WorksheetsUNBK_INA_1
Total questions: 10
Worksheet time: 15mins
Jika ingat kejadia itu, terasa wajahnya menjadi panas dan
rasa malu kembali menyisip di hatinya. Peristiwa itu terjadi saat ia berwisata di Yogyakarta. Asyik berbincang dan bercanda dengan dua temannya di sepanjang Jalan Malioboro membuat Lida tak memperhatikan kuda yang akan berjalan mendahului. Jalan Lida dengan kedua temannya juga tak terarah. Mungkin kuda yang dibelakang Lida menjadi kesal maka dengan cepat kuda itu mendahului Lida. Semua berjalan begitu cepat, saat Lida sadar Lida telah terduduk di antara kedua kaki depan dan belakang kuda. Dirasakannya punggungnya nyeri, mungkin karena jatuh terduduk dengan keras. Rasa sakit tak
dihiraukannya, karena rasa malu lebih besar dirasakannya.
Pola pengembangan cerita yang digunakan dalam penggalan cerita tersebut adalah ...
Maju
Mundur
Campuran
Kilas balik
Kesan ramah muncul saat pertama bertemu dengan lelaki
itu. Tak ada senyum di bibirnya, namun wajahnya terlihat ramah. Kemeja yang dikenakannya berwarna putih bersih dengan garis lembut warna-warni yang jarang. Terlihat kontras dengan warna kulitnya yang hitam legam Rambutnya yang hitam ikal disisir rapi. Di lehernya terlihat melingkar stetoskop . Saat lelaki itu bertanya, aku menjawab tergagap. Suara yang datar itu mengalihkan perhatianku.
Makna simbol yang tampak dalam cerita tersebut adalah ...
Lelaki tersebut adalah dokter karena dilehernya melingkar stetoskop.
Lelaki tersebut orang Jawa karena memiliki kulit yang hitam legam.
Lelaki tersebut berasal dari NTT karena rambutnya disisr rapi.
Lelaki tersebut adalah mantri kesehatan karena sangat ramah.
Novel terbitan PT Baiti Jannati tahun 2013 setebal 325
lembar ini secara garis besar bercerita mengenai kesabaran dan pengorbanan. Novel ini berhasil memaknai apa arti kesabaran dan pengorbanan yang sesungguhan. Cerita ini sangat inspiratif, disusun secara sederhana namun bermakna dan memberikan teladan kepada generasi muda dan orang tua. Jika ditelaah, Nur Iswara Jati menggunakan bahasa sehari-hari khas anak muda Jawa. Sayangnya novel ini terlihat terburu dalam penerbitan, editorial kurang maksimal. Banyak pemenggalan kata yang kurang tepat sehingga mengganggu pembaca untuk memahami novel secara menyeluruh.
Kelemahan novel tersebut adalah....
Mempertentangkan kesabaran dan pengorbanan, kurang inspiratif
Kurang inspiratif, mempertentangkan orang tua dan anak, bahasa gaul
Kurang inspiratif, editorial kurang maksimal, banyak kata yang terpenggal
Pemenggalan kata kurang teliti, editorial kurang maksimal, terburu dalam penerbitan
Pewawancara : "Selamat siang, Mbak. Apa Anda suka sinetron?"
Narasumber : "Tergantung ya. Kalau sinetron tersebut bertema keagamaan mengedepankan nilai moral dan budaya."
Pewawancara : "Bagaimana tren sinetron saat ini menurut Anda?"
Narasumber :
"Meracuni generasi Mas. Bagaimana tidak, lha tema seputar ”menembak” pacar, patah hati, dendam mertua, memburu kekayaan, dan pamer kemewahan Tidak pantas buat adat ketimuran dan tidak pedagogis."
Berdasarkan teks wawancara tersebut, teks laporan yang tepat adalah ...
Narasumber menyukai sinetron yang bertema keagamaan mengedepankan nilai moral dan budaya karena tren sinetron saat ini menurutnya meracuni generasi. Tema seputar ”menembak” pacar, patah hati, dendam mertua, memburu kekayaan, dan pamer kemewahan Tidak pantas buat adat ketimuran dan tidak pedagogis, tuturnya.
Narasumber ditanya tentang sinetron, ia menukainya jika temanya membangun generasi, misalnya bertema keagamaan dan mengedepankan nilai oral dan budaya. Ia tidak menyukai sinetron dewasa ini yang hanya meracuni generasi dangan tema-tema yang tidak sesui dengan adat ketimuran. Misalnya tema seputar pacaran dan lainnya yang cenderung merusak akhlak remaja.
Narasumber lebih menyukai sinetron bertema keagamaan dan silai moral budaya. Dengan tema tersebut remaja akan terbangun akhlaknya. Namun disayangkan, sinetron saat ini meracuni generasi muda dengan tema-tema yang tidak mendidik, contohnya “menembak” pacar, patah hati, dan dendam mertua.
Sinetron saat ini menghancurkan generasi karena temanya pacaran, dendam, pamer kekayaan dan sejenisnya. Hal itu tidak disukai narasumber yang sangat prihatin melihat akhlak remaja yang jauh dari nilai-nilai moral dan budaya. Menurutnya, akan lebih baik jika sinetron bertema keagaam dan mengedepankan nilai moral dan budaya yang dapat menyelamatkan generasi.
(1) Tim sosialisasi yang melibatka Pemda DIY, Pemkab, PT Angkasa Pura I dan berbagai pihak lain yang terkait.
(2) Tim Percepatan Pembangunan Bandara Kulonprogo akhirnya siap menggelar sosialisasi secara resmi mulai pekan depan, tepatnya Senin (8/9)
(3) Setelah sosialisasi, akan langsung dilanjutkan konsultasi publik public hearing bersama warga
(4) Dari situlah, akan dijaring masukan dari warga, termasuk diskusi soal alternatif ganti rugi yan dikehendaki warga.
(5) Melalui sosialisasi itu, akan dipaparkan tentang lokasi mana saja yang akan terdampak, berikut pemetaan warga yang harus direlokasi.
Urutan yang tepat kalimat laporan berdasarkan kalimat acak tersebut adalah ... .
(1) - (2) - (3) - (4) - (5)
(2) - (1) - (5 )- (4) - (3)
(2) - (1 )- (3) - (5) - (4)
(1) - (2) - (4) - (3) - (5)
Dino mengintip sebentar ke kamar nenek yang berbau aneh. Pada saat itu nenek sempat membuka mata dan melihat ke arah Dino. Sekilas tampak Nenek melambaikan tangannya memberi isyarat agar Dino mendekat padanya. Dino hanya diam terpaku. Dino pun hanya melihat ketika nenek terbatuk-batuk keras. Bahkan ia langsung lari keluar kamar nenek dan bermain dengan anak-anak lain. Dino sama sekali tak peduli dengan kondisi nenek. Sorenya Kak Angga mencarinya dan mengabarkan bahwa nenek ternyata telah tiada. Sebelum meninggal, nenek sempat menanyakan Dino dan menitipkan sebuah pesan untuknya.
Bukti watak tokoh nenek penyayang terdapat pada kalimat….
Sekilas tampak nenek melambaikan tangannya memberi isyarat agar Dino mendekat padanya
Pada saat itu nenek sempat membuka mata dan melihat ke arah Dino
Sorenya Kak Angga mencarinya dan mengabarkan bahwa nenek ternyata telah tiada
Sebelum meninggal, nenek sempat menanyakan Dino dan menitipkan sebuah pesan untuknya
Meskipun sederhana, kehidupan keluarga kami
amat bahagia. Ibuku pembuat kue, sedangkan ayahku hanya tukang las. Mereka berdua berjuang keras untuk menghidupi dan membesarkan kami berempat, anak-anak laki-laki kebanggaan mereka. Ayahku sudah tak muda lagi. Bahkan, kini ia mulai sering sesak nafas dan agak kurang penglihatannya. Walau demikian, ayahku tetap tekun bekerja. Ayah ingin kami bersekolah setinggi-tingginya. Oleh karenanya, kami berempat dengan penuh semangat bergantian membantu ayah. Kami tak ingin mengecewakan orang tua yang berharap banyak pada kesuksesan masa depan kami
Amanat kutipan cerita tersebut adalah….
Jangan menyerah pada keadaan
Hormatilah kedua orang tua
Cita-cita sesuai dengan kondisi
Utamakan kepentingan keluarga
Kang Bayu tak perlu informasi tentan orang-orang yang datang ke rumahnya. Ia tak peduli siapa mereka. Maka, setiap ada orang yang datang minta sedekahnya, buru-buru Kang Bayu mengeluarkan uang dari salah satu kotak amalnya. Ia punya tiga kotak amal dari harta yang disisihkannya, kotak amal yatim piatu, kotak amal masjid, dan kotak amal pengemis. Dengan penuh keikhlasan ia memberi tanpa sedikitpun dibarengi perasaan ragu.
Watak Kang Bayu pada kutipan cerpen tersebut adalah....
Suka pamer, pemurah, penderma
Hemat, kaya, suka berbagi
Tak peduli, tulus, cermat
Dermawan, penyayang, ikhlas
“Itu masakan Emak. Ayo kita makan!”
Adel mengambil seiris lauk menaruhnya di atas nasi tiwul kehitaman lalu memasukkan ke dalam mulut dan mengunyahnya pelan. “Enak!” Aku tersenyum. Kebahagiaan bocah delapan tahun itu sederhana. Cukup makan dengan lauk yang enak. Namun, tidak sesederhana
kedengarannya. Jangankan daging, untuk bisa makan nasi saja, aku harus menunggu beras sembako. Beras kelabu berselimut bekatul yang gabahnya hampir separuh dari berasnya.
Penyebab konflik pada kutipan cerpen tersebut adalah....
Adel tidak pernah makan makanan yang enak
Emak tidak bisa menyediakan makanan enak untuk Adel
Adel tidak suka masakan emak
Masakan emak tidak enak
Mantan Presiden Indonesia pertama: Ir, Soekarno, adalah pencetus Pancasila.
Perbaikan tanda baca pada kalimat tersebut yang tepat adalah ...
Mantan Presiden Indonesia pertama, Ir. Soekarno, adalah pencetus Pancasila.
Mantan Presiden Indonesia pertama Ir. Soekarno adalah pencetus Pancasila.
Mantan Presiden Indonesia pertama; Ir. Soekarno; adalah pencetus Pancasila.
Mantan Presiden Indonesia pertama: Ir. Soekarno, adalah pencetus Pancasila.
