wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pelatihan Teknik Aseptic Dispensing

Total questions: 9

Worksheet time: 2mins

Name
Class
Date
1.

Yang bukan merupakan kegiatan dispensing steril adalah....

a)

Pelarutan obat intravena dalam bentuk serbuk dengan pelarut yang sesuai

b)

Penyediaan infus Nacl

c)

Mengemas sediaan intravena menjadi sediaan siap pakai

d)

Pencampuran sediaan intravena kedalam cairan infus

e)

Rekonstitusi obat sitostatika

2.

Apa yang dimaskud dengan aseptis ?

a)

Steril

b)

Bersih

c)

Tidak ada debu

d)

Bebas dari mikroorganisme

3.

Manakah yang bukan merupakan tujuan dari Teknik Aseptic Dispensing ?

a)

Menjamin sterilitas dan stabilitas dari produk yang dilarutkan

b)

Menjamin agar perawat memberikan dosis sesuai dengan dosis yang dibutuhkan pasien

c)

Melindungi petugas dari paparan zat berbahaya

d)

Menghindari terjadinya kesalahan pemberian obat

4.

Penanganan sediaan sitostatika dilakukan dengan tujuan ?

a)

Menjamin sterilitas dan stabilitas produk

b)

Melindungi petugas dari kontaminasi

c)

Menjaga lingkungan agar tidak tercemar

d)

Semua benar

5.

Berapa ml Volume cairan yang ada pada syringe di gambar ?

a)

0,2 ml

b)

0,4 ml

c)

0,6 ml

d)

0,8 ml

e)

1 ml

6.

Bagian kritis dari sebuah syringe yang tidak boleh disentuh adalah ?

a)

Badan syringe

b)

Tip dan plunger

c)

Tutup needle

d)

Kemasan syringe

7.

Bagaimana cara melakukan disinfeksi area peracikan ?

a)

Menggunakan alcohol 70%

b)

Menggunakan alcohol 96%

c)

Menggunakan air dan sabun

d)

Menggunakan tissue

8.

Di manakah kita melakukan rekonstitusi sediaan sitostatika?

a)

Di ruang bersih

b)

Di ruang Obat

c)

Di Biological Safety Cabinet

d)

Di farmasi dengan Laminary Air Flow

e)

Di ruangan pasien

9.

Yang bukan merupakan contoh teknik aseptik adalah ....

a)

Mencuci tangan sebelum melakukan peracikan obat steril

b)

Membersihkan kabinet peracikan dengan alcohol 70%

c)

Tidak menyentung plunger dari bagian syringe ketika akan melakukan peracikan

d)

Tidak melakukan disinfeksi area peracikan ketika akan melakukan peracikan obat

e)

Melakukan swab leher ampul sebelum mematahkan ampul