wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UH PENGISIAN

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Suatu system yang digunakan untuk Mengisi arus listrik ke baterai dan Mensuplai arus listrik ke seluruh sistem kelistrikan selama mesin hidup adalah….

a)

Sistem pengisian

b)

System starter

c)

System bahan bakar

d)

System pengapian

e)

System penerangan lampu

2.

Komponen sistem pengisian yang berfungsi untuk menyimpan arus listrik dan juga sebagai sumber arus listrik pada saat mesin kendaraan sebelum hidup adalah….

a)

Starter

b)

Altenator

c)

Baterai

d)

Regulator

e)

Kunci kontak

3.

Alat untuk mengukur berat jenis air accu adalah….

a)

Avometer

b)

Hydrometer

c)

Ohmmeter

d)

Multitester

e)

Radiator cap tester

4.

Generator pada system pengisian akan menghasilkan arus….

a)

Kuat

b)

Lemah

c)

AC

d)

Tidak beraturan

e)

DC

5.

Altenatorpada system pengisian akan menghasilkan arus…

a)

DC

b)

Tidak beraturan

c)

Lemah

d)

AC

e)

Kuat

6.

Prinsip kerja generator pada system pengisian adalah….

a)

Membangkitkan arus dengan cara memutarkan magnet listrik di dalam kumparan

b)

Membangkitkan arus dengan cara memutarkan kumparan di dalam medan magnet

c)

Memperbesar medan magnet

d)

Membangkitkan medan magnet

e)

Memperbesar arus listrik

7.

Prinsip kerja altenator pada system pengisian adalah…

a)

Membangkitkan arus dengan cara memutarkan kumparan di dalam medan magnet

b)

Memperbesar arus listrik

c)

Memperbesar medan magnet

d)

Membangkitkan medan magnet

e)

Membangkitkan arus dengan cara memutarkan magnet listrik di dalam kumparan

8.

Berikut ini terminal yang ada pada altenator kecuali…..

a)

B

b)

N

c)

L

d)

E

e)

F

9.

Berikutini terminal yang adapada regulator kecuali….

a)

ST

b)

IG

c)

B

d)

L

e)

F

10.

Ciri-ciri generator DC dibawah ini kecuali…..

a)

Kumparan pembangkit berputar dan kumparan medan diam

b)

Menghasilkan arus searah

c)

Tidak perlu penyearah khusus

d)

Pada putaran rendah tegangan yang dihasilkan cukup

e)

Pada putaran rendah tegangan yang dihasilkan kecil

11.

Yang bukanciri-ciri generator AC dibawah ini kecuali….

a)

Menghasilkan arus bolak-balik

b)

Menghasilkan arus searah

c)

Pada putaran rendah tegangan yang dihasilkan kecil

d)

Tidak perlu penyearah khusus

e)

Kumparan pembangkit berputar dan kumparan medan diam

12.

Alasan penggunaan altenator pada system pengisian adalah….

a)

Konstruksi besar tetapi tidak tahan lama serta tidak mampu menghasilkan arus output saat kecepatan idle

b)

Dapat menghasilkan energy listrik dari putaran mesin

c)

Konstruksi lebih kecil, tahan lama serta mampu menghasilkan arus output saat kecepatan idle

d)

Dapat membangkitkan medan magnet

e)

Tidak ada jawaban yang benar

13.

Jenis altenator yang pemutus arusnya menggunakan relay serta posisinya di luar altenator adalah…..

a)

Altenator type IC

b)

Altenator type mekanik

c)

Altenator type M

d)

Altenator type A

e)

Altenator type B

14.

Jenis altenator yang pemutus arusnya menggunakan IC serta posisinya ada di dalam altenator adalah….

a)

Altenator type mekanik

b)

Altenator type B

c)

Altenator type A

d)

Altenator type IC

e)

Altenator type M

15.

Fungsi altenator pada system pengisian adalah….

a)

Mengatur besar arus listrik yang masuk kedalam rotor koil

b)

Membangkitkan medan magnet

c)

Memperbesar arus listrik

d)

Mensuplai arus listrik

e)

Merubah energy mekanis dari mesin menjadi energy listrik

16.

Fungsi regulator pada system pengisian adalah….

a)

Merubah energy mekanis dari mesin menjadi energy listrik

b)

Mensuplai arus listrik

c)

Mengatur besar arus listrik yang masuk kedalam rotor koil

d)

Memperbesar arus listrik

e)

Membangkitkan medan magnet

17.

Pada saat kunci kontak ON, mesin mati lampu control CHG pada dashboard seharusnya….

a)

Mati

b)

Hidup

c)

Redup

d)

Mati hidup lagi

e)

Hidup terus mati

18.

Pada saat kunci kontak ON, mesin hidup lampu control CHG pada dashboard seharusnya….

a)

Hidup

b)

Redup

c)

Mati hidup lagi

d)

Hidup terus mati

e)

Mati

19.

Output altenator standar adalah…..

a)

10,8 V – 12,8 V

b)

13,8 V – 15,8 V

c)

14,8 V – 16,8 V

d)

13,8 V – 14,8 V

e)

15,8 V – 17,8 V

20.

Terjadi gangguan pada sistem pengisian dimana pada altenator tidak terjadi pengisian. Penyebab gangguan tersebut dibawah ini adalah....

a)

Voltage regulator rusak

b)

Drive belt pada altenator slip

c)

Altenator rusak

d)

Baterai rusak

e)

Regulator rusak

21.

Terjadi gangguan pada sistem pengisian dimana rendahnya pengisian pada accu. Penyebab gangguan tersebut dibawah ini kecuali....

a)

Korosi pada terminal baterai

b)

Gulungan sirkuit pada stator terlepas

c)

Regulator rusak

d)

Drive belt pada altenator slip

e)

Tidak ada tegangan positif yang menuju regulator

22.

Terjadi gangguan pada sistem pengisian dimana terjadi pengisian yang berlebihan. Penyebab gangguan tersebut adalah....

a)

Regulator rusak

b)

Resistensi tinggi pada sirkuit pengisian

c)

Alenator rusak

d)

Baterai rusak

e)

Drive belt slip

23.

Belt altenator aus. Gangguan yang terjadi pada sistem pengisian adalah...

a)

Altenator tidak terjadi pengisian

b)

Rendahnya pengisian baterai

c)

Pengisian berlebihanPengisian berlebihan

d)

Altenator berisik

e)

Accu tidak terisi tetapi mesin dapat distater

24.

Altenator rusak, regulator tegangan rusak, dan accu rusak. Gangguan yang terjadi pada sistem pengisian adalah....

a)

Altenator berisik

b)

Pengisian berlebihan

c)

Accu tidak terisi tetapi mesin dapat distater

d)

Rendahnya pengisian baterai

e)

Altenator tidak terjadi pengisian

25.

V belt lepas atau rusak, kabel baterai lepas, fuse putus dan fusible link putus. Gangguan yang terjadi pada system pengisian adalah….

a)

Lampu peringatan tidak menyala jika switch ignation on

b)

Tidak terjadi pengisian

c)

Rendahnya pengisian baterai

d)

Pengisian berlebihan

e)

Lampu peringatan pengisian tidak mau mati saat mesin hidup

26.

Hasil pengetesan kebocoran pada altenator menunjukkan hasil sebesar 4 Ω. Yang harus dilakukan mekanik adalah….

a)

Hasil pengukuran masih sesuai standart yang ditentukan, altenator tidak perlu diganti

b)

Altenator rusak perlu diganti

c)

Hasil pengukuran menunjukkan ada hubungan, altenator perlu diganti

d)

Hasil pengukuran diatas standart yang ditentukan, altenator tidak perlu diganti

e)

Hasil pengukuran dibawah standart yang ditentukan, altenator perlu diganti

27.

Hasil pengetesan hubungan dengan massa pada altenator menunjukkan tidak ada hubungan dengan massa. Yang harus dilakukan mekanik adalah…

a)

Altenator masih baik tidak perlu diganti

b)

Altenator kurang dari standart perlu diganti

c)

Altenator rusak perlu diganti

d)

Altenator masih standart perlu diganti

e)

Altenator diatas standart perlu diganti

28.

Hasil pengetesan terbuka pada stator altenator menunjukkan terdapat hubungan antara tiap – tiap ujung gulungan kabel. Yang harus dilakukan mekanik adalah…

a)

Stator kurang dari standart perlu diganti

b)

Stator masih baik tidak perlu diganti

c)

Stator masih standart perlu diganti

d)

Stator diatas standart perlu diganti

e)

Stator rusak perlu diganti

29.

Hasil pengetesan hubungan dengan massa (ground test) stator menunjukkan terdapat hubungan antara masing – masing ujung gulungan dengan kabel inti stator. Yang harus dilakukan mekanik adalah….

a)

Stator masih baik tidak perlu diganti

b)

Stator masih pada ukuran standart tidak perlu diganti

c)

Stator kurang dari ujuran standart perlu diganti

d)

Stator masih diatas ykyran srandart tidak perlu dganti

e)

Stator rusak harus diganti

30.

Standart hasil pengujian pada pemegang sikat positif dan negatif rectifer altenator adalah....

a)

Tidak terdapat hubungan

b)

Tak terhingga

c)

3,9 – 4,1 Ω

d)

Terdapat hubungan

e)

23 Ω

31.

Standart hasil pengujian pemegang sikat positif dan negatif rectifer altenator dengan menukar kutub dari ujung alat uji adalah....

a)

Terdapat hubungan

b)

Tidak terdapat hubungan

c)

Tak terhingga

d)

23 Ω

e)

3,9 – 4,1 Ω

32.

Panjang standart brush altenator adalah....

a)

10,5 mm

b)

10, 2 mm

c)

10 mm

d)

1,5 mm

e)

9,5 mm

33.

Panjang minimal brush altenator adalah.....

a)

10,5 mm

b)

1 mm

c)

2,5 mm

d)

1,5 mm

e)

3,5 mm

34.

Hasil pengukuran tahanan terminal IG – F pada regulator adalah.....

a)

Terbuka 0 Ω dan tertutup 100 Ω

b)

Terbuka tak terhingga dan tertutup 100 Ω

c)

Terbuka tak terhingga dan tertutup 0 Ω

d)

Terbuka 11 Ω dan tertutup 0 Ω

e)

Terbuka 0 Ω dan tertutup 11 Ω

35.

Hasil pengukuran tahanan terminal L – E pada regulator adalah....

a)

Terbuka 0 Ω dan tertutup 11 Ω

b)

Terbuka tak terhingga dan tertutup 0 Ω

c)

Terbuka 0 Ω dan tertutup 100 Ω

d)

Terbuka tak terhingga dan tertutup 100 Ω

e)

Terbuka 100 Ω dan tertutup 0 Ω

36.

Hasil pengukuran tahanan terminal B – E pada regulator adalah....

a)

Terbuka tak terhingga dan tertutup 100 Ω

b)

Terbuka 100 Ω dan tertutup tak terhingga

c)

Terbuka 0 Ω dan tertutup 11 Ω

d)

Terbuka 0 Ω dan tertutup 100 Ω

e)

Terbuka tak terhingga dan tertutup 0 Ω

37.

Hasil pengukuran tahanan terminal pada regulator menunjukkan terbuka tak teringga dan tertutup 0 Ω. Terminal yang dilakukan pengukuran dari hasil tersebut adalah....

a)

B – E

b)

N – E

c)

B – L

d)

L – E

e)

IG – F

38.

Hasil pengukuran tahanan terminal pada regulator menunjukkan hasil 23 Ω. Terminal yang dilakukan pengukuran dari hasil tersebut adalah....

a)

B – L

b)

N – E

c)

B – E

d)

L – E

e)

IG – F

39.

Peratikan langkah – langkah berikut ini :

1. Dengan menggunakan obeng/palu, congkel/pukul drive end frame, dan lepaskan besrsma – sama rotor

2. Beri tanda rumah depan dan belakang dengan penitik atau alat tanda yang lai supaya mudah saat perakitan lagi. Lepas roda dan puli dengan alat khusus. Lepaskan ketiga baut pengikat ( three throgh screw)

3. Lepaskan mur pengikat dudukan diode/sikat kemudian pisahkan rumah altenator bagian belakang (rectifier end frame) dari stator

4. Posisikan kunci kontak pada OFF dan lepaslah kabel negatif baterai

5. Lepaskan kabel – kabel terminal ke altenator. Kendurkan baut – baut pengikat altenator, lepas tali kipas, kemudian lepaslah baut pengikat altenator

Urutan langkah yang benar pembongkaran altenator adalah.....

a)

1 – 2 – 3 – 4 – 5

b)

5 – 4 – 3 – 2 – 1

c)

3 – 4 – 2 – 1 – 5

d)

2 – 4 – 5 – 1 – 3

e)

4 – 5 – 2 – 1 – 3

40.

Perhatikan langkah – langkah berikut ini :

1. Rakit drive end frame (rumah bagian depan) dengan rectifier end frame (rumah bagian belakang). Gunakan kawat penahan sikat untuk membebaskan sikat teradap rotor

2. Pasang ketiga baut pengikat (through screw). Lepaskan kawat yang menahan sikat. Periksa bahwa rotor dapat berputar dengan lembut

3. Pasang mur – mur pengikat dudukan diode pada bagian rectifier end frame (rumah bagian belakang).

4. Tekan sikat – sikat sedalam mungkin dan tahan pada posisi tersebut dengan memasukkan kawat penahan sikat ke lubang dalam rectifier end frame sehingga sikat tertahan dan bebas terhadap rotor. Rakit drive end frame (rumah bagian depan) dengan rectifier end frame (rumah bagian belakang) dengan memasukkan rear bearing pada rotor shaft ke dalam rectifier end frame.

5. Pasang terminal rectifier dengan tang runcing (needle bose piler) selama menyolder kawatnya.

Urutan langkah langkah yang benar perakitan altenator adalah....

a)

5 – 3 – 1 – 4 – 2

b)

1 – 2 – 3 – 4 – 5

c)

4 – 2 – 5 – 3 – 1

d)

2 – 4 – 1 – 3 – 5

e)

3 – 5 – 4 – 1 – 2

41.

Nama komponen nomor 1 pada gambar diatas adalah....

a)

Rectifier

b)

Stator coil

c)

Rotor coil

d)

Fan

e)

Pulley

42.

Nama komponen nomor 2 pada gambar diatas adalah....

a)

Rotor coil

b)

Stator coil

c)

Rectifier

d)

Fan

e)

Pulley

43.

Nama komponen nomor 3 pada gambar diatas adalah....

a)

Fan

b)

Stator coil

c)

Rotor coil

d)

Pulley

e)

Rectifier

44.

Nama komponen nomor 4 pada gambar diatas adalah....

a)

Fan

b)

Stator coil

c)

Pulley

d)

Rotor coil

e)

Rectifier

45.

Nama komponen nomor 5 pada gamabar diatas adalah....

a)

Rectifier

b)

Stator coil

c)

Fan

d)

Rotor coil

e)

Pulley

46.

Fungsi komponen nomor 5 pada gambar diatas adalah....

a)

Untuk menyearahkan arus bolak – balik (AC) yang diasilkan oleh stator coil menjadi arus seara (DC)

b)

Untuk membangkitkan arus listrik bolak - balik

c)

Untuk membangkitkan kemagnetan

d)

Untuk mendinginkan diode dan kumparan – kumparan pada altenator

e)

Untuk tempat tali kipas penggerk rotor

47.

Fungsi komponen nomor 4 pada gambar diatas adalah......

a)

Untuk membangkitkan kemagnetan

b)

Untuk membangkitkan arus listrik bolak - balik

c)

Untuk mendinginkan diode dan kumparan – kumparan pada altenator

d)

Untuk tempat tali kipas penggerk rotor

e)

Untuk menyearahkan arus bolak – balik (AC) yang diasilkan oleh stator coil menjadi arus seara (DC)

48.

Fungsi komponen nomor 3 pada gambar diatas adalah......

a)

Untuk mendinginkan diode dan kumparan – kumparan pada altenator

b)

Untuk tempat tali kipas penggerk rotor

c)

Untuk membangkitkan kemagnetan

d)

Untuk menyearahkan arus bolak – balik (AC) yang diasilkan oleh stator coil menjadi arus seara (DC)

e)

Untuk membangkitkan arus listrik bolak - balik

49.

Fungsi komponen nomor 2 pada gambar diatas adalah......

a)

Untuk membangkitkan arus listrik bolak – balik

b)

Untuk mendinginkan diode dan kumparan – kumparan pada altenator

c)

Untuk menyearahkan arus bolak – balik (AC) yang diasilkan oleh stator coil menjadi arus seara (DC)

d)

Untuk tempat tali kipas penggerk rotor

e)

Untuk membangkitkan kemagnetan

50.

Fungsi komponen nomor 1 pada gambar diatas adalah......

a)

Untuk tempat tali kipas penggerk rotor

b)

Untuk mendinginkan diode dan kumparan – kumparan pada altenator

c)

Untuk membangkitkan kemagnetan

d)

Untuk membangkitkan arus listrik bolak – balik

e)

Untuk menyearahkan arus bolak – balik (AC) yang diasilkan oleh stator coil menjadi arus seara (DC)