Worksheetsulangan Bab.4 Prakarya kls 9
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Pengolahan bahan pangan adalah.......
suatu kegiatan mengubah bahan mentah menjadi bahan makanan siap dikonsumsi
suatu kegiatan mengubah bahan mentah menjadi bahan matang
suatu kegiatan bahan makanan siap dikonsumsi
suatu kegiatan mengubah bahan makanan siap dikonsumsi
Serealia adalah.....
jenis tumbuhan golongan tanaman padi-padian/ rumput (gramenea) yang menghasilkan bulir-bulir berisi biji-bijian sebagai sumber karbohidrat/ pati
tanaman menghasilkan zat sebagai sumber serat
jenis tumbuhan menghasilkan zat sebagai sumber serat
jenis tumbuhan tanaman padian yang dibudidayakan untuk nasi
teknik dasar pengolahan bahan pangan / makanan dapat dibedakan menjadi 2 teknik, yaitu......
teknik pengolahan makanan panas basah ( moist heat) dan makan panas kering ( dry heat cooking)
pengolahan makanan rebus dan kukus
teknik pengolahan makanan basah dan kering
teknik pengolahan makanan panas dan kering
teknik merebus ( boiling) adalah......
pengolahan bahan makanan dalam panci yang sudah mendidih
pengolahan bahan makanan dalam dandang yang sudah mendidih
pengolahan bahan makanan dalam cairan yang sudah mendidih
pengolahan bahan makanan dalam microwave yang sudah mendidih
untuk meningkatkan usaha kuliner berikut ini adalah.......
bahan harus impor
adanya lahan yang luas
perlu modal besar
perlunya inovasi dan kreatifitas
Jenis produk berbentuk potongan pipih tebal atau tipis adalah.......
berbagai jenis terigu
berbagai jenis sagu
berbagai jenis krupuk
berbagai jenis bolu
produk pangan setengah jadi bentuk pipih tebal atau tipis dari umbi adalah......
kerupuk gendar, rengginang, emping jagung
kerupuk tette, keripik sigkong, sawut/ gaplek ubi jalar
kerupuk bawang, bihun, mie
kerupuk gendar, rengginang, emping jagung, kerupuk bawang, bihun
jenis olahan bahan makanan yang di panggang seperti dibawah ini, kecuali........
sate
barbeque
kambing guling
soto
Selain bahaya dari berbagai zat aditif, kandungan lemak yang tinggi dalam makanan fast food juga dapat.......
merangsang pertumbuhan kanker terutama kanker payudara
merusak perekonomian keluarga
merusak pola makan manusia
menjadi ketagihan
kandungan kolesterol dan kalori yang cukup tinggi juga dapat menyebabkan............
kekurangan gizi dan gangguan metamorfosa
kegemukan dan berbagai kekurusan
kegemukan dan berbagai gangguan metabolisme dan jantung
gangguan metabolisme dan jantung
Bahan yang selama ini digunakan, memiliki beberapa dampak negatif bagi kesehatan yaitu........
gelas, panci
plastik atau styrofoam, kaleng
kardus. tupperware
piring, mangkuk
produk setengah jadi dengan bentuk butir halus dari serealia, seperti......
kerupuk gendar, rengginang, emping jagung
kerupuk gendar, rengginang, kerupuk bawang
tepung beras, tepung jagung, tepung terigu
sagu
Produk setengah jadi dengan bentuk butir halus dari umbi, seperti.......
sagu
tepung ubi jalar, tepung tapioka, tepung talas
kerupuk gendar, tepung tapioka
tepung beras, tepung jagung/ maizena
Bahan makanan yang mengandung karbohidrat antara lain dapat diperoleh dari..........
beras, jagung, gandum, roti, mie, macaroni
nasi, apel, tape, kangkung
beras, jagung, roti, mie, alpukat, apel
rujak, es buah, asinan
keuntungan bahan pangan yang diolah menjadi bahan pangan setengah jadi yaitu.....
menjadi bahan baku yang fleksibel untuk industri pengolahan lanjutan
menjadi bahan olahan yang fleksibel untuk industri pengolahan lanjutan
menjadi bahan jadi yang fleksibel untuk industri pengolahan lanjutan
menjadi bahan yang fleksibel untuk industri pengolahan
Berikut ini bahan hewani yang bisa dibuat dendeng adalah...
Kepiting
Daging Sapi
Ikan
ayam
dibawah ini pengertian dari pengolahan bahan setengah jadi yang benar adalah....
Bahan petengangan yang berbahan baku daging
proses pengolahan ikan setengah jadi
bahan mentah yang melalui proses pengawetan
pengolan pangan setengah jadi yang bervariasi
pengertian dari bakso ikan yang benar adalah....
olahan ikan yang terdiri dari ikan tuna, kakap dan marlin yang diramu dengan berbagai macam bumbu istimewa
bahan makanan kering yang diawetkan
olahan setengan jadi dari bahan dasar udang
pengolahan atau pengawetan rumput laut
Proses penjemuran dendeng dilakukan di...
oven
bara api
penggorengan
dibawah terik matahari
Nilai gizi yang terkandung dalam daging sapi adalah...
Protein
lemak
vitamin
kalsium
Hasil olahan yang terkenal dari ikan bandeng yang menjadi ole-ole khas kota Semarang adalah...
Bandeng Presto
Otak-otak bandeng
ayam
Bandeng Bakar
Rumput laut dikenal sebagai bahan baku pembuatan...
Agar-agar
Gula
Tepung
Garam
Hasil olahan dari daging kambing adalah...
Steak dan pizza
Sate dan gulai
Abon dan kikil
Bakso dan rendang
Jenis telur yang banyak dikomsumsi dan dijadikan sebagai telur asin yaitu...
Telur ayam kampung
Telur Puyuh
Telur broiler
Telur bebek
Jenis olahan pangan setengah jadi dari bahan ikan berupa...
Fillet ikan, nugget ayam
Bakso ayam, sosis ayam
Surimi, fillet ikan
bubuk kaldu ayam, tepung ikan
ciri-ciri udang rebon yaitu...
tubuh ikan tidak banyak sisisk, berwarna biru tua
berukuran kecil-kecil, berwarna kemerah-merahan
tubuh ikan tertutup sisik
berukuran besar dan berwarna kecoklatan
Perhatikan pernyataan di bawah ini!
“Kegiatan mengolah bahan baku pangan dengan proses pengawetan baik pengawetan secara kimia, fisika ataupun mikrobiologi, menjadi aneka ragam olahan pangan setengah jadi yang digunakan selanjutnya sebagai bahan baku pangan.”
Pernyataan di atas merupakan definisi dari . . . .
A. Pengolahan
B. Bahan pangan
C. Olahan siap konsumsi
D. Olahan pangan setengah jadi
A
B
C
D
Pengolahan bahan pangan setengah jadi memiliki beberapa keuntungan, yaitu:
(1) Aman dalam distribusi dari satu tempat ke tempat lainnya.
(2) Menambah biaya dalam penyimpanan
(3) Tahan lama dan lebih kuat di cuaca dingin atau panas.
(4) Sulit menentukan kemasan
Keuntungan mengolah bahan pangan menjadi prosuk setengah jadi yang tepat ditunjukkan oleh nomor . . . .
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (4)
A
B
C
D
Perhatikan pernyataan berikut mengenai tujuan pengolahan bahan pangan menjadi produk setengah jadi:
(1) Meningkatkan nilai gizi bahan pangan
(2) Memperpanjang masa simpan bahan pangan
(3) Membuat bahan pangan awet untuk jangka waktu lebih lama
Pernyataan yang tepat mengenai tujuan pengolahan bahan pangan menjadi produk setengah jadi adalah . . . .
A. Semua pernyataan benar
B. Pernyataan (1) dan (3)
C. Pernyataan (2) dan (3)
D. Penyataan (3) saja
A
B
C
D
Olahan pangan setengah jadi hasil perikanan berdasarkan Tabel di atas ditunjukkan oleh nomor . . . .
A. 1, 2, dan 3
B. 2, 3, dan 6
C. 1, 2, dan 6
D. 2, 3, dan 5
A
B
C
D
Olahan pangan setengah jadi hasil peternakan berdasarkan tabel di atas ditunjukkan oleh nomor . . . .
A. 1, 2, dan 3
B. 2, 3, dan 6
C. 1, 2, dan 6
D. 2, 3, dan 5
A
B
C
D
Perhatikan deskripsi “X” berikut!
“X merupakan produk pangan setengah jadi. X berupa partikel padat berupa butiran-butiran halus yang terbuat dari tulang ikan ataupun daging ikan. X biasa digunakan sebagai bahan pembuatan pelet ikan.”
Produk pangan setengah jadi “X” berdasarkan deskripsi di atas adalah . . . .
A. Tepung
B. Surimi
C. Tepung ikan
D. Bakso ikan
A
B
C
D
Surimi merupakan contoh olahan pangan setengah jadi. Pernyataan yang benar mengenai surimi yaitu . . . .
A. Surimi adalah daging yang dihaluskan hingga membentuk seperti pasta
B. Surimi adalah bentuk irisan daging ikan tanpa tulang tanpa sisik dan kadang tanpa kulit.
C. Surimi hanya dapat dibuat dari ikan
D. Surimi merupakan produk pangan setengah jadi yang langsung bisa dikonsumsi
A
B
C
D
Filet merupakan olahan pangan setengah jadi berupa irisan daging tanpa tulang dan kulit. Filet ikan dapat dibuat menjadi olahan pangan siap konsumsi. Contoh olahan pangan siap konsumsi dari filet ikan adalah . . . .
A. Nugget ikan
B. Abon ikan
C. Bakso ikan
D. Sosis ikan
A
B
C
D
Olahan pangan setengah jadi yang berasal dari daging sapi dengan ciri-ciri pipih, tipis dan kering adalah . . . .
A. Sosis sapi
B. Kornet sapi
C. Dendeng
D. Ham untuk burger
A
B
C
D
Metode pengolahan produk mentah menjadi produk setengah jadi berbeda dari pengolahan menjadi produk siap konsumsi. Metode pengolahan berikut merupakan metode pengolahan bahan mentah menjadi olahan setengah jadi, kecuali . . . .
A. Pembekuan
B. Pemanasan
C. Pengasapan
D. deep frying
A
B
C
D
Metode pembekuan dalam pengawetan makanan merupakan cara yang paling efektif, mudah, cepat, praktis, dan relatif lebih aman. Selama suhu titik bekunya bisa dipertahankan, pertumbuhan mikroorganisme dapat dikendalikan.
Tujuan metode pembekuan terhadap mikroorganisme adalah . . . .
A. Menghentikan pertumbuhan mikroorganisme sementara
B. Mematikan mikroorganisme yang ada
C. Menghentikan pertumbuhan mikroorganisme selamanya
D. Menghilangkan mikroorganisme dalam makanan
A
B
C
D
Salah satu metode pengolahan bahan mentah menjadi olahan setengah jadi adalah pengeringan. Tujuan utama dari metode pengeringan adalah . . . .
A. Mengubah tekstur bahan makanan dari lembek menjadi keras
B. Mengurangi kandungan air pada ikan dan daging sampai batas yang aman untuk disimpan
C. Menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada makanan
D. Membersihkan bahan makanan dari lemak dan kotoran yang ada
A
B
C
D
Perhatikan narasi berikut ini!
Rina, Udin, Eri dan Debi merupakan teman satu kelompok. hari minggu mereka pergi ke pasar membeli ikan laut, tepung terigu, tepung panir, dan bumbu lain untuk membuat nuget ikan. Sampai di rumah Eri, mereka mulai mengolah bahan makanan tersebut. Dua hari kemudian, kelompok Eri membawa hasil olahan ke sekolah untuk dinilai oleh guru prakarya.
Berdasarkan narasi di atas, tahapan pengolahan yang dilaksanakan oleh kelompok Eri berturut-turut yaitu . . . .
A. Persiapan – pelaksanaan
B. Pelaksanaan – evaluasi
C. Pelaksanaan - pengemasan
D. Persiapan - evaluasi
A
B
C
D
PERHATIKAN PEMBUATAN FILET IKAN BERIKUT INI!
(1) Potong bagian kepala ikan
(2) Buatlah sayatan di belakang kepala dan insang, potong miring.
(3) Setelah fillet selesai, lakukan di bagian sisi ikan sebelahnya.
(4) Potong bagian ikan sehingga pisau berhenti pada bagian tulang ikan sampai bagian ekor
Urutan pembuatan fillet ikan berdasarkan pernyataan di atas yang tepat adalah . . . .
A. (1) – (2) – (3) – (4)
B. (2) – (1) – (4) – (3)
C. (1) – (2) – (4) – (3)
D. (2) – (4) – (1) – (3)
A
B
C
D
