WorksheetsBAHASA INDONESIA 7 SMP
Total questions: 74
Worksheet time: 1hrs 14mins
Dahulu ada seorang anak muda bernam Pagar Bumi. Pada suatu hari ahli ramal kerajaan bertemu dengan Pagar Bumi. Selintas pandang ia dapat menerka bahwa kelak Pagar Bumi akan menjadi seorang tokoh sakti, namun kesaktiannya akan membahayakan kerajaan. Pada hari itu juga Pagar Bumi dan kedua orang tuanya diperintahkan menghadap istana kerajaan. Di sana Pagar Bumi mendapat titah raja bahwa dia harus meninggalkan wilayah kerajaan Jawa dan harus diasingkan ke pulau Sumatra. Ibunya menangis tersedu-sedu.
Latar suasan teks cerita tersebut adalah....
Bukti kutipan cerita yang menyatakan bahwa kancil memiliki watak licik adalah . . . .
“Sebenarnya aku hanya ingin menyeberang sungai ini, dan aku butuh jembatan untuk lewat. Kalau begitu saya ucapkan terima kasih pada kalian, dan mohon maaf kalau aku mengerjai kalian,”
“Buaya …buaya … ayo keluar … mau daging segar nggak?”
“Wah…. bagus kalian mau keluar, mana yang lain?” kata Kancil kemudian.
“Nah, sekarang aku harus menghitung dulu ada berapa buaya yang datang, ayo kalian para buaya pada baris berjajar hingga ke tepi sungai di sebelah sana,”
Bukti kutipan cerita bahwa Buaya mempunyai watak bodoh adalah ....
“Ada apa Kancil sebenarnya, ayo cepat katakan,” kata buaya.
“Huaahhh… siapa yang teriak-teriak siang-siang begini.. mengganggu tidurku saja.” “Hei Kancil, diam kau.. kalau tidak aku makan nanti kamu.”
“Tanpa berpikir panjang, buaya-buaya itu segera mengambil posisi, berbaris berjajar dari tepi sungai satu ke tepi sungai lainnya, sehingga membentukseperti jembatan"
“Ha!….huaahh… sialan… Kancil nakal, ternyata kita cuma dibohongi. Aws kamu ya.. kalau ketemu lagi saya makan kamu,”
Buaya setuju. Ia lalu memasukkan moncongnya ke dalam air dan membuat gelembung-gelembung. Burung penyanyi bernyanyi. Suara nyanyiannya sangat pas dengan suara gelembung-gelembung air yang dibuat buaya. Buaya senang sekali dan sejak itu mereka berdua selalu melakukan hal itu setiap hari.
Cuplikan teks fabel tersebut termasuk ke dalam....
koda
resolusi
komplikasi
abstrak
(1) Agar burung penyanyi masuk lagi ke dalam mulutnya, (2) buaya selalu memberitahu dulu sebelum membuka mulutnya. (3) “Wow, rukun ya mereka...!”
Bagian cerita yang menggunakan kosakata percakapan ditandai dengan nomor....
(1)
(2)
(3)
(1) dan (3)
Ia melayang terjun dari sarang, lalu lenyap. Si pohon melihat ke segala arah mencarinya. Ia tidak menemukan. “Ia telah hilang sejak pukul sembilan tadi”tukas Gagak. Ia sangat cemas. “Sekarang pun masih pukul sembilan,”tukas si Pohon.
Waktu terjadinya cerita itu adalah....
pagi
siang
sore
malam
Tetapi buaya tidak peduli. Dia tidak takut kepada biri-biri itu. Dia naik ke titian itu, membuka mulutnya lebar-lebar dan siap melahap si Sulung. Si Sulung melompat, menerjang buaya dengan kukunya. Kena mata buaya. Dia kesakitan. Lalu, ditanduknya perut buaya itu hingga berdarah. Buaya menjerit kesakitan dan menjatuhkan dirinya ke air.
Yang dimaksud kata sandang dalam cuplikan tersebut adalah....
pada
si
oleh
agak
Apa definisi dari teks cerita fabel?
cerita tentang manusia yang berperilaku seperti hewan / binatang
cerita mengenai kehidupan binatang / hewan yang berperilaku seperti / mirip manusia.
cerita mengenai binatang dan manusia yang kehidupannya sangat mirip
cerita tentang kehidupan binatang / hewan yang penuh makna seperti / mirip manusia
Di bawah ini adalah struktur teks cerita fabel, yaitu
orientasi - komplikasi - klimaks - koda
orientasi - klimaks - resolusi - koda
orientasi - komplikasi - resolusi - koda
orientasi - klimaks - resolusi - koda
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Ikan tertua meninggalkan kolam tersebut pada sora hari dengan seluruh keluarganya. Ikan kedua melihat nelayan datang di kejauhan pada pagi hari dan meninggalkan kolam tersebut dengan seluruh keluarganya. Ikan ketiga tetap menolak untuk pergi. Nelayan tersebut pun datang dan menangkap semua ikan yang tertinggal di kolam. Keberuntungan ikan ketiga tidak menyelamatkannya, dia juga tertangkap dan dibunuh.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
orientasi
komplikasi
klimaks
resolusi
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Suatu ketika, terdapatlah tiga ikan yang hidup di sebuah kolam. Di suatu sore, beberapa nelayan melewati kolam tersebut dan melihat ikan-ikan itu. “Kolam ini penuh dengan ikan”, mereka berbicara satu sama lain dengan bergairah. “Kita belum pernah memancing di sini sebelumnya. Kita harus datang lagi besok pagi dengan jaring kita dan manangkap ikan-ikan ini!” Kemudian nelayan-nelayan tersebut pergi.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Ketika ikan yang paling tua mendengar ini, dia gelisah. Dia memanggil ikan-ikan yang lain dan berkata, “Apakah kamu dengar apa yang dikatakan nelayan itu? Kita harus meninggalkan kolam ini. Nelayan itu akan kembali besok dan membunuh kita semua!” Ikan kedua setuju. “Kamu benar”, dia berkata. “Kita harus meninggalkan kolam ini.” Tetapi ikan yang paling muda tertawa. “Kamu cemas tanpa ada alasan”, dia berkata. “Kita telah tinggal di kolam ini semur hidup kita, dan tidak ada nelayan yang datang kesini. Kenapa harus orang-orang itu kembali? Saya tidak akan pergi ke mana-mana keberuntunganku akan menyelamatkan ku.”
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
koda
resolusi
klimaks
komplikasi
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Ikan yang cemas dahulu dan bertindak sebelum nelayan datang dan ikan yang tertindak ketika nelayan datang berhasil selamat. Tetapi ikan yang mempercayakan hanya pada keberuntungan dan tidak berbuat apa-apa semuanya mati. Begitu juga pada kehidupan.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
resolusi
koda
komplikasi
orientasi
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Pesan moral yang dapat kita ambil dari cerita tersebut adalah satu rencana yang berjalan lebih baik daripada seribu rencana yang masih diragukan.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
"Saya hanya tahu satu cara untuk menjauh dari anjing" kata si kucing. "Kamu harus mengajari saya beberapa trik menjauh dari anjing".
"Oke, mungkin suatu hari nani, saat saya punya waktu, saya bisa mengajarkan kamu beberapa trik sederhana" jawab rubah enteng.
Saat itu mereka mendengar gonggongan dari anjing dari kejauhan. Lama-kelamaan anjing itu datang ke arah mereka
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….
orientasi
komplikasi
klimaks
resolusi
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Seketika itu pun kucing berlari ke arah pohon terdekat dan naik ke cabang di luar jangkauan anjing tersebut "Ini adalah trik yang satu-satunya aku tahu" kata si kucing. "Mana seribu trik yang akan kau gunakan?".
Rubah itu pun duduk diam di bawah pohon, bertanya-tanya pada dirinya trik apa yang harus dipakai. Sebelum dia akan mengambil keputusan, anjing-anjing tersebut tiba, dan anjing itu menghajar rubah dan mencabik-cabiknya.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian …
koda
resolusi
komplikasi
klimaks
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Suatu hari, ada seekor rubah dan seekor kucing sedang mengobrol. Si rubah adalah hewan yang sombong, yang membual betapa pintarnya dia. "Kenapa, saya tahu setidaknya seribu cara untuk menjauh dari musuh kita bersama, yaitu anjing" katanya.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian …
orientasi
resolusi
komplikasi
klimaks
Pada zaman dahulu, ada sebuah gunung yang sangat tinggi. Para penduduk setempat menamakannya Gunung Tikus. Orang-orang mengisahkan cerita yang aneh tentang penamaan gunung ini.
Unsur intrinsik yang tidak tampak pada cuplikan dongeng di atas adalah ....
penokohan
latar
tema
amanat
Pada suatu ketika, selama bertahun-tahun, hujan tidak kunjung turun. Sungai mengering. Udara sangat panas. Orang-orang tidak dapat bercocok tanam karena tak ada air. Pepohonan menjadai kering. Binatang ternak mati karena kelaparan dan kehausan. Kelaparan yang paling dahsyat itu membuat oranag sampai harus memakan anjing dan kucing. Tidak sedikit dari mereka yang mati kelapran dan kehausan.
Cuplikan dongeng tersebut lebih banyak mengungkapkan unsur ....
tema
latar
penokohan
alur
Cerita yang menceritakan kehidupan hewan yang berperilaku menyerupai kehidupan manusia disebut
dongeng
legenda
fabel
foklor
Di hutan yang rindang, hidup seekor anak landak yang merasa kesepian. Landi namanya. Landi tidak mempunyai teman karena teman-temannya takut tertusuk duri tajam yang ada di badannya. "Maaf Landi, kami ingin bermain denganmu, tapi durimu sangat tajam," kata Cici dan teman-temannya. tinggalah Landi sendirian.
Berdasarkan struktur teks fabel, bagian kutipan fabel tersebut adalah
Perkenalan
Komplikasi
Klimaks
Penyelesaian
Bacalah kutipan teks berikut!
Paman Belalang
“Hore!” Teriak para serangga ketika melihat kodok-kodok itu pergi. Sambil menari-nari mereka mengangkat tubuh Paman Belalang dan melempar-lemparnya ke udara. Kakek Cacing mengucapkan terima kasih kepada Paman Belalang yang sudah menyelamatkan desa. Semenjak itu, Paman Belalang tidak menjadi pemurung lagi. Ia menyadari dirinya masih berguna walaupun telah kehilangan kakinya. Setiap malam ia pun bergabung dengan para serangga lainya untuk berpesta. Paman Belalang selalu bermain gitar dan bernyanyi riang. Para serangga pun sangat menyukainya. Begitu juga dengan Lodi dan Roro yang sekarang menjadi sahabat paman. Mereka selalu ikut berpetualang dengan Paman Belalang dan perahunya.
Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian
Orientasi
Komplikasi
Klimaks
Resolusi
Perbedaan mendasar antara fabel dan cerpen terletak pada
Tokoh
Alur
Tema
Latar
Di keheningan malam Kura-kura nampak tidur pulas bersama Katak sahabat baiknya. Sudah dua bulan ini Kura-kura sakit dan sahabatnya dengan setia mendampinginya.
Berdasarkan penggalan cerita fabel diatas variasi latar diungkapkan dengan
Diawali dengan deskripsi latar
Diawali dengan latar dan kegiatan tokoh
Diawali dengan latar masa lalu
Diawali dengan perubahan latar
Berikut penggunaan keterangan tempat yang tepat adalah
Singa yang kelaparan sedang berburu dari hutan.
Si Kancil pergi di sungai untuk mencari minum.
Rubah berteduh ke bawah pohon yang rindang
Keledai berlari dari ladang menuju tengah hutan.
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Walupun Sang Kura-kura dan Elang jarang bertemu karena Sang Kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak sedangkan Sang Elang lebih banyak terbang, namun, tidak menghalangi Sang Elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, Sang Kura-kura.
Tema yang tepat untuk kutipan teks fabel di atas adalah
Perhatian
Persahabatan
Percintaan
Persaudaraan
Penulisan kalimat langsung yang benar pada kutipan fabel adalah
“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong!” Teriak Si Semut.
“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong!” teriak Si Semut.
“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong! Teriak Si Semut.”
“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong! teriak Si Semut.”
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Merasa dipermainkan, Beruang pun marah dan berkata, “Awas kamu, Cing! Tidak akan kumaafkan! Beruang pun turun dengan menjatuhkan dirinya sambil tetap memeluk pohon. Oleh karena itu, sampai sekarang jika Kucing buang kotoran, ia akan membuat lubang dan menutupnya kembali. Hal itu dilakukan agar kotorannya tidak dimakan Beruang. Sementara itu, Beruang bisa memanjat pohon, tetapi ketika turun ia akan memerosotkan badannya ke bawah.
Karakter tokoh Beruang pada kutipan fabel tersebut adalah
Pendendam
Pemaaf
Penyayang
Pemarah
Pernyataan di bawah ini yang merupakan keterangan waktu adalah
Ibu Domba melirik jam dinding. Ia gelisah anaknya Doug belum pulang.
Jam alarm Bear berbunyi sangat nyaring, namun ia masih tetap saja memejamkan matanya karena masih mengantuk.
Saat Serigala tertidur, Ibu Domba merobek perut Serigala dan mengeluarkan anak-anak Kambing yang telah dimakan Serigala jahat itu.
Kelinci membuat jebakan di kebun wortelnya supaya Si Kancil yang suka memakan wortelnya tertangkap.
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.
Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah
Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinnya
Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang supaya selamat
Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya sehingga berhasil
Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan bahaya sekalipun
Semua binatang-binatang yang beradadi hutan rimba itu sangat terkejut sekali ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk .
Perbaikan yang tepat terhadap kalimat tidak efektif tersebut adalah
Semua binatang-binatang yang berada di hutan rimba itu sangat terkejut ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk.
Semua binatang-binatang yang berada di hutan rimba itu terkejut sekali ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk.
Semua binatang yang berada di hutan rimba itu sangat terkejut sekali ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk.
Semua binatang yang berada di hutan rimba itu sangat terkejut ketika menyaksikan Sang Harimau mengamuk.
Perhatikan kutipan fabel berikut!
{1} Kambing kecil mulai tumbuh dan membuat dia berfikir bahwa dia sudah dewasa. {2} Dia dapat menjaga dirinya sendiri. {3} Suatu sore segerombolan kambing pulang ke peternakan. {4} Induk kambing memanggil anaknya.
Kata kerja intransitif pada paragraf di atas di tandai nomor
1 dan 2
2 dan 4
3 dan 4
1 dan 3
Berikut ini yang bukan unsur-unsur kebahasaan dalam teks fabel adalah
menggunakan kata kerja
menggunakan kata sandang
menggunakan kata hubung
menggunakan kalimat imperatif
Meskipun kedua burung itu bersahabat, mereka memilliki tabiat yang sangat berbeda. Merak selalu kelihatan rapi, sedangkan gagak tampak begitu jorok.
Makna kata tabiat pada kutipan fabel tersebut adalah
tingkah laku
Cara makan
Cara berjalan
Cara berbusana
Kalimat berikut yang merupakan kalimat aktif transitif adalah
Sang anjing terus mengejar si kelinci.
Singa yang ganas itu terjerumus ke dalam lubang
Semua binatang gembira karena singa terjebak.
Kepompong itu berubah menjadi kupu-kupu yang cantik.
Pernyataan di bawah ini yang merupakan keterangan waktu adalah….
Rini melirik jam dinding. Ia gelisah adiknya belum pulang.
Jam alarm Rosi berbunyi sangat nyaring, namun ia masih tetap saja memejamkan matanya karena masih mengantuk.
Saat Serigala tertidur, Ibu Domba merobek perut Serigala dan mengeluarkan anak-anak Kambing yang telah dimakan Serigala jahat itu.
Pak Tani membuat jebakan di kebun wortelnya supaya Si Kancil yang suka memakan wortelnya tertangkap.
Fitur Bahasa dalam fabel sering ditandai dengan penggunaan kata keterangan yang digunakan untuk menggambarkan….
Penampilan fisik dan watak tokoh
Peristiwa yang dialami tokoh
latar, waktu, tempat, dan susasana
pesan moral dan budi pekerti
Berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri pantun adalah ….
Bersajak a-b-a-b
Setiap baris terdiri atas empat bait
Baris ketiga dan keempat sebagai isi
Baris pertama dan kedua berupa sampiran
Sari kelapa buah nira
Nira diolah untuk sedekah
Gembira hati tiada terkira
Ibu datang bawa hadiah
Berdasarkan pantun di atas, baris yang merupakan sampiran ….
Sari kelapa buah nira
Ibu datang bawa hadiah
Sari kelapa buah nira
Nira diolah untuk sedekah
Gembira hati tiada terkira
Ibu datang bawa hadiah
Perhatikan ciri-ciri puisi rakyat berikut ini!
1. Terdiri dari dua baris dalam sebait
2. Terdiri dari empat baris dalam sebait
3. Berisi nasihat atau kata-kata mutiara
4. Bersajak a-a-a-a
5. Bersajak a-b-a-b
6. Bersajak a-a
7. Semua baris adalah isi
8. Baris 1-2 sampiran, baris 3-4 isi
Berdasarkan ciri-ciri tersebut, yang merupakan ciri-ciri syair adalah …
2-4-7
1-6-7
2-5-8
1-3-6
Berikut ini adaIah persamaan pantun, gurindam dan syair ....
terdiri dari sampiran dan isi.
terdiri dari 4 baris
merupakan puisi rakyat
Berikut ini yang BUKAN merupakan ciri pantun adalah ….
terdiri atas 4 baris
mempunyai rima A-A-A-A
terdiri atas dua baris sampiran dan dua baris isi
isinya bisa berupa nasihat, pertemanan, agama, dan lain-lain
Berikut ini yang BUKAN merupakan ciri gurindam adalah ….
terdiri atas 2 baris
mempunyai rima A-A
isinya berupa nasihat, filosofi, dan mempunyai hubungan syarat
terdiri atas dua baris sampiran dan dua baris isi
Berikut ini yang BUKAN merupakan ciri syair adalah ….
terdiri atas 4 baris pada satu bait
mempunyai rima A-A-A-A
terdiri atas dua baris sampiran dan dua baris isi
keempat baris tersebut merupakan isi
Perhatikan pantun berikut!
Air surut memungut bayam,
Sayur diisi ke dalam kantung;
Jangan diikuti tabiat ayam,
Bertelur sebiji riuh sekampung.
Baris yang mempunyai rima utuh adalah ….
baris pertama dan kedua
baris kedua dan keempat
baris ketiga dan keempat
baris pertama dan ketiga
Perhatikan kutipan syair berikut ini!
Hai muda arif budiman
Hasilkan kemudi dengan pedoman
Alat perahumu jua kerjakan
Itulah jalan membetuli insan
Baris yang mempunyai rima sebagian adalah ….
baris ketiga dan keempat
baris pertama dan ketiga
baris pertama dan kedua
baris kedua dan keempat
Berikut ini gurindam yang memiliki rima utuh adalah ….
Jika hendak mengenal orang yang baik perangai
lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai
Cahari olehmu akan sahabat
yang boleh dijadikan obat
Jika hendak mengenal orang yang berbahagia
sangat memeliharakan yang sia-sia
Jika hendak mengenal orang mulia
lihatlah kepada kelakuan dia
Perhatikan gurindam berikut!
Jika kau buat kebaikan dan keburukan,
maka balasan berdasar dari yang dilakukan
Makna gurindam tersebut adalah ….
orang yang berbuat jahat akan dibalas dengan hukuman yang setimpal
orang yang berbuat baik akan dibalas dengan pahala berlipat
setiap perilaku yang kita perbuat, baik dan buruk, akan dibalas setimpal
janganlah berbuat keburukan kepada sesama karena akan dapat balasan
Perhatikan syair berikut!
Wahai muda kenali dirimu
Ialah perahu tamsil hidupmu
Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat jua kekal hidupmu
Makna kata tamsil pada baris kedua syair tersebut adalah ….
gambaran
kembaran
Iukisan
perumpamaan
Berikut adalah contoh gurindam yang tepat ...
buah salak buah kedongdong
rasanya asam sebelum matang
buah manggis
buah nangka
Barang siapa mencari ilmu
Maka carilah ke para guru
buah nangka manis rasanya
anak baik tak boleh menangis baik budinya
Aduh-aduh si bunga 1 [...]
Daunnya lebat seperti 2 [...]
Aku sering mendengar 3 [...]
Abang punya sahabat 4 [...]
Kata yang tepat digunakan untuk melengkapi pantun tersebut adalah ....
(1) melati, (2) duri, (3) cerita, (4) hati
(1) mawar, (2) waru, (3) kabar, (4) baru
(1) mawar, (2) sapu, (3) suara, (4) pujaan
(1) anggrek, (2) hujan, (3) lagu, (4) dayang
Wahai pemuda kenali dirimu
Ialah perahu tamsil tubuhmu
Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat juga kekal dirimu
Tema syair di atas adalah . . . .
dapat mengubah nasib sengsara
karena Tuhan Maha Pemurah
selalu mendengar doa dan pinta
Bait puisi di atas disebut syair dengan alasan berikut, kecuali . . .
Apabila kelakuan baik berbudi
Hidup menjadi indah tak akan merugi
Makna hubungan antarbaris yang terdapat pada gurindam tersebut adalah ….
Hubungan syarat
Hubungan tujuan
Hubungan sebab akibat
Hubungan soal-jawab
Jika kamu terus menunda
Hilanglah sudah kesempatan berharga
Teks di atas tergolong ...
Gurindam
Syair
Pantun kilat
Mantra
Jika anakanda tumbuh besar
Tutur dan kata janganlah kasar
Janganlah seperti orang sasar
Banyaklah orang menaruh gusar
Makna dari syair di atas adalah ...
Jagalah hati agar senantiasa damai
Sebelum bertutur harus dipikirkan terlebih dahulu
Jangan menjadi orang yang kasar
Kehidupan akhirat bersifat kekal
Ingatlah selalu kepada Tuhan
Rendah hati dan kuatkanlah iman
Supaya hidup menjadi tentram
Dan dapat menjadi pedoman
Makna “ rendah hati “ pada syair tersebut adalah ….
Congkak
Pintar dan baik
Seorang yang alim
Tidak sombong
(1) Kalau Anda ingin cerdas
(2) Pergi ke pasar beli talas
(3) Sebelum makan rebus dahulu
(4) Siang malam baca buku
Larik-larik kalimat acak tersebut akan menjadi pantun apabila disusun dengan urutan ....
1-4-3-2
2-3-1-4
3-2-1-4
4-2-1-3
Bila terkena penyakit kikir
....
Isi yang tepat untuk mengisi bagian gurindam yang rumpang di atas adalah ....
Tuan muda hidup kembali
Sanak saudara lari menyingkir
Mulia namanya sepanjang masa
Tentu dirimu kelak tersesat
Cermatilah gurindam berikut!
Jika hendak mengenal orang mulia
Lihatlah kepada kelakuan dia
Maksud isi gurindam tersebut adalah ....
Kemuliaan seseorang bergantung pada derajat sosialnya.
Kemuliaan dan derajat seseorang terlihat dari kelakuannya sehari-hari.
Lihatlah kelakuan sehari-hari orang mulia yang kita kenal.
Kenalilah kemuliaan seseorang dari kehidupanya setiap hari.
Puisi berikut ini yang termasuk pantun adalah ....
Oh, Tuhan
Biar aku menjadi embunmu
Memancarkan terangmu
Sampai aku lenyap olehnya
Anak nelayan menangkap pari
Sampan karam melanggar karang
Amatlah malang nasibku ini
Ayah tiada ibu pun berpulang
Perteguh jua alat perahumu
Hasilkan bekal air dan kayu
Dayung pengasuh taruh di situ
Supaya laju perahumu itu
Baik ditanam batang padi
Jauhkan tampang anak pisang
Halau sapi dalam rimba
Adakah penyayang orang ini
Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ....
Tempat tinggal sanak saudara
Mari kita belajar giat
Supaya kelak tidak sengsara
Sedap disantap di kala senja
Riang hati bukan kepalang
Sepeda impian di depan mata
Dibeli ibu di pasar kenari
Senang hati dapat undian
Seperti mimpi siang hari
Beli juga tempoyak durian
Jika kita rajin belajar
Prestasi tinggi mudah diraih
Puisi rakyat disebut juga ...
puisi bebas
puisi modern
puisi lama
puisi tak ada aturan
Dari Jakarta, menuju Semarang
Jangan lupa beli sutra
Engkau senang, aku senang
Karena kita memang Saudara
Balasan yang tepat untuk pantun tersebut adalah ....
Buah lengkung enak rasanya
Beli murah di Temanggung
Kita memang bersaudara
Susah senang kita tanggung
Makan gulai di atas batu
Kerasnya batu tak terasakan
Jika boleh aku bertamu
Datang bertamu sambil berjalan
Jika kenyang karena makan
Janganlah lupa akan minumnya
Jika datang dengan ancaman
Akan kuterima dengan gembira
Jika engkau pergi ke Pati
Belikan aku sekilo duku
Jika engkau berbaik hati
Bantulah aku bawakan buku
Puisi berikut ini yang termasuk syair adalah ... .
Mata air di dasar kolam
Kucari teka-teki alam
Di awan-awan kian kemari
Di situ juga jawabnya kucari
Wajah yang manis pucat berseri
Laksana bulan bersiangan hari
Berjalan tunduk memikirkan diri
Tiada memandang kanan dan kiri
Rasanya ingin bermain gitar
Lagu sendu gubahan dariku
Anda ingin menjadi pintar
Jangan lupa membaca buku
Kalau terpelihara mata
Kurangilah cita-cita
Kalau terpelihara kuping
Kabar jahat tiada damping
Perhatikan syair berikut dengan seksama!
Buku dibaca ilmu dicerna
Itulah tanda orang yang bisa
Meraih prestasi meraih cita
Untuk kita semua
Kesalahan syair di atas adalah….
Tidak ada ada bab sampirannya.
Tidak bersajak a-b-a-b
Barisnya tidak sama panjangnya
Baris keempat tidak sesuai syarat minimal suku kata.
Gurindam terdiri atas 8-12 suku kata
Benar
Salah
Apabila banyak [...]
Di situlah jalan masuk [...]
Bagian rumpang pada gurindam di atas dapat dilengkapi kata ....
surga, pahala
maksiat, neraka
berdusta, berkata-kata
berkata-kata, berdusta
