wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Animalia-Plathyhrlminthes dan Nematoda

Total questions: 16

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Perhatikan hewan di bawah ini

Hewan tersebut termasuk ke dalam kelas....

a)

Cestoda

b)

Turbellaria

c)

Trematoda

d)

Monogenea

e)

Nematoda

2.

Perhatikan fase-fase dalam daur hidup cacing pita berikut.

  1. cacing pita muda
  2. sistiserkus
  3. cacing pita dewasa
  4. Onkosfer

Urutan fase perkembangan yang dialami cacing pita setelah menetas dari telur adalah....

a)

1–3–2–4

b)

2–3–1–4

c)

2–4–1–3

d)

4–1–3–2

e)

4–2–1–3

3.

Berikut ini yang bukan ciri-ciri platyhelminthes adalah....

a)

Tubuh pipih simetri bilateral

b)

Tergolong triploblastik aselomata

c)

Memiliki sistem peredaran darah tertutup

d)

Alat ekskresi berupa sel api (flame cell)

e)

Reproduksi aseksial secara fragmentasi

4.

Berikut daur hidup Fasciola hepatica secara berututan adalah sebagai berikut....

a)

Telur—Redia—Mirasidium—sporosista ditubuh siput—Serkaria—Metaserkaria-cacing dewasa

b)

Telur—Mirasidium—sporosista ditubuh siput—Serkaria—Redia—Metaserkaria-cacing dewasa

c)

Telur—Mirasidium—sporosista ditubuh siput—Redia—Serkaria—Metaserkaria-cacing dewasa

d)

Telur—Mirasidium—Redia—Sporosista ditubuh siput—Serkaria—Metaserkaria-cacing dewasa

e)

Redia—Telur—Mirasidium—sporosista ditubuh siput—Redia—Serkaria—Metaserkaria-cacing dewasa

5.

Segmen pertama pada tubuh cacing pita yang berfungsi untuk melekat pada usus inangnya adalah...

a)

Skoleks

b)

Rostellum

c)

Proglotid

d)

Onkosfer

e)

Sistesirkus

6.

Setiap proglotid cacing pita dapat dianggap sebagai satu individu, karena

a)

Mampu mencerna makanan sendiri

b)

Sistem sarafnya berkembangbiak

c)

Mampu bereproduksi sendiri

d)

Memiliki alat pengisap

e)

Memiliki alat pengait

7.

Kelas dan spesies yang tepat pada filum plathyhelminthes dibawah ini adalah.../

a)

Turbelaria—Faschiola hepatica

b)

Trematoda—planaria

c)

Cestoda—Planaria

d)

Turbelaria—Taenia solium

e)

Cestoda—Taenia saginata

8.

Mengkonsumsi ikan mentah tidak baik bagi kesehatan karena dapat menularkan penyakit infeksi cacing, yaitu...

a)

Trikinosis

b)

Filariasis

c)

Askariasis

d)

Ankilostomiasis

e)

Klonorkiasis

9.

Demam keong atau blood flukes Ditandai dengan terjadinya pendarahan pada saat mengeluarkam feses dan menyebabkan kerusakan hati, jantung dan limpa. Penyakit ini disebabkan oleh

a)

Schistosoma mansoni

b)

Gyrodactylus salaris

c)

Taenia solium

d)

Taenia saginata

e)

Planaria

10.

Reproduksi aseksual planaria berupa...,

a)

Konjugasi

b)

Hermafrodit

c)

Fragmentasi

d)

Pembelahan biner

e)

Membelah diri

11.

Perhatikan gambar

Penyakit pada gambar disebabkan oleh cacing....

a)

Fasciola hepatica

b)

Wuchereria bancrofti

c)

Taenia saginata

d)

Ascaris lumbricoides

e)

Hirudo lumbricoides

12.

Berikut ini yang merupakan spesies yang tergolong ke dalam filum Nematoda adalah kecuali....

a)

Wuchereria bancrofti

b)

Ascaris lumbricoides

c)

Oxyuris vermicularis

d)

Ancylostoma duodenale

e)

Faschiola hepatica

13.

Cara penularan cacing Wuchereria bancrofti yang menyebabkan penyakit kaki gajah adalah

a)

Larva ditularkan melalui lalat

b)

mikrofilaria ditularkan melalui nyamuk Culex

c)

Mikrofilaria menembus kulit

d)

Larva menembus kulit

e)

Telur masuk ke pembuluh limfa di kaki

14.

Cacing nematoda dibawah ini yang hidup di usus besar manusia terutama anak-anak, ditandai dengan rasa gatal disekitar dubur pada malam hari adalah

a)

Wuchereria bancrofti

b)

Oxyuris vermicularis

c)

Ancylostoma duodenale

d)

Ascaris lumbricodes

e)

Taenia solium

15.

Larva cacing tambang menginfeksi tubuh manusia melalui

a)

Meminum air mentah

b)

Luka yang terbuka pada wajah

c)

Gigitan nyamuk

d)

Makanan

e)

Pori-pori telapak kaki

16.

Berikut ini yang bukan ciri-ciri platyhelminthes adalah....

a)

Tubuh pipih simetri bilateral

b)

Tergolong triploblastik aselomata

c)

Memiliki sistem peredaran darah tertutup

d)

Alat ekskresi berupa sel api (flame cell)

e)

Reproduksi aseksial secara fragmentasi