NEW
Font size
WorksheetsPenilaian Harian 5 Kelas VII K.D 3.13 Puisi Rakyat
Total questions: 25
Worksheet time: 1hrs 18mins
Puisi Rakyat (Pantun)
Bapak itu pergi ke pasar
Pulangnya membeli roti
Anak itu rajin belajar
Sayangnya lupa mengaji
Puisi Modern
Habis bulan terima gaji
Debet kredit dihitun ulang
Sekali ini harta sendiri
Membuat pusing kepala pening
Masuk kiri keluar kanan
Perbedaan puisi rakyat dengan puisi modern tersebut adalah…
Puisi lama mementingkan isi, puisi modern mementingkan bahasa
Puisi lama mudah dimengerti, puisi modern sulit dipahami
Puisi lama terikat persajakan (rima), puisi modern tidak terikat jumlah baris
Puisi lama terikat berisi nasihat, puisi modern kisahan
Puisi Rakyat (Pantun)
Bapak itu pergi ke pasar
Pulangnya membeli roti
Anak itu rajin belajar
Sayangnya lupa mengaji
Puisi rakyat (pantun) tersebut berisi tentang…
Kegiatan sebuah keluarga
Kewajiban anak pada ayahnya
Cara mendidik anak
Pentingnya mengaji di samping belajar
Puisi berikut yang merupakan pantun adalah…
Oh, Tuhan
Biar aku menjadi embunmu
Memancarkan terangmu
Sampai aku lenyap olehnya
Anak nelayan menangkap pari
Sampan karam melanggar karang
Amatlah malang nasibku ini
Ayah tiada ibu pun berpulang
Perteguh jua alat perahumu
Hasilkan bekal air dan kayu
Dayung pengasuh taruh di situ
Supaya laju perahumu itu
Baik ditanam batang padi
Jauhkan tampang anak pisang
Halau sapi dalam rimba
Adakah penyayang orang ini
Puisi rakyat berikut yang merupakan syair adalah…
Mata air di dasar kolam
Kucari teka-teki alam
Di bawah awan-awan kian kemari
Di situ juga jawaban kucari
Inilah gerangan suatu madah
Mengarangkan syair terlalu indah
Membetuli jalan tempat berpindah
Di sanalah iktikat diperbetuli sudah
Rasanya ingin bermain gitar
Lagu sendu gubahan dariku
Anda ingin menjadi pintar
Jangan lupa membaca buku
Kalau terpelihara mata
Kurangilah cita-cita
Kalau terpelihara kuping
Kabar jahat tiada damping
Yang bukan merupakan ciri-ciri pantun adalah ….
Bersajak a-b-a-b
Baris pertama dan kedua berupa sampiran
Setiap baris terdiri atas 15 sampai 18 suku kata
Baris ketiga dan keempat sebagai isi
Kemiri disayat-sayat harus beruntun
Masaklah daun agar mudah dicerna
Mari bersama berbalas pantun
Berbalas pantun itu menyenagkan
Kata dicerna harus diganti dengan kata…
Dimasak
Digoreng
Dimakan
Diberi bumbu
Kemiri disayat-sayat harus beruntun
Masaklah daun agar mudah dimakan
Mari bersama berbalas pantun
Berbalas pantun itu menyenagkan
Berdasarkan isinya, puisi tersebut berkaitan dengan…
Perintah
Ajakan / Mengajak
Nasihat
Larangan
Sarang garuda di pohon beringin
Buah kemuning di dalam puan
Sepucuk surat dilayangkan angin
Putih kuning sambutlah Tuan
Jumlah suku kata pada larik pertama adalah…
9
10
11
12
Dibawa dari Indragiri
Kabu-kabu dalam perahu
Sambutlah dengan si tangan kiri
Seorang makhluk janganlah tahu
Jumlah suku kata pada larik kedua pantun tersebut adalah…
7
8
9
10
Kalau anak pergi ke pekan
Yuk beli belanak beli
Ikan panjang beli dahulu
Kalau anak pergi berjalan
Ibu cari sanak pun dicari
Induk semang cari dahulu
Berdasarkan jumlah larik atau barisnya, bait puisi di atas disebut…
Mantra
Talibun
Syair
Gurindam
Gendang gendut, tali kecapi
Kenyang perut, senanglah hati
Berdasarkan jumlah larik atau baris dalam satu bait pantun tersebut merupakan contoh pantun jenis…
Seloka
Karmina
Syair
Talibun
Dengan Ibu jangan durhaka
Supaya Tuhan tidak murka
Berdasarkan jumlah baris dan karakteristik isinya, puisi rakyat tersebut dinamakan…
Talibun
Gurindam
Seloka
Pantun biasa
Dengan Ibu jangan durhaka
Supaya Tuhan tidak murka
Isi puisi rakyat tersebut menyatakan bahwa…
Sikap durhaka itu tidak baik
Setiap Ibu mengharapkan anaknya taat pada Tuhan
Tuhan tidak senang pada orang-orang yang menyakiti orang lain
Kita harus berbakti pada Ibu agar tidak dimurkai Tuhan
Dengan Ibu hendaklah hormat
Supaya badan dapat selamat
Kalimat yang sesuai dengan puisi tersebut adalah…
Kita harus menyelamatkan Ibu
Setiap orang tua harus dihormati
Menghormati Ibu merupakan jalan keselamatan
Kewajiban setiap anak dan orang tua tidak saling menghormati
Setelah datang keesokan hari
Baginda berangkat diiringi menteri
Setelah sampai di istana sendiri
Langsung masuk mendapatkan putri
Berdasarkan isi dan pola rimanya, puisi rakyat tersebut digolongkan ke dalam…
Pantun
Syair
Gurindam
Seloka
Setelah datang keesokan hari
Baginda berangkat diiringi menteri
Setelah sampai di istana sendiri
Langsung masuk mendapatkan putri
Puisi rakyat tersebut berisikan tentang…
Kehidupan di istana
Keluarga kerajaan
Perjalanan seorang raja
Cerita perang
Sungguh indah pintu taubat
Burung puyuh di atas dahan
Kalau hidup hendak selamat
Taat selalu perintah Tuhan
Puisi rakyat (pantun) tersebut menjelaskan tentang…
Kehidupan petani
Cara memelihara puyuh
Kehidupan seseorang
Pentingnya taat pada Tuhan
Faras sangat gembira, sepeda yang ia impikan selama ini menjadi kenyataan. Sepeda itu, hadiah dari Ibu karena ia mendapat peringkat di kelas.
Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ....
Kota Jambi kota beradat
Tempat tinggal sanak saudara
Mari kita belajar giat
Supaya kelak tidak sengsara
Raja buah si raja pisang
Sedap disantap di kala senja
Riang hati bukan kepalang
Sepeda impian di depan mata
Buah duku buah durian
Dibeli ibu di pasar kenari
Senang hati dapat undian
Seperti mimpi siang hari
Ke Selat beli ikan selar
Beli juga tempoyak durian
Jika kita rajin belajar
Prestasi tinggi mudah diraih
Perhatikan pantun berikut!
Buah cempedak buah durian
Pergi ke pekan naik sepeda
[…] (3)
[…] (4)
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah …
(3) Jangan ragu berbuat baik
(4) Senyum saja sudah ibadah
(3) Pikir dulu sebelum bertindak
(4) Menyesal kemudian tiada guna
(3) Supaya tidak sesal kemudian
(4) Diperlukan selalu sikap waspada
(3) Mari kita jalin silaturahmi
(4) Untuk menambah sanak saudara
Setelah berusaha belajar lebih giat dan serius, Danang mendapat peringkat pertama di kelas. Ia sangat senang karena akan memperoleh hadiah atas prestasinya itu.
Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah …
Bila kita ingin ke pasar
Pasar modern ada di mall
Ayo kita bergiat belajar
Supaya nilainya maksimal
Kuda poni si kuda kepang
Tubuhnya tinggi larinya cepat
Riang hati bukan kepalang
Hadiah prestasi akan didapat
Sari kelapa buah nira
Nira diolah untuk sedekah
Gembira hati tiada terkira
Ibu datang bawa hadiah
Pergi ke goa Jatijajar
Banyak orang bertamasya
Mari kita giat belajar
Supaya orang tua bahagia
Perhatikan pantun berikut!
Rumput dibuat rakit sederhana
Ringan ada di air tengah
[…] (3)
[…] (4)
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun rumpang tersebut adalah .…
(3) Bila kamu rajin belajar
(4) Prestasi pasti akan diraih
(3) Untuk dapat raih nikmat
(4) Kerja keras dan ibadah
(3) Meskipun kita sedikit harta
(4) Jangan lupa bersedekah
(3) Jika ingin masuk surga
(4) Mari kita tebalkan iman
Perhatikan larik-larik pantun berikut!
1).Mendapat kawan senang rasanya
2).Bila dimasak dan dimakan
3).Tentu boleh kita berkenalan
4).Ikan laut enak rasanya
Larik pantun tersebut akan menjadi pantun yang baik bila disusun dengan urutan . . .
4 – 3 – 2 – 1
1 – 3 – 2 – 4
4 – 2 – 1 – 3
2 – 3 – 1 – 4
Berikut adalah pasangan kata berima sama secara utuh adalah …
Sulawesi - Solusi, prestasi
Layar - Kabir, akar
Pisang - Serang, pedang
Kayu - Perahu, itu
Perhatikan gurindam berikut ini!
Sebelum bekerja pikir dahulu
Agar pekerjaan selamat selalu
Isi dari gurindam tersebut adalah…
Jangan sembarangan memilih suatu pekerjaan,agar kita tidak terperosok karena pekerjaan yang salah.
Bekerjalah sesuka hati kita
Bekerjalah sesuai dengan kemampuan kita
Jangan bekerja terlalu pilih-pilih, yang penting mendapatkan pekerjaan.
Perbedaan pantun, gurindam, dan syair berdasarkan jumlah kata/ suku kata yang tepat adalah …
A
B
C
D
