Rubah itu menyerah dan tidak melakukan pengejaran terhadap Kelinci itu lagi.

Penggunaan keterangan tempat yang tepat terdapat pada . . . .

a)

Singa yang kelaparan sedang berburu dari hutan.

b)

Si Kancil pergi di sungai untuk mencari minum.

c)

Rubah berteduh ke bawah pohon yang rindang

d)

Keledai berlari dari ladang menuju tengah hutan.

13.

Di keheningan malam Kura-kura nampak tidur pulas bersama Katak sahabat baiknya. Sudah dua bulan ini Kura-kura sakit dan sahabatnya dengan setia mendampinginya.


Berdasarkan penggalan cerita fabel di atas variasi latar diungkapkan dengan . . . .

a)

Diawali dengan deskripsi latar

b)

Diawali dengan latar dan kegiatan tokoh

c)

Diawali dengan latar masa lalu

d)

Diawali dengan perubahan latar

14.

Di bawah ini yang bisa dibuat menjadi sebuah fabel adalah . . . .

a)

Andi membolos dan ketahuan guru

b)

Kancil melawan saat diterkam oleh sang buaya

c)

Rina bertengkar dengan kakaknya

d)

Andi memelihara beberapa ekor kucing di rumahnya

15.

Pada zaman dahulu kala di dalam hutan tinggal seekor tikus kecil [. . .] lubang dalam gua. Di dalam lubang gua yang sama juga tinggal seekor singa besar yang buas. Suatu hari ketika singa sedang tidur, tikus menghampirinya. Singa terbangun [. . . ] tidurnya karena merasa terusik. Ia mengaum, “Berani sekali kamu menganggu tidurku! Aku bunuh kamu!”

Si tikus mencicit. “Oh, jangan bunuh aku! Aku akan berterimakasih padamu dan membantumu kapan pun kamu membutuhkan aku.”

Sang singa tertawa keras, “Buat apa sang raja hutan membutuhkan bantuan [. . . ] seekor tikus kecil?” Lalu ia menyambung, “Tapi aku akan melepaskanmu karena telah membuatku tertawa.”


Kata yang tepat untuk melengkapi fabel diatas adalah. . . .

a)

Pada, di, dari

b)

Dari, pada, di

c)

Di, dari, pada

d)

Di, dari, dari

16.

Kancil : ”Tuan, raja kami siap untuk berperang. Sebagai buktinya, raja kami pun mengirimkan kumisnya. (Kancil pun menyerahkan kumis Landak kepada Panglima Harimau).

Panglima Harimau :”ini kumis rajamu?”

Kancil : ”iya, itu adalah kumis raja kami yang paling kecil. Raja kami menerima tantangan dari raja kalian”.(Para harimau sangat terkejut melihat kumis raja pulau kecil yang besar dan tajam).

Prajurit Harimau :”Kumis raja Kancil sangat besar, sangat besar dari kumis raja kita. Kita pasti akan sulit untuk melawannya”. (Sambil berbisik kepada Panglima Harimau).

Prajurit Harimau 2 :”Lalu bagaimana?”

Panglima Harimau :”sebaiknya kita segera pergi dari pulau ini”.


Berdasarkan dialog di atas ekspresi Panglima Harimau dan Prajurit harimau yang tepat adalah . . . .

a)

Merasa takut

b)

Berani dan melawan

c)

Merasa malu

d)

Merasa kecewa

17.

KANCA DAN MANGUT

Di hutan hiduplah dua ekor kancil.Mereka bernama Kanca dan Manggut.Kedua ekor kancil itu bersaudara.Manggut adalah kakak dari Kanca.Sebaliknya, Kanca adalah adik dari Manggut.Walaupun mereka bersaudara, tetapi sifat mereka sangatlah berbeda.Kanca rajin dan baik hati.Sedangkan Manggut pemalas dan suka menjahili teman-temannya.

Pada suatu hari Manggut kelaparan.Tetapi Manggut malas mencari makan.Akhirnya Manggut mencuri makanan Kanca.Waktu Kanca menanyai kepada Manggut di mana makanannya, Manggut menjawab dicuri tikus.

"Ah, mana mungkin dimakan tikus!" kata Kanca.

"Iya betul kok!Masa sama kakaknya tidak percaya!" jawab Manggut berbohong.

Mulanya Kanca tidak percaya dengan omongan Manggut.Tetapi setelah Manggut mengatakannya berkali-kali akhirnya Kanca percaya juga.Kanca memanggil tikus ke rumahnya.

"Ha? Mencuri?Berpikir saja aku belum pernah!" jawab tikus.

"Ah, si tikus! Kamu ini membela diri saja! Sudah, Kanca! Dia pasti berbohong," kata Manggut.

"Ya, sudahlah!Tikus, sebagai gantinya ambilkan makanan di seberang sungaisana.Tadi aku juga mengambil makanan dari sana!" kata Kanca mengakhiri percakapan.

Tikus berjalan ke tepi sungai.Ia menaiki perahu kecil untuk menuju seberang sungai. Sebenarnya tikus tahu kalau Manggut yang mencuri makanan.

Sementara itu, di bagian sungai yang lain, Manggut cepat-cepat menyeberangi sungai.Ia hendak memasang perangkap tikus agar tikus terperangkap.

Ketika tikus hampir mendekati seberang sungai, tikus melihat perangkap.Tikus yakin kalau perangkap itu dipasang oleh Manggut.Tiba-tiba tikus mendapat ide.Tikus berpura-pura tenggelam dalam sungai.

"Aaa...Manggut, tolong aku...!" teriak tikus.

Mendengar itu Manggut segera menolong tikus.Tikus meminta Manggutmengantarkannya ke seberang sungai.Manggut tidak bisa berbuat apa-apa.Ia mengantarkan tikus ke seberang sungai.

Sesampai di seberang sungai tikus meminta Manggut menemani tikus mengambil makanan.Karena Manggut tidak hati-hati, kakinya terperangkap dalam perangkap tikus. Manggut menyesali perbuatan buruknya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Paragraf pertama pada fabel tersebut termasuk dalam struktur fabel bagian….

a)

Resolusi

b)

koda

c)

orientasi

d)

komplikasi

18.

a) kelinci tertidur dan akhirnya kura-kura menang

b) kelinci yang sombong mengejek kura-kura yang jalannya lambat

c) ketika lomba di mulai kelinci lari dengan cepat dan jauh meninggalkan kura-kura

d) kura-kura menantang kelinci untuk lomba lari

e) kelinci yang sombong yakin kalau dia pasti menang

f) karena kelinci merasa kura-kura sangat jauh ia beristirahat di bawah pohon

Urutan yang tepat agar kalimat-kalimat diatas menjadi sebuah fabel adalah….

a)

a-b-d-f-c-e

b)

b-e-d-f-c-a

c)

b- d-e-c-f-a

d)

b-d-c-e-f-a

19.

Pesan moral yang dapat di ambil dari fabel tersebut ialah kita jangan pernah menganggap remeh orang lain. Setiap orang memilki kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Kesombongan suatu saat akan dikalahkan oleh kerendahan hati.

Penggalan fabel diatas termasuk struktur fable pada bagian…

a)

resolusi

b)

orientasi

c)

koda

d)

komplikasi

20.

Beberapa hari kemudian, singgahlah seorang pedagang minyak wangi di dekat telaga itu. Rupanya, nasibnya pun sedang sial. Kacamatanya terjatuh ke telaga saat ia hendak mencuci muka.


Latar tempat untuk cerita itu adalah ....

a)

pinggir danau

b)

dekat sungai

c)

muara

d)

dalam laut

21.

Ibu Kucing Belang pulang dari pasar. Wajahnya murung. Ibu Kucing Putih heran melihatnya, "Kenapa murung, Bu Kucing Belang? Cuaca, 'kan, cerah sekali?"

Ibu Kucing Belang menghela napas, "Saya sedang bingung, Bu Kucing Putih. Malam ini saya akan memasak ayam goreng," jawabnya.


Peristiwa dalam cuplikan dongeng itu terjadi di ....

a)

pasar

b)

hutan

c)

rumah kucing

d)

jalan raya

22.

Monyet sudah diberi pisang oleh Pak Tani. Rupanya, ia tetap ingin pisang yang ada di pohonnya. Sang monyet pun memetik pisang itu.

"Dasar monyet, bisanya mencuri!" teriak petani ketika memergoki monyet.


Watak tokoh monyet pada cerita di atas adalah ....

a)

cerdik

b)

malas

c)

nakal

d)

rakus

23.

Raja Kuripan mempunyai dua orang putra, yaitu Raden Panji dan Raden Anom. Raden Anom lebih cerdas daripada Raden Panji. Raden Panji menjadi iri hati melihat kecerdasan Raden Anom. Oleh karena itu, ia ingin mencelakai saudaranya. Dia menyuruh pelayannya membubuhkan racun ke dalam makanan saudaranya itu.


Perbedaan watak Raden Anom dengan radaen Panji adalah ....

a)

Raden Anom cerdas dan Raden Panji kurang cerdas

b)

Raden Anom disayang Raja dan Raden Panji dibenci Raja

c)

Raden Anom tampan dan Raden Panji tidak tampan

d)

Raden Anom adil kepada rakyat dan Raden Panji zalim

24.

Segera Kodi menyelam ke dalam telaga. Tak lama kemudian, ia muncul dengan sebentuk cincin emas. Segera diberikannya cincin itu pada pedagang gerabah.

"Terima kasih atas kebikanmu. Sebagai balas budi, kuberikan kau hadiah ini," pedagang gerabah itu memberikan sebuah mangkuk keramik kecil untuk Kodi.

Setelah itu ia melanjutkan perjalanannya.

"Heh! Untuk apa mangkuk itu? Kita tidak memerlukannya!" ejek Komal.


Watak Kodi dan Komal adalah ....

a)

Kodi pemaaf, Komal pendendam

b)

Kodi penolong, Komal pelit

c)

Kodi pemurah, Komal pencela

d)

Kodi bijaksana, Komal curang

25.

Dahulu, ada seorang putra raja bernama Si Lundu Nipahu. Ia seharusnya hidup berbahagia sebagai seorang pangeran bersama keluarga di istana. Namun, bencana datang melanda. Pamannya mengadakan kudeta. Ayah Si Lundu terbunuh. Si Lundu juga dikejar-kejar pamannya. pemuda ini mewarisi cincin kerajaan pewaris takhta. Lundu pun melarikan diri ke hutan.


Amanat yang terkandung dari penggalan cerita di atas adalah ....

a)

tidak boleh saling membunuh

b)

tidak boleh merebut hak orang lain

c)

harus lari kencang apabila dikejar

d)

tidak boleh mengadakan kudeta

26.

Berikut merupakan contoh-contoh kalimat langsung, kecuali ... .

a)

Shafira bertanya, “Mau kemana kalian hari ini ?”

b)

Coba saja minta tolong sama ayah,” kata ibu, “dia pasti akan membantumu.”

c)

Nia bertanya kepada ibunya bahwa dimanakah topi merah miliknya.

d)

“Mau kemana kalian hari ini ?” tanya Arya.

27.

Kata Shafira, “Saya nanti sore akan ke rumah nenek.”

Kalimat tidak langsung dari kalimat langsung tersebut adalah ... .

a)

Shafira mengatakan bahwa aku nanti sore akan ke rumah nenek.

b)

Shafira berkata bahwa aku nanti sore akan ke rumah nenek.

c)

Shafira mengatakan bahwa dia nanti sore akan ke rumah nenek.

d)

Aku akan ke rumah nenek nanti sore, kata Shafira.

28.

“Kapan sepatuku kamu kembalikan, ” tanya Abdi.

Penggunaan tanda koma (,) pada kalimat tersebut kurang tepat. Agar menjadi kalimat langsung yang tepat maka tanda koma (,) diganti dengan... .

a)

:

b)

?

c)

!

d)

;

29.

Ibu menyuruh: “Antarkan makanan ini ke tetangga sebelah rumah.” Penggunaan tanda titik dua (:) pada kalimat tersebut tidak tepat. Agar menjadi kalimat langsung yang benar maka tanda titik dua (:) diganti dengan tanda ... .

a)

;

b)

?

c)

!

d)

,

30.

Kata Abdi, “coba kamu membantu saya untuk menyelesaikan tugas ini !” Kalimat langsung tersebut kurang tepat. Pilihlah jawaban yang tepat untuk menjadikan kalimat langsung tersebut tepat!

a)

tanda koma (,) diganti tanda titik dua (;)

b)

huruf c pada kata coba diganti dengan huruf besar Coba

c)

tanda perintah(!) diganti tanda titik (.)

d)

Tanda kutip akhir diletakkan sebelum tanda perintah.

31.

Hamdi menanyakan kapan sepatunya saya kembalikan. Bentuk kalimat langsung dari kalimat tidak langsung tersebut adalah ... .

a)

Hamdi bertanya "Kapan sepatuku akan kamu kembalikan?"

b)

"Kapan sepatuku akan dia kembalikan". kata Hamdi.

c)

Hamdi mengatakan, " kapan sepatuku dia kembalikan?

d)

"Kapan sepatuku dikembalikan?" tanyaku.

32.

Danu mengatakan bahwa mereka akan belajar kelompok di rumah Mano. Bentuk kalimat langsung dari kalimat tidak langsung tersebut adalah ... .

a)

Danu berkata: "Aku akan belajar kelompok di rumah Mano."

b)

"Dia akan belajar kelompok di rumah Mano." kata Danu.

c)

Danu berkata; "Kami akan belajar kelompok di rumah Mano."

d)

Danu berkata, "Kami akan belajar kelompok di rumah Mano."

33.

Bacalah paragraf di bawah ini dengan seksama!

Pada waktu dahulu kala hiduplah seekor anak kucing yang sedang berjalan di taman dengan bahagia, senang dan hati yang begitu cerah, hal tersebut dikarenakan dia baru saja mendapatkan ikan yang sangat besar, sehingga menjadikan dia (kusing) tampak berjalan dengan gagah, mendapati makanan yang begitu besar yang akan mengenyangkan perutnya yang lapar.

Paragraf di atas dalam fabel termasuk ke dalam struktur ……………………………. karena ……………………………

a)

Orientasi karena ada penanda awal cerita

b)

Orientasi karena memperkenalkan tokoh dan latar cerita

c)

Komplikasi karena memunculkan masalah

d)

Komplikasi karena memperkenalkan tokoh yang bermaslah

34.

Bacalah paragraf di bawah ini dengan seksama!

Tak disangka Sang Kucing yang membawa ikan besar sambil membanggakan diri itu dan sedang bahagia bertemu dengan kucing lain yang ukuran tubuhnya lebih besar yang ingin mengambil ikan besar bahagai tersebut tapi kucing bahagia tersebut tidak memberikan ikan besar itu kepada kucing yang ukuran tubuhnya lebih besar yang mengiginkan ikan itu.

Paragraf di atas dalam fabel termasuk ke dalam struktur ……………………………. karena ……………………………

a)

Orientasi karena menceritakan tokohnya

b)

Orientasi karena menceritakan masalah yang dihadapi tokoh

c)

komplikasi karena menjelaskan puncak cerita

d)

komplikasi karena menceritakan tentang masalah

35.

Bacalah paragraf di bawah ini dengan seksama!

Kita sebagai makhluk ciptakaan Yang Kuasa harus saling membantu, tolong-menolong bergotong royong dalam menyelesaikan suatu masalah, terlebih jika masalah tersebut, masalah yang bersifat umum.

Paragraf di atas dalam fabel termasuk ke dalam struktur ……………………………. karena ……………………………

a)

Koda karena memberikan pesan moral bagi pembaca

b)

Komplikasi karena memberikan pesan moral bagi pembaca

c)

resolusi karena berisi penyelesaian cerita

d)

orientasi karena pesan moral tersampaikan