WorksheetsSOAL PSAS GASAL OTK TA 11 TKI TP 2025/2026
Total questions: 30
Worksheet time: 32mins
Proses penyerapan suatu partikel zat baik berupa ion, atom, atau molekul pada permukaan zat lain dengan menggunakan bahan padat merupakan proses ….
Ekstraksi
Distilasi
Absorbsi
Adsorbsi
Filtrasi
Adsorben yang cocok ditambahkan untuk pemurnian dan penghilangan warna pada minyak kopra adalah….
silika gell
zeolit
tapis molekuler
fuller eart
bentonite
Pemanfaatan sifat adsorbsi koloid di industri diantaranya :
1. Proses pewarnaan pada industri tekstil dengan larutan basa.
2. Proses pemisahan mineral logam dari bijihnya pada industri logam.
3. Proses pembuatan larutan asam nitrat dengan mengambil NO2 dengan air
4. Penjernihan air tebu pada proses pembuatan gula pasir, menggunakan tanah diatome atau arang tulang.
5. Proses penyembuhan sakit perut karena bakteri patogen, menggunakan norit atau serbuk karbon.
6. Proses pengambilan gas dengan larutan natrium hidroksida
7. Penjernihan air dengan karbon aktif pada proses pengolahan air minum yang dapat mengadsorpsi warna, rasa dan warna.
8. Adsorpsi racun berwujud gas dengan arang halus pada penggunaan masker gas.
Berdasarkan data diatas, pemanfaatan sifat adsorbsi koloid yang paling tepat pada nomor ….
1,2,3,5,7
1,3,6,7,8
2,4,5,7,8
2,3,5,6,7
4,5,6,7,8
Proses adsorbsi akan berjalan efektif dan optimum dipengaruhi oleh beberapa factor. Salah satu caranya mengoptimalkan proses adsorbsi adalah dengan memberi perlakuan pengadukan selama proses. Perlakuan ini merupakan faktor yang mempengaruhi proses adsorbsi yaitu ….
Karakteristik Adsorban
Kelarutan Adsorbat
Temperatur
pH (Derajat Keasaman)
Agitation
Proses adsorbsi terjadi melalui mekanisme beberapa tahapan. Tahapan proses adsorbsi yang tepat dibawah ini adalah ….
perpindahan adsorbat di dalam air menuju permukaan adsorban-perpindahan adsorbat menuju pori-pori di dalam adsorban-pelekatan zat adsorbat ke dinding pori-pori atau jaringan pembuluh kapiler mikroskopis
perpindahan adsorbat di dalam air menuju permukaan adsorba- pelekatan zat adsorbat ke dinding pori-pori atau jaringan pembuluh kapiler mikroskopis- perpindahan adsorbat menuju pori-pori di dalam adsorban
perpindahan adsorbat menuju pori-pori di dalam adsorban- perpindahan adsorbat di dalam air menuju permukaan adsorban- pelekatan zat adsorbat ke dinding pori-pori atau jaringan pembuluh kapiler mikroskopis
pelekatan zat adsorbat ke dinding pori-pori atau jaringan pembuluh kapiler mikroskopis- perpindahan adsorbat di dalam air menuju permukaan adsorban-perpindahan adsorbat menuju pori-pori di dalam adsorban
perpindahan adsorbat menuju pori-pori di dalam adsorban-pelekatan zat adsorbat ke dinding pori-pori atau jaringan pembuluh kapiler mikroskopis- perpindahan adsorbat di dalam air menuju permukaan adsorban
Absorben untuk menyerap gas-gas yang dapat bereaksi dan bersifat asam digunakan bahan ….
NaOH
H2SO4
Air
HCl
Arang aktif
Suatu proses absorbsi akan bekerja dengan optimum apabila factor yang berpengaruhi dikendalikan secara maksimal. Proses absorbsi berjalan baik apabila ….
Laju alir absorben kecil, suhu operasi rendah, tekanan operasi tinggi, laju alir gas kecil
Laju alir absorben besar, suhu operasi rendah, tekanan operasi tinggi, laju alir gas kecil
Laju alir absorben besar, suhu operasi rendah, tekanan operasi tinggi, laju alir gas besar
Laju alir absorben besar, suhu operasi tinggi, tekanan operasi tinggi, laju alir gas kecil
Laju alir absorben besar, suhu operasi rendah, tekanan operasi rendah, laju alir gas kecil
Proses absorbsi didalam industri berfungsi ….
Meningkatkan nilai guna dari suatu zat tanpa merubah fasenya
Meningkatkan nilai guna dari suatu zat dengan cara merubah fasenya
Membuat bahan semakin pekat
Mengambil bahan yang dikehendaki dengan solvent
Mencampur bahan dengan baik
Absorben paling tepat yang digunakan dalam proses absorbsi mempunyai syarat-syarat ….
Memiliki daya melarutkan bahan yang akan diabsorpsi kecil
Mempunyai viskositas yang tinggi
Memiliki tekanan uap yang tinggi
Korosif
Stabil secara termis
Gas karbondioksida dengan kadar 40% (v) dari hasil pembakaran, diabsorbsi dengan air sehingga kadarnya menjadi 20% (v). Jika laju alir campuran gas 4 L/s dan laju alir air bebas karbondioksida 10 L/s, maka kadar karbondioksida dalam air ....
0,08 %
1,08.
8 %.
10,8 %
11,6%
Gas karbondioksida dengan kadar 40% (v) dari hasil pembakaran, diabsorbsi dengan air sehingga kadarnya menjadi 20% (v). Jika laju alir campuran gas 4 L/s dan laju alir air bebas karbondioksida 10 L/s, maka kadar karbondioksida dalam air ....
0,08 %
1,08.
8 %.
10,8 %
11,6%
Air mengalir melalui pipa berdiameter 1 inci dengan laju linear rata-rata 2 m/s. Jika 1 inci = 2,54 cm dan π =3.14, maka debit aliran air tersebut adalah .... L/s
5,065 x 10-4
6,452 x 10-4
1,013 x 10-3
1,013
10,13
Toluene mengalir pada pipa berdiameter 20 cm, kecepatan alirnya 1 m/s, debit aliran tolene pada pipa tersebut adalah ..... m3/jam.
11
13
113
1.130
113.000
Pada proses pembuatan kopi instan terbuat dari ekstrak kopi, gula susu bubuk alat pencampur yang paling efisien adalah .…
. Pencampur Pusar
Pencampur Pedal
Pencampur tromol
Pencampuran Dry Blending
Pencampur V
Langkah yang seringkali ditempuh untuk mengatasi terjadinya vortex adalah .…
Pemasangan Sekat (baffle) dalam Tangki
Pemilihan pengaduk yang member aliran laminar
Pengganti tempat pengadukan
Menambah bahan pengental
Pengadukan pelan
Suatu tangki berisi larutan H2SO4 80% sebanyak 300 kg. larutan ini dicampurkan dengan larutan H2SO4 20%, sehingga menjadi campuran H2SO4 40%. Banyak hasil campuran tersebut adalah ……. Kg
500
600
700
800
900
Suatu sistem pencampuran dengan prinsip bahan diangkat, dihempaskan dan diputar secara kontinu, pencampuran bahannya lebih lama, sehingga perlu di tambahkan bahan pengganggu agar pencampuran bahan mungkin lebih banyak. Berdasarkan prinsip diatas proses yang terjadi merupakan pencampuran ….
APadat
Kocok
. Spiral planet
Spiral ganda
Tromol
Alat yang sering digunakan untuk mencampur cairan dengan padatan adalah jenis pengaduk ….
Bingkai
Jangkar
Impeller
Propeller
Unggun denyut
Sepuluh meter kubik alkohol 90 % (V) dicampurkan dengan lima belas meter kubik alkohol 50% (V), maka kadar alkohol hasil pencampuran menjadi ....
55 %
60 %
66 %
70 %
77 %
Proses ekstraksi selalu dilakukan dengan mekanisme ….
Transfer massa
Transfer energi
Transfer kalor
Transfer tekanan
Transfer ion
Keberhasilan proses ekstraksi salah satunya ditentukan oleh ketepatan dalam pemilihan pelarut. Oleh sebab itu pelarut harus memenuhi kriteria diantaranya adalah reaktifitas. Yang dimaksud dengan kriteria reaktifitas dalam pemilihan pelarut adalah ....
pelarut hanya boleh melarutkan ekstrak yang diinginkan, bukan komponen-komponen lain dari ekstraks
pelarut sedapat mungkin memiliki kemampuan melarutkan ekstrak yang besar (kebutuhan pelarut lebih sedikit).
pelarut hanya terbatas larut dlm bahan ekstraksi.
harus terdapat perbedaan kerapatan yang besar antara pelarut dan bahan ekstraksi
pelarut tidak boleh menyebabkan perubahan secara kimia pada komponen-komponen bahan ekstraksi
Dalam proses ekstraksi padat-cair, memperkecil ukuran pada bahan ekstraksi padat
mempunyai tujuan untuk....
Meningkatkan perpindahan massa ekstrak dari pelarut ke bahan ekstraksi.
Meningkatkan perpindahan massa ekstrak dari bahan ekstraksi ke pelarut.
Mengurangi kemungkinan terbentuknya emulsi.
Penurunan kelarutan ekstrak dalam pelarut.
Meningkatkan viskositas fasa cair
Manometer pipa U berisi cairan A yang massa jenisnya 15 g/cm3 digunakan untuk mengukur perbedaan tekanan aliran fluida B yang massa jenisnya 3 g/cm3, seperti ditunjukkan gambar berikut ini: Jika percepatan gravitasi dianggap 10 m/s2, maka perbedaan tekanan fluida saat masuk dan keluar keran adalah ....
2.400 N/m2
24.000 N/m2
240.000 N/m2
120.000 N/m2
Diberikan skema manometer sebagai berikut: ( 1ft =12 in)
besar beda tekanan yang terbaca pada manometer adalah .... lbf/ft2
700
2.400
840
24.000
Profil aliran berikut menunjukkan aliran jenis ......
laminer
turbolen
transisi
longitudinal
Profil aliran berikut menunjukkan aliran ......
laminer
transisi
turbolen
transversal
Tahap-tahap proses ekstraksi dibawah ini yang paling tepat adalah ….
Pencampuran bahan ekstraksi dengan pelarut ==>tahap Pemisahan antara larutan ekstrak dengan pelarutnya ==>emisahan antara larutan ekstrak dengan solventnya
tahap Pemisahan antara larutan ekstrak dengan pelarutnya==>pemisahan antara larutan ekstrak dengan solventnya==>Pencampuran bahan ekstraksi dengan pelarut
Atahap Pemisahan antara larutan ekstrak dengan pelarutnya==> Pencampuran bahan ekstraksi dengan pelarutè==>pemisahan antara larutan ekstrak dengan solventnya
pemisahan antara larutan ekstrak dengan solventnya==>Pencampuran bahan ekstraksi dengan pelarut==>tahap Pemisahan antara larutan ekstrak dengan pelarutnya
Pencampuran bahan ekstraksi dengan pelarut==>pemisahan antara larutan ekstrak dengan solventnya==>ahap Pemisahan antara larutan ekstrak dengan pelarutnya
Grafik model isotherm adsorbsi yang dikemukakan oleh freundich dibawah ini yang tepat ….
Perhatikan gambar di atas !
Kolom absorbsi seperti gambar di atas termasuk jenis ....
Packed Bed Column
Plate column
Spray column
Bubble column
Venturi column
Perhatikan gambar di atas !
Berdasarkan gambar diatas, bagian alat ekstraksi berupa simphon arm, kondensor, boiling flask, by pass side arm berturut-turut ditunjukan oleh nomor ….
1,2,5,9
2,9,6,3
3,9,2,3
5,2,3,9
6,9,2,3
