wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOS 2# (Kelas 12)

Total questions: 20

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.

Dalam kearifan tradisional terdapat unsur-unsur yang cukup berharga untuk mendukung program penyelamatan sumber daya genetik tanaman hutan di Indonesia, Hal ini bisa demikian karena kearifan tradisional merupakan…

a)

Dasar kemandirian dan kewaspadaan

b)

Memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses pemberdayaan

c)

Semua benar

d)

Mendorong teknologi tepat guna

2.

Larangan membunuh ular pada masyarakat petani di Jawa dapat dikategorikan dalam bentuk kearifan lokal, karena ….

a)

ular bermanfaat sebagai pemangsa tikus di sawah

b)

populasi ular di sawah semakin berkurang

c)

ular dipandang sebagai hewan keramat

d)

dapat mengganggu keseimbangan sistem

e)

dapat dibudidayakan sebagai komoditas ekonomi

3.

Agar bangsa kita yang memiliki berbagai kearifan lokal tidak hilang tertelan arus globalisasi, kita harus memiliki strategi pemberdayaan komunitas dengan cara ....

a)

menyediakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan potensi budaya yang dimiliki masyarakat lokal

b)

mengupayakan hak-hak demokratis individu untuk dilibatkan dalam perencanaan pembangunan masyarakat lokal

c)

membangun etika masyarakat agar memiliki keterbukaan terhadap budaya-budaya luar yang masuk

d)

menciptakan pembangunan ekonomi yang lebih berpusat pada kesejahteraan rakyat

e)

memperkuat nilai-nilai dan norma-norma leluhur yang ada di masyarakat agar tetap terjaga sebagai bentuk kearifan lokal

4.

Hakikat pemberdayaan komunitas lokal memiliki tujuan agar masyarakat menjadi ....

a)

peduli lingkungan sekitar kehidupannya

b)

mandiri dalam mengatasi masalahnya

c)

komunitas yang siap berpartisipasi dalam pembangunan

d)

kekuatan dalam memberdayakan aset-aset yang dimilikinya

e)

mampu mencari sarana dan prasarana untuk mengembangkan kreasinya

5.

Tantangan utama dalam mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal adalah....

a)

Meluasnya anti globalisasi

b)

Meluasnya globalisasi dan merebaknya primordialisme

c)

Meluasnya globalisasi dan merebaknya paternalisme

d)

Merebaknya paterrnalisme

e)

Merebaknya primordialisme

6.

Kegiatan evaluasi pemberdayaan dapat dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). LSM melakukan survey, diskusi kelompok terarah, dan wawancara kepada anggota komunitas yang terlibat dalam kegiatan pemberdayaan. Hasil yang telah diperoleh dipaparkan pada komunitas terkait sebagai rekomendasi perbaikan kegiatan pemberdayaan selanjutnya.


Peran LSM dalam kegiatan evaluasi pemberdayaan di atas adalah....

a)

Melaksanakan rancangan program pemberdayaan pemerintah

b)

Menggerakkan aksi evaluasi pemberdayaan komunitas secara mandiri dan sukarela

c)

Merealisasikan pemberdayaan berdasarkan APBD yang telah disahkan

d)

Meningkatkan pemasukan dan keuntungan organisasi swadaya masyarakat

e)

Memberdayakan komunitas yang telah dicanangkan pemerintah

7.

Selain pemakaian obat-obatan yang diracik langsung, bagaimana cara masyarakat pedalaman menggunakan tanaman dan obat dalam pengobatan, cara-cara apa yang dilakukan…

a)

Menghancurkan/ meracik langsung bahan obat, lalu digunakan langsung pada tempat yang sakit

b)

Merebus/ memasak bahan obat

c)

Mencampurkannya dalam masakan sehari-hari

d)

Semua benar

8.

Dalam kearifan tradisional terdapat unsur-unsur yang cukup berharga untuk mendukung program penyelamatan sumber daya genetik tanaman hutan di Indonesia, Hal ini bisa demikian karena kearifan tradisional merupakan…

a)

Dasar kemandirian dan kewaspadaan

b)

Memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses pemberdayaan

c)

Semua benar

d)

Mendorong teknologi tepat guna

9.

Praktik subak di Bali merupakan contoh salah satu kearifan lokal yaitu ...

a)

Pengembangan sumber daya manusia

b)

Pengembangan kebudayaan dan ilmu pengetahuan

c)

Mekanisme pengambilan keputusan

d)

Konservasi dan pelestarian sumber daya alam

e)

Petuah, kepercayaan, sastra, dan pantangan

10.

Kearifan lokal yang sampai sekarang terus menjadi panutan di masyarakat yaitu…

a)

Kearifan lokal nyabuk gunung yang ada di jawa

b)

Kearifan lokal ondel-ondel bagi masyarakat betawi

c)

Kearifan lokal masyarakat badui

d)

Semua benar

11.

Salah satu hal yang perlu dilakukan dalam kegiatan merancang, melaksanakan dan mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat agar berjalan efektif adalah ....

a)

mengenal masyarakat yang bersangkutan lebih dalam lagi

b)

kecukupan modal dan tenaga

c)

berada dalam satu wilayah

d)

harus sejalan dengan kebijakan pemerintah atau pengusaha

e)

melakukan investigasi terlebih dahulu terhadap faktor-faktor yang menjadi akar permasalahan sosial

12.

Gambar tersebut menggambarkan adanya ...

a)

globalisasi

b)

modernisasi

c)

sosialisasi

d)

kearifan lokal

e)

komunikasi

13.

Arus globalisasi dan modernisasi saat ini telah menimbulkan pengaruh terhadap perkembangan budaya bangsa Indonesia. Derasnya arus informasi dan telekomunikasi ternyata menimbulkan sebuah kecenderungan yang mengarah terhadap memudarnya nilai-nilai pelestarian budaya. Gejala-gejala modernisasi di bidang budaya ditunjukkan dengan ....

a)

gotong royong dalam masyarakat tergantikan dengan budaya komersial, individualis, dan materialis

b)

semakin banyaknya negara yang lepas dari penjajahan dan semakin diakuinya hak asasi manusia

c)

semakin kompleksnya kebutuhan manusia akan barang dan jasa sehingga terjadi produksi besar-besaran dari sektor industri

d)

semakin banyaknya kelompok-kelompok dalam masyarakat

14.

Pariwisata berkelanjutan di Indonesia merupakan wujud tanggung jawab masyarakat dengan prinsip melibatkan masyarakat lokal dalam pembangunan. Hal ini bertujuan untuk...

a)

Menyeimbangkan kebutuhan rekreasi wisatawan dengan masyarakat lokal

b)

Memperoleh banyak masukan dari berbagai pihak dalam pembangunan pariwisata

c)

Terwujudnya kualitas hidup masyarakat lokal dan masyarakat pendatang

d)

Meningkatkan rasa peduli masyarakat wisata terhadap kelestarian lingkungan alam

15.

Menurut Undang-Undang No. 32 Tahun 2009, pengertian tentang kearifan lokal yaitu nilai- nilai luhur yang berlaku dalam tata kehidupan masyarakat untuk...

a)

Melindungi dan mengelola lingkungan hidup

b)

Mengeksploitasi sumber daya alam

c)

Menghabiskan barang-barang tambang

d)

Menyelamatkan satwa langka dengan memeliharanya di kandang

16.

Tantangan utama dalam mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal adalah....

a)

Meluasnya globalisasi dan merebaknya primordialisme

b)

Meluasnya globalisasi dan merebaknya paternalisme

c)

Meluasnya anti globalisasi

d)

Merebaknya primordialisme

17.

Tradisi-tradisi yang dimiliki masyarakat Indonesia banyak yang mengandung nilai-nilai kearifan lokal, seperti yang terlihat pada masyarakat Bali di bidang pertanian, yaitu...

a)

Melaksanakan upacara ngaben bagi yang meninggal

b)

Setiap hari memberi sesajen pada arwah leluhur

c)

Penduduk dilarang menebang pohon di hari tertentu

d)

sistem sengkedan pada lahan yang berbukit

18.

Fungsi kearifan lokal yang mengandung makna sosial dalam rangka mewujudkan integrasi diantaranya terdapat pada ....

a)

gotong royong mendirikan rumah

b)

pemilihan kepala desa

c)

membaca cerita rakyat agar tidak punah

d)

tujuh bulanan

19.

Contoh globalisasi bidang politik yang membawa dampak positif bagi transparansi pemerintahan adalah ....

a)

keberadaan berbagai fastfood di sekitar kita

b)

konflik kepentingan antara negara maju dan berkembang

c)

masuknya paham hedonis dan pragmatis

d)

adanya e-government

e)

kesukaan remaja menyaksikan k-drama

20.

Kemudahan akses internet yang tidak terkontrol membuat munculnya demoralisasi pada generasi penerus bangsa Indonesia, misalnya kasus bullying, tawuran pelajar, atau hamil diluar nikah. Berdasarkan hal tersebut, upaya yang dapat mengantisipasi hal tersebut adalah .....

a)

Tidak memberikan akses smartphone kepada anak yang belum cukup umur

b)

Memberikan pendidikan karakter sejak dini di lingkungan keluarga

c)

Meningkatkan kontroling orang tua terhadap anak melalui kerjasama dengan guru

d)

Memfasilitasi peserta didik untuk aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah