Font size
WorksheetsPENERAPAN HUKUM DASAR KIMIA
Total questions: 15
Worksheet time: 53mins
Sepotong kayu yang massanya 25 gram tepat terbakar dengan 90 gram gas oksigen membentuk gas CO2, uap air, dan abu. Pernyataan yang tepat mengenai peristiwa ini adalah ....
massa abu yang terbentuk adalah 115 gram
massa abu yang terbentuk adalah 25 gram (sama dengan massa kayu)
jumlah massa uap air, gas CO2, dan abu adalah 115 gram
massa CO2 dan air adalah 65 gram
Hukum Dalton hanya berlaku untuk ....
dua senyawa yang berbeda sifatnya
dua senyawa yang sifatnya sama atau hampir sama
beberapa senyawa yang dibentuk dari 2 unsur yang sama
dua senyawa yang dibentuk dari 2 unsur atau lebih
Pirimidin tersusun dari 60% karbon, 5% hidrogen, dan sisanya nitrogen (Ar H=1, C=12, N=14). Jika massa molekul relatif pirimidin adalah 80 maka rumus molekulnya adalah ....
C2H2N
C4H4N2
C5H6N
C6H6N3
Suatu senyawa hidrokarbon CxHy dibakar secara sempurna dengan oksigen berlebih sehingga menghasilkan 264 gram CO2 (Mr=44) dan 54 g H2O (Mr=18). Rumus molekul yang mungkin bagi hidrokarbon tersebut adalah ....
C4H10
C4H8
C5H10
C6H6
Pada reaksi 12 gram alumunium dengan 16 gram belerang terbentuk 25 gram senyawa alumunium sulfida dan masih terdapat sisa alumunium. Perbandingan massa alumunium dan belerang dalam senyawa alumunium sulfida adalah ....
3 : 4
4 : 3
9 : 8
9 : 16
Pada reaksi 7 gram besi dan 4 gram belerang dihasilkan 11 gram senyawa besi belerang. Bila direaksikan 15 gram besi dengan 8 gram belerang maka sesudah reaksi diperoleh ....
23 gram seyawa besi belerang
20 gram senyawa besi belerang dan terdapat 3 gram sisa belerang
22 gram senyawa besi belerang dan terdapat 1 gram sisa besi
21 gram senyawa besi belerang dan terdapat 2 gram sisa besi
Unsur X dan Y membentuk 2 senyawa. Massa X pada senyawa I adalah 30% dan massa Y pada senyawa II adalah 60%. Perbandingan massa X pada senyawa I dan pada senyawa II adalah ....
2 : 7
7 : 3
9 : 14
14 : 9
Unsur A dan B membentuk 2 senyawa. Untuk massa A yang sama maka perbandingan massa B pada senyawa I dan pada senyawa II adalah 2 : 5. Bila rumus kimia senyawa I adalah AB maka rumus kimia senyawa II adalah ....
AB5
A2B5
A5B2
AB2
Sebanyak 80 mL gas nitrogen monoksida direaksikan dengan 40 mL gas oksigen membentuk 40 mL oksida nitrogen yang lain. Rumus kimia oksida nitrogen yang terbentuk adalah ... (semua gas diukur pada P,T yang sama)
NO2
N2O4
N2O3
N2O5
Pada penguraian 12 L gas NH3 menurut persamaan reaksi NH3(g) → N2(g) + H2(g) (belum setara), gas nitogen dan gas hidrogen yang terbentuk diukur pada P,T yang sama berturut-turut adalah ....
6 L dan 12 L
6 L dan 18 L
12 L dan 12 L
12 L dan 18 L
Pada penguraian 12 L gas NH3 menurut persamaan reaksi NH3(g) → N2(g) + H2(g) (belum setara), gas nitogen dan gas hidrogen yang terbentuk diukur pada P,T yang sama berturut-turut adalah ....
6 L dan 12 L
6 L dan 18 L
12 L dan 12 L
12 L dan 18 L
Sebanyak 246 gram kristal magnesium sulfat MgSO4. xH2O dipanaskan sehingga terbentuk kristal MgSO4 sebanyak 120 gram, menurut reaksi: MgSO4. xH2O(s)→MgSO4(s) + xH2O(g)
Rumus senyawa kristal tersebut adalah .... (Ar Mg = 24; S = 32; 0=16)
MgSO4 . 2 H2O
MgSO4 . 4 H2O
MgSO4 . 5 H2O
MgSO4 . 7 H2O
Campuran gas metana (CH4) dan gas etana (C2H6) sebanyak 10 L dibakar sempurna menghasilkan 12 L gas CO2 dan sejumlah uap air. Volume gas CH4 dan C2H6 dalam campuran mula-mula berturut-turut adalah ....
5 L dan 5 L
6 L dan 4 L
7 L dan 3 L
8 L dan 2 L
Untuk menentukan rumus kristal asam oksalat, sebanyak 25, 2 gram kristal asam oksalat dilarutkan dalam air sampai volumenya 100 mL. Bila 50 mL larutan yang terjadi dicampurkan dengan larutan kalsium hidroksida yang cukup banyak dan terbentuk 12,8 gram endapan kalsium oksalat menurut reaksi: H2C2O4(aq) + Ca(OH)2(aq) → CaC2O4(s) + H2O(l) maka rumus kristal asam oksalat adalah .... Ar =1, C=12, O=16, Ca=40
H2C2O4.H2O
H2C2O4.2H2O
H2C2O4.3H2O
H2C2O4.9H2O
Di antara kelompok senyawa berikut yang merupakan rumus empiris adalah
P2O5 dan CH2O
P4O10 dan C4H8
(COOH)2 dan C5H6
C6H12O6 dan C2H6O
C3H8 dan C6H14
