NEW
Font size
WorksheetsTugas Bahasa Indonesia Kelas VII
Total questions: 15
Worksheet time: 15mins
Yang bukan merupakan ciri-ciri pantun adalah ….
Bersajak a-b-a-b
1 bait terdiri atas 4 baris
Semua adalah isi
Baris 1 dan 2 adalah sampiran, baris 3 dan 4 adalah isi
Perhatikan ciri-ciri puisi rakyat berikut ini!
1. Terdiri dari dua baris dalam sebait
2. terdiri dari empat baris dalam sebait
3. Berisi nasihat atau kata-kata mutiara
4. Bersajak a-a-a-a
5. Bersajak a-b-a-b
6. Bersajak a-a
7. Semua baris adalah isi
8. Baris 1-2 sampiran,baris 3-4 isi
Berdasarkan ciri-ciri tersebut, yang merupakan ciri-ciri syair adalah …
2-4-7
1-6-7
2-5-8
1-3-6
Faras sangat gembira, sepeda yang ia impikan selama ini menjadi kenyataan. Sepeda itu, hadiah dari Ibu karena ia mendapat peringkat di kelas.
Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ...
Kota Jambi kota beradat
Tempat tinggal sanak saudara
Mari kita belajar giat
Supaya kelak tidak sengsara
Raja buah si raja pisang
Sedap disantap di kala senja
Riang hati bukan kepalang
Sepeda impian di depan mata
Buah duku buah durian
Dibeli ibu di pasar kenari
Senang hati dapat undian
Seperti mimpi siang hari
Buah duku buah durian
Dibeli ibu di pasar kenari
Senang hati dapat undian
Seperti mimpi siang hari
Perhatikan pantun berikut!
Buah cempedak buah durian
Pergi ke pekan naik sepeda
[…] (1)
[…] (2)
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah …
(1) Jangan ragu berbuat baik
(2) Senyum saja sudah ibadah
(1) Supaya tidak sesal kemudian
(2) Diperlukan selalu sikap waspada
(1) Pikir dulu sebelum bertindak
(2) Menyesal kemudian tiada guna
(1) Mari kita jalin silaturahmi
(2) Untuk menambah sanak saudara
Setelah berusaha belajar lebih giat dan serius, Danang mendapat peringkat pertama di kelas. Ia sangat senang karena akan memperoleh hadiah atas prestasinya itu.
Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ...
Bila kita ingin ke pasar
Pasar modern ada di mall
Ayo kita bergiat belajar
Supaya nilainya maksimal
Kuda poni si kuda kepang
Tubuhnya tinggi larinya cepat
Riang hati bukan kepalang
Hadiah prestasi akan didapat
Sari kelapa buah nira
Nira diolah untuk sedekah
Gembira hati tiada terkira
Ibu datang bawa hadiah
Pergi ke goa Jatijajar
Banyak orang bertamasya
Mari kita giat belajar
Supaya orang tua bahagia
Perhatikan larik-larik pantun berikut!
1).Mendapat kawan senang rasanya
2).Bila dimasak dan dimakan
3).Tentu boleh kita berkenalan
4).Ikan laut enak rasanya
Larik pantun tersebut akan menjadi pantun yang baik bila disusun dengan urutan . . .
4 – 3 – 2 – 1
1 – 3 – 2 – 4
4 – 2 – 1 – 3
2 – 3 – 1 – 4
Perhatikan pantun berikut!
1).Pohon jati pohon bambu
2).Tumbuh rimbun menjadi pagar
3).Menangis adik di depan . . . .
4).Melihat ibu pergi ke pasar.
Kata yang tepat untuk melengkapi pantun agar bersajak sama dengan larik pertama adalah . . . .
Pintu
Taman
Rumah
Pagar
Perhatikan pantun berikut!
Jalan-jalan ke kota Paris,
Lihat rumah berbaris-baris.
Biarpun mati di ujung keris,
Asal dapat si hitam manis.
Komentar yang tepat atas kutipan pantun tersebut adalah...
Pantun ini belum sempurna karena belum bersajak silang.
Mana mungkin bahagia apabila mati.
Pantun ini perlu diubah sampirannya.
Isi pantun ini tidak bagus ditiru.
Perhatikan larik-larik pantun berikut!
Ikan laut enak rasanya
Bila dimasak dan dimakan.
Mendapat kawan senang rasanya
Tentu boleh kita berkenalan.
Variasi bentuk sampiran dari kutipan pantun tersebut adalah . . .
Lihatlah awan biru warnanya,
Ramai berarak seolah berjalan.
Berkawan itu enak rasanya,
Kawan lama dilupakan jangan.
Beli duku di pasar minggu,
Jangan lupa membeli baju.
Indahnya dunia persahabatan,
Selamanya tak kan terlupakan.
Perhatikan kutipan syair berikut:
Wahai pemuda kenali dirimu
Ialah perahu tamsil tubuhmu
Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat juga kekal dirimu
Tema syair diatas adalah . . . .
Para pemuda harus mengenali dirinya sebaik mungkin
Para pemuda harus mengetahui tamsil dirinya
Para pemuda harus mengetahui tamsil dirinya
Para pemuda harus menyadari bahwa hidup ini sementara saja
Rindu Dendan
…
Beta menunggu tidak tersabar,
Dalam hati berdebar-debar,
Rasa rindu tidak terkhabar,
Bila bersua tersenyum lebar.
Di DWI Maya beta khabarkan,
Rindu di hati beta luahkan,
Khabar tersusun beta tuliskan,
Untuk dikongsi bersama rakan.
Warkah abang sudahlah tamat,
Rindu di hati terlalu amat,
Cinta abang di hati tersemat,
Syaaban 1424 tamat.
Syair tersebut bertema …
Ketuhanan adalah segalanya.
Kemanusiaan menjadi maya dalam hati.
Cinta kasih mempererat kedamaian hati.
Cinta tanah air diperjuangkan hingga tamat.
Puisi berikut ini yang merupakan syair adalah …
Bila kita bersama sudah,
Dunia ini terlalu in dah,
Dinda cantik permata bertahta,
Cantik rupa bicara petah.
Ditenun kain dengan kapas,
Bermacam-macam warna ragi,
Perahu lilin layar kertas,
Berani kulunggar lautan api.
Buah rambutan masak sebuah,
Kalau dimanakn manis rasanya,
Nona yang berbaju merah,
Sudahkah ada yang punya?
Air dalam bertambah dalam,
Hujan di hulu belum lagi teduh.
Hati dendam bertambah dendam,
Dendam dahulu belum lagi disentuh.
Berikut adalah pasangan kata berima sama secara utuh …
Sulawesi - Solusi, prestasi
Layar - Kabir, akar
Pisang - Serang, pedang
Kayu - Perahu, itu
Perhatikan pantun berikut ini!
Pergi ke laut membawa jala,
Jala ditebar sambil mengingat;
Meski hidup banyak kendala,
Haruslah kita selalu semangat.
Isi pantun tersebut adalah …
Janganlah putus asa dengan nasib yang telah digariskan
Jika kita berusaha dengan keras, maka cita-cita akan tercapai
Kita harus selalu membantu sesame manusia agar hidup kita jadi bahagia
Meski kehidupan banyak cobaan dan aral melintang, kita tidak boleh menyerah, kita harus tetap semangat berjuang
Usaha yang selalu ada
dapat mengubah nasib sengsara
karena Tuhan Maha Pemurah
selalu mendengar doa dan pinta
Bait puisi di atas disebut syair dengan alasan berikut, kecuali . . . .
baitnya terdiri atas empat baris
setiap baris terdiri dari 8 sampai 12 suku kata
terdiri dari sampiran dan isi
rima akhir berpola a-a-a-a
