wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KSP

Total questions: 41

Worksheet time: 2hrs 33mins

Name
Class
Date
1.

Pada suhu tertentu, kelarutan PbI2 dalam air adalah 1.5 x 10-3 mol/liter. Berdasarkan itu maka Ksp PbI2 adalah

a)

4.50 x 10-9

b)

3.37 x 10-9

c)

6.75 x 10-8

d)

4.50 x 10-8

e)

1.35 x 10-8

2.

Berapa mol NaF yang harus dilarutkan ke dalam 1.0 liter larutan jenuh PbF2 pada 25 C agar konsentrasi ion Pb2+ dalam larutan menjadi 1x108 molar ? (Ksp PbF2 pada 25 C = 4.0 x 10-10)

a)

0.02 mol

b)

0.04 mol

c)

0.10 mol

d)

0.20 mol

e)

0.40 mol

3.

Jika Ksp L(OH)3 = 2.7 x 10-15, maka pH larutan jenuh L(OH)3 adalah

a)

10

b)

10 + log 3

c)

10 - log 3

d)

9

e)

9 + log 3

4.

Larutan jenuh Ca(OH)2 mempunyai pH = 9. Hasil kali kelarutan (Ksp) dari Ca(OH)2 adalah

a)

1 . 10-10

b)

5 . 10-11

c)

1 . 10-15

d)

5 . 10-16

e)

1 . 10-18

5.

Berikut adalah data hasil kali kelarutan (Ksp) garam-garam pada suhu 25 0C. Berdasarkan data tersebut, garam yang kelarutannya paling besar adalah ….

a)

MnS

b)

Ag2S

c)

CuS

d)

ZnS

e)

FeS

6.

Larutan jenuh Mg(OH)2 dengan Ksp = 5.10-15 mempunyai pH .…

a)

8

b)

9

c)

10

d)

11

e)

12

7.

Sebanyak 5,52 mg Ag2CO3 dapat larut dalam 100 ml larutan (Mr = 276) maka Ksp Ag2CO3 adalah…..

a)

2,5. 10-10

b)

3,2. 10-11

c)

2,3. 10-12

d)

2,3. 10-13

e)

2,5. 10-14

8.

Diketahui Ksp beberapa garam kromat sebagai berikut.

Ksp CaCrO4 = 7,1 x 10^-4

Ksp BaCrO4 = 5,1 x 10^-9

Ksp SrCrO4 = 2,2 x 10^-5

Jika kedalam 25 mL larutan klorida dari alkali tanah yang mengandung ion Ca2+, Sr2+ dan Ba2+ dengan konsentrasi masing masing 0,02 M ditambahkan 25 mL larutan K2CrO4 akan dihasilkan endapan .. . . .(MrCaCrO4 = 156, BaCrO4 253 dan SrCrO4 = 204)

a)

7,8 x 10^-2 gram CaCrO4

b)

10,2 x 10^-2 gram SrCrO4

c)

12,65 x 10^-3 gram BaCrO4

d)

10,2 x 10^-3 gram SrCrO4

e)

7,8 x 10^-3 gram CaCrO4

9.

Dibawah ini, pengertian yang benar dari kelarutan kecuali…….

a)

Jumlah zat maksimum yang dapat larut dalam suatu pelaru

b)

Jumlah mol zat maksimum yang dapat larut dalam suatu pelarut

c)

Massa maksimum zat yang dapat larut dalam suatu pelarut

d)

Jumlah mol zat pelarut yang dapat larut dalam satu liter larutan

e)

Jumlah maksimum mol zat terlarut yang dapat larut dalam satu liter larutan

10.

Pengertian yang benar dari hasil kali kelarutan adalah………

a)

Hasil kali mol ion-ion dalam larutan dipangkatkan koefisien

b)

Hasil kali jumlah ion-ion dalam larutan dipangkatkan koefisien

c)

Hasil kali dari konsentrasi ion-ion larutan jenuh dipangkatkan dengan koefisien dari reaksi masing-masing

d)

Hasil kali jumlah partikel larutan dipangkatkan koefisien

e)

Hasil kali konsentrasi ion-ion dalam larutan yang belum jenuh

11.

Berikut yang merupakan perbedaan dari kelarutan dan hasil kali kelarutan adalah…

a)

Ukuran zat dan suhu

b)

Zat yang sukar larut

c)

Volume zat

d)

Daya larut

e)

Jenis zat terlarut dan pelarut

12.

Tetapan hasil kali kelarutan magnesium hidroksida adalah 2×10-11. Bila pH dari suatu larutan MgCl2 dengan konsentrasi 2×10-3 molar dinaikkan, maka akan mulai terjadi endapan pada pH ….

a)

12

b)

11

c)

10

d)

9

e)

8

13.

Kelarutan AgCl dalam 1 L larutan NaCl 0,01 M adalah ... . mol/L (Ksp AgCl = 10-10)

a)

10-8

b)

10-6

c)

10-4

d)

10-3

e)

10-2

14.

Paling sedikit berapa mol MgCl2 harus ditambahkan ke dalam satu liter larutan NaOH dengan pH = 12 agar diperoleh larutan yang jenuh dengan Mg(OH)2 ?... mol.

(Ksp Mg(OH)2 = 10-11)

a)

10-11

b)

10-10

c)

10-9

d)

10-8

e)

10-7

15.

Bila kelarutan barium posfat, Ba3(PO4)2 ialah x mol/L, maka Ksp zat tersebut adalah .…

a)

x2

b)

4 x3

c)

27 x4

d)

27 x5

e)

108 x5

16.
Which of the following shows the correct dissolution reaction for BaCl2?
a)
Ba 2+(aq) + Cl2-(aq) -> BaCl2(s)
b)
BaCl2(aq) -> Ba 2+(aq) + 2Cl-(aq)
c)
 BaCl2(s) -> Ba 2+(aq) + 2Cl-(aq)
d)
Ba 2+(aq) + 2Cl-(aq) -> BaCl2(s)
17.

Bila kelarutan Ag3PO4 dalam air adalah a mol/liter. Hasil kali kelarutan Ag3PO4 yang benar adalah ….

a)

27a4

b)

4a3

c)

a4

d)

9a3

e)

32a4

18.

Kelarutan Ag2CrO4 dalam air adalah 1 x 10-8 mol/liter, maka nilai Ksp Ag2CrO4 adalah ….

a)

2 x 10-8

b)

2 x 10-12

c)

4 x 10-8

d)

4 x 10-12

e)

16 x 10-12

19.

Larutan basa lemah tepat jenuh Mg(OH)2 mempunyai pH = 10. Ksp basa tersebut adalah ….

a)

5 x 10-12

b)

4 x 10-12

c)

2 x 10-12

d)

5 x 10-13

e)

5 x 10-14

20.

Garam yang mempunyai kelarutan yang paling besar ditunjukkan oleh senyawa ….

a)

AgCl Ksp = 10-10

b)

AgI Ksp = 10-16

c)

Ag2CrO4 Ksp = 3,2 x 10-12

d)

Ag2S Ksp = 1,6 x 10-11

e)

Ag2C2O4 Ksp = 1,1 x 10-11

21.

Beberapa data Ksp dari senyawa garam sebagai berikut:

  1. AgCN = 1,2 × 10−16
  2. AgOH = 1,2 × 10−12
  3. AgIO3 = 1,0 × 10−12
  4. AgBr = 5,0 × 10−13

Urutan kelarutan senyawa tersebut dari yang besar ke yang kecil adalah ….

a)

1, 4, 3, dan 2

b)

2, 3, 4, dan 1

c)

3, 4, 2, dan 1

d)

3, 2, 1, dan 4

e)

4, 2, 1, dan 3

22.

Sebanyak 100 mL larutan MgCl2 0,4 M ditambahkan ke dalam 100 mL larutan Na2CO3 0,4 M. Besarnya massa zat yang mengendap jika diketahui Ksp MgCO3 = 3 × 10−8 dan Ar Mg = 24, C = 12, O =16 adalah ….

a)

1,68 gram

b)

3,36 gram

c)

6,72 gram

d)

8,40 gram

e)

84,00 gram

23.

100 mL NaOH 1,8 M + 100 mL CH3COOH 1,8 M ke dalam larutan garam uji terbentuk ditetesi larutan Ni(NO3)2 sampai keadaan tepat jenuh Ni(OH)2. Kalau Kw = 10−14, Ka = 10−5, Ksp Ni(OH)2 = 1,8 × 10−14, maka [Ni2+] pada saat tepat jenuh (tepat saat terjadi pengendapan) adalah ….

a)

2 × 10−2 M

b)

2 × 10−3 M

c)

2 × 10−4 M

d)

2 × 10−5 M

e)

2 × 10−6 M

24.

Kelarutan Mg(OH)2 dalam NaOH 0,1 M dengan Ksp Mg(OH)2 = 1,8 × 10−11mol3/L3 adalah ….

a)

1,8 × 10−13 mol/L

b)

1,8 × 10−10 mol/L

c)

4,5 × 10−10 mol/L

d)

1,8 × 10−9 mol/L

e)

6,7 × 10−6 mol/L

25.

Sebanyak 200 ml larutan AgNO3 0,02 M masing-masing dimasukkan ke dalam 5 wadah yang berisi 5 jenis larutan yang mengandung ion S2−, PO43−, CrO42−, Br, SO42− dengan volume dan molaritas yang sama, yaitu 10−3 M. Jika harga Ksp :


Ag2S = 2 × 10−49

Ag3PO4 = 1 × 10−20

Ag2CrO4 = 6 × 10−5

AgBr = 5 × 10−13

Ag2SO4 = 3 × 10−5


Maka garam yang akan larut adalah ….

a)

Ag2S dan Ag3PO4

b)

Ag2S dan AgBr

c)

Ag2CrO4 dan Ag2SO4

d)

Ag3PO4 dan AgBr

e)

AgBr dan Ag2SO4

26.

50 mL larutan CaCl2 0,1 M dicampur dengan 50 mL larutan larutan NaOH 0,01 M. Tentukan apakah terjadi endapan jika diketahui Ksp Ca(OH)2 adalah 8 x 10−6

a)

belum mengendap

b)

mengendap 2. 10-4

c)

mengendap 2. 10-5

d)

mengendap 8. 10-5

e)

mengendap 8. 10-4

27.

Diketahui 500 mg AgBrO3 pada terdapat dalam 100 mL larutan KbrO3 0,1 M. Jika larutan tersebut diencerkan menjadi 1 L dan Ksp AgBrO3 = 6 x 10-5, besar konsentrasi ion Ag+adalah …. (Mr AgBrO3 = 236)

a)

6 x 10-4 mol L-1

b)

8 x 10-2 mol L-1

c)

6 x 10-6 mol L-1

d)

3 x 10-5 mol L-1

e)

6 x 10-3 mol L-1

28.

Larutan jenuh senyawa hidroksida dari garam M(OH)3 mempunyai pH = 9, Ksp senyawa ini adalah ….

a)

3,0 x 10-20

b)

3,3 x 10-37

c)

3,3 x 10-21

d)

3 x 10-36

e)

3 x 10-10

29.

Kelarutan PbSO4 dalam adalah 1,4 x 10-4 M pada suhu sekitar 30oC. Bila dilarutkan dalam larutan K2SO4 0,05 M, kelarutan PbSO4 menjadi ….

a)

1,0 x 10-8 M

b)

0,2 x 10-6 M

c)

0,4 x 10-6 M

d)

1,2 x 10-5 M

e)

1,4 x 10-4 M

30.

Tetapan hasil kali kelarutan dari perak azida AgN3, timbal azida Pb(N3)2 dan strontium fluorida (SrF2) adalah sama besar pada temperatur yang sama. Jika kelarutan dinyatakan denagn s, maka pada temperatur yang sama ….

a)

s AgN3 = s Pb(N3)2 = s SrF2

b)

s AgN3 = s Pb(N3)2 > s SrF2

c)

s AgN3 > s Pb(N3)2 > s SrF2

d)

s AgN3 < s Pb(N3)2 < s SrF2

e)

s AgN3 > s Pb(N3)2 = s SrF2

31.

Larutan jenuh senyawa hidroksida M(OH)3 mempunyai pH = 9,0, harga Ksp senyawa ini adalah …

a)

3,3 × 10–21

b)

3,3 × 10–20

c)

1,0 × 10–10

d)

3,3 x 10-36

e)

3,3 x 10-37

32.

Tetapan hasil kali kelarutan magnesium hidroksida adalah 2 × 10–11. Jika pH dari suatu larutan MgCl2 dengan konsentrasi 2 × 10–3 molar dinaikkan pH-nya dengan cara menambahkan NaOH padat, maka akan mulai terjadi endapan pada pH ... .

a)

8

b)

9

c)

10

d)

11

e)

12

33.

10 mL Pb(NO3)2 0,03 M dicampur dengan 20 mL NaCl 0,006 M. Maka, yang terjadi selanjutnya adalah ... (Ksp PbCl2 = 1,6 10–5)

a)

terjadi endapan PbCl2

b)

tidak terjadi endapan PbCl2

c)

terjadi endapan NaCl

d)

tidak terjadi endapan NaCl

e)

terjadi endapan NaNO3

34.

Kelarutan Ag3PO4 dalam air adalah 2a mol/L, maka hasil kali kelarutan Ag3PO4 adalah ….

a)

12 a2

b)

12 a4

c)

27 a4

d)

36 a4

e)

432 a4

35.

Kelarutan garam AgCl bertambah kecil dalam larutan …

a)

NaCl dan NaCN

b)

NaCN dan AgNO3

c)

AgNO3 dan NH4OH

d)

NaCl dan AgNO3

e)

NH4OH pekat

36.

Kelarutan PbSO4 dalam air adalah 1,4 × 10–4 M pada suhu 30 °C. Bila dilarutkan dalam K2SO4 0,05 M, maka kelarutan PbSO4 menjadi …

a)

1,0 × 10–8 M

b)

0,2 × 10–6 M

c)

0,4 × 10–6 M

d)

1,2 × 10–5 M

e)

1,4 × 10–4 M

37.

Pernyataan berikut yang paling tepat adalah ....

a)

kelarutan MgF2 dalam NaF 0,1 M lebih besar dibandingkan kelarutannya dalam air

b)

kelarutan MgF2 dalam NaF 0,1 M lebih kecil dibandingkan kelarutannya dalam air

c)

kelarutan MgF2 dalam NaF 0,1 M sama dengan kelarutannya dalam air

d)

kelarutan MgF2 dalam air tidak dipengaruhi oleh adanya NaF

e)

kelarutan MgF2 tidak dipengaruhi oleh suhu

38.

Pada suhu tertentu, 0,35 g BaF2 (Mr = 175) dilarutkan dalam air murni membentuk 1 L larutan jenuh. Hasil kali kelarutan BaF2 pada suhu tersebut adalah ....

a)

1,7 × 10–2

b)

3,2 × 10–6

c)

3,2 × 10–8

d)

3,2 × 10–9

e)

4,0 × 10–9

39.

Di antara senyawa berikut yang mempunyai kelarutan molar paling besar adalah ....

a)

PbSO4, Ksp = 2,0 × 10–8

b)

CaF2, Ksp = 1,7 × 10–10

c)

Al(OH)3, Ksp = 2,0 × 10–33

d)

Fe(OH)3, Ksp = 1,1 × 10–30

e)

PbCl2, Ksp = 1,6 × 10–5

40.

Di dalam suatu larutan terdapat ion-ion Ca2+, Sr2+, Ba2+, dan Pb2+ dengan molaritas yang sama. Jika larutan itu ditetesi dengan larutan Na2SO4, maka zat yang mula-mula mengendap adalah ….

a)

CaSO4 (Ksp = 2,4 × 10–10)

b)

PbSO4 (Ksp = 1,7 × 10–8)

c)

SrSO4 (Ksp = 2,5 × 10–7)

d)

BaSO4 (Ksp = 1,1 × 10–10)

e)

mengendap bersama-sama

41.

Keadaan dikatakan mengendap, jika ....

a)

Qsp = KSp

b)

Qsp < KSp

c)

Qsp > KSp

d)

Qsp + KSp

e)

Qsp X KSp