Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ulangan bahasa Indonesia bab drama

Total questions: 42

Worksheet time: 21mins

Name
Class
Date
1.

Cerita dalam drama disampaikan dalam bentuk ...

a)

Larik

b)

Bait

c)

Dialog

d)

Paragraf

2.

Perhatikan kutipan berikut untuk soal nomor 2 dan 3

Banu: "Din, aku minta jawaban soal nomor 5 dan 6."

Dini: "A dan C."

Sita: "Kalau soal nomor 10,11,&15 jawabannya apa, Ban?"

Banu: "10A, 11 D, nomor 15 aku belum."

Adi: "Huss, jangan kencang-kencang kelak gurunya dengar."

Sita: "Soalnya susah sekali, tetap banyak yang belum aku kerjakan."

Bu Guru: "Dini, Banu,Sita, dan Adi, silakan kumpulkan lembar jawaban ujian kalian dan keluar. Saya lihat kalian saling menyontek tadi."


Watak tokoh Banu dalam kutipan naskah drama tersebut adalah . . .

a)

Cerdas

b)

Bijaksana

c)

Curang

d)

Malas

3.

Pesan yang dapat dipetik dari kutipan naskah drama tersebut adalah . . .

a)

Kuasai materi ujian dengan sebaik-baiknya

b)

Kita perlu mengasah kemampuan dengan rajin

c)

Hendaknya kita memperhatikan penjelasan guru

d)

Jangan membuat kegaduhan ketika ujian berlangsung

4.

Tahapan dalam penceritaan drama yang menginformasikan tokoh dan latar adalah . . .

a)

Pengenalan

b)

Konflik

c)

Klimaks

d)

Antiklimaks

5.

Bacalah naskah drama berikut.

Di sebuah desa bernama Suka Maju hiduplah seorang pemuda yang bernama Malin. Ia hidup bersama ibunya, sedangkan ayahnya telah lama meninggal dunia. Suatu hari Malin memberitahukan keinginannya kepada ibunya akan merantau ke kota.


Kutipan naskah drama tersebut merupakan...

a)

Prolog

b)

Epilog

c)

Klimaks

d)

Resolusi

6.

Naskah drama berikut untuk soal nomor 6-8.

Iwan: "Teman-teman, ada salah seorang teman kita yang sakit, nih! Masa kita sebagai teman akrab nggak njenguk."

Bayu: "Emangnya, siapa yang sakit?"

Emil: "Wah, kamu gimana,sih, teman akrab kok malah nggak tau. Yang sakit Reza, dia kena gejala demam berdarah."

Bayu: "Maafkan saya, belakangan ini saya banyak urusan. Jadi kurang memperhatikan teman.

Erik: "Kalau saya setuju, kapan njenguk-nya? Nanti siang usai pulang sekolah aja?"

Iwan: "iya itu lebih baik agar teman yang lain bisa ikut.

Ihsan: "Masalah yang lain nanti saya kondisikan, Wan, pokoknya nanti sore jadi, ya!


Latar waktu dalam kutipan naskah drama tersebut adalah...

a)

Pagi

b)

Siang

c)

Sore

d)

Malam

7.

Nilai keteladanan yang dapat kita contoh dari kutipan tersebut adalah...

a)

Kepedulian

b)

Kekompakan

c)

Kebersamaan

d)

Kesederhanaan

8.

Amanat yang ingin disampaikan oleh penulis naskah drama tersebut adalah ...

a)

Saling mendukung teman dalam mencapai impian

b)

Berikan perhatian ketika teman sedang sakit

c)

Teman adalah harta berharga yang harus dijaga.

d)

Sempatkan waktu untuk bersilaturahmi pada teman

9.

Kata sifat yang dapat digunakan dalam naskah drama untuk menggambarkan sifat tokoh adalah...

a)

Ramai

b)

Dermawan

c)

Sejuk

d)

Lezat

10.

Kutipan teks drama berikut untuk soal nomor 10 dan 11.

Ares:"Maafkan aku, Angga. Aku telah salah menilaimu.

Angga: "Sudah, tidak apa-apa. aku juga minta maaf, Tes." (Berjabatan tangan dengan Ares)

Adit: "Begitu dong. Kalau begini kan sama-sama nyaman."

Kutipan drama tersebut termasuk dalam bagian . . .

a)

Epilog

b)

Resolusi

c)

Orientasi

d)

Prolog

11.

Kalimat yang berada dalam tanda kurung pada kutipan drama tersebut adalah...

a)

Prolog

b)

Epilog

c)

Kramagung

d)

Wawancang

12.

Struktur drama tepat adalah . . .

a)

babak, adegan, dan dialog (orientasi, komplikasi, resolusi)

b)

babak, alur (orientasi, komplikasi, resolusi), dan epilog.

c)

prolog, babak, alur, latar, tokoh, amanat, dan dialog.

d)

prolog, dialog (orientasi, komplikasi, resolusi), dan epilog.

13.

Kutipan drama berikut untuk soal nomor 13-15!

Amran : (bicara sendiri) “Sudah jam setengah delapan lewat. Ke mana perginya, Anhar?”

Gunadi : (masih di dalam) “Ya, Kak. (keluar menemui Amran)

Amran : (duduk) “Ke mana katanya, Anhar tadi?”

Gunadi : “Mau memancing ke tempat kita mendapat ikan besar dahulu, Kak.”

Amran : “Kenapa kau bolehkan saja? Kalau ayah dan ibu tahu, tentu akan marah.”

Latar tempat dan waktu kutipan drama tersebut adalah . . .

a)

di teras depan rumah; malam hari.

b)

di teras belakang rumah; malam hari.

c)

di ruang keluarga; tengah malam.

d)

di halaman belakang; tengah malam.

14.

Watak tokoh Amran pada kutipan drama tersebut adalah . .

a)

penakut

b)

Pemberani

c)

Penyabar

d)

Peduli

15.

Konflik dalam kutipan drama tersebut adalah . . .

a)

Amran marah karena adik semata wayangnya tidak ada.

b)

Gunadi khawatir karena ayah dan ibunya belum pulang.

c)

Amran cemas menunggu kepulangan adiknya, Anhar.

d)

Amran dan Gunadi takut dimarahi kedua orang tuanya.

16.

Perhatikan pernyataan berikut!

1)Seluruh cerita drama berbentuk dialog.

2)Dialog diucapkan oleh semua pemain.

3)Teks drama dilengkapi petunjuk laku.

4)Teks drama dapat ditulis berdasarkan pengalaman sendiri.

Ciri teks drama ditunjukkan oleh angka . . .

a)

1) dan 2)

b)

2) dan 3)

c)

3) dan 4)

d)

4) dan 5)

17.

Teks drama berikut untuk soal nomor 17-19!

Malam hari Joko duduk di depan rumah bersama bapaknya. Joko dan bapaknya melihat pemandangan di kampung sebelah yang terang benderang.

Joko : “Kenapa rumah kita tidak dipasangi listrik seperti mereka, Pak?” (menunjuk ke kampung seberang yang terang benderang)

Bapak : “Karena rumah kita dari bambu, Nak!” (sambil mengelus kepala Joko)

Joko : “Kalau rumah kita besar dan bagus boleh dipasang listrik ya, Pak?”

Bapak : “Iya, Nak. kamu rajin belajar ya, supaya besok bisa jadi pegawai. Semoga kamu bisa membangun rumah besar yang ada listriknya.”

Tiba-tiba muncul seorang anak perempuan dan langsung duduk di pangkuan Bapak.

Lit : [. . . . . . ]

Joko : “Iya, Dik. Rumah besar yang ada listrik kalau malam rumah kita terang tinggal cklek, byar…..!”

Lit : “Asyiik . . .!” (bertepuk tangan dengan wajah gembira)

Latar suasana teks drama tersebut adalah ……

a)

Ramai

b)

Akrab

c)

Cemas

d)

Sepi

18.

Bapak : “Iya, Nak. kamu rajin belajar ya, supaya besok bisa jadi pegawai. Semoga kamu bisa membangun rumah besar yang ada listriknya.”

Tiba-tiba muncul seorang anak perempuan dan langsung duduk di pangkuan Bapak.

Lit : [. . . . . . ]

Joko : “Iya, Dik. Rumah besar yang ada listrik kalau malam rumah kita terang tinggal cklek, byar…..!”


Kalimat tepat untuk melengkapi teks drama tersebut adalah . . .

a)

Di mana letak rumah besar itu, Mas?

b)

Rumah besar itu milik siapa, Mas?

c)

Siapa yang membeli rumah besar?

d)

Mau punya rumah besar ya, Mas?

19.

Isi teks drama tersebut adalah . . .

a)

Joko dan Lit gembira karena bapaknya membeli rumah besar.

b)

Joko dan Lit senang karena rumah mereka memiliki aliran listrik.

c)

Joko dan Lit ingin memiliki rumah besar yang beraliran listrik.

d)

Joko dan Lit akan mewujudkan impian ayahnya membeli rumah.

20.

Wahyu : (Mulutnya masih disesaki kunyahan goreng pisang) “Jadi, selanjutnya bagaimana kalau begitu?

Raban : (Mengaduk-aduk kopinya dengan sendok, agak malas menjawab) “Ya, nggak tahulah. Tapi denger-denger, Senin besok akan dimusyawarahkan lagi.”

Bi Acih : (Tanpa menghentikan pekerjaan di warungnya, menoleh sebentar) “Wah, penduduknya keburu banyak yang mati kalo begitu. Masalah kecil saja musyawarahnya harus beberapa kali.

Atin : (Membawa piring dan gelas yang sudah selesai dicuci lalu berhenti di samping ibunya) “Tadi di sekolah Atin sudah ada yang dipulangkan karena sakit. Katanya sih, kena DBD.”

Raban : “Ya, gak tahu, itu urusan Pak Lurah, Tin. (menyeruput kopi) “Saya kan Cuma pesuruh. Maunya kita memang ingin serbacepat, tapi urusan para pejabat, kan tidak sesederhana itu. Betul, kan? (kepada Wahyu)

Wahyu : (tersenyum menyindir) “Ya, memang. Apalagi ini urusan nyawa, Kang! Kalau aparatnya gesit, tentu tidak begini. Cuma ngurus pengasapan nyamuk saja perlu musyawarah berhari-hari.”


Berdasarkan latar tempat dalam kutipan drama tersebut, kostum yang dapat dikenakan tokoh Bi Acih saat pementasan drama adalah . . .

a)

celana panjang, kaus, dan sepatu kulit.

b)

rok panjang, blus, dan sandal jepit.

c)

pakaian olahraga dan sepatu.

d)

pakaian tari adat Jawa dan selop.

21.

Berikut kalimat dalam teks drama yang menggunakan kalimat seru yang tepat adalah . . .

a)

“Jadi, selanjutnya bagaimana kalau begitu?"

b)

“Ya, nggak tahulah. Tapi denger-denger, Senin besok akan dimusyawarahkan lagi.”

c)

“Wah, penduduknya keburu banyak yang mati kalo begitu. Masalah kecil saja musyawarahnya harus beberapa kali.“

d)

“Ya, memang. Apalagi ini urusan nyawa, Kang! Kalau aparatnya gesit, tentu tidak begini. Cuma ngurus pengasapan nyamuk saja perlu musyawarah berhari-hari.”

22.

Kalimat dalam kutipan teks drama tersebut yang menggunakan kata tidak baku adalah . . .

a)

“Ya, nggak tahulah. Tapi denger-denger,

b)

“Tadi di sekolah Atin sudah ada yang dipulangkan karena sakit."

c)

“Jadi, selanjutnya bagaimana kalau begitu?

d)

Senin besok akan dimusyawarahkan lagi.”

23.

Perhatikan kutipan naskah drama berikut!

Rina : “Apa-apaan sih? Kok posterku disobek? (menahan marah)

Aji : […]

Rina : “Maaf..maaf enak saja!”

Aji : (dengan amat menyesal) Iya deh, aku ganti postermu. Tapi kamu mau maafin aku kan?

Rina : “Ya. Lain kali kamu jangan ceroboh.”

Aji : (dengan tersenyum) “Oke, Bos!”


Dialog yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang kutipan drama tersebut adalah

a)

"Maafin aku Rina. Aku tidak sengaja."

b)

"Maafin aku Aji. Aku tidak sengaja."

c)

"Begitu saja kok kamu marah, Rin."

d)

"Baiklah aku akan beli yang baru."

24.

Bacalah kutipan drama berikut!

Putri : “Reno....! Kau jangan bersikap tidak sopan kepada orang tua!”

Reno : “Biarin aja, toh mereka tidak peduli.”

Putri : “Bukannya tidak peduli, tapi mereka sibuk mencari uang buat kita anak-anaknya.”

Reno : “Itu hanya alasan saja!” (mondar mandir seperti orang kebingungan)

Putri : “Reno jika dinasihati itu, cobalah dituruti jangan menuruti kemauanmu saja!”


Perbaikan kesalahan petunjuk laku pada naskah drama tersebut adalah . . .

a)

(Reno tertawa geli, kemudian ia ngeloyor pergi dari rumah)

b)

(Sambil menggerutu, dari teras Reno masuk ke dalam rumah.)

c)

(Sambil melotot matanya, dari teras Putri masuk ke dalam rumah.)

d)

(Putri terkekeh, kemudian ia ngeloyor pergi dari rumah)

25.

Bacalah kutipan drama berikut!

Parto : Harus antre? Aku malas, ah!” (menenteng kaleng minyak tanah)

Pardi : “Ya iyalah. Kamu lihat sana orang meletakkan jerigen minyak dalam antrean!” (menarik lengan Parto menunjuk ke arah depot minyak tanah)

Parto : “Lalu, kapan aku memandikan kerbauku?

Pardi : “Ah, kamu ini!” . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Parto : “Kamu benar juga, Di!”


Kalimat yang tepat untuk melengkapi ucapan Pardi pada teks drama tersebut adalah . . .

a)

“Ambil kerbaumu dan mandikan saja segera, antrean masih panjang!”

b)

“Letakkan saja kaleng minyak tanahmu dalam antrean sementara kamu memandikan kerbau!”

c)

“Sebaiknya tanyakan berapa banyak orang yang antre sebelum memandikan kerbau!”

d)

“Itu depot minyak tanah, sudah sana ambil jerigenmu!”

26.

Bacalah kutipan drama berikut!

1) Ani : (ke belakang sambil bernyanyi kecil)

2) Pengemis : (masuk perlahan-lahan dengan kaki pincang. Setelah di dalam, melihat ke kiri ke kanan, ke arah tempat kue-kue, kemudian menuju rak itu dengan langkah biasa).

3) Ani : (tampil dari belakang) “Hai!”

4) Pengemis : (cepat menarik tangannya)

5) Ani : “Engkau mau mencuri, ya?”

6) Pengemis : (menundukkan kepala).


Perintah gerak dalam kutipan drama di atas ditunjukkan pada nomor . .

a)

1, 2, 3, 4, 5

b)

1, 2, 3, 4, 6

c)

1, 2, 4, 5, 6

d)

1,3, 4, 5, 6

27.

Bacalah kutipan drama berikut!

Ayah : “Bagaimana mungkin aku bisa istirahat, kalau setiap aku pulang kerja kalian selalu bermain dan bermain terus di dalam rumah! Rumah kotor berantakan membuat kepala jadi pusing!”

Ibu : “Biarlah, Yah dari pada mereka main di rumah tetangga.”

Ayah : “Kamu juga tidak bisa memimpin anak-anak!” (sambil melepas tas kerjanya)

Nenek : “Ada apa? Baru pulang sudah ribut.”


Bukti ayah berwatak keras terlihat pada dialog . . .

a)

nenek dan ibu

b)

ayah dan nenek

c)

ibu dan ayah

d)

ibu dan nenek

28.

Jaka menemukan dompet berisi uang banyak. Ayahnya meminta Jaka mengembalikan dompet itu. Jaka bimbang karena ia ingin membeli obat untuk ibunya yang sedang sakit. Saat melihat rumah mewah pemilik dompet, Jaka tidak jadi mengembalikannya. Ayah Jaka menasihatinya. Akhirnya, dompet itu dikembalikan. Pemilik dompet membawa ibu Jaka ke rumah sakit.


Tema cuplikan drama di atas . . .

a)

Ayah Jaka menasihatinya

b)

Jaka menemukan dompet berisi uang

c)

Kejujuran membawa kebaikan

d)

Ibu Jaka dibawa ke rumah sakit

29.

Konflik yang dialami Jaka dalam Ilustrasi drama di atas adalah….

a)

Konflik pikiran

b)

Konflik Ekonomi

c)

Konflik Fisik

d)

Konflik Batin

30.

Ohim : (membungkus badannya dengan sarung menyerupai ninja. Ia bergerak mirip ninja sambil mendekati anak-anak perempuan)

Anak-anak perempuan : “Hi…, hi…!!!” (berlarian)

Ivon : “Hantu pocong, hantu pocoong!” (Sambil menjauhi Ohim)


Kata-kata yang ada di dalam kurung itu dinamakan . . .

a)

Prolog

b)

Epilog

c)

Wawancang

d)

Kramagung

31.

Ivon : “Hantu pocong, hantu pocoong!” (Sambil menjauhi Ohim)


Dialog Ivon harus diekspresikan dengan nada ...

a)

marah

b)

takut

c)

kesal

d)

sedih

32.

Alam : Aduh, kakiku sakit. Tolong pijat!

Ami : Ada apa kak? Bawa ke dokter saja agar cepat sembuh.


Berdasarkan ilustrasi tersebut, perkataan Ami yang tepat diekspresikan dengan nada . . .

a)

Kesal

b)

Sedih

c)

Simpati

d)

Kecewa

33.

Alam : Aduh, kakiku sakit. Tolong pijat!

Ami : Ada apa kak? Bawa ke dokter saja agar cepat sembuh.


Improvisasi yang dapat dilakukan tokoh Alam adalah . . .

a)

melompat

b)

berdiri tegak

c)

menggelengkan kepala

d)

memijit- mijit kaki

34.

Berikut ini merupakan contoh kalimat dalam teks drama yang menggunakan kata kerja yang menyatakan peristiwa yang sedang terjadi adalah . . .

a)

“Iya, Nak. kamu rajin belajar ya, supaya besok bisa jadi pegawai. Semoga kamu bisa membangun rumah besar yang ada listriknya.”

b)

“Aku merasakan bahwa kamu sudah tidak mencintaiku lagi.Benar begitu?”

c)

"Kamu menganggap aku selama ni sebagai siapa?"

d)

“Sebenarnya dia sangat mengkhawatirkan keadaanmu, Neng…”

35.

Teks drama berikut untuk soal nomor 35-40!


1) Ratna adalah Ketua OSIS SMP Merdeka. Setelah pelajaran usai, Ratna mengajak pengurus OSIS untuk mengadakan rapat. Rapat OSIS dilakukan di ruang OSIS SMP Merdeka.


2) Ratna : “Aku pikir tidak ada salahnya kita memberikan sumbangan kepada korban bencana alam.”

Galih : “ Iya. Aku setuju dengan usulmu, Ratna.”

Ratna : “Ada yang punya usul, barang apa yang harus kita sumbangkan?”

(seseorang mengangkat tangan)

3) Dona : “Kita iuran uang saja. Setiap peserta didik kita minta iuran seikhlasnya. Bagaimana menurut kalian?”

Aris : “Bagaimana kalau kita sumbang pakaian saja? (sambil memandang teman-temannya)

Ratna :”Baiklah. Usul teman-teman semua masuk akal. Kita dapat memberi sumbangan dalam bentuk uang atau barang. Bagaimana teman-teman?”

Aris : “Iya, Ratna. Kita bebaskan jenis sumbangan yang akan diberikan teman-teman. Peserta didik yang memiliki pakaian lebih bisa menyumbang pakaian. Peserta didik yang memiliki sepatu kekecilan bisa menyumbangkan sepatunya. Peserta didik yang memiliki uang lebih bisa menyumbang dalam bentuk uang.

4) Ratna : “Bagaimana teman-teman?”

Anggota rapat : “Setuju!” (kompak)

Ratna : “Baiklah. Berapapun yang terkumpul nanti akan kita salurkan ke sana. Ini merupakan wujud empati kita sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian kepada sesama.

5) Semua anggota rapat mengangguk-anggukkan kepala. Semua anggota rapat puas dengan hasil rapat OSIS.


Kostum yang dapat dikenakan para tokoh saat mementaskan kutipan drama tersebut adalah . . .

a)

pakaian santai

b)

pakaian adat

c)

seragam polisi

d)

seragam sekolah

36.

Ratna : “Bagaimana teman-teman?”

Anggota rapat : “Setuju!” (kompak)

Ratna : “Baiklah. Berapapun yang terkumpul nanti akan kita salurkan ke sana. Ini merupakan wujud empati kita sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian kepada sesama.


Ekspresi yang ditampilkan tokoh Ratna adalah ..

a)

serius

b)

kecewa

c)

sedih

d)

jenaka

37.

Latar waktu yang tergambar dalam kutipan drama tersebut adalah . . .

a)

setelah guru pulang

b)

sebelum pelajaran

c)

setelah pelajaran usai

d)

sebelum guru datang

38.

Struktur drama bagian dialog yang menunjukkan alur resolusi terdapat pada angka ..

a)

2)

b)

3)

c)

4)

d)

5)

39.

Konjungsi temporal dalam teks drama tersebut ditunjukkan oleh angka . . .

a)

4)

b)

3)

c)

2)

d)

1)

40.

Nilai kehidupan yang dapat diteladani pembaca berdasarkan kutipan drama tersebut adalah . .

a)

kita harus berjuang untuk menyelamatkan hidup banyak orang.

b)

kita harus memiliki rasa empati dan peduli kepada sesama manusia.

c)

kita harus memiliki rasa simpati dan bangga kepada perjuangan seseorang.

d)

Kita harus menghormati dan menerima kelebihan serta kekurangan orang lain.

41.

Perhatikan kutipan berikut untuk soal nomor 2 dan 3

Banu: "Din, aku minta jawaban soal nomor 5 dan 6."

Dini: "A dan C."

Sita: "Kalau soal nomor 10,11,&15 jawabannya apa, Ban?"

Banu: "10A, 11 D, nomor 15 aku belum."

Adi: "Huss, jangan kencang-kencang kelak gurunya dengar."

Sita: "Soalnya susah sekali, tetap banyak yang belum aku kerjakan."

Bu Guru: "Dini, Banu,Sita, dan Adi, silakan kumpulkan lembar jawaban ujian kalian dan keluar. Saya lihat kalian saling menyontek tadi."


Watak tokoh Banu dalam kutipan naskah drama tersebut adalah . . .

a)

Cerdas

b)

Bijaksana

c)

Curang

d)

Malas

42.

Bacalah kutipan drama berikut!

1) Ani : (ke belakang sambil bernyanyi kecil)

2) Pengemis : (masuk perlahan-lahan dengan kaki pincang. Setelah di dalam, melihat ke kiri ke kanan, ke arah tempat kue-kue, kemudian menuju rak itu dengan langkah biasa).

3) Ani : (tampil dari belakang) “Hai!”

4) Pengemis : (cepat menarik tangannya)

5) Ani : “Engkau mau mencuri, ya?”

6) Pengemis : (menundukkan kepala).


Perintah gerak dalam kutipan drama di atas ditunjukkan pada nomor . .

a)

1, 2, 3, 4, 5

b)

1, 2, 3, 4, 6

c)

1, 2, 4, 5, 6

d)

1,3, 4, 5, 6