NEW
Font size
WorksheetsPTS chasis SPT
Total questions: 40
Worksheet time: 1hrs 20mins
Untuk meneruskan putaran mesin dari transmisi ke diferensial/gardan adalah fungsi dari :
Kopling
Propeller shaf
Universal joint
Spinder
Slevee joint
Untuk kendaraan berat seperti truk sambungan poros propeler mengunakan :
2 sambungan
3.sambungan
4 sambungan
1 sambungan
5 sambungan
Untuk mengatasi perubahan jarak antara transmisi dengan diferensial digunakan :
Universal joint
Hook joint
Spinder
Slevee joint
Yoke
Untuk mengatasi perubahan sudut yang terjadi antara transmisi dengan diferensial digunakan :
Universal joint
Hook joint
Spinder
Slevee joint
Yoke
Jenis Universal joint antara lain :
Hook joint, trunion joint
Fleksibel joint, slip joint
Slip joint, hook joint
Fleksibel joint, spinder joint
Trunion joint, slip joint
Untuk penyeimbang, mencegah getaran dan bunyi serta mengurangi kemungkinan poros propeller bengkok pada poros yang panjang digunakan :
Yoke
Balancing wight
Center bearing
universal joint
Slevee yoke
Komponen poros propeler no 5 pada gambar dibawah ini adalah :
Yoke
Sleeve
Spinder
Bearing Cup
Snap ring
Gambar universal joint dibawah ini adalah tipe :
Hook Joint
Sleeve Joint
Flexibel Joint
Trunion Joint
Unifrom Vecolity joint
Universal joint yang mempunyai keuntungan tidak mudah aus,tidak berisik dan tidak memerlukan grease adalah :
Hook joint
Fleksibel joint
Slip joint
Trunion joint
Tripot Joint
Untuk melepas poros propeler, langkah pertama adalah :
Melepas poros dari transmisi
Melepas baut pengikat poros roda
Melepas baut pada flange yoke
Memposisikan trnsmisi pada posisi masuk
Melepas universal joint
Untuk melepas spinder langkah pertama adalah :
Melepas outer bearing
Melepas snap ring
Melepas baut pengikat
Melepas outer bearing cup
Melepas universal joint
Untuk menghindari kerusakan yang terjadi karena gesekan maka saat memasang spinder langkah yang tepat adalah :
Memberikan grease pada bearing cup
Memberikan oli pada bearing outer cup
Membersihkan outer bearing
Memberikan oli pada spinder
Membersihkan universal joint
Untuk meneruskan tenaga gerak dari diferensial ke roda adalah fungsi dari :
Propeller shaf
As Krekk
Diferensial shaf
Axle shaft
Poros pemutar
Untuk kendaraan angkutan berat biasanya menggunakan tipe pengerak :
FF
FR
RR
4 WD
AT
Jenis poros aksel yang digunakan pada sistem suspensi rigid antara lain :
Front floating
Floating
Three Quarter Floating
Full floating
Semi floanting
Jenis poros aksel floating yang menggunakan 2 bantalan(bearing) adalah jenis :
Full floating
¾ Floating
½ Floating
semi floating
Semi three floanting
Gambar dibawah ini merupakan jenis poros pengerak .........
Full floating
¾ Floating
½ Floanting
Semi three floanting
Floanting
Untuk poros pengerak depan/ front axle shaft digunakan sambungan tipe CV. Joint. Gambar CV joint dibawah ini adalah tipe……
Birfield joint
Tripod joint
Floating Joint
Hook joint
Inner Joint
Gambar tipe poros pengerak depan dibawah ini adalah tipe :
Intermedite shaft
Hollow shaft
Dinamic damper
tipe poros pejal
Floating tipe
Untuk melepas poros pengerak depan langkah pertama adalah :
Melepas roda
Melepas tie rod
Melepas Steering knucle
Melepas.baut pengikat poros
Melepas poros dari diferensial
Dari jenis penggeraknya kopling dibedakan menjadi dua,yaitu….
Kopling diafragma dan Pegas coil
Kopling Otomatis dan Kopling manual
Kopling single plate dan multi plate
Kopling hidrolis dan kopling mekanis
Kopling diafragma dan Kopling hidrolis
Nama komponen no 1,2 dan 4 pada system pengerak kopling type hidrolis berikut ini adalah :
release fork, release cylinder, flexsible hose
release fork, master cylinder, flexsible hose
clutch cover, release fork, release cylinder
clutch cover, release cylinder, fleksible hose
release cylinder, master cylinder, flexsible hose
Nama komponen no 3, 6, 7 pada gambar unit kopling adalah :
plat kopling, pegas diafragma, bantalan penekan
plat kopling bantalan penekan, plat penekan
plat penekan , pegas diafrgma, plat kopling
plat kopling, pegas diafragma, plat penekan
plat penekan, bantalan penekan, pegas diafragma
Dari Jenis pegasnya kopling dibedakan menjadi dua, yaitu...
Kopling diafragma dan Pegas coil
Kopling Otomatis dan Kopling manual
Kopling single plate dan multi plate
Kopling hidrolis dan kopling mekanis
Kopling diafragma dan Kopling hidrolis
Komponen yang berfungsi untuk mengungkit plandless kebelakang adalah ....
Roda gaya
Plat kopling
Release fork
Release bearing
Diafragma spring
Komponen yang berfungsi untuk menahan dan meredam hentakan gaya putar dari roda gila saat pedal kopling dilepas adalah...
Causion plate
Release silinder
Torsion dumper
Sleeve hub
Clutch hub
Pegas aksial Ada dua tipe yaitu tipe E dan tipe W, Fungsi pegas aksial adalah...
Menurunkan getaran
Meredam kejutan saat pedal kopling di injak
Meredam kejutan saat pedal kopling dilepas dari injakan
Meneruskan putaran ke kampas kopling
Meneruskan gerakan ke input transmisi
Saat kampas sudah mulai aus dan tipis daya penekanan pendless terhadap kampas semakin kuat, adalah suatu keuntungan dari kopling jenis...
Jenis pegas diafragma
Jenis pegas coil
Jenis pegas daun
Jenis pegas ganda
Jenis pegas tunggal
Untuk kendaraan beban berat dan niaga lebih baik memakai kopling jenis....
Jenis pegas diafragma
Jenis pegas coil
Jenis pegas daun
Jenis pegas ganda
Jenis pegas tunggal
Yang berfungsi untuk memberikan tekanan hidrolik pada penggerak kopling hidrolis adalah...
Pedal Kopling
Master Cylinder
Release Cylinder
Fleksible hose
Resevoir tank
Berikut ini fungsi dari diferensiall, kecuali :
membedakan arah putaran roda kanan dan kiri
memperbesar momen
merubah arah sudut putaran poros
memperkecil putaran
memperlambat putaran
Konstruksi model ini perkaitan drive pinion dengan ring gear berada di bawah garis pusat ring gear, sehingga membentuk offset, merupakan jenis
Bevel gear
Hypoid bevel gerar
Spiral bevel gear
Helical gear
Worm gear
Kedudukan poros propeller bisa diperendah tanpa mengurangi jarak minimum ke tanah. Dengan rendahnya kedudukan propeller maka letak transmisi bisa lebih rendah maka titik berat mobil juga lebih rendah sehingga faktor keamanan lebih terjamin. Merupakan keuntungan dari model :
Bevel gear
Hypoid bevel gerar
Spiral bevel gear
Helical gear
Worm gear
Dari gambar diferensial berikut ini komponen no 1 dan 3 adalah :
drive pinion, ring gear
ring gear, side gear
diferensial case, diferensial pinion
side gear, drive pinion
diferensial case, side gear
Dari gambar diferensial berikut menunjukan cara kerja saat :
belok kanan
belok kiri
jalan lurus
jalan menanjak
jalan menurun
Berikut termasuk komponen Final Gear yaitu :
Carrier dan diferential case
Ring Gear dan Side Gear
Planetari Gear dan Ring gear
Drive Pinion dan Ring Gear
Deferential pinion/Planetari Gear dan Side gear
Berikut ini termasuk komponen differential gear yaitu :
Carrier dan diferential case
Ring Gear dan Side Gear
Planetari Gear dan Ring gear
Drive Pinion dan Ring Gear
Deferential pinion/Planetari Gear dan Side gear
Komponen yang scara langsung menggerakkan differential case adalah :
Side Gear
Drive Pinion Gear
Diferential Pinion
Ring Gear
Differential Case
Komponen yang secara langsung menggerakkan axle roda adalah :
Side Gear
Drive Pinion Gear
Diferential Pinion
Ring Gear
Differential Case
Komponen yang berfungsi untuk menyetel kekocakan/ back lash antara drive pinion dan ring gear adalah :
Bantalan penyetel
Adjusting Nut/Ring Penyetel
Bearing Cup
Shim
Adjusting scew/Baut penyetel
