Font size
WorksheetsPTS BAHASA INDONESIA (Elly Mariyani)
Total questions: 30
Worksheet time: 2hrs 30mins
Berikut yang bukan merupakan puisi rakyat adalah ....
pantun
syair
gurindam
deklamasi
Bentuk puisi rakyat yang banyak sekali digunakan pada saat sekarang adalah ....
pantun
syair
gurindam
deklamasi
Puisi lama biasanya disampaikan dengan cara ....
dari mulut ke mulut
media massa
pertunjukan seni
titah raja
Pengulangan kata yang bisa di awal maupun akhir sajak disebut dengan ....
larik
baris
rima
bait
Gurindam adalah jenis puisi lama yang berasal dari ....
Pakistan
Bangladesh
Malaysia
India
Puisi rakyat (pantun)
Bapak itu pergi ke pasar
Pulangnya membeli roti
Anak itu rajin belajar
Sayangnya lupa mengaji
Puisi modern
Habis bulan terima gaji
Debet kredit dihitung ulang
Sekali ini harta sendiri
Membuat pusing kepala pening
Masuk kiri keluar kanan
Perbedaan puisi rakyat dengan puisi modern tersebut adalah ....
puisi lama mementingkan isi, puisi modern mementingkan bahasa
puisi lama mudah dimengerti, puisi modern sulit dipahami
puisi lama terikat persajakan, puisi modern tidak terikat baris
puisi lama terikat berisi nasihat, puisi modern kisahan
Puisi berikut ini yang termasuk pantun adalah ....
Oh, Tuhan
Biar aku menjadi embunmu
Memancarkan terangmu
Sampai aku lenyap olehnya.
Anak nelayan menangkap pari,
Sampan karam melanggar karang
Amatilah malang nasibku ini
Ayah tiada ibu pun berpulang.
Perteguh jua alat perahumu
Hasilkan bekal air dan kayu
Dayung pengasuh taruh di situ
Supaya laju perahumu itu
Baik ditanam batang padi
Jauhkan tampang anak pisang
Halau sapi dalam rimba
Adakah penyayang orang ini.
Puisi berikut ini yang termasuk syair adalah ...
Mata air di dasar kolam
Ku cari teka-teki alam
Di awan awan kian kemari
Di situ juga jawabnya kucari
Wajah yang manis pucat berseri
Laksana bulan bersiangan hari
Berjalan tunduk memikirkan diri
Tiada memandang kanan dan kiri
Rasanya ingin bermain gitar
Lagu sendu gubahan dariku
Anda ingin menjadi pintar
Jangan lupa membaca buku
Kalau terpelihara mata
Kurangilah cita-cita
Kalau terpelihara kuping
Kabar jahat tiada damping
Ada layar putih kemilau
Menuju ke pulau bernyiur hijau
Ada debar kasih mengimbau
Ke hari lampau di sebuah dangau
Puisi di atas berbentuk ....
pantun
syair
talibun
gurindam
Ada layar putih kemilau
Menuju ke pulau bernyiur hijau
Ada debar kasih mengimbau
Ke hari lampau di sebuah dangau
Puisi itu berisi tentang ....
nasihat
kenangan
kesedihan
harapan
Sarang garuda di pohon beringin
Buah kemuning di dalam puan
Sepucuk surat dilayangkan angin
Putih kuning sambutlah Tuan
Jumlah suku kata pada larik pertama ....
9
10
11
12
Sarang garuda di pohon beringin
Buah kemuning di dalam puan
Sepucuk surat dilayangkan angin
Putih kuning sambutlah Tuan
Bait pantun tersebut bertema tentang ....
persahabatan
perkenalan
pertemuan
persaudaraan
Dibawa dari Indragiri
Kabu-kabu dalam perahu
Sambutlah dengan si tangan kiri
Seorang makhluk janganlah tahu
Larik kedua pantun di atas terdiri atas .... suku kata.
7
8
9
10
Dibawa dari Indragiri
Kabu-kabu dalam perahu
Sambutlah dengan si tangan kiri
Seorang makhluk janganlah tahu
Maksud pantun tersebut adalah ....
jangan menggunakan tangan kiri dalam bekerja
persahabatan itu rahasia
bertamu harus hati-hati
tidak boleh mengganggu orang lain
Gendang gendut, tali kecapi
Kenyang perut, senanglah hati
Teks itu merupakan contoh pantun rakyat jenis ....
pantun
karmina
syair
mantra
Dengan Ibu jangan durhaka
Supaya Tuhan tidak murka
Berdasarkan jumlah baris dan karakteristik isinya, puisi tersebut dinamakan ....
talibun
gurindam
karmina
soneta
Dengan Ibu jangan durhaka
Supaya Tuhan tidak murka
Sikap durhaka itu tidak baik
Setiap ibu mengharapkan anaknya taat pada Tuhan
Tuhan tidak senang pada orang-orang yang menyakiti orang lain
Kita harus berbakti pada ibu agar tidak dimurkai Tuhan
Tokoh dalam fabel adalah ....
malaikat
jin
binatang
manusia
Berikut yang bukan merupakan latar dari fabel adalah ....
kolam
hutan
gedung
sungai
Alur pada fabel biasanya merupakan alur ....
mundur
menyamping
menyilang
maju
Pesan moral dalam fabel yang secara jelas dipaparkan dalam cerita disebut dengan pesan ....
implisit
berantai
eksplisit
arif bijaksana
Ibu Kucing Belang pulang dari Pasar. Wajahnya murung. Ibu Kucing Putih heran melihatnya, “Kenapa murung, Bu Kucing Belang? Cuaca kan cerah sekali?”
Ibu Kucing Belang menghela napas, “Saya sedang bingung, Bu Kucing Putih. Malam ini saya akan memasak ayam goreng,” jawabnya.
Peristiwa dalam cuplikan dongeng itu terjadi di ....
pasar
hutan
rumah Kucing
jalan raya
“Mengapa pagi ini waktu sangat kacau?” ucap induk Gagak. Ia lalu segera mencari anaknya. Namun, ia tidak menemukannya. Ia pun kembali ke sarang. Cemas dan rasa sedih menjadi satu.
Watak Ibu Gagak adalah ....
pemarah
sayang anak
pendendam
sayang orang tua
“Wah, usul yang bagus sekali Bu Kucing Putih ...”. Ibu Kucing Belang sangat gembira. Ia pulang ke rumah dengan wajah cerah, secerah cuaca hari itu.
Peristiwa yang diceritakan itu terjadinya pada waktu ....
malam hari
dini hari
pagi hari
siang hari
Bagian cerita yang tepat ditempatkan sebagai orientasi adalah ....
Setelah merasa yakin Serigala telah pergi, Kelinci melompat keluar dari lubang, dan masuk ke kebun dengan melewati bagian bawah pagar duri.
Kelinci memakan wortel. Setelah itu, ia kembali ke lubang. Ibunya selalu mengingatkannya agar waspada dari ancaman Serigala.
Pada zaman dahulu, hiduplah seekor Serigala. Ia mempunyai kebun wortel yang sekelilingnya dipagari duri. Ia membuat pagar duri agar manusia dan hewan-hewan lain tidak memasuki kebunnya.
Tidak jauh dari kebun itu, terdapat Kelinci bersama ibunya yang tinggal di sebuah lubang. Kelinci ini selalu keluar dari lubagnya dan menunggu sampai Serigala pergi meninggalkan ladang untuk mencari ayam atau yang lainnya untuk dimakan.
Bagian cerita yang tepat yang ditempatkan sebagai resolusi adalah ....
Terima kasih atas pertolonganmu.
Tikus itu pergi dengan pengalaman baru baginya. Ia berlari dan ingin segera menceritakan hal itu pada teman-temannya.
Ketika melepaskanmu dulu, aku tidak berpikir sama sekali bahwa suatu saat kau dapat menolongku.
Ketika itu, aku memaafkanmu karena kau mahluk kecil dan lemah. Sekarang, aku tahu bahwa siapa pun dapat menolong yang lain. Mahluk yang lemah sekalipun.
Singa terbagun kaget. Wajahnya teramat marah. Mulutnya menganga, memperlihatkan gigi-giginya yang tajam dan menakutkan. Terdengarlah aumannya yang sangat keras. Tikus-tikus tadi tersentak kaget. Mereka berlarian ke dalam bebatuan tempat mereka tinggal. Sementara Tikus yang terjatuh ke muka Singa tadi membeku dan diam tidak bergerak sedikit pun dari tempatnya.
Dalam teks fabel, bagian tersebut termasuk ....
konflik
komplikasi
orientasi
resolusi
Tikus semakin ketakutan. Ia coba memberanikan diri berbicara dengan Singa.
“Tolonglah, ampuni hamba, Tuan. Jangan bunuh hamba. Mungkin suatu saat Tuan membutuhkan hamba.”
Mendengar itu, singa tertawa.
Cuplikan tersebut termasuk bagian ....
abstrak
koda
konflik
komplikasi
Seekor kucing yang sedang merayakan ulang tahunnya merasa gembira karena teman-teman kucingnya ikut merayakannya bersama-sama.
Kutipan cerita di atas merupakan bentuk fabel ....
adaptasi
alami
fiksi
narasi
Contoh kalimat langsung dalam fabel adalah ....
Suatu hari di hutan rimba, hiduplah seekor Kucing mungil yang menggemaskan.
Si Kucing berkata bahwa dia akan pergi ke hutan.
Si kucing lupa bahwa di atas langit masih ada langit.
“Apa yang kau sangka lebih hebat dari bulu-buluku yang indah nan molek ini?” teriak Si Kucing.
