NEW
Font size
WorksheetsQUIZ 9 ADSP
Total questions: 12
Worksheet time: 11mins
Metoda Pade dan Prony berguna untuk
Mengestimasi sinyal deterministik
Mengestimasi sinyal stokastik
Mengestimasi sinyal acak
Mengestimasi Random Process
Pada ARMA(M,N), kelebihan metode Pade dibandingkan Prony adalah adalah
Metode Pade memiliki perhitungan yang lebih sedikit
Metode Pade lebih fleksibel
Metode Pade dapat mengestimasi M+N suku pertama sinyal dengan tepat sedangkan Metode Prony tidak
Metode Pade dapat digunakan untuk mengestimasi sinyal acak maupun deterministik sedangkan metode Prony hanya untuk sinyal acak
Kelebihan Metode Prony dibandingkan dengan metode Pade adalah
Memiliki kompleksitas lebih kecil
Lebih fleksibel baik untuk model AR maupun MA
secara umum lebih adaptif dibandingkan dengan metode Pade
secara umum menghasilkan MSE lebih kecil
Filter Wiener termasuk filter optimum karena
menghasilkan keluaran dengan MSE terkecil dibandingkan dengan target
menghasilkan keluaran yang sama persis dengan target
memiliki target yang jelas
koefisien filter diperoleh dengan melakukan turunan
Pada filter Wiener FIR orde 1, jika sinyal input x(n) memiliki panjang 10, maka dimensi dari matriks X pada proses perhitungan koefisien filter Wiener memiliki dimensi
10 × 1
10 × 2
10 × 3
10 × 4
Pada filter Wiener FIR orde 1, jika sinyal input x(n) memiliki panjang 10, maka dimensi dari matriks Rxx memiliki dimensi
10 × 10
8 × 8
5 × 5
2 × 2
Wiener filter dikatakan sebagai filter yang memiliki keluaran yang 'sedekat mungkin' dengan target. Maksud dari istilah 'sedekat mungkin' adalah
MAE antara input filter dan target paling kecil
MAE antara output filter dan target paling kecil
MSE antara input filter dan target paling kecil
MSE antara output filter dan target paling kecil
Kekurangan dari Filter Wiener adalah
Filter Wiener khususnya realisasi FIR tidak selalu menjamin kestabilan pada hasil realisasinya
Memerlukan adanya target
Filter harus menerima sejumlah sinyal yang cukup untuk dapat menghitung koefisien filter yang akurat
Filter tidak harus menerima sejumlah sinyal yang cukup namun permasalahan terletak pada proses komputasi yang berat
Pada filter Wiener FIR , diberikan sinyal input x(n)=[1 1 1 1 1 1] dan sinyal target d(n)=[1 2 1 2 1 2] . Nilai rxx(1) adalah
3
4
5
6
Pada filter Wiener FIR , diberikan sinyal input x(n)=[1 1 1 1 1 1] dan sinyal target d(n)=[1 2 1 2 1 2] . Nilai rxd(1) adalah
5
6
7
8
Pada implementasi Wiener Filter sebagai Channel Equalizer, yang menjadi sinyal target adalah
Sinyal pilot
Sinyal terima
sinyal [1 1 1 ... ]
Sinyal pada sisi penerima yang yang sudah terkena proses di kanal
Yang menjadi sinyal target pada filter Wiener yang bertindak sebagai Linear Predictor adalah
Sinyal pilot
Sinyal terima
Sinyal berikutnya dari sinyal input filter Wiener
sinyal [1 1 1 ...]
