WorksheetsPELAYANAN FARMASI XI - SESI 1
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Larutan oral yang mengandung sukrosa atau gula dalam kadar tinggi disebut dengan sirup
BENAR
SALAH
Larutan oral yang mengandung gugus OH+, sebagai koalesen, dan atau mengandung Propilenglikol disebut dengan eliksir
BENAR
SALAH
Paraffin liquidum bisa berfungsi sebagai solvent untuk kamfora
BENAR
SALAH
Sedangkan spiritus dapat digunakan sebagai solvent Iodium
BENAR
SALAH
Pelarut untuk tetes telinga di gunakan glycerin
BENAR
SALAH
COLLUNARIUM, adalah sedian yang digunakan untuk cuci mulut
BENAR
SALAH
RIVANOL, salah satu contoh sediaan Ephitema
BENAR
SALAH
Peristiwa adanya zat terlalut tertentu yang mempunyai kelarutan lebih besar dibandingkan zat utama, yang akan menyebabkan penurunan kelarutan zat utama atau terbentuknya endapan karena ada reaksi kimia, disebut SALTING OUT
BENAR
SALAH
Natrii bicarbonas adalah zat yang mudah terurai pada pemanasan, dan pada pembuatan sediaan obat zat ini tidak boleh dipanaskan, jd harus dilarutkan dalam keadaan dingin
BENAR
SALAH
Istilah kelarutan zat kurang dari 1 bagian zat dapat melarut dengan pelarutnya , disebut zat tersebut "Mudah Larut "
BENAR
SALAH
AMMONII KLORIDUM, khasiatnya adalah antitusiv
BENAR
SALAH
Semakin besar ukuran partikel maka semakin tinggi stabilitas suspensi
BENAR
SALAH
BENTONIT, adalah suspending agent dari alam yang termasuk golongan GOM
BENAR
SALAH
Suspensi yang sedimentasinya terbentuk lambat adalah ciri-ciri sifat suspensi Deflokulasi
BENAR
SALAH
Untuk menilai suatu suspensi itu stabil atau tidak maka dilakukan perhitungan dengan derajat Deflokulasi
BENAR
SALAH
Salah satu alasan sediaan farmasi dibuat dalam bentuk suspensi adalah zat / bahan obat yang dibuat berasa tidak enak / pahit
BENAR
SALAH
Komponen dasar sediaan emulsi adalah Antioksidan
BENAR
SALAH
Pada emulsi tipe O/W, maka minyak sebagai fase eksternalnya
BENAR
SALAH
Emulsi tipe O/W, biasanya di pakai untuk pemakaian luar
BENAR
SALAH
Emulgator dengan nilai HLB 14, termasuk wetting agent
BENAR
SALAH
