wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Level 2 : Atraumatic Care dan Sistem Perlindungan Anak

Total questions: 13

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Atraumatic care adalah, kecuali ….

a)

perawatan selama anak sakit

b)

perawatan pada tingkat pencegahan

c)

perawatan memfokuskan pada keluarga

d)

perawatan selalu memfokuskan pada peningkatan kesehatan

e)

fokus pada pengobatan anak

2.

Prinsip utama dalam atraumatic care adalah ....

a)

cegah perpisahan orang tua-anak dan cegah cedera

b)

hindari pengobatan yang membuat anak sakit

c)

kurangi peran orang tua dalam merawat anak

d)

tidak melibatkan anak dalam masalah keperawatan

e)

mengajarkan anak mengatasi rasa sakit

3.

Atraumatic care dari aspek modifikasi lingkungan rumah sakit adalah ….

a)

pakaian seragam perawat tidak berwarna putih

b)

perkataan perawat yang lemah lembut

c)

desain ruangan anak bernuansa anak

d)

adanya kamar pemeriksaan khusus

e)

gedung rumah sakit yang bagus

4.

Tindakan dari prinsip atraumatic care dalam mencegah dan mengurangi cedera dan nyeri (dampak psikologis) adalah .…

a)

distraksi, imaginary dan relaksasi

b)

istirahat

c)

konsumsi vitamain

d)

tingkatkan intake nutrisi

e)

bermain

5.

Salah satu intervensi untuk menghilangkan atraumatic care adalah ....

a)

menyediakan ruang untuk orang tua tinggal sekamar dengan anak

b)

menyediakan alat-alat bermain sesuai usia anak

c)

menganjurkan anak membawa mainan yang disukainya

d)

menganjurkan orang tua terlibat dalam perawatan

e)

menyediakan ruang bermain untuk teman-temannya

6.

Anak harus mendapat perlindungan dari ….

a)

kekerasan dan diskriminasi

b)

kecacatan

c)

kebodohan

d)

kecelakaan di jalan

e)

penyakit

7.

Hak anak penyandang disabilitas adalah ….

a)

memperoleh pendidikan inklusif dan atau pendidikan khusus

b)

membatasi pendidikan

c)

membatasi aktivitas berlebihan

d)

memperoleh bantuan biaya khusus

e)

penghindaran dari publikasi atas atas identitasnya

8.

Anak yang dirampas kebebasannya selain memiliki hak ....

a)

memperoleh pendidikan inklusif dan atau pendidikan khusus

b)

memperoleh rehabilitasi, bantuan sosial dan pemeliharaan dalam taraf kesejahteraan sosial anak bagi anak dengan disabilitas

c)

pemberlakuan kegiatan rekreasi

d)

memperoleh bantuan biaya hidup dan sekolah

e)

memperoleh pendidikan sebanyak-banyaknya

9.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014, di mana pada 73 a dalam rangka efektivitas penyelenggaraan perlindungan anak maka koordinasi pemerintah meliputi ….

a)

lintas sektoral dan lembaga terkait

b)

wewenang pemerintah daerah

c)

keterlibatan pihak swasta

d)

peran serta masyarakat

e)

peran serta lingkungan sekolah

10.

Jenis anak yang memerlukan perlindungan khusus adalah anak ….

a)

yang mempunyai penyakit menular

b)

dari kelompok minoritas dan terisolasi

c)

yang mempunyai penyakit infeksi

d)

dengan penyakit keganasan

e)

hiperaktif

11.

Dalam rangka mengefektifkan koordinasi dan pengawasan serta pemenuhan hak anak maka perlu dibentuk ….

a)

sarana untuk mengembangkan kemampuan anak

b)

membentuk Komisi Perlindungan Anak

c)

membentuk sistem berbasis masyarakat

d)

yayasan khusus perlindungan anak

e)

kelompok masyarakat khusus

12.

Untuk mencegah dan menangani kekerasan, perlakuan salah, eksploitasi dan penelantaran anak. Pemerintah pusat dan daerah memerlukan keselarasan peraturan maka langkah terakhir yang dilakukan pemerintah pusat adalah ....

a)

membentuk KPAI

b)

yayasan perlindungan berbasis masyarakat

c)

mengembangkan pedoman antara pemerintah pusat dan daerah

d)

membuat peraturan sesuai tingkat kekerasan yang dialami anak

e)

membentuk rumah perlindungan anak

13.

Cara berkomunikasi untuk melindungi anak dari kekerasan fisik dan kejahatan seksual di mana banyak pelaku kekerasan fisik dan seksual adalah, kecuali ….

a)

dengarkan cerita anak dengan penuh perhatian

b)

hargai pendapat dan seleranya walaupun orang tua tidak setuju

c)

jika anak bercerita sesuatu hal yang sekiranya membahayakan, tanyakan anak bagaimana mereka menghindari bahaya tersebut

d)

orang tua belajar untuk melihat dari sudut pandang anak, jangan cepat mengkritik atau mencela cerita anak

e)

biarkan anak untuk bercerita semua kejadian yang dialaminya