NEW
Font size
WorksheetsKejuruan ATPH 2
Total questions: 21
Worksheet time: 33mins
Seorang petani yang membudidayakan tanaman melon memperoleh pendapatan dari 600 kg melon sebesar Rp. 4.500.000 dengan biaya jual per kg 7.500. Petani tersebut memperoleh keuntungan sebesar Rp. 1.800.000. Dari hasil analisis tersebut maka biaya produksi yang dikeluarkan petani adalah ...
Rp. 1.700.000
Rp. 2.700.000
Rp. 4.500.000
Rp. 6.200.000
Rp. 6.700.000
Seorang lulusan SMK Pertanian akan memulai usaha produksi bibit. Dibutuhkan 1000 seedling untuk membuat bibit durian hasil okulasi. Selama proses produksi dibutuhkan biaya tetap Rp. 2.500.000 dan total biaya tidak tetap Rp. 4.500.000. Harga jual per tanaman Rp. 15.000. Selama proses produksi diasumsikan 20% bibit mati karena serangan jamur. Dengan menggunakan analisis usaha, maka pendapatan yang diperoleh pengusaha tersebut adalah ...
Rp. 5.000.000
Rp. 7.000.000
Rp. 12.000.000
Rp. 15.000.000
Rp. 17.000.000
Apabila di lahan didapati tanaman tomat dengan ciri-ciri :
1. Pertumbuhannya cepat
2. Batangnya putih pucat
3. Batangnya panjang dan tidak kuat
Dari ciri-ciri tersebut menunjukkan bahwa tanaman tomat mengalami etiolasi yang disebabkan oleh ...
Kelebihan cahaya
Kelebihan unsur hara
Kekurangan cahaya
Kekurangan unsur hara
Kekurangan naungan
Usaha untuk mengganti media tanam kultur jaringan dengan media yang baru, sehingga kebutuhan nutrisi untuk pertumbuhan kalus terpenuhi, disebut ...
Inisiasi
Inokulasi
Sub kultur
Inkubasi
Aklimatisasi
Pada tanaman mangga yang berumur 1 tahun dan tergolong pada tanaman yang belum menghasilkan, maka jenis pemangkasan yang dilakukan adalah pemangkasan ...
Pemeliharaan
Produksi
Cabang yang sakit
Bentuk
Rejuvinasi
Seorang pengusaha bibit tanaman buah jeruk memproduksi sebanyak 250 bibit hasil okulasi. Dibutuhkan biaya tetap sebesar Rp. 1.500.000,00 sedangkan biaya tidak tetap sebesar Rp. 2.000.000,00 Petani tersebut menginginkan pendapatan sebesar Rp. 6.360.000. Apabila diasumsikan selama proses produksi 15% bibit mati, maka harga jual per bibit yang ditetapkan adalah ...
Rp 30.000
Rp 25.440
Rp. 21.440
Rp. 11.440
Rp. 10.000
Tanaman karet yang terserang mikroorganisme ini, daunnya akan menjadi keriput, layu dan menyebabkan gugurnya daun. Serangan penyakit ini beresiko menghambat pertumbuhan dan dapat menyebabkan kematian. Mikroorganisme tersebut adalah ...
Rosselina bunodes
Corticium salmonicolo
Colletotrichum gloeosporiode
Oodium heveae
Corynespora cassiicola
Pada gambar di atas apabila cabang yang diberi tanda huruf a-b-c-d-e-f dipangkas, maka jenis pemangkasan yang tepat adalah ...
Bentuk
Peremajaan
Wiwilan
Pemeliharaan
Berat
Perhatikan gambar di bawah ini !
Gambar di atas menunjukkan proses perkecambahan suatu tanaman. Tipe perkecambahan tanaman tersebut adalah ...
Hypokoti
Epykotil
Hypogeal
Epygeal
Ortodoks
Seorang lulusan SMK Kompetensi keahlian Pembibitan dan Kultur Jaringan akan memulai usaha anggrek. Di beli 100 botol bibit anggrek (1 botol menghasilkan 1 kompot). Total biaya tetap Rp. 900.000,00 dan total biaya tidak tetap Rp. 1.720.000,00. Harga jual kompot Rp. 60.000,00. Selama proses produksi diasumsikan 2% kompot mati dan susut penjualan sekitar 2%. Dengan menggunakan analisis usaha, maka keuntungan B/C ratio yang didapat adalah …
Rp. 1.720.000,00 dan B/C = 1,19
Rp. 2.620.000,00 dan B/C = 1,19
Rp. 3.140.000,00 dan B/C = 1,19
Rp. 5.760.000,00 dan B/C = 2,19
Rp. 5.880.000,00 dan B/C = 2,19
Benih ……. Mempunyai karakteristik tidak tahan disimpan pada suhu di bawah 30oC
Epygeal
Hypogeal
K
Ortodoks
Rekalsitran
1. Sebagian besar pohon induk yang ada di kebun menunjukkan :
1. Tanamannya rimbun, banyak tunas air yang tumbuh
2. Ranting-ranting banyak yang mati
3. Pertumbuhan tunas mengalami stagnasi
Berdasarkan data tersebut, pemeliharaan yang perlu dilakukan adalah …
Penyiraman
Pemupukan
Pengendalian hama dan penyakit
Penyiangan
Pemangkasan
Unsur hara yang ada disekitar lingkungan budidaya tanaman merupakan bentuk hubungan antara tanaman dan lingkungan abiotik lainnya. Bentuk tanaman budidaya dan unsur hara adalah …..
A.
B.
C.
D.
Parasitisme
Netralisme
Antibiosis
Kompetisi
Mutualisme
Tahapan penyerbukan buatan pada tanaman anggrek adalah ……..
Fertilisasi, kastrasi, labelisasi
Fertilisasi, labelisasi, kastrasi
kastrasi, Fertilisasi, labelisasi
kastrasi, labelisasi, Fertilisasi
labelisasi, kastrasi, FertilisasI
Lingkungan hidup dapat mengalami pencemaran. Polusi atau pencemaran adalah masuknya atau dimasukannya zat, energi, makhluk hidup dan atau komponen lain ke dalam lingkungan.
Berikut ini yang tidak termasuk pemicu terjadinya pemanasan global adalah....
Asap pabrik
Asap knalpot
Pembakaran hutan
Pengunaan rumah kaca
Penanaman hutan kembali
Komponen penyusun tanah, terdiri dari: bahan mineral, bahan organic, air dan udara. Komposisi masing-masing komponen adalah….
40% bahan organic, 10% bahan anorganik, 25% air dan 25% udara
45% bahan organic, 5% bahan anorganik, 20% air dan 30% udara
45% bahan anorganik, 5% bahan organic, 25% air dan 25% udara
35% bahan organic, 15% bahan anorganik, 25% air dan 25% udara
35% bahan organic, 15% bahan anorganik, 20% air dan 30% udara
Peristiwa jatuhnya serbuk sari dari bunga lain ke kepala putik dalam satu pohon yang sama disebut….
Bastar
Otogami
Alogami
Geitogami
Hibridogami
Perhatikan gambar
Gambar disamping merupakan penyerbukan tipe….
Anemogami
Hidrogami
Zoidogami
Antropogami
Otogami
Perhatikan tabel data analisa dari budidaya tanaman talas berikut :
Dari tabel data diatas, maka hasil bersih dan R/C ratio yang diperoleh dari petani bubidaya tanaman talas adalah…..
Laba Rp. 5.520.000 R/C ratio = 1,88
Rugi Rp. 5.520.000 R/C ratio = 1,88
Laba Rp. 1.680.000 R/C ratio = 0,53
Rugi Rp. 1.680.000 R/C ratio = 0,53
Laba Rp. 1.680.000 R/C ratio = 1,88
Seorang lulusan SMK Program keahlian APKJ memulai usaha kompot anggrek. Dibutuhkan 150 botol bibit anggrek (1 botol bibit anggrek = 1 kompot ). Total biaya tetap Rp 1.350.000,00 dan total biaya tidak tetap Rp 2.580.000,00. Harga jual kompot Rp 60.000,00 selama proses produksi diasumsikan 2% kompot mati dan susut penjualan sekitar 2%. Dengan menggunakan analisis usaha, maka keuntungan yang diperoleh adalah....
Rp 176.400,00
Rp 3.390.000,00
Rp 4.713.600,00
Rp 8. 643.600,00
Rp 8.820.000,00
Penangkar bibit durian merencanakan pembibitan sebanyak 5.000 polibag, dari kegiatan tersebut dibutuhkan biaya variable Rp. 30.000.000,00 dan biaya tetap Rp 19.500.000,00 harga jual bibit durian Rp. 12.500,00 per polybag. Bila asumsi persen kematian 2%, berapakah jumlah keuntungan? (lakukan perhitungan menggunakan analisa usaha tani!)
Rp. 9.300.000,00
Rp. 10.400.000,00
Rp. 11.750.000,00
Rp. 12.300.000,00
Rp. 14.500.000,00
