wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan soal UN XII Bahasa Indonesia 2019 (3)

Total questions: 10

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Cermatilah penggalan novel berikut dengan cermat!


Baik Hati pun pergi ke sebidang tanah tandus itu sambil membawa bibit semangka dan kuda pincang yang menjadi bagiannya. Meskipun mendapat warisan yang kurang menguntungkan, Baik Hati tidak putus asa. Ia langsung menanami lahan tandus itu dengan bibit semangka. Kuda pincang yang ia tambatkan di pohon membuang kotoran sembarangan. Namun baik hati tidak marah. Ia malah mengumpulkan kotoran itu dan menjadikannya pupuk.


Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan novel tersebut adalah …

a)

orang pertama pelaku utama

b)

orang pertama pelaku sampingan

c)

orang ketiga serba tahu

d)

orang ketiga sebagai pengamat

e)

orang pertama dan ketiga

2.

Cermatilah penggalan novel berikut dengan cermat!


Baik Hati pun pergi ke sebidang tanah tandus itu sambil membawa bibit semangka dan kuda pincang yang menjadi bagiannya. Meskipun mendapat warisan yang kurang menguntungkan, Baik Hati tidak putus asa. Ia langsung menanami lahan tandus itu dengan bibit semangka. Kuda pincang yang ia tambatkan di pohon membuang kotoran sembarangan. Namun baik hati tidak marah. Ia malah mengumpulkan kotoran itu dan menjadikannya pupuk.


Watak tokoh Baik Hati dalam penggalan novel tersebut adalah ...

a)

mudah menyesuaikan diri

b)

sabar

c)

mudah dipengaruhi

d)

percaya diri

e)

suka menolong

3.

Bacalah iklan berikut!


DIBUTUHKAN SEGERA

MANAJER KEUANGAN

  • Pria/wanita: S1 Akutansi, maksimal 30 tahun
  • Pengalaman minimal 2 tahun di bidangnya
  • Lamaran lengkap dikirim ke: PO BOX 2345 JKT

Sumber: Jakarta Post, 28 Februari 2014


Kalimat pembuka surat lamaran yang sesuai dengan iklan tersebut adalah ...

a)

Dengan ini saya mengajukan lamaran untuk mengisi lowongan yang tersedia di harian Jakarta Post, 28 Februari 2014.

b)

Berdasarkan iklan di Jakarta Post, 28 Februari 2014 kiranya saya bisa mengisi lowongan tersebut

c)

Membaca iklan di Jakarta Post, 28 Februari 2014, saya memenuhi syarat untuk mengisi lowongan tersebut.

d)

Menurut iklan diharian Jakarta Post, 28 Februari 2014, saya memenuhi syarat untuk mengisi lowongan tersebut.

e)

Berdasarkan iklan yang dimuat dalam harian Jakarta Post, 28 Februari 2014, dengan ini saya mengajukan lamaran.

4.

Penulisan alamat surat yang benar adalah ...

a)

Yth.: Sdr. Hari Nugroho.

Jalan Siliwangi 57.

Cirebon

b)

Kepada

Yth. Sdr. Hari Nugroho

Jalan Siliwangi 57

Cirebon

c)

Kepada Yth. Sdr. Hari Nugroho

Jalan Siliwangi 57

Cirebon

d)

Kepada Yth.

Sdr. Hari Nugroho 5

Cirebon

e)

Yth. Sdr. Hari Nugroho

Jalan Siliwangi 57

Cirebon

5.

Bacalah identitas buku berikut dengan cermat!

Judul buku : Agar Duit Berkembang Biak

Pengarang : Willam Tanuwijaya

Penerbit : Media Presindo

Tempat terbit : Yogyakarta

Tahun Terbit : 2006


Penulisan daftar pustaka yang benar susuai dengan data buku di atas adalah …

a)

Tanuwijaya Willam. 2006. Agar Duit Berkembang Biak. Media Presindo: Yogyakarya.

b)

Tanuwijaya, William. 2006. Agar Duit Berkembang Biak. Yogyakarta: Media Presindo.

c)

Willam Tanuwijaya. 2006. Agar Duit Berkembang Biak. Yogyakarta: Media Presindo.

d)

Tanuwijaya, William. Agar Duit Berkembang biak. Yogyakarta: Media Presindo. 2006.

e)

William Tanuwijaya. Agar Duit Berkembang biak. Yogyakarta. Media Presindo. 2006.

6.

Cermati penggalan resensi berikut ini!


Buku ini merupakan versi terbaru dari Tata Bahasa Indonesia yang diterbitkan tahun 1970. Buku ini digarap oleh penulis berkat pengalamannya sebagai pengajar. Penulis memasukkan dasar-dasar linguistik yang dirasakan sangat berat oleh guru-guru yang belum banyak memiliki dasar linguistik.


Isi resensi di atas mengungkapkan …

a)

keunggulan isi buku

b)

penerbit buku

c)

isi buku

d)

kelemahan isi buku

e)

identitas buku

7.

Cermatilah penggalan teks berikut dengan cermat!


Manusia yang memiliki ilmu luas akan merasa dirinya tidak memiliki apa-apa. Dia merasa dirinya banyak kekurangan, banyak orang yang lebih pintar daripada dirinya. Ia pun merasa kecil. Bila berjalan ia akan menunduk. Sama halnya dengan setangkai padi. Padi itu bila butirnya makin berisi, makin berat sehingga tangkainya tidak kuat untuk manahan, dan akhirnya batang tangkai menjadi merunduk. Jadi, orang yang berilmu luas sama halnya dengan tangkai padi yang berbulir bernas, akan semakin merunduk.


Pola pengembangan yang digunakan dalam paragraf di atas adalah ...

a)

deduktif

b)

induktif

c)

analogi

d)

deduktif-induktif

e)

silogsme

8.

Bacalah paragraf berikut ini dengan cermat!


Pak Sumantri sebagai pegawai negeri rendahan mendapat gaji yang tidak seberapa. Ia mempunyai seorang istri bernama Minah dan dua orang anak yang masih kecil-kecil, Tina dan Anto. Istrinya hanya sebagai ibu rumah tangga. Oleh sebab itu, gajinya diberikan kepada istrinya. Akan tetapi, istrinya boros, tidak bisa mengatur pengeluaran. Segala macam barang dibelinya, bahkan berani mengkredit barang mahal. Baru beberapa hari uang pemberian suaminya habis. Seperti kata peribahasa ..... Sering dia kebingungan mengatasi pengeluaran untuk separuh bulan berikutnya. Akan tetapi, keadaan ini tidak membuat Bu Minah jera.


Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ...

a)

semua bisa karena biasa

b)

bak pungguk merindukan bulan

c)

ada gula ada semut

d)

gali lubang, tutup lubang

e)

besar pasak daripada tiang

9.

Bacalah teks berikut dengan cermat!


(1) Gunung Api Gamalama di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Minggu sore kembali meletus pada pukul 17.57 WIT. (2) Warga di sana panik menyelamatkan diri walau status letusan masih dinyatakan pada siaga tingkat III. (3) Abu vulkanik yang sangat halus sudah menimpa Kota Ternate. (4) Letusan itu terjadi empat kali dimulai pada pukul 17.57 WIT dengan amplitude 26 mm dan durasi sekitar 15 menit. (5) Mengikuti letusan-letusan itu, abu hitam kelabu tebal setinggi 1.000 meter kontan terbentuk dari puncak gunung dan condong ke selatan. (6) Sebagian warga yang tinggal di sekitar kaki Gunung Gamalama seperti di Desa Marikurubu dan Moya ke luar rumah dan mengantisipasi berbagai kemungkinan dari letusan susulan. (7) Sementara itu, Humas Pusat Kendali Bencana Alam Kota Ternate, meminta warga Kota Ternate tidak panik, tetapi harus tetap waspada. (9) Pusat Kendali Bencana Alam Kota Ternate pasti akan menyampaikan apa yang harus dilakukan warga.


Ide pokok paragraf tersebut adalah …

a)

meletusnya Gunung Gamalama

b)

peristiwa di Kota Ternate

c)

warga menyelamatkan diri

d)

letusan siaga tingkat III

e)

kendali bencana alam Ternate

10.

Bacalah teks tersebut dengan cermat!


(1) Gunung Api Gamalama di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Minggu sore kembali meletus pada pukul 17.57 WIT. (2) Warga di sana panik menyelamatkan diri walau status letusan masih dinyatakan pada siaga tingkat III. (3) Abu vulkanik yang sangat halus sudah menimpa Kota Ternate. (4) Letusan itu terjadi empat kali dimulai pada pukul 17.57 WIT dengan amplitude 26 mm dan durasi sekitar 15 menit. (5) Mengikuti letusan-letusan itu, abu hitam kelabu tebal setinggi 1.000 meter kontan terbentuk dari puncak gunung dan condong ke selatan. (6) Sebagian warga yang tinggal di sekitar kaki Gunung Gamalama seperti di Desa Marikurubu dan Moya ke luar rumah dan mengantisipasi berbagai kemungkinan dari letusan susulan. (7) Sementara itu, Humas Pusat Kendali Bencana Alam Kota Ternate, meminta warga Kota Ternate tidak panik, tetapi harus tetap waspada. (9) Pusat Kendali Bencana Alam Kota Ternate pasti akan menyampaikan apa yang harus dilakukan warga.


Pernyataan yang sesuai dengan isi paragraf tersebut adalah …

a)

Warga Kota Ternate tidak begitu panik sehingga belum menyelamatkan diri karena status letusan masih dinyatakan pada siaga tingkat III

b)

Dari letusan yang terjadi empat kali dimulai pada pukul 17.57 WIT, abu vulkanik yang sangat halus sudah menimpa Kota Ternate

c)

Abu hitam kelabu tebal mencapai tinggi 1.000 meter yang terbentuk dari puncak gunung arah selatan dan sampai ke utara

d)

Sebagian warga yang tinggi di sekitar kaki Gunung Gamalama seperti di Desa Marikurubu dan Moya berlindung di dalam rumah untuk menghindari abu

e)

Humas Pusat Kendali Bencana Alam Kota Ternate meminta warga Kota Ternate tidak panik, tetapi tetap harus mengungsi