wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pretest AFI 2020

Total questions: 20

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Akuntansi forensik adalah ....

a)

Penerapan kaidah2 hukum pada perlakuan akuntansi

b)

Penggunaan alat2 forensik utk berperkara di pengadilan

c)

Penerapan disiplin akuntansi pada masalah hukum

d)

Pemanfaatan alat2 penyadapan dalam pembuktian kasus

2.

Seorang akuntan forensik harus memiliki pengetahuan berikut, kecuali:

a)

Dasar akuntansi dan audit yang kuat.

b)

Pengenalan perilaku manusia dan organisasi.

c)

Hukum dan peraturan.

d)

Kriminologi dan victimologi

3.

Data menunjukkan bahwa sebagian besar tindak kecurangan terbongkar karena:

a)

Audit internal

b)

Audit eksternal

c)

Audit forensik

d)

Informasi ordal (orang dalam)

4.

Ada beberapa kajian global mengenai korupsi yang menilai Indonesia antara lain:

a)

Corruption Perceptions Index (CPI)

b)

Sensus Penduduk Online (SPO)

c)

Global Corruption Barometer (GCB)

d)

Political and Economic Risk Consultancy (PERC)

5.

Jasa-jasa di bidang akuntansi forensik antara lain:

a)

Disaster investigation

b)

Fraud & financial investigation

c)

Anti money laundering service

d)

Intellectual property protection

6.

Perbandingan antara akuntansi forensik di sektor publik dan swasta, kecuali:

a)

Imbalan: Sektor Publik: Lazimnya tanpa imbalan. Sektor Swasta: Ada fee dan biaya

b)

Ukuran keberhasilan: Sektor Publik: Memenangkan perkara pidana dan memulihkan kerugian. Sektor Swasta: Memulihkan kerugian

c)

Pembuktian. Sektor Publik: Dapat melibatkan instansi lain di luar lembaga. Sektor Swasta: Bukti intern, dengan bukti ekstern yang terbatas.

d)

Teknik audit investigatif: Sektor Publik: Relatif lebih sedikit dibandingkan di sektor swasta. Sektor Swasta: Sangat bervariasi

7.

Karakteristik Pemeriksa Fraud berdasarkan Association of Certified Fraud Examine:

a)

Memiliki kemampuan mengumpulkan fakta-fakta dari berbagai saksi secara fair, tidak memihak, sahih dan akurat, serta pelaporan secara lengkap dan akurat.

b)

Mempunyai kepribadian yang menarik dan mampu memotivasi orang lain untuk membantunya.

c)

Mampu berkomunikasi dalam bahasa asing dengan baik.

d)

Memiliki kemampuan teknis untuk mengerti konsep2 keuangan dan mampu untuk menarik kesimpulan.

8.

Dalam tatanan kelembagaan Indonesia, lembaga yang merupakan Aparat Penegak Hukum dan berwenang melakukan penangan korupsi adalah, kecuali:

a)

Komisi Pemberantasan Korupsi

b)

Ombudsman Republik Indonesia

c)

Kepolisian Republik Indonesia

d)

Kejaksaan Republik Indonesia

9.

Yang BUKAN merupakan cabang Occupational fraud tree adalah:

a)

Corruption

b)

Asset Misappropriation

c)

Ponzi Scheme

d)

Fraudulent Statements

10.

Occupational fraud tree mempunyai tiga cabang utama, antara lain Corruption. Ranting-rantingnya antara lain, kecuali:

a)

Fraudulent disbursement

b)

Bribery

c)

Illegal gratuities

d)

Economics extortion

11.

Salah satu bentuk Asset Misappropriation adalah pengambilan/pencurian uang sebelum uang tersebut secara fisik masuk ke perusahaan yang disebut dengan:

a)

Larceny

b)

Fraudulent disbursement

c)

Skimming

d)

Kickbacks

12.

Dalam Fraud Triangle, Pressure menurut Cressey merupakan non-shareable problems yang dihadapi orang yang timbul dari situasi, kecuali:

a)

Rationalization

b)

Violation of Ascribed Obligation

c)

Problems Resulting from Personal Failure

d)

Physical Isolation

13.

Berikut beberapa pernyataan yang benar terkait Audit Umum dan Fraud Examination, kecuali:

a)

Lingkup audit umum adalah pemeriksaan atas laporan keuangan secara umum sedangkan Pemeriksaan Fraud diarahkan pada dugaan, tuduhan, atau sangkaan yang spesifik.

b)

Sifat audit umum tidak bermusuhan sedangkan pemeriksaan fraud bersifat “bermusuhan”.

c)

Audit Umum dilakukan secara teratur, berkala, dan berulang kembali (recurring) sedangkan Fraud Examination bersifat non-recurring.

d)

Baik Audit Umum maupun Fraud Examination keduanya menggunakan methodology yang sama.

14.

Proffesional Skepticism merupakan isu Auditor dalam melakukan tugasnya pada penugasan:

a)

Audit Umum saja

b)

Pemeriksaan Fraud saja

c)

Audit Umum dan Pemeriksaan Fraud saja

d)

Pemeriksaan yang diarahkan pada dugaan, tuduhan, atau sangkaan yang spesifik.

15.

Beberapa teknik audit investigatif untuk mengungkap fraud, antara lain kecuali:

a)

Penggunaan computer forensic

b)

Penggunaan teknik interogasi dan teknik penyamaran

c)

Penggunaan survival kit

d)

Pemanfaatan whistleblower system

16.

Tujuan dari dilakukannya Audit Investigatif antara lain untuk:

a)

Mengamankan dokumen yang relevan agar tidak ditemukan Aparat Penegak Hukum.

b)

Menyediakan informasi yang cepat dan benar kepada media massa.

c)

Memberhentikan manajemen

d)

Melindungi karyawan yang bersalah

17.

Memastikan bahwa semua orang, terutama mereka yang diduga menjadi pelaku fraud, mengerti kerangka acuan dari investigasi bertujuan agar:

a)

Memudahkan investigator

b)

Pelaku fraud bersikap kooperatif dalam investigasi itu

c)

Kerugian perusahaan bisa diperkecil

d)

Kasus yang lebih besar masih dalam kendali investigator

18.

Keberadaan saksi sangat diperlukan dalam kegiatan investigasi. Perlakuan terhadap saksi:

a)

Tidak perlu segera diidentifikasi karena pelaku pasti sudah menekannya sehingga pengakuan yang disampaikan akan membingungkan

b)

Perlu diidentifikasi saksi yang melihat atau mengetahui terjadinya kecurangan namun apabila tidak bisa memberikan bukti agar pengakuannya diabaikan

c)

Saksi menjadi pihak terakhir yang diidentifikasi. Kegiatan paling utama dalam investigasi adalah mengidentifikasi pelaku utama dan pelaku pembantu.

d)

Perlu diidentifikasi saksi yang melihat atau mengetahui terjadinya kecurangan dan memastikan bahwa mereka memberikan bukti yang mendukung tuduhan atas dakwaan terhadap pelaku.

19.

Yang tidak termasuk dalam Fraud Triangle adalah:

a)

Pressure

b)

Perceived Opportunity

c)

Exposure

d)

Rationalization

20.

Yang termasuk dalam kategori fraud menurut ACFE adalah:

a)

Penyalahgunaan wewenang

b)

Penyalahgunaan aset

c)

Penyalahgunaan jabatan

d)

Penipuan investasi