Font size
WorksheetsBahasa Indonesia
Total questions: 55
Worksheet time: 35mins
Puisi rakyat yang berbentuk pantun terdapat pada ...
Beta menunggu tidak tersebar,
Dalam hati berdebar-debar,
Rasa rindu tidak terkabar,
Bila bersua tersenyum lebar,
Buku dibaca ilmu dicerna,
Itulah tanda orang yang bisa.
Meraih prestasi meraih cita,
Untuk kita semua.
Sekolah tutup sore hari,
pertanda hari mulai senja.
Ingatlah hidup hanya sekali,
Isilah jiwa berdasar agama.
Wahai pemuda kenali dirimu,
Ialah perahu tamsil tubuhmua,
Tiadalah berapa lama hidupmu,
Ke akhirat juga kekal dirimu.
Perhatikan kutipan pantun berikut!
Jalan-jalan ke pinggir pantai,
lihat bulan sedang purnama.
( ... )
( ... )
Agar menjadi pantun yang baik, larik yang tepat untuk melengkapinya adalah ...
Jawablah wahai ayah dan bunda,
Siapa dia yang tinggi semampai.
Kalau ingin lekas pandai,
Rajin belajar wajib hukumnya.
Sungguh indah pemandangan pantai,
Minum teh bersama ayah bunda.
Obat ini sangat ampuh,
Dijual di pinggir trotoar.
Perhatikan kutipan pantun berikut!
( ... )
( ... )
Budi bahasa amalan hidup,
Barulah kekal dihormati orang.
Sampiran yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah ...
Cuaca gelap semakin remang,
Bisakah menjadi kembali terang.
Cuaca gelap semakin gelap,
Bisakah kembali terang,
Cuaca gelap semakin penat,
Bisakah jadi kembali terang
Cuaca gelap semakin redup,
Bisakah jadi kembali terang.
Perhatikan gurindam berikut!
Sebelum bekerja pikir dahulu,
Agar pekerjaan selamat selalu.
Makna gurindam tersebut adalah ...
Bekerjalah sesuka hati kita
Bekerjalah sesuai dengan kemampuan kita
Jangan terlalu memilih jenis pekerjaan
Pilih pekerjaan sesuai kemampuan agar nyaman
Perhatika kutipan syair berikut!
Waha muda kenali dirimu
Ialah perahu tamsil hidupmu
Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat jua kekal hidupmu
Syair tersebut berisi pesan kepada pemuda tentang ...
hidup di dunia hanya sementara
mengenali jati diri orang tua
kehidupan pribadi dalam bercinta
penggunaan waktu semasa kecil
Puisi rakyat yang berbentuk gurindam terdapat pada ...
Dahulu loyang sekarang besi
Dahulu sayang sekarang benci
Membeli duku di pasar buah
mencari ilmu tak boleh lelah
Cahari olehmu akan guru
yang mampu memberi ilmu
Kura-kura dalam perahu
Pura-pura tidak tahu
Perhatikan pantun berikut!
Memancing ikan diberi umpan
Agar datang si ikan tuna
Ilmu ibarat kemudi sampan
Agar hidup menjadi bermakna
Maksud pantun tersebut adalah ...
Menuntut ilmu seperti naik sampan yang sedang laju.
Menuntut ilmu itu penting sebagai pedoman meraih harapan / cita-cita.
Menuntut ilmu seperti mengemudikan sampan yang melaju jauh.
Menuntut ilmu tak kenal lelah seperti naik sampan yang melaju.
Perhatikan pantun berikut!
Anak ayam turun sepuluh
Mati satu tinggal sembilan
Tuntutlah ilmu dengan ... (1)
Supaya engkau tidak ... (2)
(1) tekun (2) ketinggalan
(1) sunggu-sungguh (2) ketinggalan
(1) gigih (2) lupa
(1) Sepenuh (2) bodoh
Bacalah ilustrasi berikut!
Jika ingin menyampaikan pesan bahwa kebaikan itu akan kekal selamanya.
Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ...
Pulau Pandan jauh ke tengah,
Gunung Daik bercabang tiga.
Hancur badan di kandung tanah,
Budi baik dikenang juga.
Kalau kita menebang jati,
Biar serpih tumbangnya jangan.
Kalau kita mencari ganti,
Biar lebih kurangnya jangan
Pergi berburu sampai ke sempadan,
Dapat kancil badan berjalur.
Biar carik baju di badan,
Asalkan hati bersih dan jujur.
Pinang muda dibelah dua,
Aak burung mati di ranggah.
Dari muda sampai ke tua,
Ajaran baik jangan diubah.
"Aaaaahhgg, tolooong," Cici berteriak keras. Seekor serigala muncul dari balik semak dan langsung menerkam tubuh mungil Cici. Cici pun menangis dan terus berteriak minta tolong.
Latar tempat pada kutipan fabel tersebut adalah ...
di pasar
di kampung
di sawah
di hutan
"Aaaaahgg, toloooong...," Cici berteriak keras. Seekor serigala muncul dari balik semak dan langsung menerkam tubuh mungil Cici. Cici pun menangis dan terus berteriak minta tolong.
Kutipan teks fabel tersebut merupakan struktur bagian ...
komplikasi
orientasi
resolusi
koda
"Ayo cepat Ci...," dengan rasa kebersamaan mereka pun akhirnya selamat. Napas mereka tersengal-sengal, keringatnya bercucuran. "Hik...hik...maafkan aku teman-teman. Aku bersalah pada kalian. Aku telah berbohong," Cici akhrnya menceritakan kejadian yang sebenarnya.
Kutipan teks fabel tersebut struktur bagian ...
orientasi
komplikasi
resolisi
koda
Temannya tidak marah apalagi membencinya. Cici pun berjanji tidak akan mengulanginya lagi. "Sudahlah Ci... kami memaafkanmu," kata Pusi dengan bijak.
Kutipan teks fabel tersebut merupakan struktur bagian ...
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Temannya tidak marah apalagi membencinya. Cici pun berjanji tidak akan mengulanginya lagi. "Sudahlah Ci... kami memaafkanmu," kata Pusi dengan bijak.
Watak Pusi dalam kutipan fabel tersebut adalah ...
sabar dan pemaaf
pemarah dan pemaaf
sabar, pemaaf, dan bijaksana
pembohong dan sabar
Temannya tidak marah apalagi membencinya. Cici pun berjanji tidak akan mengulanginya lagi. "Sudahlah Ci... kami memaafkanmu," kata Pusi dengan bijak. Terima kasih kawan, aku janji tidak akan mengulanginya lagi," jawab Cici dengan tulus.
Kutipan teks fabel tersebut merupakan struktur bagia ...
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Berakit-rakit ke hulu
Berenang-renang ke tepian
Bersakit-sakit dahulu
Bersenang-senang kemudian
Puisi rakyat di atas termasuk ...
Syair
Gurindam
Pantun
Talibun
Jika hidupmu banyak masalah
Rajin-rajinlah kau beribadah
Puisi rakyat di atas termasuk ...
Pantun
Syair
Puisi
Gurindam
Pahamilah puisi rakyat berikut ini!
Wahai pemuda kenalilah dirimu
Tak peduli lelahnya aktivitasmu
Karena tak akan lama hidupmu
Ke akhirat juga kekal hidupmu
Puisi rakyat di atas termasuk ...
Syair
Gurindam
Pantun
Talibun
Pahamilah puisi rakyat berikut ini!
Wahai pemuda kenalilah dirimu
Tak peduli lelahnya aktivitasmu
Karena tak akan lama hidupmu
Ke akhirat juga kekal hidupmu
Amanat puisi rakyat di atas adalah ...
Sebelum kita mati, hendaklah kita berkarya
Hidup manusia tidak kekal, yang kekal nanti di akhirat
Mumpung masih muda lebih baik banyak bekerja
berbuatlah sesuka hati kita di dunia
Anak ayam turun sepuluh
Mati satu tinggal sembilan
Tuntutlah ilmu bersungguh-sungguh
Satu pun jangan ketinggalan
Pantun tersebut menceritakan ..
Semua ilmu harus berguna
semua ilmu harus dicari
Mencari ilmu harus sungguh-sungguh
Tuntutlah ilmu dengan santai
Puisi rakyat yang berasal dari Persia adalah ...
Syair
Gurindam
Pantun
Talibun
Jangan gemar berbuat dusta
Niscaya kau mendapat nista
Gurindam di atas menasihati kita agar menjaga ...
Pendengaran
Ucapan
Penciman
Penglihatan
Barangsiapa beriman kepada Allah
Beribadahlah hanya kepada Allah
Puisi rakyat di atas termasuk ...
Gurindam
Syair
Puisi
Pantun
Pikir dahulu sebelum berkata supaya terhindar dari sengketa
Pesan yang terkandung dari gurindam di atas adalah ..
Jangan berbuat salah
Jangan salah memilih teman
Jangan ingkar janji
Hati-hati dengan perkataan
Buku dibaca ilmu dicerna
Itulah tanda orang yang bisa
Meraih prestasi meraih cita
Untuk kita semua
Kesalahan pada syair di atas adalah ...
Baris keempat suku katanya kurang
Tidak bersajak a-b-a-b
Tidak ada bagian sampirannya
Barisnya tidak sama panjangnya
.... merupakan jenis puisi rakyat yang terdiri dari empat baris. Dua baris pertama merupakan sampiran dan dua baris terakhir merupakan isi.
Pernyataan di atas merupakan pengertian dari ...
Drama
Pantun
Syair
Gurindam
Akhirnya Semut sadar bahwa selama ini dia sudah sombong dan berlaku jahat kepada Kupu-kupu. Ia pun berjanji tidak akan mengulangi perbuatan jahatnya lagi. Mereka pun kini hidup damai dan bersahabat.
Paragraf di atas merupakan bagian ... dalam cerita fabel!
Konflikasi
Resolusi
Koda
Orientasi
Pada zaman dahulu hiduplah keluarga tupai di sebuah pohon besar di hutan. Ibu Tupai memiliki dua anak yang bernama Tuti dan Titu. Mereka memiliki sifat yang berbeda. Tuti merupakan anak sulung yang manja dan pemalu, sedangkan Titu adalah anak bungsu yang mandiri dan pemberani.
Paragraf di atas disebut ... dalam cerita fabel.
Konflikasi
Resolusi
Koda
Orientasi
Berikut ini yang bukan termasuk ke dalam struktur fabel adalah ...
Konflikasi
Identifikasi
Orientasi
Resolusi
Bacalah kutipan fabel di bawah ini!
Domba : "Teman-teman ayo kita bantu teman kita Katak yang terjebak dalam lumpur!"
Bebek : "Tidak mau! dia selalu sombong kepadaku, mentang-mentang suaraku jelek sedangkan suara dia begitu merdu."
Domba :"Jangan begitu, Bek. Bagaimana pun dia teman kita. Suatu saat kamu juga akan membutuhkan pertolongannya."
Bebek : "Iya deh aku akan ikut menolongnya."
Domba : "Nah, gitu dong!"
Dalam dialog di atas, siapakah yang membutuhkan pertolongan ...
Kuda
Jerapah
Beruang
Katak
Bacalah teks berikut!
Domba : "Teman-teman ayo kita bantu teman kita Katak yang terjebak dalam lumpur!"
Bebek : "Tidak mau! dia selalu sombong kepadaku, mentang-mentang suaraku jelek sedangkan suara dia begitu merdu."
Domba :"Jangan begitu, Bek. Bagaimana pun dia teman kita. Suatu saat kamu juga akan membutuhkan pertolongannya."
Bebek : "Iya deh aku akan ikut menolongnya."
Domba : "Nah, gitu dong!"
Dalam kutipan di atas tokoh Domba memiliki sifat ...
Tanggung jawab
Pemarah
Peduli
Egois
Bacalah teks berikut!
Domba : "Teman-teman ayo kita bantu teman kita Katak yang terjebak dalam lumpur!"
Bebek : "Tidak mau! dia selalu sombong kepadaku, mentang-mentang suaraku jelek sedangkan suara dia begitu merdu."
Domba :"Jangan begitu, Bek. Bagaimana pun dia teman kita. Suatu saat kamu juga akan membutuhkan pertolongannya."
Bebek : "Iya deh aku akan ikut menolongnya."
Domba : "Nah, gitu dong!"
Dalam kutipan di atas tokoh Bebek akhirnya ...
Luluh
Kasar
Keras
Congkak
Akhirnya Singa sadar bahwa sekuat-kuatnya dia tetap saja membutuhkan pertolongan dari orang lain. Tikus yang selama ini ia anggap kecil ternyata mampu menolongnya dari jebakan pemburu. Ia pun berjanji tidak akan meremehkan siapa pun.
Koda dalam paragraf di atas, kecuali ...
Jangan ingkar janji
Tidak boleh meremehkan orang lain
Jangan sombong
Jangan merasa paling kuat
