NEW
Font size
WorksheetsA Team - Obstetric & Gynecology
Total questions: 12
Worksheet time: 8mins
Seorang suami istri datang ke klinik fertilitas dengan keluhan utama belum mempunyai keturunan sejak 2 tahun terakhir menikah. Setelah berdiskusi dengan dokter, akhirnya sang suami memutuskan untuk melakukan pemeriksaan analisis sperma. Hasil dari analisis sperma adalah sebagai berikut: volume cairan ejakulat 2 ml, konsentrasi sperma 10 juta/ml, morfologi normal sperma 5%, serta pergerakan aktif sperma 35%.
Berdasarkan data di atas, istilah penyakit yang diderita pasien adalah
oligoasthenozoospermia
oligoteratozoospermia
asthenoteratozoospermia
oligoasthenoteratozoospermia
oligoazoospermia
Seorang wanita berusia 57 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama perdarahan pada kemaluan. Pasien juga mengeluhkan nyeri yang teramat sangat yang kadang muncul pada bagian perut bawah serta perut yang diperhatikan membesar sejak 5 bulan terakhir. Pasien juga mengaku berat badannya turun. Diketahui bahwa ibu pasien meninggal dunia karena kanker payudara. Pada pemeriksaan dalam vagina ditemukan serviks yang berbenjol-benjol, rapuh, dan mudah berdarah. Massa pada serviks tersebut telah mencapai sepertiga bawah vagina namun belum melibatkan dinding pelvis. Tidak ditemukan adanya gangguan pada fungsi ginjal serta persebaran massa pada organ tubuh lain.
Apakah diagnosis pada pasien ini?
Karsinoma serviks stadium IIB
Karsinoma serviks stadium IIC
Karsinoma serviks stadium IIIA
Karsinoma serviks stadium IIIB
Karsinoma serviks stadium IIIC
Ny.G, 24 tahun, datang ke IGD dengan keluhan utama perdarahan yang banyak dari jalan lahir. Diketahui pasien sementara mengandung sekitar usai 7-8 bulan berdasarkan HPHT pasien. Pasien mengatakan bahwa perdarahan mulai pada 1 hari sebelum masuk RS, banyak, serta berwarna merah terang. Tanda vital: TD 110/80 mmHg, nadi 82x/menit, pernapasan 18x/menit, suhu 36.6 derajat celsius. Lab hematologi dalam batas normal. Berdasarkan hasil pemeriksaan fisis dan pemeriksaan USG transabdominal didapatkan status obstetri pasien GIP0A0, gravid tunggal intrauterine dengan UG 30-32 minggu.
Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien tersebut?
Abruptio plasenta
Plasenta percreta
Plasenta accreta
Plasenta previa
Plasenta increta
Seorang perempuan berusia 28 tahun datang denga keluhan utama tidak bisa menahan BAB sejak beberapa hari yang lalu. Diketahui pasien baru saja melairkan 1 minggu yang lalu di bidan. Menurut pengakuan pasien, selama hamil pasien mendapatkan suntikan insulin reguler. Setelah dilakukan pemeriksaan fisis oleh dokter, dokter menyimpulkan diagnosis inkontinensia alvi akibat adanya fistula rektovaginal.
Apakah faktor risiko yang kemungkinan dapat menyebabkan penyakit yang dialami sekarang?
Ruptur uterus
Atonia uteri
Ruptur serviks
Plasenta previa
Ruptur perineum
Seorang wanita berusia 43 tahun datang diantar suaminya ke IGD dengan keluhan utama sesak yang dialami sejak beberapa minggu terakhir namun memberat sejak beberapa jam yang lalu. Pasien juga mengeluh perut tampak membesar sejak 3 bulan terakhir. Pada pemeriksaan fisis ditemukan pekak pada lapangan basal paru kiri dan kanan, namun lebih jelas pada paru kanan, disertai dengan suara napas menghilang di daerah pekak. Pemfis abdomen didapatkan pekak dengan shifting dullness (+). Pada pemeriksaan foto thorax didapatkan meniscus sign pada paru bilateral, terutama kanan. Pada pemeriksaan USG transabdominal ditemukan gambaran sugestif tumor ovarium dextra.
Apakah diagnosis pada kasus di atas?
Asherman's syndrome
Meig's syndrome
Uterus didelphys
Uterus Septata
Unicornuate uterus
Ny. E, GIP0A0, berusia 25 tahun datang ke puskesmas untuk ANC rutin. Diketahui pasien sudah berada dalam trimester kedua. Pada pemeriksaan leopold ternyata bagian-bagian bayi sulit diraba. Pemeriksaan DJJ didapatkan suara jantung bayi terdengar menjauh. Tanda vital bayi dan ibu semua dalam batas normal. Apakah kemungkinan diagnosis yang paling tepat?
Polihidramnion
Oligohidramnion
Gemelli
Makrosomia
Mola Hidatidosa
Wanita 25 tahun, G1P0A0, datang ke IGD RS dengan keluhan sesak yang semakin parah sejam beberapa jam terakhir. Dari anamnesis diketahui pasien memang memiliki riwayat asma yang berat sejak kecil. Pada pemeriksaan fisis didapatkan wheezing yang jelas pada kedua lapangan paru. Pemeriksaan obstetri didapatkan UG 32-34 minggu, FHR 140x/menit, tidak ada kontraksi maupun pelepasan. Dokter Sp.OG mengatakan bahwa kemugkinan akan dilakukan terminasi kehamilan karena kondisi ibu tidak baik.
Berikut ini apakah yang akan diberikan untuk mencegah komplikasi persalinan preterm?
Betamethasone 12 mg IM setiap 12 jam sebanyak 4 dosis
Dexamethasone 6 mg IM setiap 12 jam sebanyak 2 dosis
Betamethasone 12 mg IM setiap 24 jam sebanyak 2 dosis
Dexamethasone 6 mg IM setiap 24 jam sebanyak 4 dosis
Dexamethasone 12 mg IM setiap 24 jam sebanyak 2 dosis
Ny. B, berusia 25 tahun, datang memeriksakan kehamilannya di puskesmas. Pasien diketahui terlambat haid sudah sejak 1 bulan yang lalu. Sekarang pasien mengeluh muntah-muntah hebat hingga 10x/hari dan nafsu makan yang berkurang karena pasien cenderung memuntahkan kembali makanannya. Pada pemeriksaan leopold ditemukan tinggi fundus uteri 1/2 jarak simfisis pubis dan umbilikus, serta ditemukannya tanda dehidrasi.
Apakah kemungkinan diagnosis yang menyebabkan gejala yang dialami pasien?
Kehamilan ektopik terganggu
Hiperemesis gravidarum
Koriokarsinoma
Mola hidatidosa
Abortus inkomplit
Seorang wanita berusia 25 tahun, G1P0A0, hamil 39 minggu, datang ke IGD RS dengan keluhan keluar lendir darah disertai nyeri perut tembus ke belakang sejak 6 jam yang lalu. Tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan dalam didapatkan dinding vagina licin, serviks konsistensi lunak, pembukaan 5 cm. Pemeriksaan Leopold I : TFU 32 cm, Leopold II :punggung janin di sebelah kanan, Leopold III : bagian bulat keras, Leopold IV : kepala sudah masuk panggul. DJJ 132x/menit. Hb: 8 gr/dL, Leukosit : 11.000/mm3.
Apakah diagnosis yang tepat pada pasien tersebut?
G1P0A0 gravid aterm inpartu kala I fase laten + anemia
G1P0A0 gravid aterm inpartu kala I fase laten + infeksi
G1P0A0 gravid aterm inpartu kala I fase aktif + infeksi
G1P0A0 gravid aterm inpartu kala II + infeksi + anemia
G1P0A0 gravid aterm inpartu kala I fase aktif + anemia
Seorang perempuan berusia 34 tahun datang ke puskesmas dengan suaminya untuk konsultasi tentang KB. Pasien diketahui sudah punya 1 anak usia 14 bulan dan sedang menyusui. Setelah 1 tahun pasien memakai KB suntik, pasien mengeluhkan tidak menstruasi. Pada pemeriksaan fisik di dapatkan tekanan darah 110/ mmHg, denyut nadi 88 x/menit, frekuensi nafas 18 x/menit dan suhu 36 5 ⁰C. Pemeriksaan abdomen didapatkan hasil fundus uteri tidak teraba.
KB apa yang mengakibatkan gejala di atas?
Ethinyl estradiol 0.05 mg
Levonorgestrel
Depo medroxyprogesterone acetate
Estrogen kombinasi progestin
Ethinyl estradiol 0.03 mg
Wanita berusia 22 tahun, G1P0A0 dengan umur kehamilan 38 minggu datang ke IGD mengeluh nyeri perut yang semakin sering dan teratur. Pada pemeriksaan didapatkan His 3-4 x/menit. Pemeriksaan abdomen ditemukan janin tunggal, presentasi kepala, kepala sudah masuk panggul, dan punggung di kanan. TBJ 3200 gr dan DJJ 144 x/menit.
Tidakan tepat yang dilakukan selanjutnya adalah
Pemeriksaan USG
Pemberian tokolitik
Evaluasi 2 jam kemudian
Lakukan pemeriksaan leopold
Nilai ada tidaknya tanda-tanda persalinan
Perempuan berusia 34 tahun, G3P2A0 datang ke klinik bersalin diantar bidan karena persalinan tak maju. Dari pemeriksaan didapatkan data sebagai berikut: djj 138x/ menit, his 10.1.10-20, pemeriksaan dalam didapatkan pembukaan 6, portio tipis lunak, presentasi kepala, kepala di hodge 1, dan panggul kesan luas. Menurut bidan yang melakukan observasi, kontraksinya cenderung menetap sejak awal seperti pada pemeriksaan dokter di atas
Apakah diagnosis yang tepat pada kasus di atas?
Inersia uteri primer
Inersia uteri sekunder
Inersia uteri tersier
Inersia spastik
Inersia uteri flaccid
