wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PENILAIAN HARIAN SOSIOLOGI KELAS XII IPS 3

Total questions: 35

Worksheet time: 1hrs 10mins

Name
Class
Date
1.

Perhatikan kriteria berikut !

1) Antaranggota tidak saling kenal

2) Tinggal di lokasi yang sama

3) Anggota memiliki keragaman khas

4) Memiliki keserasian dalam hal perhatian

5) Mengidentifikasi diri sebagai sebuah kelompok

Kriteria komunitas yang tepat ditunjukkan oleh angka ....

a)

1), 2) dan 3)

b)

1), 2) dan 4)

c)

2), 3) dan 5)

d)

2), 4) dan 5)

e)

3), 4) dan 5)

2.

Komunitas dapat ditemui di pedesaan ataupun di perkotaan. Meskipun demikian, tidak semua komunitas membutuhkan permberdayaan. Contoh komunitas yang membutuhkan penguatan melalui pemberdayaan yaitu ....

a)

komunitas adat terpencil, komunitas anak jalanan, dan komunitas nelayan tradisional

b)

komunitas tunawisma, komunitas kolektor motor antik, dan komunitas pelaku bisnis

c)

komunitas nelayan tradisional, komunitas pelaku bisnis, dan komunitas adat terpencil

d)

komunitas petani tradisional, komunitas tunawisma, dan komunitas motor antik

e)

komunitas petani tradisional, komunitas pecinta hewan, dan komunitas motor

3.

Perhatikan gambar di atas!

Kemampuan masyarakat menciptakan ramuan herbal seperti tampak pada gambar diatas menunjukkan adanya kearifan lokal berupa ....

a)

nilai lokal

b)

hukum lokal

c)

keterampilan lokal

d)

pengetahuan lokal

e)

kepercayaan lokal

4.

Dalam masyarakat tradisional terdapat mitos larangan makan di depan pintu. Bagi remaja putri mitos tersebut dipercayai dapat menjauhkan jodoh. Remaja putri yang melanggar aturan tersebut akan mendapat teguran masyarakat. Apabila diidentifikasi, mitos tersebut memuat dua unsur kearifan lokal yaitu ....

a)

keterampilan lokal dan hukum lokal

b)

pengetahuan lokal dan hukum lokal

c)

nilai lokal dan keterampilan lokal

d)

pengetahuan lokal dan nilai lokal

e)

nilai lokal dan hukum lokal

5.

Inisiator pemberdayaan menggunakan kearifan lokal untuk mengupayakan proses pemberdayaan komunitas. Kearifan lokal dianggap cocok untuk menyukseskan pemberdayaan karena ....

a)

menyadarkan masyarakat untuk tidak melakukan perubahan

b)

memiliki kaitan dengan pemanfaatan sumber daya manusia

c)

meningkatkan pendapatan baik bagi masyarakat maupun pemerintah

d)

mampu mengubah kebudayaan masyarakat tradisional menjadi modern

e)

menjadi pedoman masyarakat dalam bersikap dan berperilaku sehari-hari

6.

Dalam pelaksanaan pemberdayaan komunitas, inisiator wajib memperhatikan prinsip-prinsip pelaksanaan pemberdayaan. Adapun prinsip yang tepat ditunjukkan oleh pilihan ....

a)

ketergantungan, otoriter, timpang, dan terputus

b)

kesetaraan, ketergantungan, terputus, dan otoriter

c)

keswadayaan, berkelanjutan, otoriter, dan terputus

d)

berkelanjutan, partisipatif, timpang, dan ketergantungan

e)

partisipatif, kesetaraan, keswadayaan, dan berkelanjutan

7.

Dalam proses pemberdayaan, tidak hanya inisiator yang aktif merumuskan program, tetapi masyarakat yang diberdayakan juga dilibatkan dalam semua proses pemberdayaan. Pernyataan tersebut merupakan salah satu penerapan prinsip pemberdayaan yaitu ....

a)

enabling

b)

empowering

c)

partisipatif

d)

berkelanjutan

e)

keswadayaan

8.

Program pemberdayaan komunitas yang dijalankan oleh komunitas hendaknya dapat dikelola masyarakat secara mandiri setelah pendampingan pemberdayaan selesai. Pernyataan tersebut sesuai dengan prinsip pemberdayaan yaitu ....

a)

kesetaraan

b)

partisipatif

c)

berkelanjutan

d)

kearifan lokal

e)

keswadayaan

9.

Inisiator menerapkan strategi pendampingan secara berkelompok dalam pelaksanaan pemberdayaan komunitas. Tindakan tersebut bertujuan ....

a)

memudahkan melakukan terminasi program pemberdayaan

b)

mengakomodasi permintaan dari masyarakat yang diberdayakan

c)

mengefektifkan waktu pendampingan terhadap masyarakat

d)

menggali kearifan lokal yang terdapat dalam masyarakat

e)

memudahkan pemetaan potensi swadaya masyarakat

10.

Perhatikan kegiatan-kegiatan pada tahap pelaksanaan berikut!

1) Pemanfaatan dan pemeliharaan

2) Pelaksanaan kegiatan

3) Pengorganisasian masyarakat

4) Penyusunan perencanaan

Urutan kegiatan pada tahap pelaksanaan yang tepat adalah ....

a)

1) – 2) – 3) dan 4)

b)

2) – 3) – 4) dan 1)

c)

3) – 4) – 2) dan 1)

d)

4) – 1) – 2) dan 3)

e)

4) – 2) – 3) dan 1)

11.

Dalam upaya peningkatan kesejahteraan perajin kain tenun Bandar, pemerintah mengadakan pameran untuk mempublikasikan produk-produk unggulan UKM di berbagai daerah di Indonesia. Upaya pemerintah tersebut mencerminkan strategi pelaksanaan komunitas yaitu ....

a)

memberikan pelatihan khusus

b)

mempertimbangkan potensi dalam masyarakat

c)

memberikan pendampingan kelompok

d)

memberikan bantuan sarana dan prasarana

e)

melaksanakan pemberdayaan secara bertahap

12.

Dalam melakukan pemberdayaan komunitas petani tambak udang di pesisir pantai Bandengan Kabupaten Kendal, inisiator mengangkat kembali kearifan lokal setempat. Masyarakat diajak kembali untuk hidup harmonis dengan bakau. Wujud nyata pelaksanaan kearifan tersebut ialah masyarakat ....

a)

diajak tinggal di sekitar kawasan hutan bakau

b)

dilarang memasuki kawasan hutan bakau agar kembali lestari

c)

diminta beralih membudidayakan bakau daripada tambak udang

d)

diminta mengeksploitasi kembali hutan bakau semaksimal mungkin

e)

diajak kembali melestarikan vegetasi bakau di pesisir yang rusak

13.

Meskipun pemerintah merupakan inisiator pokok dalam pemberdayaan, keterlibatan perusahaan swasta dalam pemberdayaan diperbolehkan seperti yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007. Tujuan pemerintah menetapkan aturan tersebut adalah ....

a)

mengurangi jumlah perusahaan swasta asing di Indonesia

b)

melibatkan swasta agar memiliki tanggung jawab sosial

c)

membantu perusahaan mendapatkan citra baik dalam masyarakat

d)

membantu swasta dalam memasarkan produk kepada masyarakat

e)

menggantikan peran pemerintah dalam melakukan pemberdayaan

14.

Perhatikan gambar berikut!

Kegiatan yang tampak pada gambar dianggap telah menerapkan salah satu strategi pelaksanaan pemberdayaan komunitas karena ....

a)

pemberdayaan dilakukan secara berkelompok

b)

kegiatan pelatihan mengangkat kearifan lokal

c)

pelatihan dilakukan individu per individu

d)

kegiatan berorientasi pelestarian lingkungan

e)

pemberdayaan dilakukan oleh masyarakat

15.

Pihak pengelola hutan nasional melakukan pemberdayaan berupa pemberian bibit pohon buah seperti durian, jengkol dan cempedak kepada komunitas masyarakat Suku Anak Dalam. Orientasi kegiatan tersebut adalah ....

a)

meningkatkan kesejahteraan ekonomi agar hasil tanaman buah dapat dijual

b)

mengangkat kembali kearifan komunitas Suku Anak Dalam

c)

melatih Suku Anak Dalam bekerja sebagai petugas perkebunan

d)

mereboisasi lahan-lahan rusak akibat pembalakan liar

e)

mengganti kebun sawit menjadi kebun buah-buahan

16.

Dalam mendukung proses pemberdayaan petani rawa lebak, Sarikat Petani Indonesia (SPI) memberikan bantuan prasarana berupa mendirikan lembaga keuangan petani (LKP). Pendirian LKP tersebut dilakukan karena banyak petani rawa lebak yang terjebak pinjaman terhadap rentenir untuk membiayain pertanian. Dapat disimpulkan manfaat LKP bagi petani rawa lebak adalah ....

a)

mendorong petani rawa lebak gemar meminjam uang

b)

menyediakan bantuan pendanaan bagi program pemberdayaan

c)

mengedukasi masyarakat dalam mengatur keuntungan hasil panen

d)

menyediakan bantuan pendanaan pertanian bagi petani secara mudah

e)

menyediakan kebutuhan pertanian yang selama ini sulit didapat petani

17.

Masyarakat Kampung Naga menolak masuknya listrik dalam perkampungannya. Bagi mereka ketiadaan aliran listrik dapat menghilangkan kecemburuan sosial ekonomi. Selain itu, aturan tersebut ditetapkan untuk menjaga kelestarian lingkungan agar kehidupan modern tidak mengubah kebiasaan masyarakat yang berlaku secara urun temurun. Dalam hal ini kearifan lokal yang diterapkan masyarakat Kampung Naga mengandung unsur ....

a)

sumber daya alam lokal

b)

keterampilan lokal

c)

pengetahuan lokal

d)

hukum lokal

e)

nilai lokal

18.

Kearifan lokal sering menjadi acuan masyarakat dalam menjawab masalah. Maksud pernyataan tersebut adalah ....

a)

kearifan lokal pasti berupa norma-norma yang berguna untuk memecahkan masalah

b)

kearifan lokal digunakan untuk mengambil kebijakan dalam memutuskan sesuatu

c)

masyarakat menggunakan kearifan hanya ketika terjadi masalah sosial semata

d)

kearifan lokal lebih diikuti masyarakat daripada aturan adat yang ada

e)

masyarakat menjadikan kearifan lokal sebagai aturan tertulis

19.

Suatu kearifan dikatakan memuat unsur nilai lokal apabila ....

a)

memiliki landasan berupa anggapan baik dan buruk dalam masyarakat

b)

mendorong masyarakat menciptakan sesuatu demi menunjang kehidupan

c)

memiliki kaitan terhadap pemahaman masyarakat terhadap unsur-unsur spiritualitas

d)

memiliki aturan-aturan berupa larangan, himbauan, dan sanksi bagi anggota masyarakat

e)

mengandung pengetahuan masyarakat mengenai sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan

20.

Seiring perkembangan zaman kearifan lokal mulai ditinggalkan masyarakat. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah merevitalisasi kearifan lokal. Tindakan tersebut bertujuan ....

a)

melindungi dan melestarikan kebudayaan lokal

b)

meningkatkan hubungan sosial antarmasyarakat

c)

membatasi hubungan sosial yang dijalin antarmasyarakat

d)

menyaring setiap unsur kebudayaan dari masyarakat lain

e)

membatasi perilaku masyrakat dalam menggunakan kearifan lokal

21.

Masyarakat di Desa Jetis mengaktifkan kembali kegiatan karang taruna. Masyarakat meminta bantuan kepada desa untuk memberikan dukungan. Kepala desa menyetujui dengan memberikan bantuan dana pengembangan bagi karang taruna. Dari ilustrasi tersebut inisiator program pemberdayaan adalah ....

a)

swasta

b)

pemerintah

c)

masyarakat

d)

pemerintah dan swasta

e)

pemerintah dan masyarakat

22.

Kegiatan musyawarah antara inisiator dan warga komunitas selalu dilaksanakan dalam proses pemberdayaan. Apabila ditinjau berdasarkan tahapan perencanaan pemberdayaan, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan ....

a)

mengobservasi kondisi kehidupan masyarakat yang akan diberdayakan

b)

menyosialisasikan maksud dan tujuan inisiator melakukan pemberdayaan

c)

melaksanakan program-program pemberdayaan yang telah direncanakan

d)

memanfaatkan hasil yang didapat dari pelaksanaan program pemberdayaan

e)

memetakan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki masyarakat

23.

Tujuan mempertimbangkan sumber daya alam dan sumber daya manusia dalam strategi pemberdayaan komunitas adalah ....

a)

mengakomodasi usulan pemberdayaan dari masyarakat

b)

memaparkan program pemberdayaan secara kebih efisien

c)

mengangkat kearifan lokal masyarakat yang mulai terlupakan

d)

memberikan bantuan sarana demi kelancaran pelaksanaan program

e)

menghargai dan memanfaatkan potensi yang dimiliki masyarakat demi pemberdayaan

24.

Pelaksanaan pemberdayaan komunitas secara berkelompok memiliki kelebihan dibandingkan pemberdayaan secara individual. Kelebihan tersebut adalah ....

a)

memperlama proses pendampingan dan penerapan program

b)

mengurangi kendala dalam proses pengambilan keputusan

c)

menghimpun bantuan dana dari pemerintah atau lembaga swasta

d)

mendorong efisiensi waktu dan tenaga dalam pemberdayaan

e)

mempercepat proses perencanaan program pemberdayaan

25.

Pemerintah menetapkan kampung Bajo sebagai desa wisata. Kekayaan alam kampung Bajo yang masih terjaga menjadi daya tarik untuk diberdayakan menjadi tempat pariwisata. Melalui usaha tersebut, diharapkan terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat sehingga tidak terlalu bergantung dengan hasil tangkapan ikan. Strategi pemberdayaan yang digunakan pemerintah adalah ....

a)

mengangkat kearifan lokal

b)

mengadakan pelatihan khusus

c)

mempertimbangkan potensi masyarakat

d)

memberikan bantuan sarana dan prasarana

e)

memberikan pendampingan secara individu

26.

Salah satu syarat suatu unsur kearifan lokal ialah mampu bertahan dari budaya luar. Maksud syarat tersebut yaitu ....

a)

dapat dimodifikasi seiring perkembangan dalam masyarakat

b)

dapat menyelaraskan unsur-unsur kebudayaan yang berbeda

c)

dapat menjadi patokan masyarakat dalam bertingkah laku

d)

tetap dilaksanakan oleh masyarakat hingga sekarang

e)

terdapat nilai dan norma yang dipatuhi masyarakat

27.

Budaya rewang merupakan tradisi yang masih berkembang dalam masyarakat pedesaan di Jawa Tengah. Masyarakat akan ikut membantu, baik berupa barang maupun tenaga untuk warga yang akan memiliki hajat atau acara. Tradisi tersebut jarang ditemui pada masyarakat perkotaan yang cenderung individualis. Rewang merupakan bentuk kearifan lokal yang mengandung nilai lokal tentang ....

a)

sopan santun dan keramahtamahan

b)

kesederhanaan dan gotong royong

c)

sopan santun dan gotong royong

d)

solidaritas dan keramahtamahan

e)

solidaritas dan gotong royong

28.

Salah satu kearifan lokal yang ditransformasikan sebagai budaya bangsa adalah gotong royong. Alasan gotong royong dijadikan sebagai budaya bangsa Indonesia dalam konteks masyarakat multikultural adalah ....

a)

sebagai instrumen integrasi bagi masyarakat Indonesia

b)

gotong royong menjadi kebiasaan di semua suku bangsa meskipun berbeda istilah

c)

untuk membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lain di seluruh dunia

d)

sudah menjadi warisan budaya yang harus dijaga eksistensinya

e)

merupakan kearifan lokal yang dikembangkan oleh leluhur

29.

Tidak semua kearifan lokal dapat dijadikan dasar pemberdayaan masyarakat. Salah satu ciri kearifan lokal yang dapat dijadikan dasar pemberdayaan masyarakat adalah mempunyai kemampuan mengendalikan. Maksud pertanyaan tersebut adalah ....

a)

mengarahkan masyarakat agar berperilaku sesuai adab yang disepakati

b)

mengarahkan masyarakat memiliki persamaan tujua hidup

c)

memengaruhi pelaku pemberdayaan sesuai kehendak masyarakat

d)

mengendalikan budaya asing agar tidak mengancam budaya lokal

e)

memengaruhi budaya luar agar meniru budaya lokal

30.

Salah satu prinsip evaluasi adalah transparansi. Manfaat hasil laporan evaluasi yang transparan adalah ....

a)

menumbuhkan rasa percaya pada masyarakat terhadap pemberdayaan

b)

memungkinkan adanya program serupa pada kesempatan berikutnya

c)

meminimalisasi penggunaan uang yang sia-sia

d)

membentuk sikap tanggung jawab pada anggota komunitas

e)

meningkatkan kualitas hasil pelaksanaan program pemberdayaan

31.

Evaluasi yang baik adalah evaluasi yang hasilnya diketahui dengan jelas dan dapat ditindaklanjuti. Dengan demikian, hasil evaluasi yang diperoleh tidak sia-sia. Uraian tersebut sesuai dengan konsep salah satu kualifikasi kegiatan evaluasi yaitu ....

a)

memiliki tujuan jelas dan spesifik

b)

menggunakan instrumen yang tepat

c)

memberikan deskripsi yang jelas

d)

memberikan hasil pelaporan yang praktis

e)

menjelaskan keadaan lapangan secara objektif

32.

Kearifan lokal tidak terbentuk dengan sendirinya, tetapi diciptakan oleh masyarakat. Pernyataan yang sesuai dengan proses terbentuknya kearifan lokal adalah ....

a)

kearifan lokal hanya memuat pengetahuan non empiris

b)

kearifan lokal berkaitan dengan pengetahuan lokal masyarakat

c)

kearifan lokal berawal dari penelitian yang sistematis dan ilmiah

d)

masyarakat menciptakan kearifan lokal tidak didasari tujuan yang signifikan

e)

pengetahuan lokal masyarakat membutuhkan waktu singkat untuk menjadi kearifan lokal

33.

Globalisasi mampu memudarkan kearifan lokal dalam masyarakat. Upaya tepat menjaga kearifan lokal pada era globalisasi adalah ....

a)

melarang masyarakat menggunakan kearifan lokalnya

b)

menerima dengan terbuka kebudayaan dari masyarakat lain

c)

melestarikan dan melaksanakan nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan lokal

d)

membatasi hubungan sosial dengan masyarakat dari luar daerah

e)

meningkatkan interaksi sosial dengan kelompok budaya masyarakat lain

34.

Evaluasi pemberdayaan melibatkan berbagai pihak seperti masyarakat setempat, fasilitator, pemerintah daerah dan LSM. Tujuan pelibatan berbagai pihak dalam kegiatan evaluasi pemberdayaan adalah ....

a)

menjaga konsistensi dan keberlanjutan program pemberdayaan

b)

mengantisipasi terjadinya penyelewengan dana pemberdayaan

c)

memberikan masukan dalam memperbaiki program pemberdayaan selanjutnya

d)

menginformasikan laporan pertanggung jawaban pelaksanaan pemberdayaan

e)

memperoleh lebih banyak dana untuk menunjang ketercapaian target

35.

Evaluasi dilakukan guna mengetahui efektivitas dan ketercapaian program pemberdayaan. Adapun tujuan jangka panjang evaluasi pemberdayaan dalam masyarakat adalah ....

a)

menciptakan program pemberdayaan sesuai sasaran

b)

meningkatkan kualitas pemberdayaan pada program selanjutnya

c)

mengurangi risiko kegagalan dalam pelaksanaan pemberdayaan

d)

menciptakan kedekatan antaranggota dalam program pemberdayaan

e)

meningkatkan pemasukan kas desa dari kegiatan yang telah dilakukan