WorksheetsRemidial XI SMA 5 Jember Bind
Total questions: 20
Worksheet time: 15mins
Sudah empat hari ini ia duduk di beranda rumah sore hari. Pandangannya tak lepas dari tangga gunung di pinggir desa. Tak ada lagi yang ia tunggu kecuali suaminya yang pergi ke seberang untuk mengais rezeki. Kalaupun ia bisa berlari, sepertinya ia ingin mengejar kepergian orang yang sangat dicintainya.
Unsur yang menonjol dalam kutipan cerpen di atas adalah …
Tema
Latar
Karakter Tokoh
Sudut Pandang
Amanat
Terpaksalah Mbok Sutiyah mengeluhkan perasaannya kepada Nining sendiri.
“Kapan sekolahmu selesai, Nduk! Aku tak melihat apa gunanya sekolah terlalu lama seperti yang kau jalani itu!” Katanya di antara keluhan-keluhannya.
“Hanya tinggal berapa bulan lagi, Mbok. Selesai Ujian SMA, tamatlah sekolahku,” Jawab nining.
Kutipan teks cerpen di atas adalah bagian struktur orientasi berupa …
Penciptaan gambaran visual latar
Penentuan waktu kisah, latar tempat, dan latar waktu
Pengenalan tokoh dan penentuan peristiwa
Penentuan peristiwa dan dan atmosfer
penentuan koda dalam cerita
Menjelang malam, terdengar ketukan di pintu. Ayah lalu masuk sambil menenteng bungkusan yang sangat besar. Wajah ayah berseri-seri. Tetapi aku justru sembunyi dibalik bantal. Aku tak berani memandang wajah ayah yang berbinar-binar itu.
Kalimat yang bergaris bawah menggunakan majas …
Simile
Personifikasi
Metafora
Perbandingan Langsung
Repetisi
Kalimat di bawah ini yang menggunakan majas simile adalah …
Dia memiliki hati batu
Seekor burung pipit sedang berusaha mempertahankan nyawanya. Dia terbang bagaikan batu yang lepas dari ketapel sambil menjerit sejadi-jadinya
Awan tertatih-tatih melintasi langit.
Kerikil di jalan tampak pucat pasih.
Angin sepoi-sepoi melambai padaku
Cerpen adalah salah satu karya sastra yang berbentuk …
Bait
Baris
Dialog
Prosa
Nonfiksi
Salah satu unsur Instrinsik cerpen adalah …
Klimaks
Latar/setting
Sajak
Typografi
Suspens
Salah satu unsur Ekstrinsik cerpen adalah
Gaya penyampaian cerita
Penokohan
Latar Budaya Pengarang
Tanggapan pembaca
Tampilan ilustrasi cerpen
Pernyataa di bawah ini yang menunjukkan persamaan cerpen dan novel adalah ….
Novel tidak ada konflik sedangkan cerpen ada konflik
Novel tidak berbentuk prosa sedangkan cerpen berbentuk prosa
Novel bercerita tentang seorang tokoh sedang cerpen bercerita tentang pengalaman hidup
Cerpen bercerita tidak sampai menimbulkan perubahan nasib, sementara novel sebaliknya
Cerpen dan novel masing-masing mempunyai tema
“Hanya itu alasan Mama melarang Anisa menikah dengan Handoko?” Bibir Anisa menyinggung sinis. “Oh, alangkah piciknya pikiran Mama! Lalu apa artinya kemuliaan hati Mama selama ini yang Anisa kagumi? Padahal dulu Mama tidak pernah mempermasalahkan status Handoko yang ternyata belum mempunyai pekerjaan tetap. Demikian kakakku yang selama ini mendukungku sekarang berbalik arah.
Konflik yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah …
Anisa dan Handoko tidak jadi menikah.
Anisa dilarang menikah oleh Mama dan kakaknya.
Mama yang berpikiran picik terhadap Handoko.
Keinginan Mama agar Anisa hidup bahagia.
Kakak tidak mendukung pernikahan Anisa dengan Handoko.
“Hanya itu alasan Mama melarang Anisa menikah dengan Handoko?” Bibir Anisa menyinggung sinis. “Oh, alangkah piciknya pikiran Mama! Lalu apa artinya kemuliaan hati Mama selama ini yang Anisa kagumi? Padahal dulu Mama tidak pernah mempermasalahkan status Handoko yang ternyata belum mempunyai pekerjaan tetap. Demikian kakakku yang selama ini mendukungku sekarang berbalik arah.
Penyebab konflik pada kutipan cerpen di atas adalah …
Status Handoko yang sudah mempunyai istri.
Mama yang menginginkan menantu orang kaya.
Handoko yang belum mempunyai pekerjaan tetap.
Mama yang mempersalahkan masa lalu Handoko.
Mama melarang Anisa menikah dengan Handoko.
Dua kegagalan yang lalu berakhir ketika aku diterima di jurusan bahasa Inggris. Kutekuni masa pendidikan tinggi dengan sepenuh hati. Kendala finansial mendorong ku untuk merambah dunia kerja disamping kuliah. Pucuk dicinta ulam tiba. Suatu hari Kak Ica, saudara sepupuku, datang kepadaku.
“Nanda, di sebelah toko Bunda ada kios yang dijual. Bagaimana kalau kita patungan untuk membeli kios itu. Lalu kita jual pakaian di sana?” kata Kak Ica.
Ia mengajak berpatungan untuk membeli kios itu. Kami mulai berbisnis pakaian. Tidak kusangka, usaha itu menuai hasil yang gemilang.
Tokoh aku dalam penggalan cerpen di atas adalah …
Ica
Bunda
Nanda
Seorang Siswa
Seorang Penjual Kios
Dua kegagalan yang lalu berakhir ketika aku diterima di jurusan bahasa Inggris. Kutekuni masa pendidikan tinggi dengan sepenuh hati. Kendala finansial mendorong ku untuk merambah dunia kerja disamping kuliah. Pucuk dicinta ulam tiba. Suatu hari Kak Ica, saudara sepupuku, datang kepadaku.
“Nanda, di sebelah toko Bunda ada kios yang dijual. Bagaimana kalau kita patungan untuk membeli kios itu. Lalu kita jual pakaian di sana?” kata Kak Ica.
Ia mengajak berpatungan untuk membeli kios itu. Kami mulai berbisnis pakaian. Tidak kusangka, usaha itu menuai hasil yang gemilang.
Kata sepenuh hati dalam cerpen di atas bermakna …
Semangat
Percaya diri
Sungguh-sungguh
Ikhlas
Tabah
Dua kegagalan yang lalu berakhir ketika aku diterima di jurusan bahasa Inggris. Kutekuni masa pendidikan tinggi dengan sepenuh hati. Kendala finansial mendorong ku untuk merambah dunia kerja disamping kuliah. Pucuk dicinta ulam tiba. Suatu hari Kak Ica, saudara sepupuku, datang kepadaku.
“Nanda, di sebelah toko Bunda ada kios yang dijual. Bagaimana kalau kita patungan untuk membeli kios itu. Lalu kita jual pakaian di sana?” kata Kak Ica.
Ia mengajak berpatungan untuk membeli kios itu. Kami mulai berbisnis pakaian. Tidak kusangka, usaha itu menuai hasil yang gemilang.
Kata finansial dalam cerpen di atas bermakna…
Modal
Sarana
Ilmu
Biaya
Buku
Dua kegagalan yang lalu berakhir ketika aku diterima di jurusan bahasa Inggris. Kutekuni masa pendidikan tinggi dengan sepenuh hati. Kendala finansial mendorong ku untuk merambah dunia kerja disamping kuliah. Pucuk dicinta ulam tiba. Suatu hari Kak Ica, saudara sepupuku, datang kepadaku.
“Nanda, di sebelah toko Bunda ada kios yang dijual. Bagaimana kalau kita patungan untuk membeli kios itu. Lalu kita jual pakaian di sana?” kata Kak Ica.
Ia mengajak berpatungan untuk membeli kios itu. Kami mulai berbisnis pakaian. Tidak kusangka, usaha itu menuai hasil yang gemilang.
Amanat yang tidak sesuai dengan penggalan cerpen di atas adalah …
Janganlah takut pada kegagalan
Tekunlah dalam setiap pekerjaan, niscaya menuai hasilnya
Uang bukanlah penentu keberhasilan seseorang
Bekerjasamalah dengan baik dan jujur dalam melakukan sebuah pekerjaan
Berdoa adalah penentu kesuksesan seseorang
Penggalan cerpen berikut untuk tiga butir soal di bawah ini!
Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda. “Kenang-kenangan” oleh Abdul Gani A.K.
Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah …
orang pertama pelaku utama
orang ketiga pelaku sampingan
orang ketiga pelaku utama
orang pertama dan ketiga
orang ketiga serbatahu
Siapakah nama guru Bahasa Indonesia SMAN 5 JEMBER?
Nurul Anjarwati
Darian Aji
Ragil Susilo
Adi Bagus
Musrifah
Dibawah ini adalah salah satu judul Cerpen yang teman kalian buat. Manakah yang paling benar?
Canda dan Candaan Tawa
Cerita Klasik di Bawah Pohon
Garis Tinta E print Canon
Senja dan Sendu Kopi
Di Balik Dua Kursi
Ada berapakah unsur intrinsik cerpen?
4
2
3
7
9
Sudut pandang adalah jalanya cerita yang dibuat oleh penulis, atau bagaimana seorang penulis menerapkan atau memosisikan tokoh dalam cerita. Ada berapakah sudut pandang dalam cerpen?
1
5
3
2
6
Sudut pandang orang ketiga ada dua macam yaitu?
Sudut pandang orang ketiga serba tahu dan pengamat
Sudut Pandang orang ketiga jamak dan pengamat
Sudut pandang orang ketiga maha tahu dan tunggal
Sudut pandang orang ketiga tunggal dan minor
Sudut pandang orang ketiga serba tahu dan mayor
