WorksheetsSudut Pandang
Total questions: 13
Worksheet time: 26mins
Menyaksikan guyuran dari bawah lindungan halte bus, aku merasa tak berdaya. Aku hanya bisa memandang entah apa, tanpa pernah berbuat lain kecuali diam. Jauh di atas sana, langit kelabu, bertanda hujan akan cukup betah menyaksikanku. Andai aku tadi tidak terlambat, aku pasti sudah di bus bahkan mungkin sudah tidur nyenyak di kamar.
Sudut pandang yang digunakan pengarang pada kutipan cerita di atas adalah...
Orang ketiga
Orang ketiga pengamat
Orang pertama pelaku utama
Orang pertama bukan pelaku utama
Pagi-pagi kesokan harinya, sebelum matahari terbit, Ni Negari telah bangun dan bekerja menyediakan kopi. Di bilik tempat tidurnya tidak kedapatan Ni Luh Sukreni, cuma I Gusti Made Tusan sudah terbangun dan berakaian pula.
“Berapa kali ia mandi,” kata Ni Negari dalam hatinya.
Sudut pandang yang digunakan dalam penggalan cerpen di atas adalah...
Pertama pelaku utama
Pertama pelaku sampingan
Ketiga pelaku sampingan
Ketiga serba tahu
Pemandangan kamar Yuli cukup indah. Hiasan dinding dan poster-poster dipasang menarik. Tempat tidur selalu dibersihkan dan tertata rapi. Di samping tempat tidur, terdapat meja belajar yang diberi hiasan keramik. Setiap pagi pintu kamar selalu dibuka sehingga udara segar masuk ke kamar, membuat suasana kamar sejuk.
Sudut pandang pengarang cuplikan cerita tersebut adalah...
Orang pertama pelaku utama
Orang pertama pelaku sampingan
Orang ketiga sebagai pengamat
Orang ketiga serba tahu.
Memang sayang sekali ia tidak melanjutkan studinya. Namun, aku tidak dapat memaksanya. Aku hanya seorang teman dekatnya. Kami pun berpisah. Cukup lama pula kami berjauhan satu sama lain. Apalagi ia jarang menulis surat. Namun sayup-sayup, aku masih dengar juga berita tentang dia dari teman-teman yang lain.
Sudut pandang pengarang dalam kutipan cerpen tersebut adalah...
Orang pertama pelaku utama
Orang pertama pelaku sampingan
Orang ketiga serba tahu
Orang ketiga sebagai pengamat
....
“Ah, masa iya aku tak bisa memberi hadiah untuk Tommy, temanku!” Gumam Andi seraya bangkit dari tempat pembaringan. Ia beranjak menuju meja belajarnya. Dimatikannya lampu tidur dan digantikan dengan lampu belajar. Ia mengambil secarik kertas, pensil, dan spidol warna-warni. Tangannya mulai mencoret-coret. Kini ada senyum menghiasi bibirnya. “Besok pagi, aku sudah punya hadiah untuk Tommy.”
....
Sudut pandang dalam penggalan cerpen tersebut adalah...
Orang pertama pelaku utama
Orang kedua pelaku utama
Orang ketiga serba tahu
Orang ketiga pelaku utama
Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda.
Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah ....
Orang pertama pelaku utama
Orang ketiga pelaku sampingan
Orang ketiga pelaku utama
Orang pertama dan ketiga
Aku bangga dengan teman baikku yaitu Maya, dia sangat cerdas dalam berbagai mata kuliah yang di kampus. Kadang aku merasa iri dengannya, karena dia lebih pintar dibanding dengan aku. Namun dia selalu membantuku jika aku berada dalam kesulitan. Selain itu dia selalu menemaniku saat bermain dan jalan-jalan.
Sudut pandang yang digunakan dalam penggalan teks di atas adalah ...
Sudut pandang orang pertama pelaku sampingan
Sudut pandang orang pertama pelaku utama
Sudut pandang orang ke-tiga serba tahu
Sudut pandang orang ke-tiga Pengamat
Seperti biasanya, aku bangun di pagi hari pukul 6 lalu aku langsung menuju kamar mandi dan bersiap-siap. Setelah itu, aku merapihkan tempat tidur. Kemudian aku turun ke lantai bawah untuk sarapan bersama ayah dan ibuku. Setelah selesai sarapan, aku berpamitan kepada kedua orang tuaku dan berangkat ke sekolah.
Sudut pandang yang digunakan dalam penggalan teks di atas adalah ....
Sudut pandang orang pertama pelaku utama
Sudut pandang orang pertama pelaku sampingan
Sudut pandang orang ke-tiga serba tahu
Sudut pandang orang ke-3 pengamat
Kamu jangan ngacau! Kamu tidak bisa hidup tanpa nasihat yang Bapak berikan 30 tahun yang lalu! Waktu itu kamu malas. Kamu tidak mau sekolah, kamu hanya mau main-main, kamu bahkan bandel. Kamu yang datang ke sekolah naik ojek. Kamu tidak sadar meskipun sepatunya butut dan mukanya layu kurang gizi, tapi itulah orang-orang yang akan menyelamatkan hidup kamu. Itulah gudang ilmu yang harus kamu tempel sampai kamu siap. Sebelum kamu siap, kamu harus menghormati mereka, sebab dengan menghormati mereka, baru ilmu itu bisa melekat.
(Putu Wijaya, Guru)
Watak tokoh Bapak digambarkan penulis melalui ….
pelukisan pikiran tokoh
dituliskan langsung oleh penulis
cakapan/dialog
pandangan tokoh tertentu terhadap tokoh lain
perbuatan tokoh
Cermatilah kedua kutipan berikut!
Cerita 1
Alkisah,pada zaman dahulu hiduplah seorang pemimpin kabilah,seorang sayid,yang sangat termasyur di negeri arab. Bani amir,nama kabilah itu. Tidak ada seorang pun yang dapat menandingi kekayaan dan kejayaan dari sang sayid itu. Kederwanannya kepada fakir miskin dan keramah tamahannya kepada para musafir terkenal dimana-mana.namun,ia selalu sedih karena ia tak memiliki anak.
Cerita 2
Mendadak saja tubuh Andien kejang dengan mata yang membalik.Nafasnya sesak dan berat.Andien segera dilarikan ke rumah sakit.
Gelap sunyi,andien melihat bayangan malaikat menjemputnya dalam diam,mengajaknya pada sebuah tempat yang tak berujung.Andien kembali melihat wajah anaknya,papah dan mamahnya dengan samar.Andien ingin mengucapkan sesuatu pada mamahnya tapi mulut dan lidahnya terasa kaku, Kini Andien tidur dan tersenyum,terbebas dari lelahnya berjuang melawan sakit fisik dan batin yang mewarnai kehidupannya.Andien menemukan kehidupan baru,kehidupan yang kekal.
Perbedaan tahapan alur kedua cerita tersebut adalah....
A. Cerita 1, merupakan tahapan alur pengenalan cerita,sedangkan cerita 2, merupakan tahapan alur menuju konflik.
B. Cerita 1,merupakan tahapan alur pengenalan cerita,sedangkan cerita 2,merupakan tahapan alur puncak konflik.
C. Cerita 1,merupakan tahapan alur pengenalan cerita,sedangkan cerita 2,merupakan tahapan alur penyelesaian.
D. Cerita 1,merupakan tahapan alur pengungkapan peristiwa,sedangkan cerita 2,merupakan tahapan alur puncak konflik.
E. Cerita 1,merupakan tahapan alur pengungkapan peristiwa,sedangkan cerita 2,mnerupakan tahapan alur penyelesaian.
Bacalah penggalan cerpen berikut!
Waktu Holil anak Haji Zainuri sunat, aku masih anak kecil. Di kotaku belum ada listrik. Apalagi radio dan bioskop. Hiburan satu-satunya bagi anak-anak kecil di waktu sore hari ialah menonton orang memasang lampu petromaks yang dikerek di setiap perempatan jalan dan memburu-buru gangsir atau laron bilamana musimnya tiba.
Unsur ekstrinsik yang ingin ditonjolkan dan penggalan cerpen tersebut adalah latar belakang ….
sosial masyarakat
budaya masyarakat
sosial pengarang
sejarah penciptaan
agama pengarang
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Entah apa yang telah terjadi dengannya. Pada saat datang, ia langsung marah. Memang kelihatannya ia mempunyai banyak masalah.
Kutipan teks cerpen tersebut memiliki sudut pandang ….
orang pertama pelaku utama
orang pertama pelaku sampingan
orang ketiga serbatahu
orang ketiga pengamat
orang kedua
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Sudah genap 1 bulan dia menjadi pendatang baru di perumahan ini. Tetapi, dia juga belum satu kali pun terlihat keluar rumah hanya untuk sekedar beramah-tamah dengan tetangga yang lain.
Kutipan cerpen tersebut memiliki sudut pandang ….
orang pertama pelaku utama
orang pertama pelaku sampingan
orang ketiga serbatahu
orang ketiga pengamat
orang kedua
